Bosan Jadi Komentator, Saatnya Membangun Komunitas Blog
Apakah Anda pernah berdecak kagum saat melihat posting satu blog ramai dikomentari blogger lain? Atau heran membaca artikel ringan yang tetap mengundang perhatian pengunjung sehingga rela meninggalkan beberapa komentar?
Bila jawabannya ‘ya’ berarti Anda mempunyai bakat menjadi blogger sukses. (Ups! Kalimatnya Forbis banget nih.)
Saat awal-awal ngeblog saya juga dibuat tersepona setengah mati oleh salah satu mahaguru IM di Indonesia. Satu artikelnya bisa mengundang minimal 200 komentator dalam dua hari sejak tanggal publikasinya. Saya heran sendiri, pakai alat sedot traffic merek apa ya?
Sejak saat itu saya mulai melakukan riset kecil-kecilan terhadap beberapa blog sukses. Dan terdapat beberapa kesamaan yang mereka miliki:
1. Content yang berbobot.
Sekali lagi content memainkan peranannya. Hal ini identik dengan manfaat yang di dapat pengunjung setelah meninggalkan blog. Sebanyak apapun kata-kata yang tertulis, kalau tidak memberi nilai lebih pada kunjungan, mereka akan kabur sebelum sempat meninggalkan komentar.
Mungkin pengunjung akan berpikir: ”Kalau tulisan yang begini sih bisa saya temukan di blog lain…”
2. Topik blog selalu ter-update.
Orang selalu mempunyai hasrat mengetahui perkembangan terbaru lingkungan tempat tinggalnya. Menampilkan tulisan sesuai keadaan terkini terbukti bisa menarik perhatian. Misalnya, heboh buku Membongkar Gurita Ciblogger, munculnya MyPulau sebagai salah satu situs pertemanan aseli Indonesia dan demam games online di Facebook.
Dalam pengertian lain, kata update ini identik dengan seberapa sering muncul artikel baru dalam kurun waktu tertentu. Jika sampai tiga kali kunjungan belum ada tanda-tanda publikasi artikel baru, jangan harap bisa mempunyai pengunjung setia. Yang ada justru lari ke blog tetangga.
3. Gaya penulisan yang segar dan mudah dipahami.
Pada dasarnya, setiap blogger memiliki gaya penulisan yang unik dan turut menjadi pembeda dengan blogger lainnya. Ada yang serius setengah mati, becanda sambil tertawa ngakak atau bahkan pakai bahasa gaul khas ABG. Semua tergantung selera, segment pembaca dan topik yang sedang dibahas.
Menurut saya, penulis yang berhasil adalah yang bisa men-transfer pemikirannya ke pembaca lewat media tulisan. Sepandai apapun dia, kalau belum bisa membuat pembaca paham intisari pembahasan ya sia-sia saja. Oleh karena itu, sebisa mungkin saya memakai bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, memakai sesedikit mungkin istilah asing yang membingungkan dan menulis dengan gaya bercakap-cakap.
4. Rajin blogwalking.
Seperti halnya dalam kehidupan nyata, kita masih butuh tetangga kiri-kanan agar dikenal luas. Bagaimana mau promosi blog kalau kita malas bertegur sapa dengan newbie. Jalan-jalan ke blog tetangga terbukti ampuh sebagai jalan mengalirkan traffic blog.
Ada aturan tidak tertulis di blogosphere, kalau mau blog Anda dikunjungi ya harus datang duluan. It’s oke. Lagipula saya tidak pernah mempermasalahkan siapa yang mampir duluan. Yang penting blogwalking dan meninggalkan backlink sebanyak-banyaknya.
Itu dulu yang dapat saya sampaikan kali ini. Nah, kalau sudah tahu rumusnya tinggal dijalankan.
Saatnya Anda membangun komunitas blog sendiri. Masak mau ngetop hanya dari mengandalkan backlink top komentator blog tetangga terus.
Ngomong-ngomong, Anda punya ide lain untuk membangun komunitas blog?
Related posts:



saya belum mikir yang macam-macam, pokoknya ngeblog, nulis, silahturahmi
ya sudah…belum ke arah monetasi
BTW makasih infonya
Kalau bisa sekali dayung dua tiga pulau terlampau, kenapa nggak dicoba mas…?
lagi musim icon kayak gini ya??
Iya nih, pamor si monyet imut mulai kalah sama super maho.
gagal pertamaxxx, sekarang mulai sulit mendapatkan pertamaxxx di blog mas agus
Makanya, subscribe feedburner blog ini dong. Biar cepat tahu update terbaru. Hehehe…

hehehehe boleh juga tuh…

sepertinya sayah masup bagian yg ini, ngeblog, nulis, silaturahim..
Nggak masalah. Banyak teman banyak rejeki kok. Siapa tahu dengan begini akan membuka jalan ke arah monetisasi blog.

salam kenal bro.
content memang jadi andalan yang pertama ya bro? ilmu yang sangat bermanfaat untuk newbie seperti saya
Salam kenal juga Cak Yit…
Content adalah utama. Ibarat makanan, ini adalah isinya. Sementara tampilan/layout blog adalah pembungkus supaya pengunjung datang.
kalo template ibarat bungkusan berarti sangat berpengaruh juga yaa… masa’ isinya enak tapi bungkusnya kaya’ nasi uduk dipinggir jalan

saya setuju dengan artikel yang mas tulils diatas.. terutama pada point 1. karena saya sering melihat blog yang sepi komentar tapi memiliki pagerank yang lumayan begitu juga dengan sebaliknya blog dengan komentar yang banyak tapi pagerank tidak ada.. salam kenal mas
Disinilah kita harus pintar-pintar mencari cara terbaik dalam ‘menyajikan hidangan tulisan’ kepada pembaca. Mau disajikan ala kadarnya, sederhana atau dibikin sedikit kreatif tentu berbeda hasilnya.
tahun 2010 maunya sih blog semakin rame…
rame kunjungan, komentar dan komisi hehehe…
Mas Iwan sudah coba cara di atas?
1. content saya biasa2 saja

2. kadang2 suka telat
3. masih ngalor ngidul
4. yang ini agak mendingan
ehmm…harus lebih keras usahanya nih…
Hahaha…
Masak separah itu mas?
Saya ihat mas Iwan sudah punya cukup modal untuk membangun komunitas blog. Mungkin mas Iwan belum pede?

blog mas iwan udah rame tuh… wkwkwkwk

Yah, … saya melaksanakan blogging dan blogwalking dengan sepenuh hati. Itu saja,.. selanjutnya … terserah anda… wkw kwwkwk kwkwk. Tapi saya salut lo mas sama anda, dimana-mana ada komentarnya, itu mungkin yang menyebabkan rank anda di alexa sudah 301,128. selamat yah…
Hehehe…
Terima kasih mas.
Kuncinya, rajin jalan-jalan pagi ke blog teman-teman. Semakin banyak menebar salam, semakin banyak kesempatan mendatangkan traffic.
jangan lupa ke blog saya juga ya mas joko..

duh…..saya masih biasa2 aja……msh nyangkut di satu komunitas sjk bbrp tahun lalu.
sama MH dan AM ya bun…?
bukaaan….
Komunitas ibu-ibu PKK ya?

Kalau saya masih golongan mayoritas…
Ya nulis ya komentar…
Bisa dua-duanya sih Pak. Tapi kan kita ada kecenderungan punya komunitas bersama. Seperti mempunyai penggemar gitulah. Hehehe…

Ehm backlink dr top komentator yah, hahaha… Sy jd inget persaingan ketat sama MH dulu di JS.com.
Blm ada komunitas sendiri (blog sepi). Jadi berlomba2 menarik komunitas di JS ke blog masing2.
Dan belakangan entah kenapa kok saya pgn iseng jd top comentator disana, hahaha…
Back to topic. Membangun komunitas sendiri memang ngga bs seketika. Butuh waktu. Dan tips2nya mas agus bener banget. Tinggal fokus saja, jalankan apa yg disebutin mas agus. Ntar pasti bs.
Contoh nyata? Lihat aja blognya mas agus ini. Ada indikasi mulai ramai. Beberapa pengunjung setia pun mulai sering nongkrong…
Saya juga baru terbuka pikiran akhir-akhir ini mas. Saya bersyukur apa yang telah saya lakukan beberapa bulan terakhir mulai menunjukkan hasil. Posting mas Arief juga menjadi salah satu referensi saya lho.

weh weh.. infonya menarik mas agus.. nanti deh saya coba di blog semoga sampe 1000 komentar dalam 1 hari wkwkwkwkk
1000 komentator dalam sehari bukanlah hal mustahil mas. Asal dimulai sejak sekarang dan fokus terhadap tujuan, apapun bisa terjadi.
Kalau sudah seribu komentar per hari, saya jamin mas Arief butuh assisten. Kalau tidak, siap-siap tangannya super keriting.
amin amin amin….

siap-siap mas. kalau 1000 komentar per hari, bandwidth kudu gede. merogoh kocek lebih dalem…

Nggak masalah, mas Arief. Pendapatan dari blog sudah gede pula tentunya.
karena nama saya pernah disebut, maka blog anda layak nangkring di link mashengky.com

saya udah sering nyebut nama mas hengky tapi belum bisa nangkring di blog idola saya sendiri
Masih ada waktu untuk membuktikan kapasitas dan kemampuan mas Arief agar layak masuk daftar tersebut. Tetap semangat ngeblog…!

ok deh mas agus !

selamat buat mas agus, akhirnya bisa nangkring juga di blog seleb kita!!! kapan saya bisa nyusul ya?
Kapan waktunya hanya mas Andik sendiri yang bisa tentukan. Pesan saya, tetaplah aktif ngeblog dengan menghadirkan tulisan yang bermanfaat dan hasil karya sendiri. Lambat laun pasti banyak yang kasih backlink.
Jadi terharu nih…
Terima kasih atas atensi mas Hengky…
wuih… mantap nih judulnya!
punya blog rame dengan kualitas content yang selalu menjadi acuan banyak blogger adalah impian nyata yang terselubung. namun memang butuh semangat yang gigih, mental baja, dan daya kreatif yang tajam.
menurut saya sih, sebaiknya lakukan saja prosesnya sambil melihat, mempelajari dan praktek. lama-lama juga jadi rame. yang penting sabar dan konsisten. tul ga?
Yang jadi sorotan saya adalah kata kreatif tadi mas. Terutama kreatifitas menyajikan tulisan ke pengunjung blog. Saya jumpai banyak yang berilmu segudang tapi belum mampu memberi warna pada tulisannya. Sehingga tulisan terkesan kaku dan menggurui.
Sedikit fleksibel akan membantu kita lebih mendekatkan diri kepada pengunjung baru. Kalau pada kunjungan pertama sudah jatuh cinta, selanjutnya akan mencari dengan sendirinya.
wah,, jangan2 blog saya termasuk blog menggurui nih. gawat
Tapi mas Fadly ini guru yang baik dan nggak galak kok.

Nggak seperti guru yang satu itu, yang suka mencerca sampai berdarah-darah.
Hahaha…
thanks mas pujiannya.
Usaha yang sungguh-sungguh jarang menghasilkan sesuatu yang sia-sia.
Salut untuk Mas AGUS yang sudah bersungguh-sungguh merawat blog ini.
Sudah mulai terlihat profesional sebagai bloger. Walau mungkin belum maksimal tapi sudah ada tanda-tanda ke arah sana.
Kalau boleh bersaran, ada baiknya Mas Agus chatting dg Mas Arief. Ada rahasia yang belum saya temukan di blog ini, dan rahasianya dimiliki Mas Arief. Salam..
Hmm, rahasia apa itu mas? Jadi penasaran nih. Jangan-jangan Rahasia Blogging milik Oom JS nih…?


Besok pagi mau telpon mas Arief ah.
hallo mas, apa khabar? kemana saja nih
Dari hasil terawang dukun blogger, Mas Umar terlihat lagi koreksi soal ujian semester nih.

kayaknya sih gitu
mas agus kayaknya semakin mantab aja, artikelnya semakin mudah dicerna dan berbobot, dan yang paling oke selalu menyajikan hal hal baru. nah….hal ini saya belum mampu, bagi2 resepnya ya mas?
Tidak ada resep khusus mas. Saya menampilkan tulisan di blog ini bersumber dari pengalaman sehari-hari. Setiap ada peristiwa yang unik dan berkesan, saya selalu mencatatnya dalam ingatan.
Nah, pas ada jadwal posting di blog, saya biasanya menghadirkan kembali moment tersebut disertai sedikit ‘bumbu’ supaya berhubungan dengan dunia ngeblog.
Dengan model penulisan begini, saya merasa lebih ekspresif daripada mencari sumber referensi dari pihak luar yang belum pernah saya alami. Tulisan yang muncul pun akhirnya bisa saya jiwai seutuhnya.
tepat mas. sepertiya anda sudah menjiwai penulisan dengan karakter seperti itu. “pengalaman harian dengan sedikit bumbu” ok tuh mas Agus. besok ada hadiah untuk anda. ok?
Saya tunggu surprisenya, mas Fadly…

dan satu lagi yang membuat saya salut sama mas agus, dimana tempat saya selalu ketemu sama komennya. wuih…rajin banget blogwalking, gmn sih bagi waktunya?
Hehehe…
Kaget ya mas lihat saya bisa muncul dimana-mana.
Kuncinya satu: manajemen diri.
Jadi blogger bukan berarti bisa bebas bermalas-malasan tanpa terikat waktu. Harus bisa memilah dan memilih prioritas mana yang di dahulukan. Semua orang punya waktu 24 jam. Tapi tidak semuanya bisa memanfaatkannya dengan bijak.
Perkara komentar yang masih sepi, bisa saja karena blog masih baru, promosi kurang efektif (kurang gencar), jarang komen di blog lain, gaya tulisan yang kurang mampu memancing komentar, tampilan posting yang kurang eye-catching, judul yang kurang menarik, atau bisa juga karena topik yang kurang menarik untuk dikomentari.
Mengenai poin-poin di atas, saya sangat setuju kalo itu bisa memancing komentar pembaca. Kemudahan dalam memberikan komentar juga tak kalah penting. Beberapa blog saya liat mengharuskan login untuk bisa berkomentar. Itu kurang baik dan kurang menghargai pengunjung yang juga berhak berkomentar secara mudah.
Siiip deh, tambahan yang komplet.
Saya pribadi juga kurang suka kolom komentar yang pakai moderasi, captcha code dan sejenisnya. Apalagi kalau scroll commentnya macet. Bikin ribet pengunjung.

Wowwwww…, buka2an ilmu…, terimakasih…, keren bertul…, meninggalkan sesuatu yang segar…, Langsung ke tkp
Saya senang jika artikel ini bermanfaat buat mas Kris.

Tapi ini bukan artikel repost lho mas…
wah tips yang bagus mas………………nyoba dulu ah, biar bisa jadi blogger yang ramai dikunjungi hehehehehehe………….
Selamat mencoba mas. Saya tunggu artikel mas Jhoni selanjutnya.

waduh… kalau saya masih butuh perjalanan panjang mas.. yang penting sekarang nulis, komen dulu. soalnya tulisan-tulisan saya gak ada yang berbobot.. apalagi komentar saya….. heehehe..
Yang menilai tulisan berbobot bukan kita pribadi, tapi orang lain. Pede aja mas.
Semua ada prosesnya. Selama kita rajin update artikel dan mau belajar dari blogger lain, lambat-laun akan muncul sendiri feel yang diharapkan.
yah namanya ngiri sih pasti ada di setiap benak blogger, kadang yang menjadi pertanyaan kepada diri sendiri ” bagaimana supaya blog saya bisa menjadi seperti ini” bla bla bla dsb, namun semua kembali kediri masing” apakah dia personal yang mau berusaha membangun semuanya dari awal atau akhirnya stuck dan menyerah……
Semua ada prosesnya mas. Terkadang, kita harus mengalami kegagalan dulu untuk mencapai keberhasilan yang lebih besar. Asal tetap rajin update artikel blog, sambil tetap aware terhadap perkembangan terkini, saya pikir akan terbentuk dengan sendirinya.

Menurut saya relatif tergantung dalam perspektif orientasi mana dulu, bukti sudah banyak mengatakan begitu jika diamati lebih dalam. Just My Opinion.
Orientasi yang mana mas?
waduh blog saya juga masih sepi neh mas…
btw… neh emot jadi banyak yang pake
lucu2 hehhehe
tes aaah
Blog mas Candra boleh sepi, tapi penghasilan dari blog nggak sepi kan mas?

bukan sepi mas, cuman tidak semua pengunjung meninggalkan komentar.. itu saja kok

betul betul betul

blognya mas candra rame tapi artikel barunya ga ada jadi orang pada bosen hehehehe padahal saya tiap hari nongkrong di blognya mas candra looh nungguin pertamaxxx terisi

Wah survey dan analysis yang membantu mas agus … btw belum nambah nih ..
Ini bukan hasil survey mas. Saya tidak pernah melakukan survey terhadap blogger lain. Ini murni pengalaman pribadi selama ini. Ceileee, kata-katanya FORBIS banget…
untuk nomor 1, saya rasa bagini nich tanggapannya kalau artikel yang ditulis sangat dangkal : ” ya elah..ini sich pernah baca dech kayaknya ”
semoga saya gak digituin di hati para pembaca blog saya…
Kalau artikelnya pernah dibaca atau memang sudah pasaran, saya sarankan cara menghadirkan kembali dengan gaya penulisan mas Khalid sendiri. Setiap orang itu unik lho. Nggak ada yang sama.
Ambil point-point pentingnya lalu rekam di otak. Kalau sudah gitu tinggal buka PC langsung cas cis cus di keyboard. Perkara struktur bahasanya bagus apa tidak, itu urusan belakang. Yang penting ide harus tetap mengalir.
kunjungan pagi neeh mas Agus..tulisan mas makin membumi aja neeh ..jadi pengen..hehe..
Pengen apa mas?

bikin fans club agus siswoyo dot com mas…. hik….
Sudah mas, di fesbuk sudah saya bkin. Sepertinya mas Tri yang belum gabug nih. Hehe…

aduuh saya baru tau mas.. invite saya dong… hehehehe
Tenang, mas Arief!
Tiket gratisnya masih tersedia cukup banyak kok.
Hehehe…
sip markisip
Untuk poin 1,2 dan 3, saya masih perlu banyak belajar.
Baru yang nomor 4 nih yang saya usahakan optimal
Salam Kreatif,
Octa Dwinanda
Tapi kok mas Octa jarang-jarang nongol di blog saya ya?
Hehehe…
eh iya ya… perasaan saya sering mampir kesini kok. Mungkin artikelnya mas Agus yang terlalu cepat updatenya. Kecepatan saya memberi komentar, tidak secepat kecepatan mas Agus update artikel…
Hehehe…

Perlu dopping nih biar larinya lebih cepat.
Boleh donk Mas Agus kritik dan saran untuk blog saya. Karena pengunjungnya masih sepi nih.
Thanks…
Salam Sukses,
Ligo Saint
Kritik dari saya…
Topik blognya sudah umum alias pasaran. Coba Anda cari topik yang spesifik yang sekiranya belum dilakukan kebanyakan blogger dan Anda mampu menguasainya.
Terus, saya terganggu banyaknya iklan-iklan yang ditawarkan di widget blog. Pengunjung datang untuk mencari informasi, bukan cari iklan mas. Kalau memang niatnya cari iklan, mereka biasanya lari ke situs iklan baris atau browsing di Google. Jadi, minimalkan iklan dan tonjolkan kekuatan content blog Anda.
Semoga dipertimbangkan.
kalo agus siswoyo fans club dah jadi, sayah daptar yak, heheu..
bdw koq ga pernah OL?
Bikin fans club? Kayak artis saja ya. Hehehe…
Tapi untuk blog ini, saya sudah buatkan fans page di Facebook. Silakan iLLa gabung bersama 200 teman yang lebih dulu gabung.
Online dimana maksudnya? Tiap hari saya buka blog ini. Mungkin maksud iLLa online di Fesbuk ya?
OL di YM pak
oia, ada fans pagenya yak? ntar diintip, lagi ga buka pesbuk skarang
Mas Agus khan sudah jadi artis blogger sekarang. Popularitasnya mendadak melejit berkat artikel ‘panas’-nya.

Hahaha…

saya nggak main film bareng M****i kok mas…
tahun 2010 ini kok saya malah tambah buntu ide, ada saran Mas?
Sata usulkan bagaimana kalau mas Rudy membuat kontes mencari co-writer blog mas Rudy? Setiap kandidat wajib menampilkan minimal 2 posting blog Anda. Pemenang di vote para pengunjung blog. Lalu yang menang dapat free membership produk affiliasi buatan mas Rudy.
Setuju kan?

Mas Agus mau jadi penulis di blog saya?
saya pikir-pikir dulu mas…
kalau blog aq gimana nih sob, masih jauh dari kata ramai
harus ada usaha mas… saya aja 3 bulan ngeblog baru bisa dapat komentar terbanyak cuma 20 / artikel… sukses buat mas
Saya lihat sudah cukup banyak pengunjungnya. Hanya saja, content/isi blog masih perlu diperbaiki. Sebisa mungkin isi posting harus pemikiran sendiri, bukan copy paste tulisan orang.
Terus, topik blog Rizky nggak jelas. Loncat-loncat dari pembahasan ini, besok ke hal lain. Bikin pengunjung bingung.
kritik yang membangun mas agus terima kasih yaa… mohon bimbingannnya ngomong-ngomong kaskus emoticonsnya blm di update nih padahal ada koleksi baru looh mas
Oke deh, langsung ke TKP…!

baca artikel baru saya mas.. khusus buat mas agus
Makasih backlink-nya…

hehehe kalo boleh tukeran link yuk
Berarti ada yang perlu diperbaiki nih. Dari ke-4 hal di atas, kira-kira mana yang belum Anda lakukan?
disini terlalu ramai rupanya. hehe… salam pak, semoga semakin banyak saja yang mericuhi blognya, (meramaikan maksudnya)
Selamat datang di keramaian ini.

Hehehe…
wahh komentarnya sudah 100 lebih
Mas Syd telat datang nih…
komentar 100 udah menjadi pemandangan biasa di blog mas agus saat ini

komunitas blogger kuwi disingkat KB ya mas?
http://kaumbiasa.com/kb.php
Bukan mas, saya tadi hanya iseng bikin singkatan saja kok. Hehehe…

wah bisa dicoba nih…….
Monggo, langsung dicoba…

Blog saya yang menyasar segment religi tidak mudah mendapatkan pengunjung setia. Maklumlah, di akhir zaman orang sudah pada alergi dengar ceramah agama…

Artikel religi juga masih banyak yang cari kok mas. Pintar-pintarnya saja kita mengolah dan menyajikannya.
Tidak ada yang instan. Semua memang harus melalui proses mas. BTW, komentar blog ini sudah mau menyaingi JS ya?
Hahaha…

JS Junior kali…
Mantaffffph bos postingannya….TOB Markotob….Ajarin Saya yah…
klo sy brhubung msh brkecimpung jadi kuli di dunia offline
jd mau ga mau hrs optimalkan wkt online,makanya cm bs update posting tanpa bs blogwalking, tp mas sy sering brkunjung k blog yg daily trafficnya 10rb-20rb/hari, tp komentarnya paling jg cm 2-8 koment, pake blog gratisan pula, tp update n isi contentnya itu loh sllu mengangkat isue yg lg hangat, ga sperti blog sy yg masih jablay (baca=sepi)
, tp tidak patah semangat 
Siip deh…
Harus tetap semangat ngeblog.
Sepi komentar bukan berarti sepi pendapatan kan?
Tipsnya bagus, tapi karena blognya masih baru saya cuma bisa blogwalking aja dulu.
silakan jalan-jalan dulu mas…

saya tunggu review-nya…
Hmm, ternyata gitu yah caranya. Blog saya masih sepi nih soalnya.
Thanks mas atas pencerahannya…