Contoh Teks Eksposisi Bertema Pemandangan Alam

Contoh Teks Eksposisi

Struktur Teks Teks
Judul Goa Ngerit Nyaris Dilupakan
Tesis/Pernyataan

Pendapat

Goa Ngerit yang berada di Desa Pakel, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek sudah lama tidak terdengar gaungnya. Tempat tersebut sudah jarang sekali dikunjungi orang sebagai tempat rekreasi. Mengapa hal itu bisa terjadi?
Argumentasi Ada beberapa alasan mengapa tempat tersebut kini jarang dikunjungi. Pertama, keindahan Goa Ngerit sudah tidak seperti yang dulu. Masyarakat sekitar tampak secara liar menambang batu yang ada di sekitar sungai maupun ditubuh goa. Hal itu mengurangi keindahan dari tubuh goa itu sendiri dan tebing sungai tampak semakin curam. Kedua, kini tidak lagi terdengar kicauan burung yang merdu karena sudah banyak yang mati diburu secara liar. Masyarakat dengan bebesnya berburu burung atau hewan lain karena merasa tidak ada sangsi yang tegas. Ketiga, habitat     sungaipun     juga     mulai     terganggu     karena menggunakan obat dan alat strum ketika menangkap ikan sehingga  kejernihan  serta  keaslian  sudah  tidak  kentara lagi. Keempat, kesejukan dan keindahan tempat itu kini tidak  terasa lagi.  Pencurian/penebangan  hutan  dianggap sudah  seperti  pekerjaan  biasa  bagi  masyarakat  sekitar tanpa berpikir dampaknya. Kelima, pemerintah tidak pernah memikirkan akses jalan menuju ke lokasi tersebut saat membangun jalan  utama, sehingga tempat  tersebut terkesan terkucil karena sulit dijangkau oleh pengunjung.
Pernyataan

Ulang Pendapat

Melihat kenyataan itu perlu perhatian dari pemerintah daerah dan kesadaran dari masyarakat untuk mengembalikan keindahan Goa Ngerit agar menjadi tempat wisata yang bisa mendatangkan pendapatan daerah Kota  Trenggalek  pada  umumnya  dan  sarana  mengais rezeki bagi masyarakat di sekitar Goa Ngerit pada Khususnya.

Trimulat (dalam Mahsun, 2018)

Sumber: Modul 1 Pendalaman Materi Bahasa Indonesia PPG PGSD Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tahun 2019

Bagikan tulisan ini:

Oleh Agus Siswoyo

Teacher in real life, story teller and Indonesian blogger.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *