Plugin dan Tips Untuk Memaksimalkan Performa dan Kecepatan WordPress

Jun 30 2010

Oleh: Satrya

Performa dan kecepatan sebuah situs atau blog merupakan salah satu kunci kesuksesan dan menjadi syarat mutlak apabila anda ingin mempunyai banyak pengunjung. Mungkin anda pernah mengalami berkunjung ke sebuah blog dengan loading yang sangat lama, apa yang ada rasakan ? Sebagian besar pasti akan langsung meninggalkan blog tersebut, walaupun misalkan blog anda memiliki artikel-artikel yang bagus dan bermanfaat tapi juga anda harus memperhatikan kenyamanan pengunjung dengan lebih memperhatikan loading blog anda.

Semenjak saya mengenal wordpress dan menggunakannya, saya mencoba mencari cara agar performa wordpress lebih baik dan kecepatan loading menjadi bertambah. Berikut beberapa trik agar performa blog wordpress anda meningkat.

  1. Upgrade WordPress ke versi terbaru
    Sekarang sudah ada wordpress versi terbaru yaitu versi 3.0, versi ini sudah banyak perbaikan dari versi sebelumnya. Selain ada beberapa fasilitas baru, security yang lebih baik, kemudian fungsi-fungsi lebih sederhana juga penambahan memory yang akan membantu performa wordpress anda. Namun karena adanya beberapa perubahan fungsi maka mungkin template yang anda gunakan sekarang belum support dengan wordpres versi terbaru ini, solusinya adalah dengan mengganti template atau bertanya pada seseorang yang mengerti dengan coding wordpress.
  2. Hapus plugin yang kurang berguna
    Kesalahan dari sebagian besar blogger wordpress adalah mencoba berbagai macam plugin tanpa tahu apa manfaat dan cara menggunakannya dengan benar. Untuk itu gunakanlah plugin yang benar-benar anda tahu cara menggunakannya dan manfaatnya.
  3. Optimalkan database
    Mengoptimalkan database ini merupakan bagian yang penting yang harus anda lakukan minimal satu minggu atau 2 minggu sekali. Mengoptimalkan database juga akan mempengaruhi performa wordpress, juga dapat menghemat lebih dari 10% penggunaan database wordpress anda. Cara mengoptimalkannya anda bisa menggunakan plugin Wp DB Manager
    Plugin ini mempunyai fungsi yang sangat lengkap, selain anda bisa mengoptimalkan database, anda pun bisa melakukan back up otomatis kemudian hasil back up akan di kirim ke email anda. Sesekali anda juga harus me-repair database anda, karena terkadang ada database yang rusak.

  4. Hapus Post Revision
    Post revision adalah postingan yang di edit atau di modifikasi yang tidak berguna/terpakai tetapi tersimpan di dalam database anda. Bahkan bila anda sering menekan tombol Preview ketika membuat artikel, semuanya akan tersimpan di database. Coba anda bayangkan bila satu artikel anda menekan sebanyak 5 kali dan jumlah artikel anda ada 100, 5 x 100 = 500 post revision yang yang disimpan dalam database dan semuanya ini akan ikut terloading, untuk itu bisa memperlambat loading wordpress anda. Untuk menghapusnya anda bisa menggunakan salah satu dari 3 plugin di bawah ini :

  5. Optimalkan gambar yang anda upload
    Mengoptimalkan gambar artinya me-resize gambar yang akan anda upload dan pasang pada artikel anda, ketika anda mengupload gambar dengan ukuran lebih dari 500kb, loading pun akan sangat berat. Untuk itu anda harus memperhatikan juga ukuran gambar yang akan anda gunakan tersebut. Anda bisa menggunakan tools-tools offline untuk meresize gambar, seperti Adobe photoshop, RIOT dll. Atau anda bisa memanfaatkan plugin Wp Smush.it, plugin ini akan secara otomatis me-resize gambar yang anda upload ke blog anda. Plugin ini mampu me-resize hingga 30% dari ukuran asli gambar tersebut.
  6. Menginstalkan Wp Super Cache
    Plugin ini berfungsi untuk meng-cache atau menyimpan sementara suatu halaman blog ke dalam file HTML statis. Plugin ini pun sekaligus akan menghemat penggunaan bandwith hosting anda karena plugin ini menggunakan metode HTTP_Compresion untuk mengkompress file HTML. Metode tersebut akan sangat membantu meningkatkan kecepatan loading blog anda.
  7. Menginstal W3 Total Cache
    Plugin ini hampir miri cara kerjanya dengan WP Super Cache, namun plugin w3 total cache ini jauh lebih lengkap dari pada wp super cache. Berikut fitur-fitur dari w3 total cache :

    • Hemat bandwith dengan metode Http_compresion dan mengecilkan/mengkompress(gzip & deflate) untuk file HTML, JS dan CSS.
    • Sudah ada fasilitas cache database, jadi anda tidak perlu menginstallkan plugin lagi untuk meng-cache database.
    • Mengurangi Http_Request

    Jauh lebih lengkap dari pada wp super cache, namun selaman ini nama wp super cache jauh lebih terkenal di banding w3 total cache, tapi dari segi fungsi saya lebih merekomendasikan w3 total cache.

  8. Install WP CSS
    Plugin ini akan mengkompress file css anda dengan metode Gzip dan akan menghilangkan spasi pada file css anda. Plugin ini juga mempunya fasilitas cache yang bisa kita setting sendiri berapa lama file css tersebut akan di cache.

Itulah beberapa plugin dan tips untuk memaksimalkan performa dan juga kecepatan loading blog wordpress anda dari saya. Semoga bermanfaat.

____________________________________________________________

Marga Satrya, pemilik blog margasatrya.com. Satrya adalah seorang musisi, mahasiswa dan blogger, juga seseorang yang mempunyai ambisi tinggi dalam mencapai cita-citanya, belajar dan terus belajar adalah jalan menuju kesuksesan. Kini sedang menjalani kuliah dengan niat menjadi profesional wordpress theme developer.

Related posts:

  1. Keunggulan Ngeblog di WordPress
  2. Pemula di WordPress? Ketahui Hal Berikut…
  3. Tips Menulis Artikel Tutorial
  4. Menetapkan Roles And Capabilities Untuk Mencegah Penyalahgunaan Wewenang Co-Writer
  5. Tips Memilih Topik Blog dan Menjadi Nomor Satu di Bidangnya
  6. Jangan Takut Utak-atik File Manager CPanel Blog
  7. Menulis Untuk Manusia, Bukan SEO Semata
  8. Bermain Persepsi Otak Untuk Membangkitkan Energi Internal

79 responses so far

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons