Nasehat Jawa: Percoyo Marang Diri Pribadi

Teruslah berdakwah sampai Allah berkata saatnya pulang.
Teruslah berdakwah sampai Allah berkata saatnya pulang.

The Jombang Taste kembali menyapa Anda dengan artikel nasehat bijak Bahasa Jawa. Kalimat bijak Bahasa Jawa tersebut berbunyi: percoyo marang diri pribadi. Nasehat Boso Jowo ini berarti bahwa kita harus percaya pada kemampuan diri sendiri. Kesuksesan hanyalah dimiliki oleh orang yang memiliki keyakinan diri, keuletan membangun kompetensi dan tidak mudah terpancing emosi dalam menyikapi masalah.

Bukanlah seorang pemuda yang berkata inilah ayahku. Tapi seorang pemuda adalah yang berkata inilah aku (dicuplik dari syair Arab). Tidak ada gunanya Anda membanggakan kesuksesan orang lain. Sebaliknya, Anda harus percaya diri membentuk kesuksesan diri.

Percaya diri adalah sesuatu yang baik, dengan percaya diri kita dapat menghadapinya dengan yakin dan hati teguh. Percaya diri adalah sebuah sikap tidak mengandalkan orang lain, apalagi tergantung pada orang lain. Percaya diri adalah mempercayai dirimu sendiri untuk bisa melakukannya walaupun berbagai halangan dan rintangan menghadang. Percaya diri dekat dengan usaha menjadi yang terbaik dalam hidup.

Percaya diri bukanlah over confident karena jika percaya diri adalah sesuatu yang baik maka over confident adalah sesuatu yang buruk karena di dalamnya terkandung kesombongan dan meremehkan orang lain. Percaya diri yang berlebih dapat merendahkan harga diri orang lain. Semoga artikel kata-kata bijak Bahasa Jawa ini bermanfaat untuk Anda.

Daftar Pustaka:

Sudjono. 2013. Nguri-uri Pitutur Luhur Falsafah Adi Luhung. CV. Karya Mandiri Sentosa: Ngawi

 

2 Replies to “Nasehat Jawa: Percoyo Marang Diri Pribadi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *