Modal Dasar Seorang Penulis

Apa kabar sobat blogger Indonesia? Masih semangat menulis artikel? Atau malah otak Anda lagi kembang kempis  nggak tahu apa yang mau ditulis. Sudah mikir berjam-jam nggak satu ide pun muncul? Sama dong. Saya juga sedang mengalami hal tersebut. Hehehe…

Daripada nggak ada kerjaan, sore ini saya membolak-balik beberapa buku best seller. Di bagian belakang buku kan biasanya terdapat biografi singkat penulis. Mulai dari tempat tanggal lahir, riwayat akademis, pekerjaan, karya yang telah dihasilkan hingga nomor kontak yang bisa dihubungi.

Nah, setelah menyimak sejarah mereka, sedikitnya ada 5 syarat utama untuk menjadi penulis. Apa saja 5 hal tersebut. Ini dia…

1. Kemampuan Teknis.

Hal ini berupa kemampuan mengetik di komputer, laptop, notebook dan bekerja dengan internet. Jaman dulu, orang masih mengandalkan mesin tik dalam menulis. Sekarang perannya sudah diambil alih oleh komputer. Kalau tidak punya komputer di rumah, Anda bisa rental atau kredit sekalian. Harga laptop makin terjangkau kok. Kalau beli nggak perlu memaksakan yang mahal-mahal. Biarpun murah asal manfaatnya nyata.

2. Mindset Sukses.

Ibaratnya, inilah nyawa seorang penulis. Mindset ini berupa semangat, tekad dan kemauan keras disertai kerja cerdas. Memproduksi tulisan tidak sama dengan memperbanyak barang retail. Tidak ada mesin cetak yang bisa bekerja otomatis. Ini murni hasil proses input panca indera yang diolah oleh otak Anda hingga berupa media tulisan yang bisa dibaca orang lain.

3. Kebiasaan Membaca.

Seorang penulis sukses mempunyai kebiasaan atau budaya membaca sebagai kebutuhan hidup sehari-hari. Bahkan di salah satu buku yang pernah sayabaca, mereka bisa menghabiskan 3 jam per hari untuk aktivitas membaca buku. Dengan perincian 2 jam untuk menambah ilmu di bidang yang kita geluti, sementara 1 jam lagi untuk membaca buku yang berkaitan dengan hobby. Pendek kata, mereka selalu haus informasi.

4. Kemampuan Intelektual.

Kemampuan ini berkaitan dengan wawasan ilmu pegetahuan, logika, daya nalar dan visi akademis. Artinya, menulis berdasarkan fakta yang ada di lapangan, bisa dibuktikan kebenarannya, nggak asal gembar-gembor dan bisa memberikan solusi alternative bagi pemecahan masalah. Dan satu lagi, penulis hebat tidak akan mencampur aduk masalah pribadi dengan topic yang sedang dibahas. Anda boleh sensi kepada seseorang, tetapi ada aturan main supaya tidak kelihatan frontal. Hahaha…

5. Adaptasi Terhadap Perubahan Jaman.

Setahu saya, nggak ada ceritanya penulis itu kuper dan gaptek. Tapi bukan berarti mereka harus bergaya anak gaul, allay, lebay dan sejenisnya. Saatnya KTP Blogger berperan. Dibutuhkan sifat supel, bisa menyesuaikan diri, baik hati, rajin menabung dan tidak sombong. Hehehe… Pokoknya yang baik-baik saja deh.

Sekarang saya kembalikan kepada Anda. Dari 5 hal di atas, mana yang sudah Anda miliki sekarang?

3 Replies to “Modal Dasar Seorang Penulis”

  1. Sorry for the huge overview, but I’m really loving the new iPhone, and hope this, as well as the prompt feedback some other people have added, will help you decide if it’s the right choice for you.

  2. Sorry for the huge review, but I’m really loving the new iPhone, and believe this, as well as the excellent reviews some other people have written, will help you decide if it’s the right choice for you.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *