Maaf, Anda Salah Jalur. Silakan Putar Balik Setelah Rambu Berikutnya.
Langsung pada pokok pembahasan. Saya tertarik memantapkan niat Arief Rizky Ramadhan untuk mengubah imej lama dengan imej baru yang lebih tepat. Selama ini kita mengenal sosok dik Arief (sengaja saya tambahkan kata dik supaya nggak kacau dengan panggilan Arief senior) dengan nama bebegendut.
Dalam pergaulan antar blogger, nama dan imej tersebut menjadi bahan ledekan dalam beberapa ruang diskusi. Ada yang menyorot hobi mengoleksi boneka Linux, ada pula yang merasa risih dengan artikel BeOL di blog mas Hengky. Read more
Tulisanmu Menunjukkan Siapa Dirimu Sebenarnya
Oleh: Abdul Rizky
Semoga saya salah, tetapi rasanya semakin banyak saja blogger yang menampilkan ekspresi privasi diri (tulisan, foto dan video) dalam ruang publik. Salah satunya yang bikin saya geleng-geleng adalah curhat masalah rumah tangga. Bayangkan, hal-hal yang sangat privasi diumbar kepada khalayak ramai. Pertengkaran rumah tangga, perselingkuhan dengan WIL atau PIL, arisan brondong dan masih banyak hal lain.
Semakin banyak situs jejaring sosial yang menghadirkan tulisan-tulisan sentimentil dan melankolis dari usernya. Contohnya, di Facebook orang bisa langsung membuat live report baru saja berkencan dengan teman selingkuhannya. Dengan detail dan bangga, mereka memamerkan kemampuannya menjadi manusia super dibanding yang lain. Read more
Ngeblog ? Kenapa Tidak ?
Oleh: Arief Rizky Ramadhan
Beberapa hari ini saya berhasil mengajak teman saya untuk ngeblog dan memotivasi teman sekelas saya untuk berani menunjukan expresinya sendiri. Namun, mereka selalu bertanya ? apakah susah ngeblog ? lalu saya terus menjawabnya dengan jawaban yang sama, muda kok asalkan ada niat maka semuanya akan mudah. Dari situ ada 2 teman saya yang sudah memiliki blog walaupun belum diisi banyak artikel.
Teman saya yang pertama memiliki semangat ngeblog yang menggebu-gebu dan memiliki rasa ingin sekali berbagi ilmunya di blog namun kendalanya adalah fasilitas internet yang tidak dimilikinya. Read more
Saya Bukan Penulis!
Oleh: Herlina Mutmainah
Ya benar, saya bukan penulis, walau angan angan ingin menjadi penulis sudah terngiang ngiang sejak saya duduk dibangku smu, namun tetap saja saya tidak menemukan jalan untuk menjadi penulis. Sejak saat sekolah smu itu saya berusaha untuk membuat tulisan, namun bukan hanya tidak saya publikasikan, tulisan tulisan saya tidak ada yang bisa saya selesaikan. Waktu itu saya berusaha menulis cerita remaja berbentuk cerpen (cerita pendek). Dan begitulah, sampai saat saya menulis tulisan ini belum ada satupun tulisan cerita pendek saya yang bisa saya publikasikan karena tidak pernah selesai.
Namun, sejak memasuki masa kuliah saya membiasakan diri membuat tulisan dalam bentuk catatan pribadi harian dan puisi. Read more




