Riyaya Kupat Bukti Kepedulian Sosial Umat Muslim Jawa di Indonesia

Sebagian besar warga Guwo hari ini memperingati Riyaya Kupat atau Kupatan. Riyaya Kupat dilaksanakan pada hari ketujuh dari bulan Syawal. Bentuk perayaan Riyaya Kupat adalah warga membuat ketupat, lepet, lontong, dan sayur berkuah. Dibutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan semua proses pembuatan makanan khas lebaran itu. Continue reading “Riyaya Kupat Bukti Kepedulian Sosial Umat Muslim Jawa di Indonesia”

Kesibukan KPPS Dimulai! Menata Nomor Urut DPT Pilkada 2018

bagaimana menentukan pilihan terbaik dalam hidup
bagaimana menentukan pilihan terbaik dalam hidup

Saya mulai menjalankan aktifitas sebagai Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sejak hari ini. Alhamdulillah tadi pagi saya sudah merampungkan proses pembuatan ketupat untuk tradisi Riyaya Kupat. Menjelang isya’ tadi ada dua orang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) datang ke rumah. Mereka mengantar formulir C6-KWK atau undangan mencoblos. Saya segera mengerjakan tugas pemeriksaan undangan mencoblos ini setelah sholat isya’. Saya tidak mau buang waktu pada hari kelima Lebaran Idul Fitri ini. Continue reading “Kesibukan KPPS Dimulai! Menata Nomor Urut DPT Pilkada 2018”

Tumpeng Pungkur, Tradisi Selamatan Setelah Pemakaman Jenazah Muslim Jawa

Menyingkap Sejarah Sayyid Jumadil Kubro di Makam Troloyo Trowulan
Ilustrasi seorang anak berdoa untuk orang tuanya – Menyingkap Sejarah Sayyid Jumadil Kubro di Makam Troloyo Trowulan

Hari keempat Lebaran Idul Fitri saya lewatkan di rumah saja. Agenda hari ini adalah beres-beres rumah setelah dipakai acara Halal Bihalal Bani Karso 2018 kemarin. Berhubung saudara sudah pada mudik ke negara masing-masing, saya membersihkan rumah dengan Emak dari pagi sampai siang. Saya bisa istirahat dengan tenang pada tengah hari menjelang dhuhur. Tidur siang saya dikejutkan oleh jeritan beberapa orang wanita sekitar jam dua siang. Rupanya mereka menangis histeris karena Mbok Kasiatun meninggal dunia. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Beliau adalah kerabat dekat yang rumahnya berada di belakang rumah saya. Saya terbangun saat beberapa orang ibu masuk ke dapur rumah saya. Mereka mau nebeng memasak makanan untuk selamatan orang yang telah meninggal. Continue reading “Tumpeng Pungkur, Tradisi Selamatan Setelah Pemakaman Jenazah Muslim Jawa”