Menjadi Penulis Berharga?!…

Mar 01 2010

Oleh: Fatchurrohman SAg

“Lama absen dari dunia blogging ternyata tidak bisa membuat saya tertidur pulas. Pikiran saya terus berangan-angan kapan saya bisa melanjutkan aktifitas satu ini. Mas tentu masih ingat (kalo tidak lupa) dengan DA’WATY DA’WATUNAA-nya bapakechilpii.blogspot.com. Ya itulah blog saya yang dulu saya rancang untuk blog religi. hampir lima bulan saya meniggalkannya karena alasan keadaan. (no fulus, disconnect, familys problem and other).

Saat ini, alhamdulillah Allah SWT memberikan anugrah sekaligus amanah kepada saya berupa warung internet milik sendiri (titipan Allah SWT) dengan koneksi cepat, speedy. Gairah untuk blogging terasa kembali, begitu menusuk hati dan sangat menyakitkan. Tapi ada satu kesulitan yang saya hadapi, DARI MANA DAN BAGAIMANA SAYA HARUS MEMULAI LAGI…

Saya yakin dan percaya Mas Agus bisa bantu saya memberikan masukan dalam mengatasi kesulitan-kesulitan ini, karena dari sejak awal saya berkesempatan jalin silaturrahim sama Mas Agus di dunia maya, Mas Agus tidak pernah meninggalkan blog saya sampai detik terakhirpun (sampai mungkin Mas Agus beranggapan bahwa blog saya sudah tak berpenghuni)

Saya sangat berterima kasih. Tolong bantu saya Mas…”

================

Itulah pesan yang saya kirim tadi malam secara khusus kepada mas Agus lewat facebooknya. Pesan itu pula yang membawa saya sampai di sini, di kontes Agus siswoyo. Com mencari bintang co-writer. Kontes yang dirancang untuk merangsang kemampuan menulis blogger pemula, kontes yang diciptakan untuk membudayakan menulis sebagai salah satu bentuk demokrasi dalam berpendapat dan mengeluarkan pemikiran. Mengapa harus co-writer atau penulis tamu? Ya… karena artikel yang diikutkan kontes disyaratkan ditulis di dashboard blog Agussiswoyo.com, bukan di blog masing-masing peserta kontes.

Ada satu hal yang paling inti dari adanya kontes ini, yaitu adanya ajakan untuk menulis, menulis dan tetap menulis. Tidak peduli seperti apapun bentuk dan temanya, yang penting tetap menulis.

Sejenak kita berfikir mengapa disana sini sering digalakkan kontes-kontes yang berbau menulis. Ada kontes co-writer, ada lomba SEO, ada paid to review dan banyak lagi yang lain. Ada apa sebenarnya dengan “menulis” ?

Mari kita kembali mengkaji sejarah. Rosulullaah SAW menerima wahyu pertamanya dengan tema Iqra’, “ bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya ”. Kata kalam dalam ayat diatas mempunyai maksud bahwa Allah SWT mengajar manusia dengan perantara tulis baca.

Subhaanallah … ternyata menulis adalah sunnatullah, ajaran mulia dari Allah SWT. Tidak salah jika aktifitas menulis adalah salah satu hal yang dapat mempunyai nilai ibadah. Di dalamnya terkandung manfaat-manfaat yang luar biasa besar.

Menulis dapat menjadi jembatan ilmu pengetahuan yang dibutuhkan manusia. Menulis juga menjadi modal awal sebuah peradaban karena dengan menulis akan ada aktifitas membaca, dengan membaca akan tumbuh ilmu, dengan ilmu akan ada sebuah realita terarah. Menulis juga dapat digunakan sebagai sarana ekspresi diri dan pelampiasan emosi dengan berbagai macam motif dan tujuan.

Di masa kini, menulis bukan lagi sebagai hal yang aneh. Kemajuan teknologi telah menjadikan menulis seolah-olah menjadi santapan tiap hari yang hampir tidak bisa ditinggal, mulai dari SMS, chatting, blogging dan yang lain. Termasuk saat ini… kontes Agus Siswoyo.Com Mencari Bintang Co-Writer yang didalamnya adalah memadukan unsur teknologi dengan kegiatan menulis.

Kalau Anda  seorang blogger atau calon blogger, Anda  tidak perlu pesimis tulisan Anda  tidak bermanfaat. Tinggal bagaimana Anda menata niat dan tujuan serta bagaimana Anda  menyajikan tulisan itu sendiri karena salah-salah Anda menata niat, tujuan dan menyajikan tulisan justru akan membawa kepada hal-hal yang dilarang oleh negara dan agama. Jauhi tulisan yang menfitnah, yang menyebarkan kedengkian, yang mengobarkan permusuhan, yang menyebarkan kehinaan dan perbuatan-perbuatan dosa. Insyaallaah Anda dan tulisan Anda akan berharga dalam pandangan siapapun termasuk dalam pandangan Allah subhanahuu wa ta’alaa.

MAU JADI PENULIS BERHARGA ?!…  SELAMAT MENULIS

Related posts:

  1. Geliat Penulis Muda: Pertarungan Semangat, Visi dan Misi
  2. Penulis Harus Berani Berkompetisi
  3. Blogger Adalah Segalanya, Karena Itu Berbanggalah Menjadi Seorang Blogger
  4. Jalan Awal Penulis
  5. Obsesi Menjadi Co-Writer Blog
  6. Syarat Mutlak Menjadi Master Of Entrepreneur
  7. Kerjasama Pembaca Dan Penulis
  8. Menjadi Nomor Satu Dalam Pencarian Google

77 responses so far

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons