Monthly Archives: June 2011

Berpikir Positif, Berani Bertindak Nyata

Apakah Anda memiliki cita-cita atau sekedar angan-angan? Kalau semua orang ditanya apakah mereka memiliki keinginan untuk berhasil dan sukses dalam hidupnya pasti jawabanya adalah ya. Tapi kalau kita lihat di sekitar kita tidak semua orang berhasil dan sukses dalam kehidupannya. Mungkin sering kita dengar pernyataan bahwa orang miskin makin bertambah miskin dan orang kaya terus bertambah kekayaannya. Lantas, apakah yang membuat mereka berbeda?

Terlepas dari ketetapan Allah yang disebut takdir, orang-orang kaya adalah orang yang memiliki mental sukses dan mewujudkan cita-citanya untuk menjadi orang sukses. Sedangkan orang miskin tidak memiliki sikap pejuang, pasrah kepada keadaan dan hanya bisa berangan-angan untuk menjadi orang yang sukses. Mereka beralasan ini dan itu, masalah modal, sulitnya mencari peluang ataupun berbagai kesulitan lainnya. Continue reading

Kopdar Blogger – Satu Jam Bersama Arief Maulana

Tadi siang saya berkesempatan bertemu dengan salah satu blogger Jatim yang sedang berkelana ke ibu kota, dia adalah Arief Maulana. Setelah sempat beberapa kali gagal ketemuan (maklum, kami sama-sama pengangguran banyak acara), akhirnya kali ini jadi ketemuan di Mall City of Tomorrow (CITO). Sekilas terlihat mas Arief tambah gemuk dan kulitnya tambah gelap, pasti di Cilegon rajin menjaring ikan. Meski lama nggak ketemuan, ternyata keakraban kami masih sama seperti tahun lalu waktu masih rame kopdar dengan banyak teman-teman lainnya.

Apa yang kami bicarakan? Banyak sekali. Mulai dari topik blogging, SEO, pergaulan blogging, IdBlogNetwork, sampai dengan pengaruh status pernikahan bagi kelancaran rejeki ngeblog. Yang pertama tentu saja topik blogging beserta serba serbi masalah para blogger pemula. Sebagai salah satu sesepuh blogger, mas Arief banyak bercerita suka duka melayani konsultasi blogger. Yang intinya adalah bagaimana membangun mindset yang benar terhadap blogging dan bisnis online. Hal inilah yang menjadi PR besar bagi kebanyakan blogger. Continue reading

Mobile Blogging – Cara Mudah Ngeblog Lewat Handphone

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi kian memanjakan manusia. Banyak hal-hal yang dulu kayaknya nggak mungkin terjadi, namun berkat teknologi bisa jadi kenyataan. Dulu orang mengandalkan surat tertulis yang dikirim lewat pos untuk berkomunikasi dengan saudara, kerabat atau teman di kota lain. Yang paling parah adalah kalau kirim surat ke luar pulau. Kirimnya pas lebaran Idul Fitri, sampainya bisa-bisa pas Idul Adha.

Hadirnya handphone (telepon genggam) telah merevolusi sebagian besar perilaku masyarakat dari tradisional dan beranjak ke tahap yang lebih modern. Orang jadi lebih mudah berkomunikasi dan bertukar pikiran, bahkan dengan orang di belahan negara lain sekalipun. Hal uniknya adalah saya pernah mendapatkan bapak-bapak yang lagi menyabit rumput di sawah lagi telpon-telponan sama isteri di rumah tentang menu makan siang yang dipesan buat dibawakan ke sawah. Great news! Continue reading

Reality Show Penghuni Terakhir Dunia Blogging

Posting kali ini terinspirasi oleh acara malam ekstradisi reality show Penghuni Terakhir (Petir) Session 6 yang berlangsung kemarin malam tanggal 24 Juni 2011. Setelah melalui beberapa sekuel awal, baru pada separuh session kali ini saya aktif mengikuti perkembangan acara ini melalui beranda Petir 6. Acaranya lumayan seru dengan aneka konflik yang terjadi diantara 22 peserta yang memperebutkan hadiah sebuah rumah senilai 1 Milyar. Inilah salah satu hiburan favorit saya setelah seharian pantengin laptop.

Sebagai sebuah reality show, tayangan ini adalah perwakilan berbagai karakter para penghuni yang berasal dari sejumlah kota besar di Indonesia. Ada Gezod si rocker alim yang jago sulap dan pintar melawak, Ayu si gadis 22 tahun berkarakter diktator dan secara fisik mirip Anissa Bahar, lalu ada Ican pria feminim yang pintar merancang taktik dan memainkan emosi peserta lain, dan lain-lain. Masing-masing peserta boleh memakai strategi untuk bertahan dan menjadi yang terakhir. Entah dengan jalan koalisi, konfrontasi atau justru menjadi mediasi atau penengah. Continue reading