Komunikator Hebat Diciptakan, Bukan Dilahirkan

Orang berpikir bahwa mengendarai sepeda motor, bermain sepakbola, berbelanja ke minimarket, bercinta dan berkomunikasi adalah sesuatu yang dapat mereka lakukan secara alami. Hal itu semua pembawaan sejak lahir, tidak ada pelajaran yang diperlukan, kita hanya melakukannya. Kenyataannya memang demikian, banyak komunikator yang baik memiliki sedikit pelatihan formal atau bahkan tidak sama sekali.

Sementara bagi yang lain, yaitu komunikator dengan kemampuan yang buruk atau tidak memiliki motivasi diri, justru memiliki pengalaman pelatihan formal. Menurut Joel Whalen dalam buku I See What You Mean, yang benar adalah bahwa teknik-teknik yang dilatihkan dalam pelatihan formal adalah lebih unggul dibandingkan kecenderungan-kecenderungan alami. Meski demikian, latihan berkomunikasi secara teratur mampu memberikan hasil memuaskan.

Tentu saja, kita tidak dapat memaklumi jeleknya pelatihan yang seseorang terima. Atau apa pun yang dapat kita harapkan untuk membangkitkan talenta komunikasi yang terbaring tidur di dalam tubuh Anda. Sebaliknya, kita harus belajar secara berulang-ulang dengan praktek di lapangan agar kemampuan komunikasi dapat tercipta secara perlahan-lahan di dalam diri sendiri.

Gambar Ilustrasi Komunikator Hebat - Siti Nurhaliza Photo dan Wallpaper
Gambar Ilustrasi Komunikator Hebat - Siti Nurhaliza Photo dan Wallpaper

Melatih Komunikasi Tertulis Melalui Blogging

Demikian pula dalam hal komunikasi tertulis dalam dunia blogging. Kita membutuhkan pelatihan ngeblog secara teratur agar terbangun kebiasaan efektif yang berguna. Blogger hebat bukan dilahirkan, tetapi ia diciptakan melalui serangkaian proses yang memakan waktu. Blogger pemula beranggapan bahwa kemampuan menuangkan gagasan melalui teks, gambar, audio dan video bisa hadir begitu saja dalam diri blogger.

Padahal fakta seputar menulis artikel blog tidak semanis dugaan orang. Memang ada kalanya blogger pemula memiliki latar belakang akademis dengan kebiasaan menulis secara terstruktur sesuai kaidah penulisan yang baik dan benar. Tetapi untuk blogger awam, dan kebanyakan memang bukan dari golongan akademis, menulis satu posting saja membutuhkan perjuangan keras.

Blogging mampu menjadi media komunikasi massa yang tepat, murah dan efisien bagi masyarakat luas. Sebuah artikel yang dipublikasikan dalam blog pribadi bisa menyebarluaskan ide yang Anda miliki dan ditanggapi oleh jutaan pembaca blog di seluruh dunia. Oleh karena, kita perlu melatih kemampuan menulis artikel blog agar komunikasi tidak melenceng dari tujuan awal dan membawa kegunaan bagi pembaca. Sebaik-baik manusia adalah yang mampu memberi manfaat bagi orang lain, bukan?

Enjoy blogging, enjoy writing!

6 Replies to “Komunikator Hebat Diciptakan, Bukan Dilahirkan”

  1. Intinta kalau memang ingin menjadi komnikator yang hebat harus banyak pengalaman, banyak baca, banyak pengetahuan sehigga segala pembicaraaan dapat berargumen dengan baik 😀
    nice post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *