Bebasan: Yuyu Rumpung Mbarong Ronge

Teknik Dasar dan Sejarah Permainan Sepakbola - Gambar Anak Kecil Sedang Bermain Olahraga Sepakbola
Teknik Dasar dan Sejarah Permainan Sepakbola – Gambar Anak Kecil Sedang Bermain Olahraga Sepakbola

Bebasan Jawa kang unine “Yuyu rumpung mbarong ronge” nduweni ateges “Omahe katon njenggarong nanging mlarat.” Dalam Bahasa Indonesia, peribahasa Jawa ini bisa diterjemahkan sebagai berikut. Yuyu rumpung artinya ketam, yaitu hewan sejenis kepiting yang hidup di sawah berair tawar. Mbarong ronge artinya liang tempat hidup ketam tersebut tampak sangat megah dan besar. Sebagaimana kita tahu, ketam membuat lubang di pematang sawah dan menghasilkan bangunan mirip candi yang terbentuk dari sisa galian tanah liat di area persawahan.

Kalimat berikutnya: “omahe katon njenggarong nanging mlarat” memiliki arti rumahnya tampak megah dan indah namun sesungguhnya miskin harta. Rumah tempat hidup ketam memang tampak indah dari luar. Para petani seringkali terkagum-kagum dengan bentuk liang ketam yang menyerupai bangunan candi. Namun seindah apapun bangunan tanah liat itu tidak serta merta menambah nilai jualnya. Isinya kosong. Tidak ada harta yang tersimpan di dalamnya selain kubangan air sawah yang kotor.

Demikian pula dalam kehidupan sehari-hari kita sering menjumpai orang yang berpenampilan rapi, memiliki aksesoris mewah, mengendarai kendaraan mahal, dan tinggal di rumah yang megah. Namun siapa sangka bahwa segala kemegahan yang tampak dalam hidupnya tak lebih dari harta pinjaman alias hasil utang. Manusia jenis ini suka sekali pamer kekayaan di hadapan teman-teman dan orang sekelilingnya meski jauh di dasar hatinya selalu merasa kekurangan dan was-was karena terpikir untuk melunasi cicilan utang yang jatuh tempo.

Hidup sederhana dan mencerminkan kondisi sebenarnya jauh lebih menyenangkan. Kita tidak akan dikejar-kejar tuntutan untuk tampil sempurna. Kita juga dapat menikmati aktifitas sehari-hari dengan nyaman dan bahagia. Jalinan pertemanan yang didasari oleh kekayaan akan terputus manakala kekayaan tersebut hilang dari genggaman. Semoga artikel ini bisa memberi inspirasi untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *