Kerjasama Pembaca Dan Penulis

Berbicara tentang penulisan, kita tidak terlepas dari dua hal. Yaitu pembaca dan penulis. Keduanya adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan. Apalah artinya tulisan bila tidak ada pembacanya. Sebaliknya, tidak kan ada tulisan kalau tidak ada penulis.

Dalam hal ini, akan terjadi hubungan timbal balik yang saling menguntungkan. Pembaca artikel akan beruntung karena mendapat informasi. Sebaliknya, penulis akan beruntung karena karyanya mendapat apresiasi.

Bahkan, bagi mereka yang sedang menekuni bisnis online, menulis artikel merupakan salah satu cara mengembangkan brand atas seseorang. Dari artikel yang ditulis, dapat diketahui sejauh mana kemampuan seseorang menggerakkan alam bawah sadar pembaca untuk mengikuti suatu langkah yang disarankan.

Memahami arti penting pengaruh sebuah tulisan, maka mau tak mau kita harus membiasakan diri mengekspresikan pikiran melalui tulisan. Ya, tulisan. Internet adalah dunia maya visualis. Komunikasi dua arah dilakukan melalui mata. Dan hanya sedikit yang memanfaatkan audio sebagai komunikasi.

Menulis bisa jadi terdengar sangat kuno. Bayangan kita mungkin akan kembali ke jaman sekolah dasar saat masih ada materi mengarang dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Itu tidak salah. Menulis memang merupakan kegiatan berandai-andai dalam memainkan pikiran orang lain.

Dan untuk berhasil memainkan pikiran orang lain, mau tidak mau kita harus biasakan diri menulis sejak dini. Bisa dengan menjadi penulis tamu, mengikuti kontes menulis atau bagi yang masih belum percaya diri bisa mengupdate tulisan di blog pribadi.

Saya hanya berharap kita tidak terlambat mengembangkan bakat penulisan. Karena dunia telah memasuki generasi informasi. Dan tentunya kita tidak ingin menjadi penonton dari modernitas ini. Mari Action! Kapan lagi kalau bukan sekarang.

Bagikan artikel ini melalui:

One Reply to “Kerjasama Pembaca Dan Penulis”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *