Lamun Siro Mung Seneng Dialem Wae, Ing Tembe Ketemu Bab-Bab Kang Kurang Prayugo

Legenda Pulau Majeti dan Prabu Selang Kuning
Legenda Pulau Majeti dan Prabu Selang Kuning

Apa kabar kawan blogger Jombang? The Jombang Taste hadir menyapa Anda melalui kata-kata bijak Bahasa Jawa. Nasehat bijak Boso Jowo kali ini berbunyi: lamun siro mung seneng dialem wae, ing tembe ketemu bab-bab kang kurang prayugo. Kalimat bijak Bahasa Jawa ini berarti bahwa bila anda terlalu senang dipuji akan menemui hal-hal yang tidak menyenangkan.

Seorang yang cepat puas pada pujian orang bisanya menjadi lemah berprestasi, dia menjadi malas berkreasi lagi. Akibatnya otak kanan makin melemah daya ciptanya dan segera diikuti cemoohan karena segera jatuh prestasinya. Banyak orang jatuh karena selalu dipuja puji dan banyak orang yang sukses karena ia selalu dikritik. Pujian seringkali melenakan dan kritikan sering kali menjengkelkan kita.

Padahal jika engkau ingin tahu siapa dirimu maka tanyalah musuhmu. Karena musuh akan cenderung objektif dibanding para pemuja kita. Sebagai manusia, maka hendaklah kita berhati-hati terhadap orang yang selalu memuji kita. Siapa tahu suatu saat ia tetap memuji kita saat kita akan terjun ke jurang.

Al-Qur’an mengajarkan kepada kita, apabila ada kebaikan yang bisa kita berikan kepada orang lain hendaklah kita berkata bahwa itu semata-mata adalah perkenan dari Alloh dan saat ada hal buruk atau kealfaan yang kita lakukan hendaklah kita berkata bahwa itu berasal dari diri kita sendiri. Semoga tulisan ini bisa menginspirasi hidup Anda.

Daftar Pustaka:

Sudjono. 2013. Nguri-uri Pitutur Luhur Falsafah Adi Luhung. CV. Karya Mandiri Sentosa: Ngawi

3 Replies to “Lamun Siro Mung Seneng Dialem Wae, Ing Tembe Ketemu Bab-Bab Kang Kurang Prayugo”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *