Memilih Partner Blogging

Feb 28 2010

Seperti halnya kehidupan nyata, dunia blogging dipenuhi aneka kepentingan. Ada yang memang serius ngeblog for money, ada juga yang cuma iseng cuap-cuap nampang di halaman orang lain.

Nah, dalam aktivitas blogging sehari-hari tanpa kita sadari kita telah membentuk semacam kelompok-kelompok yang menjadi tempat berkumpulnya beberapa blogger yang memiliki ketertarikan terhadap topik yang sama.

Istilah kerennya, terbentuklah yang namanya geng blogger. Contohnya: geng Jakarta, geng ABG, geng Surabaya dan lain-lain. Mereka kerapkali mengadakan aktivitas online bersama-sama. Bahan obrolannya pun bervariasi. Dari hal-hal teknis blogging, isu-isu sosial yang berkembang, update portal berita hingga curhat pribadi.

Setelah beberapa waktu berteman, kita akan merasakan efek yang ditimbulkan. Apakah membawa keuntungan? Atau justru menjadi buntung? Atau bahkan kita semakin kebingungan menentukan kelanjutan nasib blogging?

Supaya tidak dibuat bingung kehidupan blogosphere, kita perlu melakukan seleksi ulang teman-teman kita. Siapa yang patut dipertahankan dan siapa yang cukup dikenal hanya dari namanya saja.

Orang-orang yang patut kita pertahankan sebagai teman setidaknya memiliki salah satu sifat di bawah ini.

  1. Orang yang menginginkan kesuksesan kita. Ini jelas. Buat apa berteman dengan orang yang setiap saat melemahkan semangat sukses kita.
  2. Orang yang memiliki bakat atau keunggulan dan bisa menyempurnakan kelemahan kita.
  3. Orang yang bisa mengoreksi kekurangan kita dengan cara yang kita inginkan. Bukan kritik asal mengkritik atau menyalahkan dengan niat menjatuhkan.
  4. Orang yang bisa membimbing kita dengan keahlian yang dimiliki.
  5. Orang yang mengikuti gagasan kita atas kemauan sendiri. Bukan karena hutang blogroll, backlink atau sejenisnya.
  6. Orang yang bisa kita ajak chat, berteman dan bersahabat.
  7. Orang yang bisa membicarakan keunggulan kita dengan orang lain.
  8. Orang yang mengakui dan menghargai perbedaan dan tidak mempersoalkan perbedaan.

Pepatah lama mengatakan: jika ingin baumu wangi, maka berkumpullah dengan para penjual minyak. Kalau kita mendatangi tukang jagal sapi, bukan bau wangi yang di dapat. Sangat mungkin sebaliknya.

Semoga tidak salah pilih teman.


Related posts:

  1. Blogger Dewasa Awal Yang Kebingungan Memilih
  2. Mas Hengky Dalam Sejarah Blogging Agus Siswoyo
  3. Cinta Kan Membawamu Kembali Blogging
  4. Aktualisasi Diri Lewat Blogging
  5. Julia Perez dan Feminisme Dalam Blogging
  6. Pengkutuban Pergaulan Blogger: Rahasia Umum yang Tidak Terpublikasikan
  7. Peranan Invisible Hand dalam Blogging
  8. Pengorbanan Terbesar Seorang Blogger

83 responses so far

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons