Secara sederhana, antologi dapat diartikan sebagai kumpulan posting blog yang terdiri dari bermacam-macam topik dan bentuk penyajian tetapi tetap memiliki satu benang merah antar cerita. Alias kesamaan tema.
Kalau mendengar kalimat ‘benang merah’, pikiran saya jadi melayang ke parodi ‘Opera Van Java’ yang hampir tiap hari menyapa kita melalui lawakan-lawakan mereka. Seperti itulah. Meski para pemain OVJ kerapkali melencengkan percakapan, toh pada akhirnya menyusun sebuah cerita.
Kalau di terapkan dalam dunia blogging jadinya seperti ini nih. Misalnya, blog Anda membahas bisnis online, maka Anda bisa menyajikan berbagai jenis tulisan kepada pengunjung blog. Bisa berupa artikel, essay, puisi, cerpen, wawancara tokoh, curhat pebisnis bahkan cerita jenaka. Jadi, tidak melulu serius terus.
Ini cocok diterapkan di blog jenis apapun, baik blog yang membahas satu tema maupun blog gado-gado. Bila Anda jeli, sebenarnya saya sudah mempraktekkan tulisan antologi di blog ini. Coba Anda buka arsip lama blog ini. Yang Anda jumpai bukan hanya tips dan trik menulis. Sekali waktu saya juga bertingkah sedikit kocak, liar, nakal dan keluar dari karakter saya yang sebenarnya.
Apa untungnya menulis antologi?
Tulisan antologi mampu menyajikan warna-warni satu tema. Ini artinya, pengunjung tidak disuguhi tulisan monoton dan itu-itu saja. Efeknya, tanpa sadar mereka akan kembali dan kembali mengunjungi blog Anda. Rasa penasaran membuat mereka bertanya-tanya, “Hari muncul tulisan apa lagi ya?”
Apa tidak takut terjebak ke model blog gado-gado?
Saya yakini, selama Anda fokus pada satu tema blog, apapun jenis tulisan Anda akan tetap berada di koridor blog. Dibutuhkan sedikit kreatifitas dalam mengolah ide supaya pemikiran Anda dapat tersampaikan ke pembaca. Dalam hal ini cara penyampaian pikiran.
Mau model serius ala Fadly Muin, curhat seperti Delia, gaya ngakak MH atau bahkan sambil berbincang-bincang layaknya Bunda Julia? Semua berpeluang sukses di mata pembaca. Tidak perlu takut mendapat imej buruk hanya karena tertawa sambil kelihatan kulit cabe di sela-sela gigi Anda.
Bagaimana, tertarik mencoba? Kalau sudah mencoba, jangan lupa bagi pengalamannya di sini ya.
Related posts:
- Senangnya Blog Dikomentari, Tapi…
- Mengapa Pembaca Harus Percaya Tulisan Anda?
- Menunggu Tulisan Kaum Akademis
- Blogger Bondo Nekat
- Kutipan Favorit Para Penulis
- Kompetisi Menulis Artikel Online Internet Sehat Aman
- Review Buku: I See What You Mean
- Tips Memilih Topik Blog dan Menjadi Nomor Satu di Bidangnya


Haiyyyyaaa…….ane baru tau blog ane gaya bincang2…wkwkwkwk……maaafff yg nyelip bukan cabe di gigim tpi lipstik
@Bunda, lipstik produk Ori ya Bun?
@Agus Siswoyo, yoiii mas,,,,mate colour nya giordani gold rouge future lipstick dipadu giordani gold deep shine gloss…..bikin sexy …keik marlyn monroe …. hihihi wakawaka ei ei
@bundapreneur, ajibbb…!
biar yang lain kebengongan baca komen Bunda. hehehe…
@bundapreneur, wadew kesempatan neeh promo2 bisnis ORinya

@arief maulana, yoi, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui.

yaaaaa ketangkep bareng ariel…penangguhan penahanan donk mas
@bundapreneur, sudah saya bebaskan Bun, itupun karena Luna Maya telpon saya. hahaha…
@Agus Siswoyo,aduh….skrg giliran CT yah…..ampuuuuunm ketangkep lagi bareng cutei
@bundapreneur, hobi banget ketangkep ya? dua kali kena razia nih. hahaha…
Ide bagus mas. Serupa dg perencanaan sy ke depan.
@arief maulana, sip deh. saya penasaran gimana kalau AM lagi becanda di blog. bisa sekonyol di Twitter nggak ya….
@Agus Siswoyo, ikutan nungguin ah
@Agus Siswoyo, well liat aja. Krn AM.net dilebur otomatis karakter yg ada disana suka tidak suka mesti berdamai dg AM.com
@arief maulana, sip deh, full marketing jadinya.
digigi saya ada kuning2nya ^^ abis makan jagung rebus…. ^^
*****
…. hmm jadi pengen punya blog yang gado2 tapi tetup idealis???
walopun sekarang masih belum…
pasti suatu saat nanti bisa,,,,,,,,…. *berapi-api***
@cempaka, membahas Lupus dengan puisi dan pantun dong jeng. biar yang komen lebih kreatif membalas. masak curhat terus.
@Agus Siswoyo, hikss…. akan sy coba.. walau tidak bisa berpuisi dan berpantun ^^
@cempaka, oaaalllaaahhh… ini toh asal muasal PR dari eyang Agus

@arief maulana, begitulah mas…
Sampai saat ini cuma mencoba ngutik-utik bentuk tulisannya aja mas misalkan pake @, #, agak alay, dsb, sempet mencoba model imaginary interview juga sih.. Tapi masih dalam konteks mengeksplor tulisan saja, belum sampai ingin memuaskan pembaca.. Sambil jalan…hehe..
@Andre, wawancara imajiner bagus juga kok mas. jadi lebih bebas mengekspresikan pikiran. tidak terbatas pada struktur kata dan EYD. nggak mudah lho. saya aja masih belum bisa.
selamat peteng…
@mh, Bandung mati lampu ya? Sidoarjo nyala terang benderang kok. hahaha…
@Agus Siswoyo, peteng yang lain mas hihihi… tau kan??
@mh, sorry gan, ane masih di bawah umur. nggak paham yang gituan. hehehe…
[...] This post was mentioned on Twitter by Arief Maulana and Agus Siswoyo, Agus Siswoyo. Agus Siswoyo said: Hai @mashengky @fadlymuin @delia4ever dan @evajuly nama2 Anda saya colek di artikel terbaru saya tuh. cek disini… http://ow.ly/2486y [...]
punya saya masih gado-gado. belum ketemu topik yang pas. atau malah benang merah itu sudah ada, cuma saya ngga menyadarinya? jreeeng.
@Nisye, coba cek ke TKP ah, kali aja nemu benang merah, benang biru dan benang jahit lainnya. hehehe…
@Agus Siswoyo, Kalo dikumpulin benangnya malah bisa jualan benang nih…
@abdoo, jadi penjahit juga bisa kok.
gado2 pedas bikin lidah bergoyang uenak raosnya mang tariikk
@Catatan Blogger Amphibi, tarik kemana mas? ke kontes yang mana lagi nih? hehehe…
@Agus Siswoyo, entar mas, lagi ambil nafas nih setelah blog error kemarin
Alhamdulillah dah selesai urusannya
thx
@Catatan Blogger Amphibi, kalau perlu pernapasan buatan, panggil saya mas. hahaha…
Kalau saya baru sebatas pada menyeimbangkan antara muatan opini, tutorial, serta diskusi terbuka. Untuk jenis terakhir (diskusi terbuka), saya sengaja menulis secara singkat dan mengajukan beberapa pertanyaan dalam artikel bagi pembaca. Tujuan saya, agar pembaca bisa lebih banyak terlibat dan merasa dibutuhkan opininya
@iskandaria, mengundang reaksi dan komentar pengunjung blog adalah bentuk interaksi yang penting mas. patut saya tiru nih.
====
Setuju Mas, biar bebas berekspresi dan yang penting ada manfaatnya biar ilang kejenuhan
@Erdien, teliti juga ya, padahal saya nulisnya tanggal 28 kemarin, 20 menit sebelum publish. kayaknya WP lagi error nih. sudah saya ganti. makasih koreksinya.
@Agus Siswoyo, Siiiip, Mas! Memang itu resiko jadi public figur, apa-apanya pasti ada yang merhatiin Mas
@Agus Siswoyo, heuheuheu… heuheu… Itu resiko jadi public figur Mas, apa-apanya pasti ada yang merhatiin. Makanya harus lebih hati-hati hehehe….
@Erdien, jangan-jangan Kang Erdien punya tim paparazi nih.
O… iya Mas, balasanku pake Fren semalem nyape nggak? Soalnya yang fren kadang error nggak nyampe. Kalo nggak nyampe entar ane dibilang sombong nggak bales kontakan Mas Agus hehehe….
@Erdien, belum ada sms masuk kang. kirain emang bener nggak mau kontak saya. hehehe…
@Agus Siswoyo, Ya nggak mungkinlah Mas, pasti maulah dikontak ama seleb mah, kan bisa ikut tenar entar heehehehe….
@Erdien, kalau ngontaknya dari balik penjara, mau ikutan juga ya? hehehe…
@Agus Siswoyo, Kalo AS yang ada di sana jelas fans ikut membela hahahaha….
@Erdien, AS = Ariel SuAriel ya?

mantep dah tipsny gan…..

memang begitu seharusnya… biar lebih warna-warni kyk badut……..
@febriyanto, blogger jadi badut? nah, siapa lagi tuh yang dobel job? mas Febri ya? hahaha…
hemz…KEEP ON CORIDOORE…,OJO LALI Ya Mas..
@POOSOFT, ayo dieling-eling mas…
Akhirnya dpat sgnal n bisa berkomentar disini,
akhirnya juga ni, jawaban udah saya dpatkan..stelah kemarin bingung harus membuat diri terlihat gimana didunia blogging!!
@Novianto Syahmud, jadi diri sendiri aja mas. memilih topik nggak perlu ikut-ikutan arus. apa yang mas Novi sukai, itulah topik terbaik. semoga tetap rajin ngeblog, supaya feel-nya makin terasah.
@Agus Siswoyo, masih mencari topik yang tepat mas..perjalanan mencari jati diri dimulai mas, mohon restunya
@Novianto Syahmud, oke, thole. aku restui langkahmu. hahaha…
Wah kebetulan mas, memang gado-gado salah satu makanan kesukaan saya,,
Tapi untuk blogku tipe apa yah??
@ago, masuk type apa? coba tes pakai kertas lakmus.
Wah…kalau menurut saya pribadi jika kita menampilkan blog gado-gado tapi tidak ada hubungannya dengan topik blog kita, maka bisa-bisa tidak nyambung mas.
@Jamal, oh gitu ya? baru tahu saya…
tidak ada salahnya menciptakan nuansa seperti itu mas. yg terpenting ada garis tebal yang menonjol. supaya bisa mengkristalkan pemikiran yang kita punyai.
sebagai artikel fariasi, boleh sesekali memunculkan tulisan di luar dari biasanya. sebab srana yg kita gunakan adalah blog yang notabene personal banget.
sip..sip..idenya mas
@fadly muin, capek juga kalau tiap hari otak bawaannya serius melulu mas. bisa-bisa belum punya cucu udah botak duluan. hehehe…
@Agus Siswoyo, asal jangan botak sebelum berfikir mas..
(*kalau begitu perlu ke salon tuh ) he he he
@fadly muin, salon langganan saya sudah digusur satpol PP mas. mesti cari kapster baru nih. hahaha…
@Agus Siswoyo, lom nikah dah mikirin cucu bisa botak beneran tuh kepala mas

@catatan blogger amphibi, tenang, mas Rudy Hadisiswoyo masih mau bantu saya kok. hehehe…
Yang lain memburu blog idealis, kenapa saya malah males ngeblog ya akhir2 ini??? banyak pikiran ato apa ya??
@ismail, itu artinya motovasi lagi ngedrop mas. perlu istirahat sejenak. ambil waktu buat berlibur ngeblog. tapi jangan lama-lama. ntar kebablasan deh. hehehe…
kalo saya sih antologi lebih sreg mas,,,,,
tapi tetap pada tema,,,,meranah dari kalimat itu…
misalnya blog bertema motivasi tapi di selipkan beberapa artikel info serta tip atau pun curhatan namun memiliki koridor artikel utama utama merupakan blog motivasi gmn mas?
apakah tetap antologi atau ada perspektif lain?
@ghe, pernah dengar cerita Abu Nawa yang bagi-bagi keripik singkong ke tetangganya. seperti itulah artikel antologi. biarpun disajikan dengan berbagai bentuk dan media yang berbeda, taste-nya tetap sama.
@Agus Siswoyo, kalo cerita tentang abu nawas kan yang di garis bawahi bagaimanapun cara membagi-bagikanya tetap yang dibagikan ya kripik singkong…..
jikalau abu nawasnya bukan saja hanya membawa keripik singkong tapi juga kripik udang namun dengan perbandingan dia membawa 6 bungkus kripik singkong dan 4 bungkus kripik udang, itu antologi juga pa’e?
@ghe, menurut saya, itu beda thole. kerupuk singkong beda segmen dengan krupuk udang.
@Agus Siswoyo, berarti walau perbedaan kuantitas dalam pembawaan dan penyajian tetap saja itu merupakan hal yang berbeda dan otomatis berati hal ini menjadikan si abu nawas buka spesifik lagi sebagai si pemberi singkong, namun pemberi segala jenis keripik yo pa’e
@ghe, wah, kalau itu saya tanya ke Pak Abu dulu ya, kenapa dulu nggak pesen keripik pisang ke tanah Jawa. hehehe…
menurut saya tetap ada perbedaan. contohnya blog ini. tagline yang saya pakai adalah Motivasi Blogging. Bukan Motivasi Bisnis, Motivasi Pendidikan ataupun jenis-jenis motivasi lain. semakin spesifik semakin jelas nilai pembeda. content pun jelas ada pembeda.
semoga penjelasan ini bisa diterima.
wah kalau saya gak paham soal gituan, soalnya blog saya gak punya aturan atau tema
aturan yang ada cuma satu yaitu ekspresikan diri sebebas-bebasnya
@Gugun, okelah kalau gitu, silakan dilanjutken perjalanannya gan…
gado-gado memang enak ya mas…he..3x..yang jelas jelas tulisan gado-gado akan memberikan variasi kepada kita, menyegarkan dan gak monoton…
@Sugiana Hadisuwarto, bisa di coba nih di blog Sundagasik.
kirain OVJ udah kelelep sama bola wkwkwkwk
Jujur aja saya kurang suka gado-gado tapi kalo blog gado-gado saya suka.. kenapa ? soalnya lebih nyatu dengan pembaca.. artinya penulis bisa berbaur dengan pembacanya hehehe…. (bahasanya masih berantakan)…
@Arief Rizky Ramadhan, kalau yang diusung adalah kesegaran berita, blog gado-gado jagonya. tapi kalau soal idealis, perlu dipertanyakan lagi nih.
Variasi topik tulisan perlu mas..
Ibarat makan sayur asem terus tiap hari. . .jadi kecut mas
@Udin Hamd | Blogger 2 Inchi, tambah nasi pecel deh, biar ada gurih, asin dan pedas. belinya jangan lupa di pasar Gedongan ya. hehehe…
betul mas Agus, blog gado-gado biasanya seorang generalis dan bisa jadi multi talent. Dan hal yg seperti ini memang sangat sulit apalagi kalau kualitasnya benar2 terjaga di berbagai tema tulisan.
@aas maesyanurdin, multi talent memang sebuah anugerah. tapi juga masih perlu manajemen diri supaya tidak terombang-ambing topik yang semakin banyak dikuasai.
sangat mungkin dan sebenarnya gak terlalu sulit selagi punya tema yg kuat. Beragam bentuk penyajian akan mampu diikat oleh kekuatan tema.
Saya membuat kategori baru selingan 200 juga dimaksudkan untuk itu. Beragam topik dan penyajian, tapi masih seputar bisnis dan pekerja.
Maunya gitu…nggak tahu deh nanti prakteknya
@Suarakelana, Benar, Pak. Mau disajikan dengan model apa pun, kalau topiknya sudah kuat pasti tetap nyambung sama tema. Tergantung pintar-pintarnya kita mengolah kalimat.
[...] This post was mentioned on Twitter by Agus Siswoyo, Agus Siswoyo. Agus Siswoyo said: Tulisan Antologi: Gado-gado Tapi Tetap Idealis: Secara sederhana, antologi dapat diartikan sebagai kumpula… http://bit.ly/aWUPjJ [...]
kalo saya masih blog gado-gado juga, berbagi apa yg bisa dibagi, jika belum ada ide nulis ya sharing berita translate terbaru supaya update terus blognya tiap hari, thanks mas infonya.
@dJumTKS Weblog, awalnya boleh demikian, tapi lama-lama harus ditingkatkan kualitas tulisan dengan tulisan sendiri. tetap semangat ya…!
Kalo gaya saya gaya orang lagi ngobrol layaknya lagi ngobrol sehari-hari… gak tahu terbacanya seperti itu atau tidak….
nanti sekali-kali pake gaya kocak deh ahh…,
@Khalid Abdullah, asal tetap di lingkaran tema, nggak masalah mas.
justru keanekaragaman atau gado2 tesebut akan terasa sedap.. dan menarik.. hehhee..