Kesan Pertama Begitu Menggoda, Selanjutnya Terserah Anda
Beberapa hari terakhir ini aktifitas ngeblog saya sempat tersendat-sendat. Kesibukan offline benar-benar menyita waktu, tenaga dan pikiran saya. Waktu 24 jam seakan berjalan sekedar lewat saja.
Just sharing, saat ini saya sedang menangani seleksi penerimaan karyawan baru di tempat saya bekerja. Nah, ada cerita menarik terjadi. Berikut cuplikan salah satu wawancara yang saya handle:
Agus (A) : “Bisa jelaskan gambaran singkat tentang diri Saudara?”
Pelamar (P) : “Saya ini ya begini, Pak! Seperti yang Bapak lihat.”
A : “Terus…”
P : “Ya sudah, itu saja…”
A : “Saudara melamar untuk posisi Cost Analyst, apakah Saudara bisa mengoperasikan Excell?”
P : “Agak-agak lupa sih, Pak. Maklumlah, sejak lulus kuliah lama nggak pegang komputer. Tapi nanti saya diajari kan Pak?”
A : (Gubrak…!) ….??????
Itu adalah salah satu situasi yang terjadi kemarin. Memang tidak semua pelamar ‘memalukan diri sendiri’ karena ada beberapa pelamar yang qualified dan berkompeten di bidangnya.
Dalam hubungannya dengan dunia blogging, ada dua hal yang dapat saya pelajari dari wawancara kecil tersebut.
1. Bersikaplah sebagai seorang yang mampu, maka tanpa terasa kita telah menjadi mampu dengan sebenarnya.
Kalimat tersebut saya petik dari salah satu seminar MTGW di stasiun televisi swasta. Bukan berarti kita bersikap sok tahu tentang semua ilmu blogging di mata newbie. Tetapi dengan mengatakan bahwa kita mampu, secara otomatis kita akan ‘dituntut’ menunjukkan kemampuan terbaik yang kita miliki. Kalau belum tahu, kita dituntut untuk belajar supaya menjadi master di bidangnya.
2. Bangunlah personal branding sejak awal atau tidak pernah sama sekali.
Saya teringat tagline salah satu iklan parfum: kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda. Hal ini masih berhubungan dengan kalimat nomor satu. Dengan memiliki personal branding yang kuat, kita akan lebih mudah menambah jaringan (link) untuk kesuksesan bisnis internet.
Bisa dibayangkan apa yang terjadi bila sejak awal bertemu sudah dianggap tidak berkompeten di bidangnya. Bukannya calon pembeli yang datang, bisa-bisa hujatan orang lain yang telah merasa dirugikan oleh ulah kita.
Semoga artikel ringan ini memberi manfaat bagi teman-teman.
Related posts:
- Maaf, Anda Salah Jalur. Silakan Putar Balik Setelah Rambu Berikutnya.
- Berburu Newbie Asal Kampung
- Obsesi Menjadi Co-Writer Blog
- Peranan Invisible Hand dalam Blogging
- Pedagang Kaki Online Pun Bisa Kaya
- Menunggu Joko Susilo Nge-games di Fesbuk
- Membangun Personal Branding Melalui Foto Profil
- Pengkutuban Pergaulan Blogger: Rahasia Umum yang Tidak Terpublikasikan
- Ketika Personal Branding Dipertaruhkan
- Jadi Newbie Pun Harus Pintar
61 Responses to “Kesan Pertama Begitu Menggoda, Selanjutnya Terserah Anda”
-
hahaha…chayooo chayooo chayooo dee buat Pak Agus…PD is the best…hmmm…bth bekal lebih tuk mengikis ketidak pede an
[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
December 24th, 2009 at 14:38Percaya diri sangat dibutuhkan dalam hal apapun. Contoh sederhananya, saat ini Cemink kan jualan pulsa. Kalau nggak PD berpromosi, mana mungkin tetangga kiri kanan mau beli pulsa di counter Anda.
Hehehe…
[Reply]
-
untuk 2 point itu, saya setuju sekali !
yang point pertama, memang bener sich, kalau sudah keburu mengatakan, maka kita akan secara sengaja menuntut diri kita seperti apa yang kita katakan
[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
December 24th, 2009 at 14:39Asal tahu batas kewajarannya. Kalau kita over promise tetapi under service, bisa membahayakan nama baik.
[Reply]
-
kesiapan itu penting.
mau perang kok mengharapkan keajaiban! itu kesan yang paling menonjol dari artikel ini mas.[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
December 24th, 2009 at 14:42Betul mas Fadly…!
Yang sering terjadi, justru semakin banyak orang nekad berebut satu posisi tertentu, padahal dirinya tidak mempunyai kompetensi di bidangnya. Akhirnya, jangan salah kalau mereka dilibas kompetitor yang lebih siap.
[Reply]
-
Judulnya nyontek iklan di tivi ya. By the way bagus juga tuh postingnya. Saya aja nglamar kerja gag dapat-dapat. Sorry, curhat dikit nih.
[Reply]
online-business-story.com Reply:
December 24th, 2009 at 17:48kalo ngelamar jadi pegawai memang banyak saingannya mas. tapi kalo ngelamar jadi pengusaha masih dikit tuh saingannya.. hehe
Salam Kreatif,
Octa Dwinanda[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
December 24th, 2009 at 20:08Untuk mudahnya, melamar jadi pebisnis internet saja. Dijamin diterima oleh mbah Blogger. Soal sukses atau tidak, tergantung usaha Anda.
Good luck…!
[Reply]
-
dengan percaya bahwa kita mampu, ini akan mempengaruhi alam bawah sadar kita dan pada akhirnya kita memang akan benar-benar mampu…
Salam Kreatif
Octa Dwinanda[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
December 24th, 2009 at 20:05Yap, sebuah simpulan yang mantab.
Personal branding Pak Octa mulai ngetob nih. Saya harus banyak belajar dari Anda.[Reply]
online-business-story.com Reply:
December 25th, 2009 at 10:45akh.. masa sih. biasa aja mas Kita sama-sama belajar mas…..
[Reply]
-
Wedew, kita harus mampu dalam segala hal. Karena tentunya hidup tak mungkin pernah mulus. Jangan pernah bilang tidak bisa, yang ada hanya belum bisa yang tentunya disertai dengan kemauan untuk bisa
Sukses mas/pak untuk blognya
[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
December 24th, 2009 at 20:12Harus berani ambil tantangan dan keluar dari zona aman. Karena bila kita melakukan cara yang sama, hasilnya pun tidak jauh beda.
Komentar yang bagus mas…
[Reply]
-
hehehe makasi sob… emang serem gmana?? hehehe ada2 aja…
[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
December 24th, 2009 at 20:16Maksudnya, tampilan atau lay out blognya yang remang-remang bikin mata ngantuk, susah baca kata-kata dalam postingnya. Coba kalau dibuat lebih terang dikit aja. Kita-kita yang baca pasti lebih betah pantengin blog Anda.
[Reply]
-
Apabila keyakinan sudah tertanam di hati anda, maka semangat untuk tetap mempertahankan keyakinan akan berkobar-kobar. Semakin anda semangat semakin banyak prestasi yang akan kitanda dapatkan. sehingga menjadi Hal yang mustahil bagi saya, sebuah perjuangan akan berhasil apabila anda tidak memiliki semangat untuk melakukan perjuangan itu. Untuk merubah hidup menjadi yang lebih baik dibutuhkan semangat juang yang tinggi untuk dapat membalik kehidupan sebesar 180 derajat.
[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
December 25th, 2009 at 07:42Mantab…!
Petuah yang muncul dari petualang lintas negara. Terima kasih, Pak…![Reply]
-
jadi motivasi itu tertanam di diri kita yang akan mempengaruhi perilaku dan tindakan yang kita ambil untuk meraih hal yang lebih baik lagi.
salam kenal juga, makasih sudah berkunjung.
[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
December 25th, 2009 at 07:46Tapi sayangnya tidak semua orang bisa memunculkan motivasi diri dalam kondisi sadar. Ada beberapa orang yang harus mengalami serangkaian ‘penderitaan’ baru menemukan semangat itu.
[Reply]
-
kereeeen,, sebuah pencerahan baru buat saya,,,
terima kasih telah sharing ilmu yang begitu bermanfaat buat saya,,,Salam Hangat Selalu
[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
December 25th, 2009 at 07:51Ah, mas Abula berlebihan. Justru saya yang harus banyak belajar dari Anda. Kalau nggak salah Anda asli Bandung ya…?
[Reply]
-
berharap diterima untuk si pelamar, tp utk coorporate spertinya… , selamat ya mas mendapatkan calon karyawan yg unik
[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
December 25th, 2009 at 07:53Hahaha…
Model pelamar bonek (bondo nekad) gitu sampai kapan pun ya sulit bersaing dengan pelamar lainnya.Anyway, sekarang mas Hilmi sudah balik ke Indonesia ya?
[Reply]
-
“Bersikaplah sebagai seorang yang mampu, maka tanpa terasa kita telah menjadi mampu dengan sebenarnya”. Kalimat bijak yang sangat dalam maknanya mas…Bila kita sudah mengatakan bisa memang suatu tantangan untuk membuktikan perkataan tersebut.
Thanks for sharing ya,salam,
[Reply]
-
2 point ini, sy lakukan sjk awal blogging.
Utk point pertama, klo ga salah sm2 dgn MH, jd top komentator blog JS. Ada newbie koment / tanya, jawab aja. Berasa yg punya blog, hahaha… Tapi darisana scr ga langsung sdh memposisikan diri spt yg mas mksd.
Akhirnya dpt jg traffic dr newbie yg mengira kita2 master jg. Terpaksa deh, upgrade diri biar ga keliatan tong kosong.
Utk poin 2, jg sy aplikasikan ke blog sjk awal berdiri. Makanya dulu ngga melebarkan sayap ke topik blog krn mengejar branding motivatornya. Bgt branding dpt, baru membangun branding kedua, as profesional IM.
Smoga koment panjang ini bisa menjadi pembelajaran utk kita smua.
Nice post Mas Agus.
[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
December 26th, 2009 at 15:22Wah, dapat ilmu lagi dari mas Arief. Terima kasih sharing-nya. Mau sehalamanan penuh juga saya sediakan.
(Ngarep Mode: On)
Hehehe…[Reply]
-
Hmm…setuju dengan Bang Agus..yang ini saya setuju banget mas..Saat kita telah merasa siap, maka kita sudah siap..siap menjadi sesuatu, maka kita menjadi sesuatu itu. Inspiratif..semoga kita selalu di karunia Ilmu untuk kompetensi kita masing-masing..Untuk dapat saling berbagi manfaat, dengan yang lain…
Salam Hangat dari ary..
[Reply]
-
Justru saya menemukan nilai kejujuran pada diri si pelamar. Bagaimana kalau dia tetap mempertahankan ego dan mengaku jago excell hanya demi mempertahankan personal branding yang excellent. Si pelamar ini menampilkan personal branding yang sederhana, jujur, dan apa adanya.
Mas Agus, saya sering menyeleksi para pelamar untuk duduk di beberapa posisi di kantor saya. Saya akan menaruh hormat pada pelamar seperti ini yang jujur dengan kemampuannya. Biasanya ada kata-kata yang membuat saya sebagai pewawancara terkesan.
“Bapak, saya memang tidak terlalu menguasai Excell secara keseluruhan. Tapi saya yakin dengan kemampuan saya bahwa itu semua bisa saya pelajari dan kuasai dalam waktu singkat. Dan jika bapak tidak puas dengan kinerja saya, sayapun siap untuk mengundurkan diri!”
Nah, ini menunjukkan kalau si pelamar memiliki kejujuran, integritas, percaya diri, dan daya juang. Biasanya saya langsung note dan ternyata selama ini orang-orang seperti ini yang bisa bertahan dan berkembang di tempat saya bekerja.
Salam.
[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
January 1st, 2010 at 22:43Bagi saya pribadi, akan terlalu riskan kalau mengadu untung dengan menerima calon karyawan yang tidak memenuhi standard. Bidang kerja saya adalah Franchise Makanan cepat saji yang membutuhkan mobilitas dan enerjik yang tinggi. Laporan/vendor harus di update tiap periode sesuai harga pasar.
Kecuali kalau mas Budhi orangnya super sabar dan mau menunggu sampai dia benar-benar mahir di bidang ini.
[Reply]





jual pertamax gan?
[Reply]
mashengky.com Reply:
December 24th, 2009 at 10:35
mulai kelihatan gaya tulisannya mirip blog tetangga nih..
[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
December 24th, 2009 at 11:05
Boleh dong berubah untuk maju…?
[Reply]
Khery Sudeska Reply:
December 24th, 2009 at 22:24
Setahu saya Mas Agus malah sering facebookan akhir2 ini.
Btw, yang jelas mesti PD ya, Mas. Lakukan aja dulu. Soal salah bisa diperbaiki…
[Reply]
Khery Sudeska Reply:
December 24th, 2009 at 22:25
Ngemeng2, di kantor bagian personalia ya, Mas Agus?
[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
December 25th, 2009 at 07:35
Ya begitulah, Mas Khery. Ada tugas Seleksi karyawan baru.
[Reply]
Info Islami Reply:
December 25th, 2009 at 20:34
Boleh minta nomor telponnya mas, barangkali saya bisa kontak untuk berteman?
Maksudnya kalau ada lowongan kerja baru, saya akan tahu lebih dulu.
Hehehe…
[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
December 25th, 2009 at 21:27
@ Info Islami:
Silakan kunjungi profil Facebook saya.
[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
December 25th, 2009 at 07:38
Memang benar Facebook saya update tiap hari. Tapi jangan salah, bukan berarti saya online di Facebook juga loh. Saya memanfaatkan fitur MyPulau yang bisa otomatis update 4 situs pertemanan sekali klik.
[Reply]
Agus Siswoyo Reply:
December 24th, 2009 at 11:04
Boleh mas…!
seliternya ane jual 5000 perak…
hahaha…
[Reply]