Monthly Archives: June 2010

Plugin dan Tips Untuk Memaksimalkan Performa dan Kecepatan WordPress

Oleh: Satrya

Performa dan kecepatan sebuah situs atau blog merupakan salah satu kunci kesuksesan dan menjadi syarat mutlak apabila anda ingin mempunyai banyak pengunjung. Mungkin anda pernah mengalami berkunjung ke sebuah blog dengan loading yang sangat lama, apa yang ada rasakan ? Sebagian besar pasti akan langsung meninggalkan blog tersebut, walaupun misalkan blog anda memiliki artikel-artikel yang bagus dan bermanfaat tapi juga anda harus memperhatikan kenyamanan pengunjung dengan lebih memperhatikan loading blog anda.

Semenjak saya mengenal wordpress dan menggunakannya, saya mencoba mencari cara agar performa wordpress lebih baik dan kecepatan loading menjadi bertambah. Berikut beberapa trik agar performa blog wordpress anda meningkat. Continue reading

Tulisan Antologi: Gado-gado Tapi Tetap Idealis

Secara sederhana, antologi dapat diartikan sebagai kumpulan posting blog yang terdiri dari bermacam-macam topik dan bentuk penyajian tetapi tetap memiliki satu benang merah antar cerita. Alias kesamaan tema.

Kalau mendengar kalimat ‘benang merah’, pikiran saya jadi melayang ke parodi ‘Opera Van Java’ yang hampir tiap hari menyapa kita melalui lawakan-lawakan mereka. Seperti itulah. Meski para pemain OVJ kerapkali melencengkan percakapan, toh pada akhirnya menyusun sebuah cerita.

Kalau di terapkan dalam dunia blogging jadinya seperti ini nih. Misalnya, blog Anda membahas bisnis online, maka Anda bisa menyajikan berbagai jenis tulisan kepada pengunjung blog. Bisa berupa artikel, essay, puisi, cerpen, wawancara tokoh, curhat pebisnis bahkan cerita jenaka. Jadi, tidak melulu serius terus. Continue reading

Menyikapi Peristiwa Yang Berada di Luar Skenario

Saya terjebak macet parah di jalur Gempol-Porong. Sepertinya sudah menjadi kebiasaan umum. Justru aneh kalau hari sabtu disini tidak macet. Tapi kali ini parah sekali, selama 1 jam kendaraan tidak bergerak sama sekali.

Perjalanan audit dari Pasuruan kali ini saya memilih naik bus umum. Saya mencoba memulai kebiasaan lama untuk berinteraksi dengan para pedagang asongan yang kebanyakan warga Madura. Sekalian mengasah daya kritis bekal menjadi penulis. Itu kata mas Fadly Muin.

Nah, saat terjebak kemacetan ini aneka macam reaksi penumpang muncul. Seorang bapak marah-marah nggak jelas. Hal ini diwujudkan dengan tindakan mengumpat pak sopir yang menolak saran melalui jalan tikus. Di belakang saya, duduk seorang ibu yang memilih bermain bersama anaknya yang lagi rewel. Continue reading