Sakbejo-Bejane Kang Lali, Luwih Bejo Kang Eling Klawan Waspodo

Kesenian tradisional Jombang
Kesenian tradisional Jombang

Bagaimana kabar sobat blogger Jombang hari ini? The Jombang Taste kembali menyapa Anda melalui artikel nasehat bijak Bahasa Jawa. Kalimat bijak Bahasa Jawa kali ini berbunyi: sakbejo-bejane kang lali, luwih bejo kang eling klawan waspodo. Kata-kata bijak Bahasa Jawa ini kurang lebih berarti bahwa orang yang beruntung adalah orang yang ingat pada Tuhan dan selalu waspada. Demikian Sudjono (2013) mencoba mengingatkan kita kembali terhadap kekayaan budaya Nusantara yang berupa kearifan-kearifan lokal.

Lupa adalah sifat alamiah manusia. Itulah pula kenapa Alloh memakai kata kerja bentuk lampau untuk menyebut kata lupa yaitu nasiyta dalam surat QS. Al-Kahfi ayat 23-24 yang berbunyi: “Dan jangan sekali-kali kamu mengata-kan tentang sesuatu: “Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok, kecuali (dengan menyebut): “Insya Alloh” dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan Katakanlah: “Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lehih dekat kebenarannya dari pada ini”.

Akan tetapi disisi lain saat Alloh menyebut kata ingat memakai bentuk kata perintah, wadzkur atau fadhakkir yang berarti ingatlah. Ingat memang harus diusahakan dan menjadi kesadaran bagi setiap manusia. Andai ingat itu adalah sesuatu yang mudah tentulah tak perlu Tuhan memakai bentu amar atau kata perintah untuk menunjukkan ingat. Lupa adalah cara Tuhan men-setting otak kita atas segala yang kita pikirkan, kita lihat, dan kita rasakan. Semua itu menjadi sesuatu yang kita masukkan kedalam otak kita dan Tuhan menjadikan lupa sebagai bentuk penyeimbang sehingga kita bisa tetap berpikir secara normal dan tidak terbebani oleh sesuatu yang dianggap tidak penting.

Dari itu pula, kemudian otak kita mengadakan seleksi file berlandaskan apa yang pertama kali bagi kita, apa yang kita sukai, dan apa yang kita anggap penting. Maka untuk waspada, hal terpenting adalah tetap mengusahakan ingat. Dengan ingat kita tahu bahwa sesuatu itu benar atau salah, dengan ingat kita dapat menjaga diri dari segala perbuatan terlarang, baik secara vertikal, horisontal, pribadi maupun sosial.

Demikian ulasan singkat kata-kata bijak Bahasa Jawa mengenai sakbejo-bejane kang lali, luwih bejo kang eling klawan waspodo kami bagikan untuk Anda. Semoga tulisan ini bisa memberi manfaat dan menginspirasi kehidupan Anda menjadi lebih baik setiap hari.

Daftar Pustaka:

Sudjono. 2013. Nguri-uri Pitutur Luhur Falsafah Adi Luhung. CV. Karya Mandiri Sentosa: Ngawi

2 Replies to “Sakbejo-Bejane Kang Lali, Luwih Bejo Kang Eling Klawan Waspodo”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *