Seperti halnya tulisan mas Andik Setyo Budiono tentang manajemen resiko, dunia blogging pun mengandung sejumlah resiko yang meliputi di sekelilingnya. Saya tidak tahu tujuan awal anda ngeblog. Pastinya tiap orang punya alasan tersendiri mengapa menjadi seorang blogger.
Anda telah keluar dana ratusan ribu bahkan jutaan rupiah dan menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer. Tapi sadarkah anda bahwa semua itu mengandung resiko? Bisa saja investasi blogging hanyalah sebuah kalimat retoris yang tidak akan habis dibahas.
Tidak peduli ngeblog di domain yang gratisan maupun berbayar, patut disadari bahwa setiap langkah yang Anda ambil menyimpan sejumlah resiko. Resiko ini bisa berupa fisik maupun non fisik. Resiko yang membawa kebaikan maupun resiko yang merugikan.
1. Kesehatan
Yang pertama tentu saja kesehatan. Saya justru meragukan kalau tidak ada blogger yang tidak pernah sakit akibat berlama-lama di depan komputer. Beberapa penyakit yang sering menghinggapi blogger adalah kurang darah, sakit kepala sebelah, penyempitan pembuluh darah hingga yang paling ekstrim adalah kemandulan.
Silakan browsing di Google untuk info seputar makanan sehat bagi netter supaya tidak sampai kelebihan berat badan ataupun terlalu kurus. Baca juga tips refrehing supaya otak tidak over muatan informasi yang semakin hari makin ganas menyerang warga dunia maya.
2. Sosial Kemasyarakatan
Dalam hal kehidupan bersosial dengan dunia nyata, jangan sampai Anda mencontoh Paijo Subejo yang tidak pernah berinteraksi dengan tetangga kiri-kanan sehingga mengalami miskomunikasi. Kalau tidak sempat ngobrol intensif, paling tidak ya ikutan nimbrung di acara rapat RT gitu lah.
Begitu pun terhadap anggota keluarga lainnya. Jangan sampai laptop jadi isteri (pacar) pertama melebihi isteri yang nyata. Bagi yang masih lajang, jangan sering-sering mencari kepuasan lewat jalur online. Yang nyata lebih bermakna. Hahaha.
3. Karier
Pada umumnya, para narablog adalah makhluk amfibi yang juga berada di dua kuadran ekonomi sekaligus. Dengan mengambil sikap sebagai blogger, bisa jadi ini akan membuat Anda tidak fokus menghadapi pekerjaan offline. Buru-buru naik jabatan, diperpanjang kontrak kerja saja belum tentu.
Bagi yang mengambil jalan mandiri dan keluar dari pekerjaan offline, tantangan pertama adalah bagaimana bisa menyambung hidup di tahun pertama berbisnis online. Banyak kisah inspiratif yang layak dijadikan referensi dalam hal ini. Salah satunya adalah cerita penulis Jonru yang pernah mengalami tidak ada pemasukan sama sekali dalam satu bulan.
4. Keuangan
Semua tahu blogging itu butuh dana untuk beli domain, sewa hosting, autoresponder dan koneksi internet tiap bulan. Bila Anda tergabung dalam sebuah affiliasi, mungkin masih butuh dana tambahan untuk promosi melalui space iklan. Kalau tidak memperhitungkan resiko utama ini, bisa jadi Anda akan kecewa seumur hidup karena merasa salah pilih tempat investasi.
Kecuali bila sejak awal Anda ngeblog memang niatnya untuk berbagi, bukan monetisasi. Pun demikian pastinya Anda masih harus mengukur efektifitas langkah-langkah yang telah diambil.
5. Popularitas
Ketenaran itu ibarat pisau bermata dua. Bila bijak mengelola maka bisa mendatangkan manfaat. Sebaliknya, ketenaran yang di dapat dari blogging sekali waktu bisa mendatangkan berbagai masalah. Dibanjiri komentar miring dan kehilangan privasi adalah salah resiko dunia bloggingtainment.
Wah, ngeri ya. Kok banyak banget resikonya. Apa lebih baik tidak usah ngeblog saja biar nggak dapat resiko?
Pepatah mengatakan: no pain no gain, high risk high gain. Kalau mau sukses memang harus siap menanggung berbagai macam resiko. Seseorang tidak akan menikmati manisnya buah nangka kalau nggak mau kena getahnya. Kalaupun Anda tidak ngeblog, kehidupan di luar juga penuh resiko.
Jadi intinya adalah, hidup penuh resiko. Dan ketika Anda telah memilih dunia blogging, maka hadapilah resiko dengan pemikiran jernih, pertimbangan-pertimbangan logis dan mental menjadi pemenang.
Selamat berinvestasi…!
Related posts:


top markotop, lengkap banget diulasnya, resiko itu ada mas ya? karena mulai hidup di dunia saja sudah resiko, setidaknya berani mengambil resiko itu dan menjalaninya dengan sungguh2, hasilnya juga memuaskan nantinya… hehe.
@hanifmahaldi, tulisan ini nggak ngetob-ngetob banget kok mas. lihat aja komen di bawah, nggak semuanya setuju.
[...] This post was mentioned on Twitter by Agus Siswoyo, Agus Siswoyo. Agus Siswoyo said: Resiko Berinvestasi Dalam Blogging: Seperti tulisan mas Andik Setyo Budiono tentang manajemen resiko, duni… http://bit.ly/cQSej6 [...]
Wah mantab …, tapi jujur Nunu murni ngeblog hanya ingin berbagi aja, namun dari online ternyata banyak banget manfaatnya sampek dapet kerjaan segala juga dari dunia online yang kemudian di lanjutkan dengan dunia nyata. salam kenal mas … semoga ini dapat menyambung tali persaudaraan
@Nunu, salam kenal juga. jangan kapok main kesini ya.
[...] pada bulan-bulan awal ngeblog, saya nggak mau mikir profit dulu. saya menganggap semua biaya adalah investasi jangka panjang untuk dunia dan [...]
Nice info gan.. aku baru tau loh klo ada resiko2 seperti ni..
kalo dipikir2, yg paling kerasa sih point no 2 n no 3..
@rahma, belajar fokus mas. banyak referensi dari kawan-kawan blogger lain tentang ilmu fokus. silakan blogwalking.
apapun resikonya, minumnya TEH BOTOL SOSRO…
@mh, makannya mie yabbi bandung ya, kok jadi mabok gini mas?

@mh, enakan teh botol SUSU mas
Memang sudah seharusnya kita memikirkan segala resiko itu ya…

jangan sampai kita ” mengorbankan” yang seharusnya tidak kita korbankan….
@andry sianipar, eling dan sadar diri mas…
Kesehatan paling penting,,, sedikit sharing kalau kita tidak bisa menghindari pantangan (berlama-lama di depan komputer), meningkatkan stamina tubuh harus tetap di jaga (buat saya paling minum suplemen),,,,
@ago, suka minuman yang Super Joss itu ya mas?
@Agus Siswoyo, Bukan yang jos Mas, bahkan yang itu juga ada resikonya,, multivitamin seperti Becom-c (yang ada vitamin B Kompleksnya mas),,, resep dari istri kebetulan istri dari bagian kesehatan,,,,
@ago, asyik ya punya dokter pribadi…
Yang penting kita bisa mengelola resiko itu dengan baik dan mengambil banyak pembelajaran serta investasi positif untuk konsep diri kita dimasa depan,,,
@Agus Supriatna, sip deh, kolaborasi investasi jangka pendek dan jangka panjang.

Setiap resiko saya kira pasti mengandung ilmu pengetahuan baru mas, jadi jadikan setiap resiko itu sebagai ilmu kemudian ambil yang baiknya bagi diri kita ketika disapa resiko.
sip lah
@ismail, idealnya sih, makin besar tantangan yang dihadapi semakin besar pula value added yang kita miliki.
@Agus Siswoyo, Siiip Lahaaaaaaaaaaa
Resiko? Kayaknya itu bukan resiko deh, tapi keuntungan Tinggal melihatnya aja dari sudut pandang mana.
@Lutvi Avandi, ono bantal ono guling. ibarat sebuah koin mata uang, plus dan minus selalu ada mas.
MEMANG BERAT BANGET MAS….,APALAGI SAYA KAYAK PENYAKIT HE..HIKS
@ALHIJR ADWITIYA, komennya nggak jelas nih…
Modal kesehatan bener kerasa banget Mas Beban kerja yang dihadapi ditambah jam blogging, jatah tidur juga semakin sempit. Kesehatan pun terasa sangat drastis menurun. Hanya semangat yang bisa menanggulangi keadaan ini
@Erdien, sama mas dengan apa yang saya alami saat ini. kalau nggak punya motivasi berlipat ganda, sudah pasti terkapar di tengah jalan.
Kalo ada keuntungan pasti ada resiko
dunia ini emang penuh sisi positif dan negatif
semua bisa dianalisa kok…
bang, aku minta saran
enaknya belajar ngeblog ala blogger itu di situs/blog mana
arigato….
@imamshyhox, saya sarankan join CafeBisnis saja mas. Nggak perlu yang berbayar. Yang free saja dulu. Kalau cocok, baru nanti upgrade ke premium member.
Setelah melahap habis semua tulisan mas agus dan membaca komentar-komentarnya, saya jadi punya kesimpulan “Namanya ya juga sudah milih, yang namanya resiko (konskwensi) itu ya tetap ada. Jadi ya tinggal kita-kitanya aja mau memilih yang mana karena hidup anda adalah pilihan anda”
@Novianto Syahmud, pinter, mulai besok naik kelas ya. hehehe…
begitulah mas. ngeblog penuh pilihan. kalau sudah milih harus siap dengan resikonya.
@Agus Siswoyo, saya harap bisa dapar nilai bagus nie mas,heheheh…
di raportnya ada nilai merahnya ngk?
semua orang ingin seimbang dalam hidup ini. Tapi biasanya untuk berprestasi, seseorang akan mengorbankan salah satu atau beberapa aspek dahulu sehingga kehidupannya menjadi tidak seimbang lagi.
Pada saatnya nanti setelah tujuan tercapai, titik keseimbangan itu akan tercapai juga.
Jadi utk menjadi blogger sejati pun mungkin seperti itu, butuh investasi dan pengorbanan pada beberapa hal.
Kalau tujuannya sdh tercapai, investasi dan pengorbanan itu akan terbayar juga.
@aas maesyanurdin, mas Aas benar, butuh waktu supaya semua pengorbanan terbayar. secara alami biasanya ‘kekacauan’ akan berangsur menjadi kedamaian dengan sendirinya.
maaf mas, kritik nih, apakah gak lebih baik emoticonnya seperti yang sebelum ini biar sesuai visi dan misi blog ini?
jujur nih, emoticon yang ini terlalu rame, kontras ma visi dan misi blog ini
sukses mas Agus ya
@Catatan Blogger Amphibi, habis upgrade WP 3.0 belum sempat utak-atik plugin. besok saya atur lagi deh. makasih sarannya.
@Agus Siswoyo, wp dot com ada upgrade-nya nggak ya? berharap ada nilai lebih dengan yg gratisan. wakakakak…
@Adam Jawa, setahu saya nggak ada upgrade mas.
artikel ini kena banget di saya mas, ju2r karena blogging adalah sebuah pilihan maka saya harus siap menelan resiko ini. walau hrs tidur 4 jam sehari semalam aq rela, kesehatan sedikit terganggu dan beban kerja offline yang semakin padat. Tapi apapun kendalanya insyallah saya akan tetap bertahan, jika di ijinkan berikan saya kesempatan nulis disini ttg hal ini. setidaknya untuk memberikan motivasi buat rekan2 yg punya waktu luang tapi ngeblognya ogah2an.
maaf komennya ngalor ngidul dan terlalu panjang
@Andrik Sugianto, loh, mas Andrik kan sudah punya cadangan tulisan di blog ini, silakan dilanjutkan menulisnya mas. mau bikin judul baru juga boleh…

Resiko saya yang utama adalah kesehatan mas. Selain blogging saya juga harus mengerjakan project kuliah didepan komputer setiap saat. Malahan mata saya sedikit bermasalah karena terlalu sering didepan komputer.
@Agung Prasetyo, coba cek di Google tentang tips seputar nge-net sehat. saya juga lagi belajar mengatur waktu supaya kesehatan nggak jadi korban.
Terima kasih mas Agus sdh disentil..hehehehe…bener mas…hidup ibarat mata uang, selalu ada 2 sisi…kanan kiri, baik buruk, untung rugi dsb, tinggal kita saja yang harus bs memilih dan memilah sesuai dengan kadar kita….Always do the best,whatever your choice……beware and take care of your self……
@mastyo, sip deh, saya suka tulisan-tulisan mas Andik. sederhana tapi bernas.
@Agus Siswoyo,

@mastyo, mas, pembaca sudah nunggu episode 9 nih ..
Assalamu’alaikum…..
Salam Silaturahim From Bekasi
@Fauzi-Diarybisnis, waalaikum salam…
boleh nih penetrasi wacananya mas.
saya yakin, sebagian besar tidak pernah melihat blogging mengandung resiko. yang dilihat hanyalah efek. seperti yang disinggung oleh mas lutvi di atas.
jika dimanfaatkan dan di setting untuk kebergunaan diri sendiri. artinya ada tendensi untuk mencapai target dari blogging, artikel ini patut di pertimbangkan.
*prinsipnya, ngeblog seyogyanya memberikan manfaat.
manstap deh
@fadly muin, tambahan yang bagus mas. makasih masukannya.
saya ndak tau kenapa saya ngeblog….. random sekali….
@Febriyanto, biang gaje nih? blogger nggak jelas.
@Agus Siswoyo, sama kayak saya juga. kadang ngeblog kadang nggak. wakakakak…
@Robby, wah, status bloggernya nggak jelas nih…
keren bozz,
adminnya juga keren…hehehe
@bowo, thanks, semoga bermanfaat.
Wah…ternyata banyak sekali investasi dalam blogging.
Tapi, satu hal yg pasti yaitu investasi waktu. Kalau tidak memanegement dengan baik, maka jadwal yang ada akan amburadul
@Jamal, oleh karena itu kita harus sering jalan-jalan ke blog manajemen diri. biar nggak ribet ngatur waktu.
ngeri mas resikonya…bisa mandul…makanya blogger yang belum kawin harus kawin dulu sebelum kena penyakit yang satu ini….

@Sugiana Hadisuwarto, hahaha…
bisa aja nih. bikin takut saya…
saya sangat mencintai blogging
tapi bukan berarti sampai harus menggangu kegiatan offline saya
jadi tidak ada bahayanya
selama masih bisa mengatur
nice post
thanks
@Lyna Riyanto, sip, kata kuncinya adalah disiplin diri.
poin yang ke-4 adalah hal yang benar2 harus kita perhitungkan, karena mencari duit dari ngeblog tidaklah semudah mencari duit dari berbisnis yang konvensional
@Blog Pengembangan Diri | Tips Sukses | Motivasi | Inspirasi | Blogger Tutorial | Download Gratis, lebih sulit lagi adalah menulis username Anda di kolom komentar. panjang amiiiirrr…
@Agus Siswoyo, kenapa emang amir aja tidak sewot? huahahaha just kidding mas hehehe
@Blog Pengembangan Diri | Tips Sukses | Motivasi | Inspirasi | Blogger Tutorial | Download Gratis, okelah gan. hehehe…
@Agus Siswoyo, nah gitu dong ari tadi kek hehehe,,,,piss mas
Segala sesuatu dlm hidup ini pastinya mengandung resiko mas Agus, jangankan blogging, kita hidup & terlahir kedunia ini saja sdh pasti beresiko toh?
@2R, saya sependapat. hidup pun beresiko mati.
selama ngeblog belum pernah sakit parah paling pusing terus tidur udah seger lagi wkwkwkwk..

@Arief Rizky Ramadhan, baguslah kalau gitu. asal jangan lupa belajar ya…
@Agus Siswoyo, oke mas… prioritas utama seorang pelajar ya belajar
Apapun resikonya, yang penting ngeblog
btw, point 1 dan 2 , keknya perlu di camkan bener2 juga ama narablog nih. . .
@Udin Hamd | Blogger 2 Inchi, makasih mas Udin sudah mengingatkan.
Yah begitulah unsur kehidupan yang kurang seru jika tidak ada plus minusnya.. kalau minus terus ya bisa di bilang ..
kidding mas and salam kenal 
@Kesehatan Perempuan Dewasa, salam kenal juga. thanks kunjungannya.
Life is never flat ^^ ….*iklannya citatos* kekekkeke
Resiko adalah hal yang wajar dalam sebuah pilihan ^^
Hmm…. saya ga bisa komengs banyak-banyak…. yang pasti , bagi blogger yang benar-benar sudah menetapkan dan memantapkan pilihannya ^^ saya cuma mau mengucapkan ^^
Selamat untuk pilihan yang telah dipilih, selamat menjalankan, tentu saja selamat menikmati pilihan itu dalam wujud kerja maksimal dan rasa syukur pada Tuhan Yang Maha Pemberi…. ^^
@cempaka, memang benar non, life’s never flat. karena yang flat itu cuma perut saya.

@Agus Siswoyo,
RE: karena yang flat itu cuma perut saya: flatnya kek parutan kelapa ^^ jendul jendul… grenjol… grenjol… *bahasa planet*
@cempaka, beginilah kalau dua blogger muda ketemu. acaranya guyon melulu. wakakak…
@Adam Jawa, ikutan sini mas, biar awet muda. hehehe…