Menulis adalah aktivitas kompleks. Kegiatan ini melibatkan beberapa indera sekaligus. Mata, telinga, hidung, hati dan perasaan terlibat di dalamnya. Pada kenyataannya, menulis bukan sekedar merangkai kata menjadi kalimat. Lalu kalimat menjadi paragraf. Dan seterusnya.
Setidaknya, ada tiga hal yang berhubungan dengan menulis, baik menulis artikel blog, buku cetak maupun artikel media massa.
1. Menulis sebagai ilmu.
Menulis ada teorinya. Terdapat aturan, kaidah dan pakem yang membedakan satu tulisan dengan lainnya sehingga memunculkan beberapa kategori tulisan. Dan ini bisa dipelajari. Kalau Anda belum paham jenis-jenis tulisan, tidak ada salahnya Anda pelajari sejak sekarang. Baik melalui buku cetak, pencarian Google, buku elektronik, seminar dan media lainnya.
2. Menulis sebagai seni.
Kalau sudah bicara seni, hal ini akan memasuki kawasan pribadi yang tidak dapat diintervensi siapapun. Menulis menjadi bentuk perwakilan diri dalam komunitas tertentu. Uniknya, tidak ada label baik ataupun buruk. Yang ada hanyalah diterima ataupun tidak diterima masyarakat.
3. Menulis sebagai keterampilan.
Kemampuan menulis tidak hadir dalam sekejap dengan mengucapkan mantra sim salabim abra kadabra. Dibutuhkan latihan yang berulang-ulang dan ketekunan supaya kemampuan menulis benar-benar terasah. Meluangkan waktu satu jam tiap hari khusus untuk menulis bisa menjadi langkah awal yang bagus. Asal rutin ya. Kalau sekarang bisa menulis selama tiga jam lalu libur seminggu, sama saja bohong.
Tak ada salahnya kalau sesekali Anda mengikuti pelatihan menulis yang sering diadakan EO di kota Anda. Tidak harus dari penulis terkenal. Karena kemampuan bukanlah warisan dari pesohor, melainkan murni hasil kerja keras Anda.
Apakah tiga hal di atas terlihat sulit?
Tergantung cara berpikir Anda. Kalau sejak awal berpikiran sulit, maka sampai kapanpun Anda tidak akan mampu menulis artikel secara rutin. Sebaliknya, anggap saja aktifitas ini sebagai cara asyik mengekspresikan diri. Narsis sedikit nggak masalah kok. Hehehe
Selamat belajar menulis. Tetap semangat ya…
Related posts:
- Bagaimana Cara Meningkatkan Kemampuan Menulis Anda?
- Blogging Adalah Seni Mempermainkan Pikiran Pembaca
- Menilai Blogger Sebagai Satu Paket Utuh
- Blog Commenting: Antara Spam, Seni Mengkritik dan Personal Branding
- Haris Sumadiria: Menulis Adalah Simbol Peradaban
- Modal Dasar Seorang Penulis
- Menulis Itu Bisa Karena Biasa
- Asyiknya Menulis Dengan Blogging…


[...] This post was mentioned on Twitter by Agus Siswoyo, Agus Siswoyo. Agus Siswoyo said: Artikel Terbaru: Menulis Sebagai Ilmu, Seni dan Keterampilan: Menulis adalah aktivitas… http://goo.gl/fb/3tcOP [...]
pinginnya sih bisa menuliskan sesuatu yg berguna utk orang lain, atau paling tdk utk bisa jadi pengingat utk diri sendiri juga.
menulis adalah juga seni, setuju sekali Gus, krn tiap orang punya ciri khas nya sendiri dlm menuliskan sesuatu.
terimakasih utk artikel yg bagus dn bermanfaat ini.
salam
@bundadontworry, sesuai kalimat pembuka di atas, setiap orang punya bakat berbeda-beda bun. mungkin saya bisanya cuma nulis ini doang. hehehe. tapi dilain pihak, saya juga banyak belajar dari kawan-kawan blogger. saling mengisi gitu.
Alhamdulillah, bunda bisa bersahabat dgn Agus, melalui blog ini banyak sekali ilmu dan wawasan yg bunda dapatkan.
Jangan pernah bosan utk selalu berbagi ya ,Gus.
salam
@bundadontworry, asik… asik… senangnya mendapat support bunda. semoga saya bisa tetep semangat menulis artikel.
kelihatannya ngga sulit mas, asalkan kita konsisten…
tapi akhir-akhir ini saya lagi ngga konsist nih
@Abdul Hakim, ngejar TA mas? atau ada tugas kerja?
@Agus Siswoyo, ga konsist karena bete dirumah mulu mas, TA sih dah selesai dari tahun kemarin
@Abdul Hakim, biar nggak bete, jalan-jalan ke rumah tetangga sebelah aja mas. ajak olahraga bareng atau apaan gitu yang bikin pikiran nggak kusut. asal jangan main ke sarang teroris ya, nanti jadi ‘pengantin’-nya lho. hahaha…
hmm, menulis menurut saya gampang2 susah yah
@riFFrizz, tergantung anggapan masing-masing orang lah…
terkadang yang nyeleneh- nyeleneh itu malah yang serius karena artikel- artikel yang dibuat dapat memikat perhatian orang banyak. misalnya raditya dika dengan posting blognya yang nyeleneh membawa keberuntungan juga, atau Alan yang dengan postingnya yang sedikit komentar tetapi terkenal juga di dalam keluarganya hehehe…
@Alan, kalimat terakhir itu yang paling narsis kayaknya. bakat jadi artis. hahaha…
Memang sih mas Agus satrya merasakan sendiri efeknya ketika satrya mulai rutin menulis setiap hari, walaupun itu hanya menulis sebuah kutipan buku atau yg lebih sederhana. Serasa makin jago menulis satrya
, narsis dulit kan gpp y mas 
@satrya, dua tiga buncis dicampur daging empal, yang biasanya narsis bakat jadi orang terkenal. hahaha…
@Agus Siswoyo, Hahhaha,. amin moga beneran .. hihihi
bisa nulis bukan karena punya bakat tapi karena punya kemauan untuk belajar menulis.. hehhee..
@Arief Rizky Ramadhan, benar dik, bakat hanya sekian persen pengaruhnya. sisanya adalah praktek, praktek dan praktek.
topik apa pun yg saya tulis, saya berusaha menghadirkan citarasa seni disana. Enggak tahu deh, hadir beneran atau enggak !
Pertama, agar bisa menyentuh hingga ke kalbu. Kedua, biar masuk kawasan pribadi, hehe…
@Suarakelana, waktu baca tulisan Pak Heri, pikiran saya selalu dibawa mengalir seperti aliran air sungai yang jernih memecah keheningan alam. ini jujur lho.
@Agus Siswoyo, Ortu mas Agus pasti sangat menyayangi mas, karena mas tergolong orang yg pandai menghibur orangtua, hehe
@Suarakelana, hahaha… bisaaa aja.
Blogger tidak lepas dari menulis. Berarti setiap blogger juga berpeluang jadi penulis yg hebat kayak Mas Agus.

@RyanBian, Ryan lebay deh. saya belum jadi penulis hebat kok. hehehe…
Setuju Mas, kalo nulis dianggap sulit
Jelas nggak akan bisa nulis, yang ada malah stress kali
@Erdien, biar semangat, mikir manfaatnya saja ya. tahu-tahu jadi ngetob dan kebanjiran duit. hahaha…
@Agus Siswoyo, Betul Mas manfaatnya aza, manfaatna mah apa aza juga bisa kan?!
Waduh seteleh sekian lama saya tidak mengunjungi blog ini ternyata sudah update artikel saja, hehehe.
Yang untuk no 3 itu menurut saya faktor yang paling utama itu adalah hobby mas, karena dengan kita mempunyai hobby untuk menulis pasti tuh ide datang dari mana saja.
Monggo mas lihat blog baru saya di wordpres, hehe. *loh jadi promosi
@Harits, blog barunya bagus. saya suka tampilannya yang fresh dan penyampaiann yang sederhana. semoga tetap semangat menulis artikel blog.
@Agus Siswoyo, Wah makasih yah mas.
banyak yang bisa menulis, tapi menulis sesuatu yang bisa memperkaya wawasan orang lain dan juga di sukai, ini yang tidak mudah. Tapi segala sesuatu yang tidak mudah merupakan hal yang istimewa bila bisa melakukannya…
keep spirit!
@herlina mutmainah, keberanian mengungkapkan yang beda itulah yang akan membedakan mana penulis biasa dan kreatif. tetap semangat juga buat bersih-bersih habis liburan mbak. hehehe…
Kecintaan diri sendiri terhadap menulis membuat diri lebih tidak terbebani saat menjalani aktivitas yang satu ini…
@Udin Hamd | Blogger 2 Inchi, pasti dong, kalau sudah cinta menulis, begadang sampai pagi juga dilakoni mas. hahaha
menulis sebenarnya mudah, tapi memulai untuk menulis itu yang susah.. hehe
@Lendra Andrian, saya setuju, faktanya memang demikian. mbabat alas tidak semudah bayangan orang. perlu komitmen yang tinggi agar kelakon.
Menulis itu selain ilmu, memang salah satu bentuk seni, tempat mencurahkan “isi diri” penulisnya. Namun spt karya seni lainnya, kriteria baik -buruk tetap ada. Misalnya relefansi judul-isi, susunan kalimat-paragraf yg mudah dimengerti, dsb. Karena begitu tulisan diterbitkan, dia hrs mengikuti kaidah umum, shg pembaca bisa mengetahui apa maksud penulisnya. Kecuali karya puisi atau prosa liris, yg punya kriteria tersendiri.
Salam dari Bratang
@A Fauzi, wah, dapat kunjungan dari bolo dhewe iki. hehehe…
kalau saya perhatikan, selama saya ngeblog nggak ada ceritanya nih saya kena damprat pembaca karena salah milih judul. hehehe. bisa jadi pembaca nggak ambil pusing terhadap cara penyampaian. yang penting pemikiran bisa di transfer melalui deretan kata yang tertulis.
eniwei, makasih tambahannya Pak.
telat buka email, tau-tau dah banjir komentar gini
ngk tau nich, momentun buat nulis jadi pasang surut..
Padahal lagi ngk ada bulan purnama, hehehe..
Menulis hampir sama kayk melukis ya mas, sama-sama berusaha menyentuh bagian terdalam kita
@novianto syahmud, di usia muda (seperti mas Novi dan saya sendiri) memang cenderung angin-anginan. kadang semangat kadang ngedrop. kita bisa ngakali dengan menulis stock artikel sebanyak-banyaknya waktu pikiran lagi on. nah, pas lagi kering ide, tulisan tersebut kita publish terjadwal.
tetap semangat ya…
Kalau saya menulis lebih ke mengembangkan bakat mungkin ya, dari awal nyoba2 ngeblog dan akhirnya suka di dunia maya ini
@Naufal Agam, sip deh, bisa diterusin tuh. dari hobby lalu menjadi kebutuhan utama. pada akhirnya jadi profesi.
Setuju saya mas…menulis itu mempunyai seni tersendiri dan juga keterampilan. Contohnya: tulisan A pasti berbeda dengan tulisan B, meskipun topik yang dibahas sama
@Jamal, karakteristik itulah yang pada akhirnya meciptakan nilai seni dalam blogging. makasih tambahannya.
Menurut saya blogging juga sebuah seni yang tidak hanya terpaku pada menulis, tapi juga bersosialisasi
Salam kenal.
@B!, saya setuju. ngeblog juga melibatkan jiwa sosial untuk timbang rasa dengan penghuni bloggosphere lainnya. tambahan yang bagus mas.
Mas boleh saya tambahkan tidak ? Menulis itu sebagai hobby itu lebih baik mas, hehehe.
@Harits, hmm, boleh kok nambahin. biasanya sih berawal dari hobby, lalu meningkat menjadi kebutuhan hidup dan akhirnnya bisa memberi makan bagi kehidupan itu sendiri.
@Agus Siswoyo, nah betul itu mas. mudah-mudahan saya bisa seperti itu mas. amin.
Saya kok suka menulis sebagai seni…
@UntungNyata!com | Budhi K. Wardhana, percaya deh, mas Budhi megang banget untuk yang satu itu.
biar lebih smart, kalo suka baca ya bagusnya suka nulis juga, biar terasah tuh otaknya hehe
@Catatan Blogger Amphibi, sip deh, merekam yang sudah terbaca menjadi bentuk tulisan.
waduh si aki galaknya minta amprut deh
@Catatan Blogger Amphibi, hahaha…
ketangkep satpol pp lagi mas?
salam kenal mas
@BlogMixOnline, salam kenal juga…
Iya dung Yang Pasti Mesti Menari menari dulu diatas Keyboard or diatas kertas…, baru mikir , jangan kebalik kayak saya ..he..he
Thanks Mas
@POOSOFT, waktu ngisi komen ini pakai bajunya kebalik juga ya mas? kalimatnya bikin saya bingung nih. hehehe
Sudah lama juga ne g mampir ke blog mas agus, he..he..
menulis???
Saya sekarang tambah hoby mas menulis, tapi kadang2 masih suka mandeg gara2 terbentur masalah biaya kuliah…he..he..
@ismail, selalu ada cara untuk ngakali kesulitan mas. tetap semangat ya.
sekarang males buat nulis di blog…akhirnya buat blog otomatis deh…
@anime and games, asal content bukan hasil copas sih nggak apa-apa mas. tapi tetep beda. antara blog yang ditulis mesin sama manual.
kalau saya, menulis sebagai hobi mas
@Octa Dwinanda, meski hobby, bisa menghasilkan uang juga mas.
lagi lagi bicara soal kemalasan nih Mas, Hehehe
masih ada perasaan malas ketika kita menetapkan untuk menulis 1 jam per hari atau 1 halaman per hari .
dan itu kadang terjadi pada saya . Hehehe
@Imamz, kata bu guru: kalau malas, nanti nggak naik kelas mas. hahaha
@Agus Siswoyo, Hahaha
sekarang udah jaman VIDEO BLOG gan.. menulis digantikan video ariel peterporn hahaha
@mh, wah, nggak kebayang kalau saya harus mengencani 32 wanita. hahaha…
aahh..membaca ini saya jadi introspeksi diri

sadar diri kalau cara menulis saya yang sangat jauh dari bagus
^^
makasih atas ilmu nya
@lyna riyanto, asal nggak cepat puas dan mau terus belajar, saya yakin pasti akan mampu mengejar ketertinggalan.