Bisnis Online Yang Lebih Menyentuh Sisi Kemanusiaan

Mengamati perkembangan dunia blogging Indonesia sungguh sangat menarik. Di satu sisi banyak yang menuai sukses dengan bisnis online mereka. Di sisi lain banyak yang kembang-kempis dalam upaya mempertahankan nyawa di dunia maya. Dalam bahasa sederhananya, kesenjangan status sosial bukan hanya dalam dunia nyata. Dalam pergaulan internet pun terjadi.

Inilah yang menjadi sorotan utama seorang Lutvi Avandi dalam rangka berbagi manfaat dengan netter lain. Bentuk riilnya adalah menggratiskan ebook CafeBisnis. Gila banget kan? Yang lain masih konsis jualan ebook, nih orang malah memberi secara free.

Tapi gratisnya bersyarat. Harus beli domain dan sewahosting di CBWebSpace. Meski demikian, kalau di hitung-hitung lagi, ini masih tergolong obral harga. Bayangkan, dengan harga 197 ribu dapat ebook CafeBisnis sekaligus sewa hosting (Catatan: domain dan hosting tidak gratis). Bahasa sederhananya: beli domain dan sewa hosting, gratis ebook cafebisnis. Kalau saya belum menjadi premium member, sudah saya sikat duluan tuh. Hehehe.

Lalu, apa sih yang dicari mas Lutvi kali ini? Apakah karena sudah terlanjur tajir lalu obral gratisan? Atau ada misi tersembunyi untuk mengubah trend bisnis online di Indonesia? Kalau saya pribadi menilai hal ini lebih kepada prinsip pribadi. Berpikir idealis untuk tujuan jangka panjang bagi kebaikan bersama.

Siapa sih yang tidak butuh uang, saya yakin semua orang hidupnya kerepotan kalau tidak punya uang. Tapi bila kita bersedia menyisipkan nilai-nilai sosial dan agama dalam bisnis, tentu uang akan mendapat porsi yang tepat dan tidak menyusahkan.

Bagaimana Nasib Yang Berbayar?

Back to CafeBisnis. Berbagi buka hanya dalam bentuk materi. Sumbangsih ilmu dan pemikiran bisa jadi lebih membawa keberkahan bersama untuk masa depan. Bisa berupa memberi ebook gratis, artikel gratis, domain, hosting gratis dan lain-lain.

Bagaimana dengan nasib bisnis sejenis? Tentu pemilik bisnis hosting berbayar bakal gulung tikar nih? Atau para super affiliate bakal demo bareng-bareng karena salah satu pendapatan mereka akan terputus?

Disinilah perlu kita kaji bersama. Yang pertama, mungkin ini salah satu pertanda bahwa bisnis jualan ebook sudah mencapai titik jenuh dan beralih ke bisnis bidang jasa atau service. Sempat saya singgung di artikel kemarin. Bentuknya bisa berupa jualan VCC, menulis artikel lepas, hosting, autoresponder dan lain-lain.

Yang kedua adalah fakta bahwa semakin canggih teknologi, semakin membantu pekerjaan manusia. Dan logikanya, harga sewa hosting juga makin murah. Kalau ada yang bersaing makin mahal, saya nggak tahu itu sewa hosting atau ngontrak apartemen. Hehehe.

Dan langkah maju ini sangat berpeluang menimbulkan pro dan kontra. Bisa jadi akan ada penyalahgunaan kemudahan yang  diberikan. Misalnya, beli ebook CafeBisnis untuk membuat situs XXX. Hahaha. Nah, kalau yang ini saya serahkan lagi ke pribadi masing-masing dah. Resiko ditanggung penumpang.

Bagaimana menurut Anda? Apakah sudah waktunya bisnis ebook diganti dengan model bisnis lain yang lebih menyentuh sisi humaniora? Atau justru anda masih terasa nyaman dengan kondisi saat ini?

One thought on “Bisnis Online Yang Lebih Menyentuh Sisi Kemanusiaan”

  1. Ebook sekarang sepertinya malah semakin mudah didapatkan yang terkadang malah susah kontrol informasi yang berada di ebook tersebut.kalau lihat peluang bisnis ini baca ebook ini dan bila melihat peluang yang lebih lagi baca ebook yang satunya lagi.malahan titik fokusnya malah semakin berkurang.

    Sepertinya nilai rahasia ebook itulah yang membuat ebook itu semakin banyak pembeli :D

Leave a Reply