Berbicara tentang Mario Teguh memang tidak akan ada habisnya. Selalu ada jawaban unik dan di luar pemikiran rata-rata manusia. Maka tak heran, saat Mario Teguh SuperClub (MTSC) memutuskan membuka akun Twitter pada 1 Februari 2010, dalam 20 hari sudah ada 23.000 tweeps yang berbondong-bondong menjadi followernya. Saya termasuk satu diantaranya.
Nah, apa yang terjadi bila kemudian seorang Mario Teguh membuat update kontroversial pada 20 Februari seperti berikut ini:
“Wanita yang pas untuk teman, pesta, clubbing, bergadang sampai pagi, chitchat yang snob, merokok n kadang mabuk – tidak mungkin direncanakan jadi istri”.
Kontan saja hal ini mengundang pro dan kontra bagi ribuan member MTSC di seluruh dunia. Pihak moderator dan Mario Teguh segera ambil tindakan dengan melakukan klarifikasi pernyataan heboh ini. Ujung-ujungnya, langkah nyata yang dilakukan adalah menutup akun Twitter.
Ada beberapa hal yang patut saya catat dalam hal ini:
1. Seorang public figure bertanggungjawab sepenuhnya terhadap kontroversi yang dibuat.
Mario Teguh tidak memberikan sanksi apapun terhadap para moderator MTSC. Disinilah bukti bahwa secanggih apapun system manajemen seorang public figure, pada akhirnya yang menjadi pelaku utama sekaligus penanggungjawab utama tetaplah yang bersangkutan. Bukan pihak manajemen, moderator club ataupun pihak pengelola ketiga lainnya.
2. Bias pemikiran selalu mungkin terjadi dalam pembentukan personal branding di internet.
Pengguna internet di seluruh dunia memiliki keragaman latar belakang sosial budaya. Tentu saja hal ini berpeluang menimbulkan perbedaan cara pandang terhadap satu masalah.
Dalam kasus Mario Teguh, menurut saya kalimat yang tertulis dalam update tersebut masih dalam batas kewajaran. Masih sopan dengan menggunakan istilah wanita yang gemar berpesta. Bukan WTS, PSK atau istilah sejenisnya.
Pun demikian dengan esensi yang terkandung di dalamnya. Lebih berupa nasehat bagi wanita single untuk lebih berhati-hati. Karena teman pria bisa tidak melihat kesesuaian bagi wanita tersebut untuk menjadi pendamping dan ibunda bagi anak-anak dari pria yang mereka cintai.
Inilah salah satu bukti mahalnya sebuah branding. Di satu sisi banyak orang membangun personal branding dengan susah payah. Di sisi lain ada yang mati-matian menyelamatkan karirnya.
Semoga apa yang di alami Mario Teguh dapat menjadi pelajaran bagi kita semua.
Enjoy Blogging, Let’s Create Personal Branding!

Related posts:
- Personal Branding: Kekuatan Sugesti Dari Sebuah Nama
- Membangun Personal Branding Melalui Foto Profil
- Membangun Personal Branding Melalui Nickname Facebook
- Blog Commenting: Antara Spam, Seni Mengkritik dan Personal Branding
- Ketika Blogger Kontroversi Mengisi Super Blog Moderat
- Menulis: Antara Curhat dan Media Perjuangan
- Julia Perez dan Feminisme Dalam Blogging
- Menilai Blogger Sebagai Satu Paket Utuh


baru tau neh beritanya mas,
jadi penasaran tanggapan dari orang2
@candradot.com, Kita tunggu episode selanjutnya…

@candradot.com, beritanya dah nyebar kemenong-menong mas..
Salam super-
salam hangat dari Pulau Bali-
wah,, saya semakin kagumsaja dengan sosok MT.
dari dulu memang saya sangat mengidolakan beliau…
semoga kita bisa mengambil teladan beliau ya…
@andry sianipar, Kagum bagian yang mana bli?
@Agus Siswoyo, Yes, saya kagum dengan sistematika berpikir beliau. satu yang paling saya ingat dari perkataan beliau :
ada dua ciri orang yang disebut kaya ;
1. Orang yang tidak punya hutang dengan siapapun.
2. Orang yang jika bersedekah tidak mengenal angka.
kalimat tersebut begitu berkesan buat saya mas…
semoga kita bisa menjadi seperti itu ya…
@andry sianipar, Banyak pelajaran penting saya dapat dari pemikiran beliau. Apa yang bli Andry sebut salah satunya.
Dalam pandangan saya, Mario Teguh adalah motivator yang bisa menggabungkan unsur-unsur sosial kemasyarakatan dalam nuansa religi yang nasionalis.
@Agus Siswoyo, Yes, Beliau sebagai seorang Muslim yang taat juga turut memberi kita semacam penambahan keyakinan, bahwasanya berTuhan secara benar adalah tujuan jangka panjang yang harus kita raih namun dengan kaki yang tetap berpijak di Bumi.
. 
@andry sianipar, Saya semakin hormat beliau karena bisa merangkul masyarakat yang berasal dari bermacam-macam budaya.
@andry sianipar, Saya suka motivator yg tdk atheis. Selalu mengkaitkan kehidupan nyata dalam alam pemikiran agama.
@Muhammad Ismail, Saya sependapat dengan kalimat yang itu. Jadi, ilmu dunia juga diimbangi dengan ilmu akherat.

@Agus Siswoyo, makanya sering2 main ke blog saya… hehehe…
@Info Islami, Oke deh…
Saya tidak melihat ada yang salah dari status di twitter milik mario teguh itu. Pria yang mengedapankan kebahagiaan keluarga, masa depan anak dan kesehatan tentu tidak akan memilih wanita seperti yang disebutkan Mario Teguh itu.
Saya justru melihat keberhasilan personal branding dari Mario Teguh, sehingga tiap kata-katanya selalu menjadi perhatian dan menjadi pemikiran.
Wajar jika wanita/pria yang memiliki kebiasaan ‘buruk’ seperti diatas akan segera melakukan segalanya untuk membenarkan kebiasaannya itu.
Ini bukan masalah personal branding, tapi ego dari mereka yang kena ‘sentil’
@Catatan Hery, Yap, saya setuju dengan kalimat Bang Hery yang terakhir. Sepertinya, yang ribut-ribut adalah mereka yang merasa kena sasaran. Padahal kalimat Pak Mario masih wajar.
Saya pribadi tidak akan pernah mencari jodoh wanita yang terbiasa menghabiskan malam-malamnya di tempat dugem.
@Agus Siswoyo, ikutan setuju mas. memberikan komentar atau tulisan di ranah publik, pasti tidak bisa memuaskan semua pihak.
sori, saya bukan fans mario teguh… saya lebih suka donald trump..
mario teguh… YOU’RE FIRED!
@mh, Bener nggak nge-fans? MT dan MH beda tipis lho…

@Agus Siswoyo, iya nih mas teguh sama mas hengky hehehe

@Iwan Kus, Beda satu huruf aja…
@mh, kebanyakan nonton ‘the apprentice’ hahaha

yg nulis beneran MT bukan yaah….tp yg MT tulis tidak salah juga, yg marah pasti yg ke’sentil’…just my two cents dari MT aja sebenarnya……
@bundapreneur, Iya Bun… Yang marah pasti yang kesentil aja. Yang nggak pernah clubbing fine-fine aja tuh.
Namun karena marahnya ramai-ramai dan di blow up media, jadinya seolah mewakili suara seluruh followernya.
wah, saya juga rada kaget mendengarnya mas…….mudah2 ini tidak terjadi kembali……memang pembentukan “branding” sangat sulit tapi sangat mudah untuk dihancurkan….jadi kuncinya berhati-hati saja dalam menggunakan akun di situs pertemanan seperti FB dan Twitter…
@belajar autocad, Pepatah mengatakan, mulutmu adalah harimau mu. Jadi sudah seharusnya kita kontrol omongan. Apalagi penyebaran informasi makin cepat. Dalam hitungan detik, apapun bisa berubah.
Baru tw kasus ini dari mas agus niy… Ada ulasan seru perdebatanya mas??
@Agus, di twitter sudah ramai dibicarakan sejak kemarin pagi mas. Belum punya akun twitter ya?
pernyataan yg biasa2 saja bahkan dari dulu pun dah sering terdengar, jadi berbeda saat dilempar di media macam itu. Jangankan sekelas MT, siswi abg aja bisa bikin heboh…
penting diperhatikan dalam kegiatan personal branding…ada keterlibatan masa tak terukur di dalamnya dan bisa claim ( tak terukur dlm pengertian sesungguhnya, bisa banyak bisa dikit, who knows…
@suarakelana, Bisa dijelaskan kalimat yang ini mas?
…ada keterlibatan masa tak terukur di dalamnya dan bisa claim ( tak terukur dlm pengertian sesungguhnya, bisa banyak bisa dikit….
Brand adalah segalanya. .
@akbaralatas, Dan berkomentar dengan cerdas dapat membantu proses penciptaan branding.
MAs Agus Ingat nasehat seseorang, ” Jika kamu benar-benar menghormati seseorang jangan kenali dia terlalu dekat ”
@dafiDRiau, Nanti ketahuan belangnya ya mas…?

malah baru denger… hehehehe
@yos, Kemana aja mas?

sebanrnya kalau mau seru, artikel ini harus di kaitkan dengan kaum moralis
dan judulnya ada nama Mario Teguh. pasti yang membacanya langsung terbelalak, pengen cepat-cepat membacanya..
terlepas dari itu, saya sepaham bahwa ini adalah, yang menolak itu karena merasa tersudut. dan berusaha merasionalkan pendapatnya dengan mengedepankan kebebsan individu.
namun, memang ini pelajaran bagi kita, jangan menjadikan obyek negatif sebagai ladang popilaritas semata. perlunya pemahaman seimbang dan cara-cara empati dalam upaya mendekati target yang ingin di sentuh.
kalau sudah begini, maka perlunya seorang moderat untuk menghadapinya
@fadly muin, Waduh, kalau menyebut Mario Teguh sebagai moralis, saya masih mikir seribu kali. Karena sudah punya branding di berbagai negara, efeknya bisa lebih dahsyat dari posting saya yang sudah-sudah. Saya tidak ingin di cap sebagai blogger penebar sensasi.
Sepertinya mas Fadly tertarik menjadi penengah kontroversi ini? Silakan diulas di blog FM.com. Nggak bisa bayangkan teriakan histeris yang kena sentil. Hahaha…
pantes aja saya ga dapat tweet dari mario teguh lagi wkwkwkwk…
@Arief Rizky Ramadhan, retweet update status saya aja dik. Hahaha…
@Agus Siswoyo, waah mau jadi motivator paska runtuhnya brand mario teguh nih wkwkwkwk
@Arief Rizky Ramadhan, hahaha…

Boleh… boleh…
ternyata kata-kata bijak pak MT tidak bisa diuraikan hanya dengan 140 karakter.
@Mas Pete, Setahu saya, gaya bahasa Pak Mario itu tingkat tinggi. Tidak akan bisa dipahamai hanya sekilas saja. Maka tak heran, bagi yang melakukan fast reading pasti mendapat tanggapan salah.
Mario Teguh sering liat namanya Mas, tapi saya belum paham pemikirannya.
BTW, itulah resiko sebuah popularitas Mas.
@yons, Seperti posting saya bulan lalu, semakin tinggi pohon, semakin kencang angin bertiup.
Apa kabar? Salam kenal mas.
Kunjungan perdana lihat-lihat dulu.
@Abdul Rizky, Selamat datang…

Senang berkenalan dengan Anda…
Jelas aja yang kesemprot marah-marah, itu tandanya setan dalam diri mereka kepanasan.
@Info Islami, Kalau dibacakan ayat-ayat suci Al-Quran malah lebih kepanasan lagi bu…

Salam Super Ya … gw suka ciri khas dia pas ngucapin “Salammm Su..Perrr…”
@MasterClickCom, Salam Super juga buat Master…

wajar kalau ada bias yang timbul akibat sebuah tulisan, apalagi cuma sebatas “140 karakter” .. kalau dibarengi dengan penjelasan mungkin akan lain jadinya…
@evan, Pendapat mas Evan benar. Pengguna Twitter cuma melihat 140 karakter saja, bukan satu paket pemikiran. Coba mereka sesekali lihat tayangan di Tivi, pasti beda menilainya.
Secara pribadi saya menyayangkan penutupan account tersebut yang seakan-akan menjadi justifikasi bahwa hal tersebut benar adanya dilakukan oleh seorang mario teguh ( atau pernah melakukannya ).
Dan Tidak ada klarifikasi apapun untuk itu.
Branding memang bukan barang murah.
@Aldy, Iya, saya kecewa kenapa Twitter Mario Teguh ditutup. Padahal yang ribet itu sebenarnya mereka yang memang suka dugem di malam hari.
Di lain pihak, orang lain jadi kena getahnya. Jadi nggak bisa menikmati layanan kata-kata motivasi yang memang menggugah pemikiran saya.
sayang sekali kalau Pak Mario menutup twitternya. saya aja cari follower susah amirr. yang sdh punya banyak follower malah tdk dimanfaatkan.
@Dimas, Itulah bedanya kita dengan pemikir kelas dunia mas. Kita mungkin masih bergelut dengan Quality, sementara mereka sudah menginjak Quality.
Salam kenal. Baca-baca dulu ya…
@Hari Setiawan, Monggo dibaca…
Sasha gabung Twitter cuma buat have fun sama tmn2 aja. Ngga sampai bikin sakit hati yg laen.

@Sasha, Untungnya cuma have fun, bukan have trouble….

@Agus Siswoyo, klo utk cari mslh itu namanya bkn situs pertmnan. tp situs permusuhan. Xixixixixixi………
menurut saya sah-sah saja loh, soalnya pak mario kan motivator, bukan artis. so, dia memberikan arahan yang benar tentang kehidupan, walaupun sepertinya kalimatnya agak menyudutkan, soalnya yang disebutkan banyak, dari suka begadang sampai gemar pesta, padahal bisa beda artinya. hehe.
@hanif IM, untuk itulah saya menghadirkan poin nomor dua. Bahwa kemajemukan karakter pengguna internet sangat mungkin menghasilkan pemahaman yang berbeda untuk satu topik pembicaraan yang sama.
Mario Teguh ya…iya memang susah kalau bergaul n membentuk personal branding di dunia online…tapi yang jelas..beliau sudah melakukan upaya yang seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya(termasuk usia akun twitter yang singkat) untuk menyelamatkan citra beliau di masyarakat luas khususnya pengagum beliau..jadi mirip Luna Maya,walaupun beda kasus nih….
@Mif, Namun saya sedikit kecewa karena tindakan yang diambil justru menutup akun. Seakan mengakui bahwa dia bersalah. Alangkah baiknya bila tetap memberikan semangat dan motivasi sebagai langkah memperbaiki nama baik.
salam zzuuuper saudaraku!
walaupun ngundang kontroversi, tapi aku sependapat..
Itulah harga dari sebuah popularitas, gak mudah memang menjadi orang TOP
@Rafi, Beda kalau yang membuat pernyataan adalah saya. Mungkin nggak akan seheboh ini. Hahaha…

kalau jadi orang populer sedikit terpeleset kata menjadi perhatian publik ya
@pengobatan alternatif, Betul mas. Semua tindakan kita mau nggak mau menjadi santapan publik. Privasi juga berkurang.
menunggu apa yang terjadi kemudian, bakal kayak luna maya juga gak…
@khalid abdullah, Sepertinya tidak mas. Kan Mario Teguh tidak menyebut nama.
padahal saya belum sempat jadi followernya…
@Iwan Kus, Wah, eman mas. Nggak sempat berkenalan dong…
Memang personal branding adalah hal yg sangat mahal, shg jika salah sedikit saja, bangunan sekokoh apapun akan hancur segera. Namun sy sangat menyayangkn keputusan penutupan account itu ms, sb ini mmg malah menunjukkan MT yg salah dan mengakui kebenaran persepsi pembaca twitter yg salah
@Aries Kusuma|Tipssukseskarir, Banyak yang sependapat dengan mas Aries. Mengapa langkah akhir kok menutup akun. Padahal masih banyak yang membutuhkan motivasi dari beliau.
dlm per-fim-an India, sy menyayangkn bnyknya artis yg hobi melanggar hukum…
@Indo Bollywood, Sama mas. Di Indonesia juga banyak kok.
Eh, yang komentar ini asli mas SRK ya?
saya nonton tadi pagi di Metro diskusi antara MT dengan aktivis perempuan. Sungguh saya angkat empat jempol untuk MT. Betul-betul motivator yang luar biasa!
@UntungNyata!com | Budhi K. Wardhana, diskusi tersebut makin menunjukkan kelas Mario Teguh sebagai motivator papan atas. Sebaliknya, yang merasa kesentil makin kepanasan juga. Hahaha…
@UntungNyata!com | Budhi K. Wardhana, betul mas saya juga setuju. maria–aktivis perempuan sepertinya cuma ndak mau kalah dan ndak mau salah tapi malah keliatan….nya
mhem ternyata ini ya masalahnya, saya baru tau mas…kmren sih sempet cuek aja berita tentang pak mario. , tapi emang klo di baca lagi sih agak kesenggol juga bagi yang dunianya sering berpesta atau apalah dunia malam…
@Muhammad Arifin, Bagi yang tidak pernah dugem, akan fine-fine aja kok. Sekali lagi, ini masalah selera. Saya juga heran, mengapa mereka menjadi follower Mario Teguh kalau nggak suka quotes-nya.
Menurut saya pak Mario merupakan salah satu manusia indonesia yang harus diselamatkan, karena kecerdasan spiritualn beliau dapat membangun generasi bangsa yang lebih baik. mengenai pernyataan beliau, saya yakin itu salah satu pemikiran terbaiknya untuk memotivasi pria dan wanita indonesia dalam membina hubungan. Salam Super

@neo, Bagi yang sepaham memang demikian mas. Tapi bagi mereka yang berada di luar jalur, tentu tidak rela kalau identitasnya kesentil.
Menarik neeh liat komen”nya.
Btw yg paling sy sesalkan sama, yakni kenapa MT mesti nutup acc twitnya –’
@arief maulana, Apakah MT berniat melimpahkan followers-nya ke Agus Siswoyo?

Saya rasa nggak ada yang salah dari kalimat yang menimbulkan kontrversi tersebut. Yang salah mungkin pandangan meremehkan dari diri kita terhadap tipe wanita yang disindir kayak gitu, Sebab bagaimanapun juga, manusia kan bisa berubah suatu saat. Dan belum tentu juga kita lebih baik dari mereka di sisi Tuhan.
Ya nggak Mas?
@iskandaria, Kalau menurut saya sih, yang salah ya yang berpikiran negatif terhadap pernyataan tersebut. Padahal inti nasehatnya bagus.
saya setuju kok dengan pendapat beliau.
@deby, sip, akur gan…

Branding akan menjadi penentu masa depan di kemudian hari nantinya.