Lebih Asyik Mana Jadi Blogger Atau Youtuber?

5 Rekomendasi Smartphone Dual Kamera Terbaik - Gambar diambil dari TheTechy.com
Meniru kinerja lensa mata… 5 Rekomendasi Smartphone Dual Kamera Terbaik – Gambar diambil dari TheTechy.com

Profesi Youtuber akhir-akhir ini sangat menarik perhatian generasi milenial. Mereka berbondong-bondong menekuni kegiatan menjadi pengisi konten YouTube di berbagi kategori video. Alasan utama yang mereka gunakan adalah karena kemudahan membuat konten dan protein kemungkinan mendapatkan penghasilan melimpah dari YouTube. Sejumlah public figure berhasil menjadi idola remaja milenial karena mereka mampu menghasilkan uang miliaran rupiah hanya dengan menjadi artis YouTube.

Sementara itu profesi blogging pun telah dikenal masyarakat luas sebagai salah satu pekerjaan yang berbasis teknologi internet. Sama seperti halnya seorang youtuber, seorang blogger bekerja dengan menggunakan internet marketing. Setiap karya yang mereka hasilkan mampu mewarnai jagat bisnis internet dan dinikmati oleh jutaan pengguna internet di seluruh dunia. Kedua profesi ini mampu menjadi profesi impian bagi banyak remaja dan anak muda di zaman sekarang. Kecanggihan teknologi smartphone yang berharga murah turut mendukung terciptanya berbagai lapangan pekerjaan di bidang kreatif dan seni berbasis internet.

Kemudian timbul pertanyaan bagi seluruh pengguna internet di seluruh dunia mengenai lebih asyik mana menjadi youtuber atau blogger? Lebih menguntungkan manakah bagi seorang anak muda untuk menekuni profesi blogger atau youtuber?

Kedua profesi tersebut bagi penulis sama-sama mengasyikkan. Penulis bisa mengekspresikan berbagai pemikiran dan ide melalui video maupun tulisan teks artikel blog. Kedua profesi ini mampu menjembatani pengalaman penulis dengan kegiatan berbagi cerita kepada seluruh netizen yang ada di Indonesia dan di seluruh dunia. Mereka mampu menjadi sumber semangat bagi penulis untuk berkreasi membuat konten konten video edukatif dan tulisan inspiratif bagi pembaca.

Perlu diketahui bahwa diantara kedua platform ini, yaitu blog pribadi dan aplikasi YouTube, memiliki lingkungan diskusi yang berbeda-beda. Para pengguna YouTube lebih mudah tersulut emosinya ketika berdiskusi dengan pengguna yang lain. Mereka pun lebih mudah mengeluarkan kritik negatif terhadap sebuah konten yang tidak mereka sukai. Muncul anggapan seolah-olah pengguna YouTube telah kehilangan saringan atau filter kesopanan dalam memberikan komentar. Hal ini berbanding terbalik dengan sistem moderasi blog pribadi yang memungkinkan seorang admin blog untuk melakukan penyaringan komentar yang tidak sopan.

Bagaimana dengan pengalaman Anda berinteraksi melalui website blog pribadi dan aplikasi YouTube? Diantara kedua jenis platform ini manakah yang anda merasa lebih nyaman berdiskusi?

Bagikan tulisan ini:

4 Replies to “Lebih Asyik Mana Jadi Blogger Atau Youtuber?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *