Beraneka ragam respons pembaca artikel Update Kontes Co-Writer yang saya publikasikan kemarin. Meski jadwal tayang tetap sesuai rencana awal, ada yang merasa diuntungkan dengan diperpanjangnya waktu pendaftaran. Mereka punya waktu lebih banyak untuk edit tulisan sana sini.
Kontes ini memang hukumnya bukan wajib. Tapi sunnah. Kalau mau mengembangkan kemampuan menulis ya monggo diikuti. Kalau tidak pun ya silakan dilewatkan.
Offline Lagi, Offline Lagi…
Namun yang membuat saya miris, mengapa kebanyakan komentar justru menjadikan dunia offline sebagai alasan utama keterbatasan menekuni blogging? Disini saya memakai kata blogging, bukan update artikel.
Hidup dipenuhi dengan pilihan. Tapi kalau sudah memilih, kita dituntut untuk komitmen dan mempertanggungjawabkannya. Saat pertama kali Anda memasuki dunia blogging, saya yakin Anda semua melakukan atas keinginan sendiri. Bukan hasil paksaan siapapun.
Dalam era kebebasan berekspresi saat ini, orang tua, isteri, pacar, anak bahkan boss Anda tidak akan mampu memaksa Anda nge-klik sebuah situs kalau Anda tidak sreg di hati.
Nah, bagi yang merasa dunia offline begitu membelenggu langkah Anda, sekarang saya bertanya: Dimana semangat yang dulu pernah ada?

Pilihan-pilihan Dalam Hidup
Orang Jawa bilang isuk dele, sore tempe. Apakah Anda termasuk orang yang demikian? Terlalu mudahkah Anda berubah–ubah pikiran dalam sekejap? Saya hanya bisa tersenyum geli saat melihat seorang mengikrarkan janji mau ngeblog serius, update artikel 2-3 hari sekali dan bla-bla-bla lain.
Tapi kalau faktanya bertentangan dengan ucapannya, ya sutralah…
Berarti orang tersebut belum jodoh dengan dunia blogging. Mungkin akan menemukan kesejahteraan hidup dari bidang lain di luar sana.
Jika aktivitas blogging selama ini membuat tubuh sakit-sakitan, tidak nyenyak tidur, makan nggak enak, terlebih lagi membuat depresi pikiran, maka harus dipikir ulang kelanjutan karir ngeblog Anda.
Namun, jika Anda dengan rela bersedia sedikit ‘menderita’ di awal ngeblog, dan mempunyai mindset Blogging for Invesment, silakan menunjukkan kemampuan terbaik Anda.
Setiap hari adalah hari baru. Baik yang mengambil pilihan setia blogging maupun setia non-blogging.
Selamat memilih!

Related posts:
- Blogging Adalah Seni Mempermainkan Pikiran Pembaca
- Maaf, Anda Salah Jalur. Silakan Putar Balik Setelah Rambu Berikutnya.
- Ngeblog ? Kenapa Tidak ?
- Kecemplung Bisnis Karena Tidak Sengaja
- Memilih Partner Blogging
- Membangun Komunitas Blog: Tidak Sulit Kok!
- Resiko Berinvestasi Dalam Blogging
- Haris Sumadiria: Menulis Adalah Simbol Peradaban


mari mas
@Arief Rizky Ramadhan,
@Agus Siswoyo, numpang pertamax gan
@mh, monggo…

@Arief Rizky Ramadhan, ikutan nguber petromax juga mas…

@Indo Bollywood, ikutan numpang Rif…
@Khalid Abdullah, Monggo mas…
yap betul banget mas.. kalo emang mau ngeblog harus konsisten tapi kalo ada ulangan gimana ? pilih lulus atau istirahatkan blog dulu
@Arief Rizky Ramadhan, Tetap ngeblog dengan porsi dikurangi dikit aja. Karena bagaimana pun, sekolah (terutama SMP dan SMU) hukumnya lebih WAJIB daripada ngeblog.
@Agus Siswoyo, pasti dong, masak ngeblog nggak lulus SMP. malu kan..

@Abdul Rizky, nanti jadi blogger nggak melek huruf dong

@Abdul Rizky, Saya yakin dik Arief termasuk anak cerdas. Lihat saja nilai IPA-nya. Di atas 7.
(Bener nggak nih…?)
@Agus Siswoyo, wkwkwkwk… ga juga mas.. 7 itu biasa kalii
@Arief Rizky Ramadhan, ckckckckck 7 biasa….klo 6 luar biasa dunk…heeee
@Agus Siswoyo, tergantung si Arifnya juga mas ??? pentingan sekolah apa blog bagi dia ???
@Khalid Abdullah, eh kok jadi sesat nbegini saya ya ???hahahaha !
@Khalid Abdullah, wkwkwkk biasanya guarkak ko’ jadi hahahaha…
@Arief Rizky Ramadhan, Efek bertamu ke rumah Agus Siswoyo.

Hahaha…
Barusan udah koment.. Masuk ga yah?
@arief maulana | motivasi, bisnis, manajemen diri, Maaf mas, ketangkep satpam Akismet tuh.
@arief maulana | motivasi, bisnis, manajemen diri, waah dari twitter pindah ke blog ya masuk ke kantong satpam dong wkwkwk… harus pelan-pelan komengnya
@Arief Rizky Ramadhan, maklum dik, semangat Naval 45.

Go…go…go….!!!
Biasa aja sie……yg penting ngeksiiissss getoh
@Bundapreneur, Dan Bunda termasuk salah satu ibu RT (Rumah Tangga) yang tetap eksis diantara blogger Bapak-Bapak di Indonesia…

Salut sama manajemen waktunya.
@Agus Siswoyo, sy juga ibu RT lo…
@Info Islami, Ada rekan seperjuangan Bunda nih…
@Agus Siswoyo, Lihat ke TKP dulu ya.

tulisan ini bikin saya marah nih. kalau saya putuskan stop blogging sekarang gimana?
@Abdul Rizky, ya itu pilihan Anda, mau lanjut atau stop hak sepenuhnya di tangan Anda. Jangan karena baca artikel ini lalu membuat kesimpulan saya memprovokasi Anda untuk berhenti ngeblog.

Di hari Maulid Nabi, tidak selayaknya kita menebar kebencian dan amarah.
@Info Islami, Saya tidak menebar kebencian, tapi berbagi info. Mau disaring pakai kacamata hitam atau putih, pilihan ada di tangan Anda.
@Agus Siswoyo, oke, saya percaya mas agus tidak berniat mencari sensasi. La wong lulusan Tebuireng.
@Info Islami, supaya tdk marah, jln2 ke blog ane aja bang..

@Dimas, Oke deh…

saya ngeblog cuma buat senang2 aja, nggak lebih…
@Indo Bollywood, hasilnya juga have juga tentunya…
hahaha…., isuk dele, sore tempe…. tapi masih sejenis tuh Mas, hehe just kidding….
@yons, sejenis tapi beda rupa, beda rasa dan beda harga.
@Agus Siswoyo, kwek kwek kwek….
@yons, Lho kok malah nyanyi Trio Kwek Kwek…

Hidup memang mengharuskan kita untuk selalu memilih….. Aku sih ngeblog bukan untuk mencari penghasilan,…. cuma sekedar tempat mengeluarkan uneg-uneg doank… But kalau sampai bisa monetise,…. mantap juga huwkwkwkw…
@patiukan, Tetap semangat menulis mas. Langkah monetisasi blog bukanlah hal mustahil.
Anyway, saya kesulitan menulis komentar di blog Anda. Susah banget. Sudah background-nya gelap, pakai verifikasi captcha, terus nggak tampil pula.

kalau keluarga ada yang meninggal gimana? tetep harus ditinggal posting?!
@fatchur, masa meninggalnya tiap hari?
@Agus Siswoyo, wkwkwkwk
jangan terlalu keras mas, nanti dicap pengikut mashengky
@mh, jangan keras2 mas, akunt saya limited !hahahaha menzinahi paypal.. ( jadi inget )
@Khalid Abdullah, jiaakakakaakkkkakakka yg jinah2 aja lo inget bro
@mh, kapan nih kita berbincang-bincang lagi ?
@mh, saya bukan pengikut MH, tapi MT.

@Agus Siswoyo, MH itu siapa mas?
@Dimas, Kemana aja selama ini mas? MH itu kan mbahnya seleblogger, masak nggak ngerti?

@Dimas, weh weh masa’ ndak tau MH ?? itu yang di atas fotonyakan ada
@Arief Rizky Ramadhan, Kalau foto sih bisa ketahuan, mungkin profil pribadi MH yang belum dikenal.
tulisannya selalu bikin gempar
@Ahmad Sub, Gempar apa nggak itu sifatnya relatif mas. Tergantung Anda melihat dari sudut pandang mana.
@Agus Siswoyo, tp klo baca blog sy pasti gag bisa tdr. Ane jamin…
@Dimas, Wah, ada yang seide sama Agus nih. Tukang bikin kontroversi. Tentang hari akhir pula.
Salut sama Anda. Saya tunggu perkembangan blognya.
@Agus Siswoyo, blogspot sy jg mengundang bnyak kontroversi. lihat aja mas.
@Indo Bollywood, termasuk keaslian tulisan ya?

@Agus Siswoyo, idih serius bener sepertinya genderang perang makin kencang neh ditabuhnya
@Ahmad Subandono, Ayo kita berperang melawan kemalasan menulis.

Prajurit….!
Maju…!
@Agus Siswoyo, kenapa mas agus akhir2 ini tdk aktif di forum KGI? yg lain pada mencari lo. kan sdh jd seleblogger sejati.
@Abdul Rizky, maaf mas, masih sibuk kerja offline.
(alasan aja. Hehehe…
Merasa tersindir. Haha
Semangat itu masih ada, jenderal!
Manajemen waktu aja yang masih aga-aga berantakan. (alasann lagii)
@Nisye, Siiip deh, semoga semangat ngeblog Neng Nisye nggak habis…

isuk dele sore tempe itu tanda proses yg berhasil mas…
tinimbang isuk dele sore dele bosok…
hayoooo …. blogging…
mari berlomba dan menguji diri untuk konsisten
@suarakelana, Kemon, yang merasa kesentil ayo buktikan konsistensinya…

mas agus ko artikel yang mau di tulis di blog saya ko’ malah jadi – + : x gitu ya ?
coba cek lagi deh
@Arief Rizky Ramadhan, Artikel yang saya tulis sudah finish dik. Memang saya bikin gitu. Saya ingin membuat trend baru dalam penulisan artikel. Biar nggak biasa.
Percaya deh, saya akan jawab semua komentar pengunjung blog dik Arief. Asal judulnya tetap seperti tadi. Siap-siap kebanjiran komentar…

@Agus Siswoyo, wowke
pancingan artikelnya bagus mas,, setidaknya ada yg sebenarnya tidak ikut kontes mnjadi ikut kontes … (tapi maaf ya mas, saya blm ikut dulu –> ini pilihan saya saat ini hehehe…
@evan, Semoga tidak salah pilih…

waw, baru datang berkunjung sdh disuguhi artikel panas gini

@Dimas, Biar nggak kepanasan, minum cendol dulu mas…

@Agus Siswoyo, xixixixi, bisa aja mas.
nggak capek menebar kontroversi mas?
@Hari Setiawan, Kontroversi ini berdasarkan fakta kok. Saya nggak mengada-ada. Lagi pula kata kontroversi menurut saya bersifat relatif. Bagi Anda mungkin iya, bagi yang lain belum tentu.
@Agus Siswoyo, betul mas.. memang ini adalah fakta
Mas Agus makin garang ya. Sasha jd takut berkunjung kesini.
@Sasha, Sasha nggak usah takut. Mas Agus masih mau ngasih pizza gratis kok.
Hahaha…
@Agus Siswoyo, bener nih, minggu pagi ku tagih mas
@Sasha, call flexy saya aja dik…
Ingat mas, openning Doremi Chicken masih 10 tempat lagi. Jgn marah2 terus, nanti cepat tua lho…

@Muhammad Ismail, Tenang Pak Is, saya masih kuat ngitung Laba Rugi kok…

kalau saya pake yang ini gan: “alon-alon asal kelakon, biar nggremet pokoke slamet” ngikut daftar juga nih.
@Andrik Sugianto, Makasih pendaftarannya. Saya tunggu tulisan mas Andrik.

wah saya malah baru belajar ngeblog mas….
@Posix, Baru belajar ya? Blognya bagus lho, saya suka lay out-nya yang segar abiss.
memang miris sih mas, kalau kendala menulis karena urusan offline. pertanyaannya sebanrnya kembali lagi ke “tujuan”.
Saya tetap mendukung event ini mas Agus..
nanti saya coba posting dengan tema yang bersinggungan…
@fadly muin, Makasih mas…
klo orangnya rajin mah ga pa2
semua tentang budaya indonesia klik disini
@aris, Rajin ngapain nih? Harus jelas dong kalau komen.
Dan ketika saya memilih tema Bollywood, saya sudah siap ngeblog lahir batin. I like this topic.
@Indonesia Bollywood, Semoga karir ngeblognya bisa abadi. Salam Namaste.
@Agus Siswoyo, bisa bhs India jg cak?
@Indo Bollywood, little little

@Agus Siswoyo, kuch kuch hota hai
xixixixixixi…….
@Dimas, mujhse dosti karoge?
Kalo menurut sy, ms Agus, sibuk offline itu bisa 2 makna :
1.beneran sibuk offline
2. Cari alasan sibuk offline, krn idenya buntu, atau lg males/yg lainnya (intinya menjadikan offline pelarian alasan).
Memang menjadikan offline jadi biang pelarian kesalahan = kita kurang bijak menyikapinya, namun variabel offline jadi kesibukan memang tetep terbuka pasti terjadi apalagi mereka yg mmg sblmnya sibuk dioffline lalu keonline. Termasuk sy juga….hehehehe…malu nih.
@Aries Kusuma, Jujur sekali mas. Meski berat menjalani, saya lihat mas Aries tetap konsisten ngeblog. Tetap semangat ya..

@Agus Siswoyo, Lebih baik begini ms, terbuka apa adanya, krn bagaimanapun orang lain pasti akan mengethuinya juga.
@Aries Kusuma|Tipssukseskarir, Yes, saya setuju, jujur kacang ijo. Membangun keterbukaan antar blogger juga penting dalam membangun personal branding.
Nambah lagi ms, tulisan ini sy suka, krn lebih terbuka dan sifatnya apa adanya, dan jarang orang berani melakukan ini, krn jujur dan mndobrak tradisi orang Indonesia yg suka yes-yes didepan tp nggak dibelakang. Sy dukung ms, walau kontroversi bg yg lain!! ya bagi sy juga bisa jd evaluasi jg.Nggak salah kan orang lain menilai dirikita kurang, walau sepet, pahit dan asem rasanya…..
@Aries Kusuma, Komentar mas Aries juga jujur sekali. Hahaha…
Memang, walau pahit terasa, kejujuran lebih baik diungkapkan di awal daripada berakibat lebih parah di akhirnya.
@Agus Siswoyo, Betul ms
Waduh. Tadi koment kok luenyap. Satpame galak
@Udin Hamd, Khusus buat warga Tambak Sawah memang diperlakukan super galak mas…

Wew….Provokasi nya Mantaf Mas, hehee…Lanjutkeun !
@Rafi, Hayo, blog mana yang mau saya provokasi lagi?

Aku lihat memang masih sedikit orang indonesia yang memandang blogging sebagai jalan karir. Seneng lihat mas Agus dan teman-teman yang sudah berkomitmen menjadikan blogging sebagai karir.
Aku sendiri memang tidak (mungkin belum) menjadikan blogging sebagai pilihan karir. Investasi, mungkin saja. Alat bantu menunjang bisnis online, pasti.
Sukses buat mas Agus dengan karir bloggingnya
@Catatan Hery, Sekali lagi, ini adalah pilihan mas. Setiap orang punya pertimbangan sendiri-sendiri dalam mengambil keputusan. Asal bertanggungjawab aja.
salam kenal sebelumnya.baru kali ini saya mampir kesini tapi saya menemukan sebuah investasi yang berharga bagi pengembangan blog saya.makasih buat mas agus yang sudah posting artikel ini.saya tambah semangat untuk blogging. salam sukses buat mas agus & salam kenal aja
@aryesnovianto, Salam kenal juga mas Ary. Saya senang jika tulisan saya bisa memberi manfaat nyata bagi pengunjung blog ini.

dulu saya gembor… gembor…. gak ada alansan lagi buat update blog… atau blogging…. sekarang saya bisa memaklumi…. memang sulit untuk di pungkiri… apa lagi masalah yang berat… pikiran tertuju cuma pada masalah… tidak bisa lepas dan ganti ke yang lain….
semua harus di bagi… betul-betul… kalau keadaan memang gak bisa memungkinkan… kita bisa mengalah salah satu… toh kita bukan orang perfect… yang mengatasi kesibukan dan masalah dengan mudah….
nice artiel mas agus… artikel ini menyentuh saya agar bisa membagi waktu lagi buat blog walking…..
@T. Wahyudi, Iya nih, masak mbangun website wae kang. Jalan-jalan ke blog tetangga dong…

saya setuju, mas..
hidup adalah pilihan, termasuk dalam hal ini blogging sebagai pilihan…
Tidak ada yg memaksa kita utk blogging, jadi bila merasa terpaksa atau tidak nyaman melakukannya, buat apa dipaksakan..
@wellsen, Yes, seperti lagu ‘Slow Down Baby, take it easy, just let it flow….”
Asal kita bisa enjoy ngeblog, saya jamin karir ngeblog akan abadi.

Selain faktor keterbatasan waktu, koneksi internet yang bermasalah, dan rasa jenuh, mereka yang merasa begitu mungkin masih belum menemukan feel dari aktivitas blogging itu sendiri kalo menurut saya mas.
Feel dari blogging akan terasa kalo kita memang sudah bisa mencintai dan menjadikan aktivitas blogging sebagai kebutuhan. Kebutuhan buat aktualisasi diri, berbagi, dan juga menambah ilmu serta sahabat.
@iskandaria, Semua karena Cinta. Seperti artikel saya yang kemarin, pada akhirnya cinta akan membawa seorang blogger kembali kepada habitatnya, yaitu blogosphere tempat berbagi pikiran dengan warga blogger lain.
@Agus Siswoyo, bagaimana jika cinta itu dipenuhi dengan keterbatasan?
@kucrit, Ya pintar-pintarnya kita aja ngakalin keadaan. Contoh pembuktian cinta adalah: Masak kalau dilarang pacaran kita langsung nyerah begitu saja. Kan bisa backstreet, long distance atau kalau sudah mantab bgt langsung dilamar ke orang tuanya.
Demikian pula dalam blogging. Selalu ada jalan untuk menyelesaikan masalah. berpikir kreatif dan sedikit keluar dana bisa jadi solusi.
isuk dele sore tempe , mari ngono di dol…wis oleh duit mas heeeeee
saya pikir malah para pebisnis MLM seperti kebanyakan klien web saya…harus punya blog,
selain sebagai interaksi dan tanya jawab member , blog menjalin silahturahmi, klo saya tetap ambil jalan ini mas…
blog bagai buku catatan…bisa tempat belajar orang lain dan diri kita sendiri
@Muhammad Arifin, Itulah salah satu kekuatan blog di banding media Public Relation lainnya. Kemudahan akses dengan pengunjung bisa menjadi nilai lebih sebuah perusahaan. Jadi, selalu tahu apa maunya konsumen.
Bagus banget tulisane,kang.
Jadi semangat nulis neh. Memang blogging itu sebuah pilihan. Menulis ya silahkan..enggak ya gak apa2 Kalo blog itu investasi…saya sangat setujuuuuuuuuuuuuuu! Ibaratnya kita udah menyusun sebuah buku lah. Serbuuuuuuuu
ayo berblogging ria. Maaf terlalu semangat )
@aguscwid, Wah.. wah.. wah…

Komentarnya semangat kali mas. Semoga semangat menulisnya juga selalu menyala setiap saat.
Weleh..! LAris banget blog ini. Yang komen sampai 100 lebih. Blognya memang OK punya.
Salam persahabatan dari Pekalongan.
@M Mursyid PW, Salam kenal juga mas Mursyid. Blog Anda juga bisa kok seperti ini.

saya sih punya tujuan, mungkin bisa di share kan. Blog lah bertahap dan kosisten selama 3 tahun. Lama? tidak, karena itu sudah mendapat kan hasil yang baik untuk di capai hingga 5 tahun blogging dari awal. Nantinya setelah itu, akan terasa manfaat blog yang benar2 ngeBlog. hehe. itu pendapat saya saja.
@hanif IM, 3 tahun? lama amat ya. Tapi moment-nya tepat saat saya nanti sudah punya baby. hehehe…
tumben hari ini tdk ada tulisan baru mas.
@Info Islami, Kemarin saya menulis artikel di bebegendut.com

Silakan di cek…
waktu terus berubah dan kondisi orang pun fleksibel. Mungkin saja yang tidak/kurang konsisten dalam ngeblog kondisinya tidak sesuai dengan angan-angannya dulu pada saat semangat….. kondisi yang bagaimanakah itu? tanya saja kepada mereka…… hehehe..
@kucrit, kondisi yang terjadi bisa jadi seperti yang tersebut dalam artikel saya kemarin yang judulnya Cinta Kan Membawamu kembali Blogging.
Cekidot…!

Really nice article mas…
jadi inget saya sama mas tri wah dulu suka ngompor-ngompori.
pengalaman yang luar biasa ketika bersentuhan dengan blogging, kemudian bisnis online.
menyentuh sekali mas artkelnya, karena akhir2 ini saya jarang blogwalking ke temen2. termasuk mas tri hahahhaha….
@candradot.com, Oh, baru yakin kalau mas Tri dulu semangat sekali. Mungkin karena sekarang sibuk melayani order web jadi nggak pernah jalan-jalan ke blog tetangga.
where’s your new article today? I’ve been waiting for a long time.
@Abdul Rizky, Hari ini saya menulis di blog bebegendut.com Silakan di cek.
Makasih atas atensinya.

Kalau saya malah banyak kesibukan onlinenya he..he..he.. jadi ga bisa ikutan nih…
@Handoko Tantra, Oke deh, saya tunggu kritik dan saran untuk blog saya aja mas.
kena… kena… kena…

)
berhubung saya yg kena kick ama artikel ini jadi numpang lewat aja gan
(cuman saya nggak mengatas namakan sibuk offline mas, saya sibuk online soalnya.
@febri, Order web lagi laris ya mas?
beginilah susahnya jadi manusia amphibi. Hidup di darat atau di laut. Sibuk offline dan online. Memang harus memilih!
@UntungNyata!com | Budhi K. Wardhana, Iya mas, saya juga mengalami begitu. Tapi semua kembali kepada pribadi masing-masing dalam menentukan skala prioritas.
kalo kita sudah memilih, kita harus mempertanggungjawabkannya tuh . jangan karena ke paksa .
pelan pelan saja, namun pasti
Thanks
Imamz
@Imamz, yes, nggak enak kalau melakukan sesuatu sambil dipaksa. Kalau dilaksanakan dengan tulus dan ikhlas, pasti akan berumur lama.
semangat …itulah kata yang saya dapatkan di akhir artikel ini..terima kasih mas Agus sudah mengingatkan saya pada khususnya dan semua blogger untuk terus semangat meniti karir menjadi blogger sejati …..
sukses buat Mas Agus…
@bisnis internet, siiip, semangat juga buat mas Aan…
ijin share di status-ku mas…..thanks
@bisnis internet, langsung monggo…

mungkin mereka masih menganggap ngeblog itu suatu keinginan bukan suatu kebutuhan……
@ghezy, Benar mas. Bagi yang niat ngeblognya masih samar-samar, aktivitas blogging seperti layaknya makan bakso. Kalau pengen ya beli, kalau nggak ya cari yang lain.
Beda dengan yang benar-benar butuh ngeblog. Ibaratnya seperti makan nasi. Kalau sehari tidak ketemu, bingung setengah mati.
Wah saya juga kena nich..
setidaknya ini mengingatkan saya untuk tetap konsisten dalam blogging.. makasih mas…
@dodypku, ada yang kesentil nih…

[...] para blogger, mas Agus Siswoyopun juga pernah menyindir kasus seperti ini ditulisannya, tentang offline jadi sumber penghalang kerja online, monggo jalan-jalan kesana ya. Intinya adalah ke-3 kasus diatas, ada sebuah perilaku suka menuding [...]
Benar sekali mas agus.Kalau blogging itu merupakan suatu pilihan yang harus ataupun tidak wajib dilakukan.Hanya saja blogging itu merupakan soft selling yang bermanfaat bagi perkembangan bisnis kita.
@Cara Dapat Uang, komentarnya kok hampir sama ya. Mau bahas artikel ini, itu, sini dan sana. Sama terus. Sudah untung nggak saya kasih label spam.