Pedagang Kaki Online Pun Bisa Kaya
Seperti janji saya kemarin, sore ini saya ingin membuat aktivitas Blogging for Fun. Ngeblog untuk hiburan. Ya belajar ya bersenang-senang. Bukannya mempelajari tutorial yang hanya menambah kebingungan saya dalam menentukan arah bisnis online.
Bosan baca ebook yang kebanyakan ditulis dalam bahasa Inggris, saya iseng-iseng membuka koleksi CD tutorial saya. Beberapa keping CD saya bolak-balik, namun tidak ada yang sreg untuk dibaca. Baru di lipatan terakhir saya menemukan CD yang lama saya cari.
Yaitu CD Seminar Internet Marketing oleh Anne Ahira persembahan majalah Wirausaha dan Keuangan. Sebenarnya saya sudah lupa kalau punya CD tersebut. Maklumlah, saya mendapatkannya secara free dua tahun lalu saat membeli majalah WK.
Dalam CD seminar yang juga menghadirkan Dhini Santi tersebut, ada satu fakta menarik yang membuat saya tergelitik mengulasnya dalam blog ini. Dalam satu sesi, Anne Ahira berkata:
“Saya ini PKO alias pedagang kaki online. Jadi jualan saya tidak tetap. Bulan kemarin saya jualan desain tatto dengan tujuan market warga California yang suka pamer tubuh waktu berjemur di musim panas. Lalu pernah juga saya jualan sticker Chicken Little. Jadi apa saja yang bisa di jual saya juallah.”
Saya tertawa sendiri mendengar kata-kata tersebut. Begitulah kalau sudah punya branding, jualan apa saja bisa laku di internet. Bukan seperti newbie, sudah beriklan ratusan ribu masih saja defisit pendapatan.
(Saya kurang paham, apakah pada saat seminar ini dilaksanakan, Anne Ahira sudah membuat sistem membership Asian Brain).
Namun yang membuat saya benar-benar berpikir adalah cara pikirnya yang tidak umum. Kalau kebanyakan newbie memulai terjun ke bisnis online dengan menjadi affiliate, mengapa Anne memilih menjadi pedagang kaki online (PKO)?
Dalam hitungan kasar, menjadi PKO lebih menguntungkan daripada menjadi reseller. Semua pendapatan masuk ke kantong pribadi. Hanya dikurangi biaya operasional bulanan.
Tapi, tentu saja menjadi PKO ada kekurangannya. Kita tidak bisa berjualan sepanjang tahun. Ada musimnya. Seperti pasar kaget saat bulan puasa tiba. Kita harus jeli melihat kebutuhan pasar dan menjadi produsen yang terbaik dibidangnya. Kategori terbaik bisa dinilai dari harga yang lebih miring, kualitas produk yang tidak kalah dari pesaing dan kemudahan melakukan transaksi.
Dalam kehidupan nyata, saya terinspirasi kata PKO dari side job Bapak saya. Bulan Desember kemarin beliau mendapat order 10.000 biji terompet untuk promosi lokal minimarket yang identik dengan warna biru. Wah, saya tidak mengira hanya dalam waktu dua minggu beliau mendapat omzet yang melebihi gaji saya selama setahun bekerja.
Dalam hati, saya berkata: ”PKO dan PKL juga bisa kaya kok…!”
Jadi, selama ini kita ditipu sistem affiliasi dong? Tidak juga. Karena ada juga reseller yang berhasil menjadi jutawan setelah mengikuti affiliasi.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman.
(Hore, akhirnya saya bisa Blogging for Fun… )
![]()
Related posts:
- Bisnis Online Itu Gampang? Enggak lah Ya…
- Bisnis Online Yang Lebih Menyentuh Sisi Kemanusiaan
- Keunggulan Bisnis Online dibanding Bisnis Konvensional
- Menulis Itu Bisa Karena Biasa
- Best Article 6 Bulan Agus Siswoyo.Com Online
- Menang Kuis Twitter, Dapat Ebook Sekolah Menulis Online
- Kompetisi Menulis Artikel Online Internet Sehat Aman
- Berburu Newbie Asal Kampung



Dalam dunia online kini kita bisa menjual apa saja.
Salam kenal
Selamat mas…

aduuh padahal saya mau pertamaxxx 2 kali berturut-turut

Bangunnya kesiangan nih…
iya nih habis sholat subuh tidur lagi saya…
Posting yang bagus, Mas… makanya, Mas Arif, kata orang tua mah, gak baik tidur setelah subuh teh… Hehe..padahal saya juga suka kadang2…
Anne Ahira, Pas banget, baru aza baca emailnya ttg video nya di youtube.
Pokoke, kita harus YAKIN dan ikhtiar, bahwa apa yang kita ingnkan (semoga saja yang baik dan membawa manfaat bagi banyak orang), pasti akan tercapai. OK !!!
Ditunggu kedairannya donk di blog saya.
Oia, Mas Agus, kenapa ya, PR saya jadi 0 lagi? Apa karena pindah domain? Wah, harus hunting lagi, nich…
Salam YAKIN SUKSES pokona mah… hehe… Sunda Abis… Hapunten nya… (mohon maaf, ya…
PR jadi nol…?

Coba saya selidiki mas.
Kebiasaan nyempil ga ilang2 niy mas, maklumin aja ya… hehehe
Btw saya juga sedang belajar bisnis online niy,
Perlu manajemen diri nih…
jual diri gak boleh bos….
Dalam arti positif, menjual potensi dan kemampuan yang dimiliki mas. Kalau didiamkan saja, kan eman-eman tho..
sebenar-nya maksud si AA itu gini kali… PKO. Apapun bs kita jual ,bukan berarti kita hrs memiliki produk tsb , tp bs juga sebagai affiliate dan sbg PKO hrs jeli mengamati pasar juga, terutama pasar luar , amati trends dlsb
Ya, jeli mengamati kebutuhan pasar. Tahu apa yang di mau orang.
Apapun bisa berhasil asal mempunyai tujuan yang jelas dan diikuti tindakan nyata yang positif. Nice posting mas.
you’ve got the point…
Hebat…
Janji baru kemarin sore sudah langsung bisa dipenuhi.
Saya yg janji minggu kemarin saja sampai saat ini belum bisa saya lakukan.
Sampai2 saya lupa, janji pada siapa dan janji apa…
Hati-hati mas, janji adalah hutang. Banyak menebar janji artinya banyak menebar hutang…

inspiratif boss…
jadi dagang dulu atau branding dulu nih?
Branding first, dong..
gan….sudah sehat belum. hari ini perasaan aku lagi dapet rejeki, parkir komen aku udah agak ke awal, gak terlalu dibelakang lagi.
Alhamdulillah saya sehat mas.
Besok start lebih awal ya, biar dapat kursi di depan.
Hehehe…
pendapat mas agus diatas tentang PKO memang benar adanya, pangsa pasar internet sangat luas sekali dan kita dituntut untuk jeli akan hal itu. Tapi sepertinya saat ini hal itu belum maksimal kalau kita terapkan di pasar lokal (indonesia) karena pola pikir masyarakat kita masih pada face to face selling, toh barang yang udah punya brandingpun masih harus melakukan promosi secara offline.
Tapi artikelnya sangat membuka wawasan kok Mas.
Tumben setuju sama ide saya mas…
emang biasanya enggak setuju apa???
Seringnya kan begitu…

aq pedangang apa ya bang?
semua aq jual koq. .hahahaha
Besok saya order onta Irak mas. Kapan bisa kirim ke Sidoarjo?

bener-bener mantap yaa AA patut di contoh…

Mas Arief kok nggak menyebut nama JS?
hehehe saya tidak kenal mas JS mas soalnya jarang berkunjung ke sono…

Seringnya justru berkunjung ke blog saya nih…

kalau ga salah ahira mulainya dari adsense deh mas. jadi PKO setelah punya nama.
inti dari semuanya sih FOKUS… FOKUS… FOKUS… FOKUS… FOKUS, ini yang selalu di ingatkan ahira kepada member sekolah onlinenya. Kalau kita fokus, apapun bisnis online kita insya Allah akan menghasilkan
Salam Kreatif,
Octa Dwinanda
Terima kasih koreksi mas Octa.
Ikut AB juga mas?
iya mas
Ahira tuh bener juga. Apapun yang bisa dijual melalui internet ya dijual aja. Ndak usah mengkotak-kotak atau mendiskreditkan sistem penjualan yang lain. Toh, masing-masing mempunyai pionir yang terbukti sukses di jalur marketingnya. So, support aja untuk komen Mas Octa, FOKUS saja di bidang kita. Insya Allah berhasil.
Wah, ada kemajuan nih. Mas Umar sekarang rajin mampir kesini. Thanks ya…
Kaya milik semua orang … syaratnya kerja keras …
Jadi teringat buku Financial Revolution milik TDW nih…
Bener mas suatu kesuksesan yang besar itu juga bisa muncul dari hal yang sangat kecil, sehingga kita tidak perlu banyak mikir dalam memulai usaha kan peluang itu ada banyak sekali.
Yang penting jeli melihat peluang dan memanfaatkan moment yang ada…
Meski sempat membuat beberapa kontroversi, tapi saya tetap salut dengan perempuan satu ini. Anne Ahira adalah salah satu yang memotivasi saya untuk memulai bisnis online.
Salam Untung Nyata!
Menurut saya, salah satu keunikan Anne adalah kesederhanaan dan low profile. Itu yang membedakannya dengan marketer sukses lainnya.
saya juga masih jadi reseller loh mas… jadi saya bisa kaya ya??
Tergantung usaha mas Bakrie.
Bisnis online sekarang ini sangat menjanjikan, apalagi internet sudah bukan barang mewah lagi hampir semua pelosok pedesaan sudah mengenal akan internet. Yang penting dalam setiap mencari nafkah / berbisnis, jauhkan sikap licik,serakah & mengambil hak orang lain. Jika bukan tetesan keringat kita sendiri jangan diambil.
semoga Mas Agus bisa meraih sukses di tahun ini dan tetap berada dalam lindungan Allah SWT. amin
betul mas…

Kemarin saya pulang kampung. Saya terkejut melihat antusias teman-teman disana yang begitu heboh dengan bombastisnya promo bisnis online. Jadi tidak ada alasan untuk tidak fokus pada hal ini.
dunia nyata ma dunia maya kalo soal jualan ma aja sebenarnya, cuma beda faslitas aja..yg satu langsung terlihat nyata barangnya, yang satu masih bayangan.tinggal kita molesnya gimana..
ada lagi bedanya… dunia maya, gak perlu beranjak untuk membeli sesuatu…tinggal klik order dan bla bla bla…
betul betul betul… kalo boleh saya tambahkan kalo jualan di dunia maya kita harus didepan komputer saja ga perlu keliling-keliling melayani tamu dan bisa sampai jutaan bahkan miliaran yang melihat toko kita dalam waktu yang bersamaan
sudah paham sekali nih, sudah upgrade ilmu sepertinya?
tuh mas, sudah di jawab sama assisten saya.
Hehehe…
saya jadi pengen dagang kaki lima juga deh wkwk
kaki enam juga boleh mas…
yang buat sulit itu pemasarannya …huff
itu kalau belum tahu caranya mas…
Saya dagang kaki ayam mas…wk wkwk wkwk

kaki kambing muda lebih laris mas…

Menurut Saya Menyusun Strategi, Membangun Branding, Fokus, Dsb. Itu memang hal mutlak dilakukan Bagi Para Internetpreneur diNegeri ini. Saya juga sependapat bahwa propek Bisnis OnLine diindonesia semakin kesini Insya Allah Akan Semakin Cerah.
Namun semua Hal itu terkadang Konyol jika sdh terbentur Masalah Jaringan Internet yg tidak memadai. ISP dinegara Ini selalu Mengeruk Keuntungan Besar dengan Service yg minim. Seharusnya ini Tugas Pemerintah untuk melakukan perbaikan & perhatian lebih. Entah hanya Saya saja diJkt yang merasakan atau Sobat Blogger juga kerap ada yg merasakan hal ini?? (Speddy, IM2, TelkomFlash, Smart 2hr ini Trouble semua) Masalah Klasik yg tdk ada pernah ada solusi. Sangat menjengkelkan…
Maaf Mas Agus Numpang Curhat…hehehee..
Wassallam’
Rafi
Jadi terpikir untuk buat situs curhat blogger nih…

apalgi kaki seribu!
sbnernya mau dagang apa aja tuh trgantung dari orangnya kok,
ya gak? Mau dia PKO atw PKL skalipun kalo stengah hati ngjalaninnya
ya gak bakal sukses…
betul mas.. kita harus melayani dengan setulus hati (kaya’ slogan bank)
Nama pedagang Kaki lima (PKL) hanyalah istilah. Tergantung keseriusan kita menekuni pilihan bisnis.
sekitar 3 bulan yang lalu, saya mengikuti seminarnya ADi W GUnawan. dan ada Anne Ahira disitu…dan yang diceritakan sama percis dengan yang barusan mas Agus ceritakan…
bangga ya jadi PKO sepertinya…
jadi tambah semangat lah euyyy…
Wah, jadi ngiri nih. Saya cuma lihat CD-nya saja. Mas Khalid sudah ketemu langsung sama orangnya.
Berarti sudah sembuh mas Agus.hehehe
Informasi ini baru tahu nih ada istilah PKO.hehe ..
Wah, kemana aja mas. CD ini sudah beredar sejak dua tahun lalu loh…
he..he.. mantap nih, saya percaya kok semua bidang (asal halal) bisa mendatangkan keberhasilan.. ^^ toh selama ini bisnis saya juga menggantungkan sarana online untuk pemasaran.. (dari jualan web, dagang ini dan itu, ekspor kerajinan bali, artwork, dsb)
bisa di ajak sharing nih?
wah wah debit komentar makin sepi.. mungkin gara-gara mas agus ga blogwalking
Hahaha…
Tahu saja mas Arief.
Lagi pulang kampung nih…
Salam kenal mas.
Jualan d onl ato offline bisa sukses dgn kepercayaan dan keyakinan dan 1 lagi yg tdk boleh lupa dgn kekuatan do’a.
Salam dari newbie
salam kenal juga mas Udin.
Insyaalloh saya masih sempat berdoa tiap hari.
ternyata mbak ahira dulunya juga pedagang keliling ya…
keliling dunia maksudnya hehehe…
semoga bisa memberi inspirasi baru untuk semua pengunjung AS.com…
saya juga baru tahu dari CD ini mas…
Affiliate / Reseller pun bisa kaya. Branding first off course and supported by system.
Saya klo ngga salah wkt msh member AB pernah nangkep dia bilang : klo udah terkenal, malah kita yg dikejar2 pemilik produk utk minta dijualkan.
Wkwkwk…
Tepat sekali….!
Contohnya mas Lutvi. Sekarang banyak yang daftar jadi partner menjualkan produk.
makasih infonya
sama-sama…
salam kenal mas…
kalo dalam hal dagang kaya gitu, lebih baik berdagang barang tetap atau barang beda ( berubah – ubah ) mas?
Tergantung jenis produknya mas.
kalo pedagang kaki online pasti butuh gerobak (geroBLOG) ga ya???
kalau itu hukumnya WAJIB mas…
dari blog kita bisa melakukan personal branding terhadap calon prospek.
hehehe. . . koq g ada posting lagi ya bang ?
lagi cari backlink ni .. . klik ..ya
terima kasih atensinya mas…
salam kenal mas siswoyo, wah.. senengnya dengan suasana disini, rame tapi santun. ngomong ngomong.. tuh cd oke juga ya.
Blog adalah cerminan kepribadian. Meski ramai komentar, pemilik blog berhak melakukan moderasi agar tetap pada jalurnya.
CD-nya bagus sekali mbak. Layak di tonton. Saya aja sudah berkali-kali nonton tapi nggak pernah bosan. Dapatnya gratisan lagi…

Iyap, setuju sekali. Untuk memulai bisnis sebagai PKO tidaklah diperlukan modal yang besar. Cukup 4.000 rupiah buat nongkrong di Warnet, anda bisa mendapatkan ratusan dollar dari Google Adsense.
Itu bagi yang sudah tahu caranya mas…
ketinggalan baca yang ini.. abis feed nya gak jalan sih mas.. padahal aku mau langganan artikel nih.
ngomong2 soal pedagang kaki online, saya jadi dapat ide menulis neh.. assiikkk!
Saya tunggu PKO versi mas Hengky…
Iya ni sya juga msih belajar & nonhkrong trus d warnet *_*
@Mentallidership, tetep semangat ya mas. meski dari warnet, bukan berarti nggak bisa sukses.
