Peranan Invisible Hand dalam Blogging

Nov 29 2009

Kemarin sore, saya dan beberapa teman iseng-iseng mengunjungi salah satu cabang miniresto brand yang dikembangkan perusahaan tempat saya bekerja. Seolah sudah menjadi tradisi, selalu ada acara tebar komentar ke makanan yang baru disantap.

“Nggak mantap nih, masih enak bikinan kita.”
“Rasanya ngambang…!”
“Rotinya bantat!”

Dan beberapa komentar lainnya. Meski rasa adalah relatif bagi setiap orang, kenyataannya memang demikian. Terasa ada yang kurang pas.

Seorang koki masakan menentukan rasa makanan. Dengan resep dan bumbu yang sama, bahkan merek kompornya pun sama, dapat menghasilkan taste yang berbeda di lidah penikmatnya.

Begitupun dalam ngeblog. Dua orang blogger yang memakai panduan blogging, produk informasi dan hosting yang sama pun bisa berbeda nasibnya.

Untuk satu keyword yang sama, ada yang sukses menjadi nomor satu dalam pencarian Google, ada pula yang kebagian tampil di halaman belasan.

Mengapa hal ini bisa terjadi?

Selalu ada faktor invisible hand atau penyebab lain yang tak kasat mata yang turut mendukung sukses dan gagalnya seorang blogger. Apakah itu? Saya tidak bermaksud mengaitkannya dengan ilmu klenik, paranormal, konsultasi mama loreng atau apapun namanya.

Disadari atau tidak, hal ini hadir dalam setiap posting artikel. Misalnya, blog Ngobrol Seputar Bisnis Online yang banyak dikomentari. Meski PageRank-nya masih 2, banyak dijadikan sumber referensi para newbie.

Kalau saya cermati, invible hand blog tersebut terletak pada kemampuan mas Hengky menghadirkan posting dengan bahasa yang segar, info terkini dan terkesan ABG banget (meski usia sebenarnya sudah lewat ABG. Hehehe… ) :D
Dan akhirnya tidak terasa pengunjung dibuat manggut-manggut dan dengan sukarela meninggalkan komentar di blog tersebut.

Ngomong-ngomong, tak terasa sudah memasuki bulan kedua saya ngeblog disini. Saya sendiri belum sepenuhnya dapat menerapkan hal tersebut dalam blog ini. Saat ini masih belajar ngeblog lebih efektif dan mampu menghasilkan duit.

(Tetap saja ujung-ujungnya berburu rupiah dan dollar. Hehehe…)

Bagaimana dengan blog Anda? Sudahkah menemukan faktor invisible hand dalam ngeblog?

Related posts:

  1. Mas Hengky Dalam Sejarah Blogging Agus Siswoyo
  2. Resiko Berinvestasi Dalam Blogging
  3. Sawang Sinawang Dalam Blogging
  4. Efek Keong Racun Dalam Blogging
  5. Blogging Adalah Seni Mempermainkan Pikiran Pembaca
  6. Julia Perez dan Feminisme Dalam Blogging
  7. Manajemen Blogging Dalam Format PDCA
  8. Berpacu Dalam Blogging

20 responses so far

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons