Membakar Semangat Takbir Idul Fitri Warga Guwo Latsari Mojowarno

Takbir Idul Fitri telah berkumandang setelah kurang lebih satu jam lamanya penduduk Indonesia dibuat galau Pemerintah. Meski sholat maghrib sudah usai, para pemuka agama Dusun Guwo belum memberikan jawaban pelaksanaan takbir keliling. Dag dig dug berakhir sekitar pukul tujuh malam. Pemerintah RI melalui Kementrian Agama menyatakan Idul Fitri 1438 H jatuh pada hari Ahad tanggal 25 Juni 2017.

Says pun bergegas menemui puluhan santri Guwo yang Sudan berkumpul di halaman Musholla Barokatul Mukarromah. Obor dinyalakan, sound system telah dibunyikan, Dan barisan peserta takbir keliling telah hadir. Maka dimulailah pawai Takbir Keliling. Pancaran cahaya tampak terang seraya menembus balik kegelapan. Bacaan takbir pun menggema sepanjang rite yang dilalui.

Keceriaan anak-anak making lebar ketika says bacakan kupon Indian takbiran. Mereka bahagia visa jalan-jalan Dan dapat hadiah seru.

Lomba Takbiran Idul Fitri di Musholla Baiturrohim Dusun Guwo Desa Latsari Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang
Lomba Takbiran Idul Fitri di Musholla Baiturrohim Dusun Guwo Desa Latsari Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang

Akhir Manis Bukber Anak Yatim Parimono Pamungkasi Ramadhan 2017

Bukber parimono yang menyenangkan…

Untuk ketiga kali secara berturut-turut, Parimono menjadi persinggahan terakhir setiap aktivitas buka puasa bersama yang saya ikuti. Saya menghabiskan akhir Ramadhan tahun 2017 ini dengan mengisi acara di bukber yang dilaksanakan oleh keluarga Mbak Dini pada hari ini Jumat, 23 Juni 2017. Acara tersebut dihadiri kurang lebih 200 orang, 150 diantara mereka adalah anak-anak yatim piatu dan janda dhuafa yang tinggal di kawasan RT 04, RT 05 dan RT 06 Parimono Kelurahan Plandi Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang.

Konsep acara bukber hari ini sudah dirancang sedemikian rupa oleh Mbak Dini sehingga saya membawakan acara tersebut dengan mudah. Bukber anak yatim Parimono tahun ini terbilang lebih tertib dibanding acara tahun 2015 dan 2016 lalu. Saya dan Mbak Dini banyak belajar dari pengalaman masa lalu mengenai seni mengolah acara anak-anak.

Rangkaian acara bukber diawali dengan fun games dan dilanjutkan tausiyah Ning Yayang, qiroah, istighotsah, buka puasa, sholat berjamaah dan fun games. Acara berlangsung aman dan hampir tanpa kendali. Jamaah sholat tarawih bersama anak-anak yatim di penghujung Ramadhan jadi moment paling berkesan sebulan ini. Says menikmati setiap Canda tawa bersama mereka. Semoga tahun depan saya dan mereka bisa hadir disana lagi.

Filosofi Ketupat Lebaran Bagi Kehidupan Masyarakat Jawa

Tak terasa, Lebaran Idul Fitri sudah ada di ambang pintu. Dua hari lagi Idul Fitri tiba. Inilah saatnya bagi umat muslim berbahagia. Salah satu tradisi unik umat Islam Indonesia adalah pulang kampung untuk lebaran dan saling memaafkan dengan saudara. Masyarakat Jawa memandang lebaran memiliki arti khusus. Makna lebaran diceritakan secara turun temurun kepada generasi muda. Apakah arti filosofi lebaran. Lebar dalam bahasa Jawa berarti habis, selesai, atau finish. Artinya, umat Islam sudah selesai berpuasa sebulan penuh.

Buka puasa bersama keluarga besar Bani Karso tahun 2017
Buka puasa bersama keluarga besar Bani Karso tahun 2017

Selanjutnya, orang Jawa suka makan jajan manis dan bukin kenyang. Ada makanan ketupat atau kupat. Kupat artinya ngaku lepat. Orang Jawa suka mengalah dan meminta maaf kepada siapa saja yang mereka temui di hari Lebaran.