Menjadi Penulis Berharga?!…
Oleh: Fatchurrohman SAg
“Lama absen dari dunia blogging ternyata tidak bisa membuat saya tertidur pulas. Pikiran saya terus berangan-angan kapan saya bisa melanjutkan aktifitas satu ini. Mas tentu masih ingat (kalo tidak lupa) dengan DA’WATY DA’WATUNAA-nya bapakechilpii.blogspot.com. Ya itulah blog saya yang dulu saya rancang untuk blog religi. hampir lima bulan saya meniggalkannya karena alasan keadaan. (no fulus, disconnect, familys problem and other).
Saat ini, alhamdulillah Allah SWT memberikan anugrah sekaligus amanah kepada saya berupa warung internet milik sendiri (titipan Allah SWT) dengan koneksi cepat, speedy. Gairah untuk blogging terasa kembali, begitu menusuk hati dan sangat menyakitkan. Tapi ada satu kesulitan yang saya hadapi, DARI MANA DAN BAGAIMANA SAYA HARUS MEMULAI LAGI…
Saya yakin dan percaya Mas Agus bisa bantu saya memberikan masukan dalam mengatasi kesulitan-kesulitan ini, karena dari sejak awal saya berkesempatan jalin silaturrahim sama Mas Agus di dunia maya, Mas Agus tidak pernah meninggalkan blog saya sampai detik terakhirpun (sampai mungkin Mas Agus beranggapan bahwa blog saya sudah tak berpenghuni)
Saya sangat berterima kasih. Tolong bantu saya Mas…”
================
Itulah pesan yang saya kirim tadi malam secara khusus kepada mas Agus lewat facebooknya. Pesan itu pula yang membawa saya sampai di sini, di kontes Agus siswoyo. Com mencari bintang co-writer. Kontes yang dirancang untuk merangsang kemampuan menulis blogger pemula, kontes yang diciptakan untuk membudayakan menulis sebagai salah satu bentuk demokrasi dalam berpendapat dan mengeluarkan pemikiran. Mengapa harus co-writer atau penulis tamu? Ya… karena artikel yang diikutkan kontes disyaratkan ditulis di dashboard blog Agussiswoyo.com, bukan di blog masing-masing peserta kontes.
Ada satu hal yang paling inti dari adanya kontes ini, yaitu adanya ajakan untuk menulis, menulis dan tetap menulis. Tidak peduli seperti apapun bentuk dan temanya, yang penting tetap menulis.
Sejenak kita berfikir mengapa disana sini sering digalakkan kontes-kontes yang berbau menulis. Ada kontes co-writer, ada lomba SEO, ada paid to review dan banyak lagi yang lain. Ada apa sebenarnya dengan “menulis” ?
Mari kita kembali mengkaji sejarah. Rosulullaah SAW menerima wahyu pertamanya dengan tema Iqra’, “ bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya ”. Kata kalam dalam ayat diatas mempunyai maksud bahwa Allah SWT mengajar manusia dengan perantara tulis baca.
Subhaanallah … ternyata menulis adalah sunnatullah, ajaran mulia dari Allah SWT. Tidak salah jika aktifitas menulis adalah salah satu hal yang dapat mempunyai nilai ibadah. Di dalamnya terkandung manfaat-manfaat yang luar biasa besar.
Menulis dapat menjadi jembatan ilmu pengetahuan yang dibutuhkan manusia. Menulis juga menjadi modal awal sebuah peradaban karena dengan menulis akan ada aktifitas membaca, dengan membaca akan tumbuh ilmu, dengan ilmu akan ada sebuah realita terarah. Menulis juga dapat digunakan sebagai sarana ekspresi diri dan pelampiasan emosi dengan berbagai macam motif dan tujuan.
Di masa kini, menulis bukan lagi sebagai hal yang aneh. Kemajuan teknologi telah menjadikan menulis seolah-olah menjadi santapan tiap hari yang hampir tidak bisa ditinggal, mulai dari SMS, chatting, blogging dan yang lain. Termasuk saat ini… kontes Agus Siswoyo.Com Mencari Bintang Co-Writer yang didalamnya adalah memadukan unsur teknologi dengan kegiatan menulis.
Kalau Anda seorang blogger atau calon blogger, Anda tidak perlu pesimis tulisan Anda tidak bermanfaat. Tinggal bagaimana Anda menata niat dan tujuan serta bagaimana Anda menyajikan tulisan itu sendiri karena salah-salah Anda menata niat, tujuan dan menyajikan tulisan justru akan membawa kepada hal-hal yang dilarang oleh negara dan agama. Jauhi tulisan yang menfitnah, yang menyebarkan kedengkian, yang mengobarkan permusuhan, yang menyebarkan kehinaan dan perbuatan-perbuatan dosa. Insyaallaah Anda dan tulisan Anda akan berharga dalam pandangan siapapun termasuk dalam pandangan Allah subhanahuu wa ta’alaa.
MAU JADI PENULIS BERHARGA ?!… SELAMAT MENULIS
Related posts:
- Geliat Penulis Muda: Pertarungan Semangat, Visi dan Misi
- Penulis Harus Berani Berkompetisi
- Blogger Adalah Segalanya, Karena Itu Berbanggalah Menjadi Seorang Blogger
- Jalan Awal Penulis
- Obsesi Menjadi Co-Writer Blog
- Syarat Mutlak Menjadi Master Of Entrepreneur
- Kerjasama Pembaca Dan Penulis
- Menjadi Nomor Satu Dalam Pencarian Google


mari menulis
@Bundapreneur, mari mari…
@arief maulana, yo yo yo…

@Ahmad Subandono, Yes..yes..yes
@Aries Kusuma|Tipssukseskarir, Pengen nyempil disini..
@Bundapreneur, mari…
@Bundapreneur, tumben ngggak ada yang beli Pertamax…
Ternyata koment pertama lebih kreatif dan provokatif.
@UntungNyata!com | Budhi K. Wardhana, karena sekarang lagi deman kalimat “Jangan Ada Pertamax di antara Kita”

@UntungNyata!com | Budhi K. Wardhana, hehehe…..untuk saya komen pertamAx bermakna dia ga baca artikelnya…….kalau saya fast reading N buat analisa singkat, n komen singkat…..sblm komen lanjutan setelah membaca ulang.
Selamat kembali ke dunia menulis…..ini kontestan pertama yah?
@Bundapreneur, bukan kontestan pertama bunda.. tapi publish pertama.
@Bundapreneur, BUnda benar, ini lho my old friend yang comeback.
@Agus Siswoyo, wah buka kartu nih
+1 aja gan..
@mh, yups…
@fatchur, hahaha di sini toh kejadiannya… maap gan.. saya mau kasih komentar nih.
berhubung saya gak ngerti agama Islam, jadi saya gak bisa komentar..
sejauh ini saya lebih suka artikel yang netral..
kalo yg berbau2 agama, lebih baik di tempat yg khusus aja.
@mh, OOO jadi gak ngerti agama islam toh.
gak perlu diterusin kalau gitu… paling juga gak ngerti lagi.
maaf ini bukan sara. saya cuma menyampaikan apa yang saya tahu. soal suka atau tidak, itu bukan urusan saya.
tempat khusus? terserah saya mau menempatkan. kalau ada yang merasa dirugikan saya minta maaf. silahkan dibuang saja.
membaca memang menjadi tumpuan dalam menulis, karena membaca bukan hanya dapat dari sebuah tulisan, namun dapat dilakukan dari semua yang ada disekitar kita…..
@ghezy, betul betul betul
@fatchur, kaya di film upin ipin ajah mas…..
@ghezy, yaa… itu kan film kesukaan saya
Sukses ya mas
@tetenw(blog sehat), sama sama
Satu hal yang saya pelajari dari nilai-nilai religi adalah segala perbuatan dinilai dari niatnya. Jadi, mas Fatchur comeback menulis dengan niat apa? Apakah ada motivasi pribadi?
@Agus Siswoyo, berbagi pengetahuan religi…
@fatchur, kan ada banyak blog dengan tema religi, nggak takut kesaing mas?
@Agus Siswoyo, biasa aja. blog religi kan bukan tuk saingan. justru semakin banyak malah semakin bagus. berarti ada kepedulian untuk saling menyebarkan kebaikan juga amar ma’ruf nahi munkar
Budaya menulis perlu digalakkan pada generasi muda….. wkw wkkwkw
@joko santoso, perlu sekali mas. kalo tidak ya gak akan ada kontes ini mas.
O. . .ini mulai publish pertamax za. . .
Salam kenal aja dulu ama peserta pertama.
@Udin Hamd, salam kembali mas, mampir di blog saya juga ya…
seperti halnya cinta pada sesama manusia, diuji saat berjauhan
begitu juga cinta kepada blog/menulis, diuji saat sekian lama istirahat ngeblog
masih ada rasa kangen apa nggak….
@suarakelana, ya begitulah.. dan saya sudah merasakan
Menulis memang harus memiliki tujuan yang jelas. Tujuan sederhana dalam menulis ya belajar menulis…
@Habib Yunus, betul
Mantafffph….Lanjutkan Mas
@Rafi, insyaallaah… kita lanjutkan. pelan-pelan asal pasti dan ikhlas akan lebih baik dari pada terburu-buru.
Tujuan paling mulia dari kegiatan blogging, menurut saya, adalah berbagi pengetahuan. Sekecil apapun pengetahuan yang kita anggap tidak signifikan artinya, bisa dipandang berbeda oleh pembaca.
Bukankah hal-hal sepele dan kecil yang sering bikin kelimpungan saat lupa? jadi kenapa tidak mulai dengan menuliskan hal-hal sepele dan ringan namun memang bermanfaat nyata?
seperti halnya jarum jahit tangan, kelihatannya kecil tapi kalau butuh… dicari juga
Kali ini blognya ms Agus, terasa religiusnya
Memang mas Fatchur, selama tulisan ini kita nikmati sj, ya syukur2 bisa memuaskan para rekan blogger lainnya, maka sy merasa tulisan kita akan senantiasa berharga dimata kita bahkan rekan2 lainnya. Namun jika dimata Allah SWT, ya tentunya aspek benar dan salah harus dipertimbangkan, karena ini sudah urusan tidak bebas nilai
@Aries Kusuma|Tipssukseskarir, makanya nulis juga kudu hati-hati mas aries….
1. Agak penasaran dengan maksud pencantuman tanda tanya yang diikuti tanda seru pada judul artikel ini.
2. Semakin enjoy di blog ini dengan adanya fasilitas convert to PDF. Memudahkan saya untuk save artikel yang dirasa penting.
3. Wellcome Mas fatchur , Blogsphere akan selalu menantikan tulisan2 kreatif dari Anda.
@Umar Puja Kesuma, 1. maunya ajakan sama tawaran … agak susah bikinnya sih. mungkin sampeyan punya saran pak
2. betul pak. cuma di blog saya belum ta’ kasih
3. insyaallaah 3x
Blogger lama yang kembali lagi ya mas fatchur.. Mantab sekali tulisanya.. Sukses di kontesnya mas agus ya..
@Agus, terima kasih mas. doakan saja semoga gak pingsan lagi…
@Agus, iya nih, saya nggak sangka meski lama nggak tampil tapi tetap nggak hilang sentuhan khas-nya.
@Agus Siswoyo, wkwkwkwkwk.. semoga itu bukan pujian
Ikut nibrung nih
@Indra, boleh boleh boleh
Salam kenal Mas Fatchur, selamat menjadi peserta kontes yang pertama kali di publish… terima kasih sudah berbagi tentang menulis blog, artikel yang mantab mas…
@yons, salam kenal juga.
menulis sesuatu yang memberikan informasi kepada pembaca bisa juga dikategorikan ibadah dan amal, kira2 gitu ya gambarannya?? tapi biasanya yang jadi pertanyaan, apakah informasi yang kita tulis itu benar-benar benar? mungkin itu yang menjadi ketakutan sebagian orang untuk memulai menulis yaitu takut disalahkan.
@evan, selama informasi yang diberikan berguna bagi orang lain bukan untuk hal yang dilarang agama, maka itu bisa dikategorikan ibadah. kalau tidak yakin yang ditulis adalah benar, ya.. jangan diterusin nulisnya. tapi kalau sifatnya kita membuka diri untuk menerima saran maupun pembenaran dari orang lain apabila ada kesalahan, kenapa mesti takut. toh kesalahan itu adalah bukan kesengajaan.
kalau sengaja menulis hal-hal yang salah …itu mah lain lagi urusannya. wallaahu a’lam
ikut komentar ah, insya allah besok tulisan saya gantian di pajang. hehe, (pede)
@hanif IM, sudah dikasih tahu belom sama yang punya rumah???
saya ucapin selamat deh kalao memang iya… mudah mudahan sukses
Ini yang dibilangin oleh mas AGus, yang tempo hari mulai diberikan ucapana selamat atas kembalinya maske dalam dunia blogging lagi ya ???
@Khalid Abdullah, betul betul betul.
@Khalid Abdullah, Yo’i bro…
Ini lho the next star. Tidak sabar menunggu aksi selanjutnya…
@Agus Siswoyo, saya tak mau jadi bintang. cukup disini saja, dibumi. hehehe
artikel yg menyejukkan
menambah semangat saya untuk lebih rajin menulis
meski dengan kemampuan terbatas dan ala kadarnya
saya sudah sangat senang jika ada yg mendapat manfaat dari artikel2 yg saya posting di blog
trims
jadi panas kita bacanya mas
(panas pengen ikut kontesnya, bukan panas karna menyebut nama Tuhan. hehehe…
keren ni tulisan! tapi saya ngebacanya dapet kesann kurang general, dan hanya ditunjukan bagi yang beragama Islam
tapi tetep bagus koq
PS : to mas Agus, tulisan ku yang buat kontes yang ku submit malem ini yah mas

PSS : perasaan tulisan yang ada berkembang2nya itu udah tak masukin trash, koq malem ini masuk post editornya ada lagi tulisannya? apa aku yang lupa yah? hehehe….
selamat ya mas sdh jadi peserta yang artikelnya di publish pertama kali.
@Andrik Sugianto, matur nuwun
warnet sendiri mas ? woow ada game online ga ? kalo ada saya mampir dong
@Arief Rizky Ramadhan, ada… mau mampir??? monggo
@Arief Rizky Ramadhan, nih anak teteup aja nggak bisa jauh dari game…
@Agus Siswoyo, hiburan aja biar gak suntuk. tapi jangan ditiru lho. saya saja lagi terapi untuk menjauh dari game. do’akan biar berhasil.
niat itu sangat perlu . dan bertindak adalah salah satu bentuk kesungguhan dalam menulis . sukses Mas dengan semangat baru nya
Thanks
Imamz
@Imamz, betul. terima kasih motifasinya
sepertinya blog mas fatchur seide dengan blog saya
@Info Islami, oh ya…
menjadi penulis berharga merupakan impian setiap orang.
tulisan yang berbobot…membuat pembacanya semangat….semangat jg untuk penulisnya…
@naniex, Eh, ada Jeng Nanik mampir. Monggo bu, minum cendol dulu…

@naniex, sama sedotannya gak?
@agus n Fatch: terima kasih lo untuk es cendolnya….tp es cendolnya ditambah degan y…
@naniex, boleh boleh boleh