Pedagang Kaki Online Pun Bisa Kaya

Jan 15 2010

Seperti janji saya kemarin, sore ini saya ingin membuat aktivitas Blogging for Fun. Ngeblog untuk hiburan. Ya belajar ya bersenang-senang. Bukannya mempelajari tutorial yang hanya menambah kebingungan saya dalam menentukan arah bisnis online.

Bosan baca ebook yang kebanyakan ditulis dalam bahasa Inggris, saya iseng-iseng membuka koleksi CD tutorial saya. Beberapa keping CD saya bolak-balik, namun tidak ada yang sreg untuk dibaca.  Baru di lipatan terakhir saya menemukan CD yang lama saya cari.

Yaitu CD Seminar Internet Marketing oleh Anne Ahira persembahan majalah Wirausaha dan Keuangan. Sebenarnya saya sudah lupa kalau punya CD tersebut. Maklumlah, saya mendapatkannya secara free dua tahun lalu saat membeli majalah WK.

Dalam CD seminar  yang juga menghadirkan Dhini Santi tersebut, ada satu fakta menarik yang membuat saya tergelitik mengulasnya dalam blog ini. Dalam satu sesi, Anne Ahira berkata:

“Saya ini PKO alias pedagang kaki online. Jadi jualan saya tidak tetap. Bulan kemarin saya jualan desain tatto dengan tujuan market warga California yang suka pamer tubuh waktu berjemur di musim panas. Lalu pernah juga saya jualan sticker Chicken Little. Jadi apa saja yang bisa di jual saya juallah.”

Saya tertawa sendiri mendengar kata-kata tersebut. Begitulah kalau sudah punya branding, jualan apa saja bisa laku di internet. Bukan seperti newbie, sudah beriklan ratusan ribu masih saja defisit pendapatan.

(Saya kurang paham, apakah pada saat seminar ini dilaksanakan, Anne Ahira sudah membuat sistem membership Asian Brain).

Namun yang membuat saya benar-benar berpikir adalah cara pikirnya yang tidak umum. Kalau kebanyakan newbie memulai terjun ke bisnis online dengan menjadi affiliate, mengapa Anne memilih menjadi pedagang kaki online (PKO)?

Dalam hitungan kasar, menjadi PKO lebih menguntungkan daripada menjadi reseller. Semua pendapatan masuk ke kantong pribadi. Hanya dikurangi biaya operasional bulanan.

Tapi, tentu saja menjadi PKO ada kekurangannya. Kita tidak bisa berjualan sepanjang tahun. Ada musimnya. Seperti pasar kaget saat bulan puasa tiba. Kita harus jeli melihat kebutuhan pasar dan menjadi produsen yang terbaik dibidangnya. Kategori terbaik bisa dinilai dari harga yang lebih miring, kualitas produk yang tidak kalah dari pesaing dan kemudahan melakukan transaksi.

Dalam kehidupan nyata, saya terinspirasi kata PKO dari side job Bapak saya. Bulan Desember kemarin beliau mendapat order 10.000 biji terompet untuk promosi lokal minimarket yang identik dengan warna biru. Wah, saya tidak mengira hanya dalam waktu dua minggu beliau mendapat omzet yang melebihi gaji saya selama setahun bekerja.

Dalam hati, saya berkata: ”PKO dan PKL juga bisa kaya kok…!”

Jadi, selama ini kita ditipu sistem affiliasi dong? Tidak juga. Karena ada juga reseller yang berhasil menjadi jutawan setelah mengikuti affiliasi.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman.

(Hore, akhirnya saya bisa Blogging for Fun… )

:ngakak :ngakak :ngakak

Related posts:

  1. Bisnis Online Itu Gampang? Enggak lah Ya…
  2. Bisnis Online Yang Lebih Menyentuh Sisi Kemanusiaan
  3. Keunggulan Bisnis Online dibanding Bisnis Konvensional
  4. Menulis Itu Bisa Karena Biasa
  5. Best Article 6 Bulan Agus Siswoyo.Com Online
  6. Menang Kuis Twitter, Dapat Ebook Sekolah Menulis Online
  7. Kompetisi Menulis Artikel Online Internet Sehat Aman
  8. Berburu Newbie Asal Kampung

93 responses so far

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons