Maaf, Anda Salah Jalur. Silakan Putar Balik Setelah Rambu Berikutnya.

Langsung pada pokok pembahasan. Saya tertarik memantapkan niat Arief Rizky Ramadhan untuk mengubah imej lama dengan imej baru yang lebih tepat. Selama ini kita mengenal sosok dik Arief (sengaja saya tambahkan kata dik supaya nggak kacau dengan panggilan Arief senior) dengan nama bebegendut.

Dalam pergaulan antar blogger, nama dan imej tersebut menjadi bahan ledekan dalam beberapa ruang diskusi. Ada yang menyorot hobi mengoleksi boneka Linux, ada pula yang merasa risih dengan artikel BeOL di blog mas Hengky. Serta masih ada beberapa guyonan ringan lain yang tujuannya mengkritisi imej tersebut.

Menurut saya, imej lama tersebut tidak menguntungkan untuk dipakai jangka panjang. Apalagi bila dik Arief berniat melebarkan sayap ke bisnis online. Sangat tidak mendukung proses penciptaan personal branding. Padahal kita semua tahu, kepercayaan prospek sangat dipengaruhi oleh branding penjualnya.

Maka jangan marah kalau tiba-tiba ada yang nyeletuk:

“Eh, kamu beli ebook sama si Gendut ya? Nggak takut kena beol dia? Hahaha…”

Sebelum makin ‘parah’ terkena Efek Blogging Terhadap Penghancuran Diri, saya menyarankan evaluasi ulang langkah yang telah diambil. Beberapa hal yang saya sarankan adalah:

1. Mulai dari nol.

Ibarat membangun sebuah rumah, semua diawali dari membangun pondasi rumah yang kokoh. Jika kekuatan pondasi tidak cukup mampu menopang bangunan, siap-siap saja mengungsi saat topan kecil melanda.

Disini kita perlu tata ulang alasan utama kita ngeblog. Mau sekedar nampang, unjuk kemampuan, mencari teman, berbagi manfaat atau justru menjadikan blogging sebagai investasi jangka panjang penghasil passive income.

2. Re-branding imej sesuai topik pilihan.

Kasus ini pernah saya alami. Pada awal ngeblog saya cukup dibuat bingung dalam pemilihan topik blog. Dengan sedikit terpaksa saya nyemplung di kategori bisnis online. Padahal itu bukan topik terbaik saya.

Kalau kemudian banyak yang menyarankan saya memilih jalur motivasi blogging, itu juga karena adanya magnet kuat dari dalam diri saya untuk berbagi semangat dengan kawan-kawan blogger lainnya.

Pindah topik bukanlah hal tabu dalam blogging. Karena bila kita memaksakan memasuki bidang yang bukan the best of me, potensi yang keluar tidak akan maksimal. Seperti mahasiswa teknik yang dipaksa mengikuti kelas grammar, bisa Anda bayangkan sendiri ‘betapa hebat’ kemampuan lecturer di mata anak didiknya.

3. Gaya penulisan menyesuaikan usia.

Menurut pengamatan saya, salah satu pembeda karakter kanak-kanak dan dewasa adalah pada cara tertawanya. Salah satu ciri khas dik Arief adalah menampilkan emoticon tertawa dalam setiap artikel yang ditampilkan. Sebenarnya sah-sah saja Anda mau tertawa ngakak model apapun. Tapi orang akan menaruh respek lebih besar bila kita bisa mengontrol emosi.

Termasuk juga gaya penulisan kategori berat atau ringan sesuai topik pilihan. Mungkin karena selama ini orang mengenal sosok dik Arief sebagai ABG baru melek, lantas merasa aneh saat membaca tulisan serius yag terbit beberapa hari lalu dalam Kontes Menulis.

Terlepas dari semua hal di atas, kesuksesan proses rebranding sangat dipengaruhi konsistensi langkah nyata yang dilakukan. Karena percuma saja kalau semangat menggebu-gebu di bulan pertama lalu loyo tak bertenaga di bulan-bulan berikutnya.

Nah, bagi yang merasa berada di jalur yang salah, mengapa tidak mencoba putar balik?

118 Replies to “Maaf, Anda Salah Jalur. Silakan Putar Balik Setelah Rambu Berikutnya.”

  1. ini nasehat dari sosok kakak kepada adeknya.. bentuk perhatian dan kasih sayang yang baik. mudah2an bisa diterima oleh arief bebgendut dengan senang hati

  2. wah ini panduan bagus buat yang baru belajar nyetir….. :alay

    BTW, selamat buat yang mau re branding imej… :cendol

      1. @Agus Siswoyo, dalam konteks ini khan kita lagi ngomongin bisnis mas..seperti yang mas Agus bilang, kalo salah jalur ya kembalilah ke jalur yang benar, evaluasi lagi gitu lho 🙂

    1. @ghe, jika selama ini mas Eko bisa update blog dengan rutin dan tanpa merasa dipaksa, itu sudah jadi sinyal bagus kecocokan memilih topik blog.

    1. @mh, saya ikut Mister International 2010 aja. Biar ngetob sejagad raya. Cari duitnya juga gampang. Tinggal lenggak-lenggok di catwalk dapat kontrak.
      :ngakak

  3. Kalo saya ngeblog yang KA.com hanya untuk berbagi, jadi tidak ada yang salaah dalama branding saya… kecuali kalau itu blog mau dibikin bisnis juga…

    kalo mas, brandingnya mau dijalur penulisan nich ??? apa bicaratentang traffic ?

  4. kalo saya mungkin masih memilih arah soalnya kemaren2 arah nya belum menentu jadi tidak putar arah…. belum dapet arah yang pingin dituju

  5. :recsel nais inpo gan, namun 'pengalaman' menentukan arah g mas?

    so keknya musti tersesat dlu kali ya heeee

    oya mas pengen nanya nih namanya kan agus siswoyo y?

    saya heran kok nulisnya gini ya "agus Siswoyo" jadi bukan "Agus Siswoyo"

    pasti ada filosofinya mas? :malu2

    1. @Muhammad Arifin, Nggak harus tersesat dulu. Banyak kok yang langsung klik pada topik pertama. Cuma, pada umumnya orang bisa menemukan bidang terbaiknya setelah melalui trial and error yang mampu mempertajam misi terselubung dalam dirinya.

      Mengenai penulisan nama, mas Arifin lihat dimana ya? Seingat saya, saya selalu menulis pakai ejaan 'Agus Siswoyo'.

  6. wah mengena sekali nich… saya juga pernah ganti topik blog beberapa waktu yang lalu, apapun harus dimulai dari nol seperti naik tangga harus dimulai dari anak tangga yang paling bawah dulu…

    1. @dodypku, benar, mas. Harus berani babad alas. Memulai dari nol. Namun tidak semua blogger berani melakukannya. Kadang mereka takut gambling sehingga bertahan pada topik yang sebenarnya menjadi penjara bagi pemikirannya sendiri.

  7. ariefnya mana ya?

    Ini seperti kontes idola cilik tapi lagunya orang dewasa. Buat yang suaranya mantap, vibrasinya oke, pitch controlnya ciamik, sih bakalan bagus. Tapi tetap aja beberapa orang menyimpan tanya di hati kecilnya, "masak anak kecil nyanyinya lagu dewasa?" Masak anak ABG sudah berbisnis online dengan orang gede?

    Saran saya, ikutilah kata hatimu. Belajarlah dari Kiyosaki, "Bukan urusan saya, orang mau bilang apa tentang saya." Belajarlah menjadi 'gila'. Berpikirlah apa yang orang lain tidak pikirkan. Karena di situ akan muncul kreativitas baru.

    Ayo, maju terus, Rief!

  8. setuju pak, emang butuh bentuk atau topic yang dikuasai untuk dapat mengerjakan blog tidak semena-mena keluar dari jalurnya. hehe… saya sudah mulai dapet bentuk, tapi gak ada duit buat blog lagi, ya mau gimana lagi, harus mengais dollar dulu dari internet. hehe, :nerd

    1. @hanif IM, Penyebab klasik bagi kebanyakan orang untuk melangkah adalah modal. Saya juga pernah mengalami begitu. Namun saya yakin, dengan kreatifitas, keuletan dan ketekunan, tidak ada hal apapun yang dapat menjadi penghalang untuk kemajuan orang tersebut.

  9. Wah, emang keren ni Mas Agus…

    Salam kenal mas, kenal lewat undangan pean di JIS..

    Mudah-muadhan bisa datang

    Syamsul

    Warga JIS

    Alumni Paculgowang :tkp

  10. Memang sebagai seseorag harus tahu benar dan mengenal dirinya seutuhnya,belajar pada pengalaman dan melihat juga keadaan….

    artikel yang bagus dan ful motivasi…. :recsel

  11. gaya penulisan menyesuaikan usia…berarti gaya penulisan bebegendut emang sudah sesuai usianya ya mas…

    kayaknya bagus juga kalau Arief berani bereksperimen, bagaimana gaya menulis ABG yg gak perlu banyak aturan dan lebih lepas ternyata mampu menghasilkan dolar….

    masalah pindah jalur, kalo udah tahu kesasar ya harus mau putar balik …

    ato boleh juga sih nyoba nyasar-nyasar, barangkali saja ada hal menarik yg sama sekali berbeda di depan sana … sedikit berpetualang lah…

    1. @suarakelana, saya lihat juga gitu mas. Dik Arief kurang berani mencoba gambling terhadap gaya penulisan baru. Kebanyakan masih mengekor seleblogger lain. Hehehe…

  12. ya maklumlah mas, mungkin dik Arief sedang mencari jati diri.. usia seperti dia sekarang merupakan usia dimana seseorang akan mennetukan ke arah mana dia akan 'berjalan' dan 'berpikir'.. kita semua yang lebih tua harus mendukungnya …

    1. @evan, mendukung nggak harus dengan motivasi lho, dengan becandaan yang ngakak juga bisa. Yang penting dik Arief mau menindaklanjuti inti dari pembicaraan.

  13. pilih jalur mana: sidoarjo-lumajang atau sidoarjo-wonosobo?

    doremi pizza makin tajir lho.

    :rate

    oh ya, jadi kpn nih ngajari saya ngeblog, tgl 14 udah mau tutup kontes kan.

  14. Mulutmu harimaumu, kayaknya ini yang tepat ya mas untuk menggambarkan kondisi tadi, personal branding itu juga merupakan sebuah image tentang diri sendiri , siapakah anda sebenranya, dan orang ga bakal nyangka tentang hal itu, apalagi di dunia online, tapi attitde itu akan selalu terbawa kemana orangnya pergi ke dunia maya sekalipun, dan saya rasa tiga saran di atas sudah cukup untuk kontrol diri bila ingin personal brandingnya bagus, salam Mas Agus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *