Pentingkah Mengetahui Motivasi Ngeblog Para Spammer?

Pada tulisan sebelumnya saya telah menulis macam-macam motivasi seseorang menulis artikel blog. Dari yang sekeadar nampang di dunia maya, bercanda nggak jelas tujuannya hingga membawa pesan idealis dalam menyebarkan paham kepada masyarakat luas.

Rasanya tidak adil kalau blog yang mengambil tagline Catatan Motivasi Blogging Indonesia ini hanya membahas yang baik-baik dari sisi gentleman-blogger. Yang terbiasa nyepam pasti komplain di kemudian hari. Merasa kelompoknya tidak diakui keberadaannya. Padahal mereka tetap eksis hingga hari ini.

Seperti judul di atas, apa sih pentingnya mengetahui motivasi ngeblog spammer dan junker? Kenapa mau tahu saja urusan orang lain? Bukannya lebih baik memblok IP address mereka biar kapok sekalian?

Sebelum saya menjawab semua pertanyaan tersebut, ada baiknya Anda baca dulu cerita berikut ini.

Suatu siang, Bedjo Paidjo Supardjo Kartodihardjo bin Sutardjo Singodimedjo lagi online dan mendapati blognya telah kedatangan tamu dan meninggalkan sebuah komentar. Bejo tahu diri. Sebagai balas budi, dia melakukan kunjungan balik.

Klik! Dia segera dibawa ke halaman tujuan. Bukannya senang, malah terdengar umpatan:

“Kurang Asem!!! Blog apaan nih. Tulisan blog cuma sebaris dengan image besar center alignment, isinya juga iklan baris melulu. Nyesel gue kesini.” Dia menyesal karena nggak lihat foto Farah Quinn dari kemarin-kemarin. Hahaha.

Setelah balik kandang, dia mendapati komentar baru dari username bahasa asing. ‘Hmm, dapat kunjungan bule nih. Tumben nggak ketangkep akismet’, pikirnya. Giliran link tersebut dikunjungi, ternyata tuh bule nawarin soft loan alias kredit duit. Sekali lagi si Bedjo dikadalin.

Dilain kesempatan, komentar seorang spammer terdeteksi oleh akismet dan tentu saja Bedjo tinggal delete dari daftar comments sampah. Tapi… iseng-iseng Bedjo membuka link yang ada dalam comment. Waladalah, tertuju ke situs 17+ favoritnya. Bedjo bersorak gembira. Horeee…!!!

Dalam aktifitas online sehari-hari, bisa jadi hal tersebut pernah Anda alami. Bandwidth sudah terbatas malah dibikin ribet sama aksi junker. Kalau sudah begitu, efek selanjutnya adalah berteriak di situs jejaring sosial. Minta dukungan dari basis pertahanan polisi blogging.

Pemburu Dollar yang Bikin Keki

Kalau Anda bersedia membuka hati dan mentoleransi keanekaragaman tujuan ngeblog, maka Anda mendapati kenyataan bahwa kita harus memahami dulu apa tujuan ngeblog para junker. Jangan keburu memberi label tukang bikin onar dan sejenisnya.

Para pemburu uang receh iklan baris, reseller produk informasi, pejuang kontes dan sejenisnya tetaplah sama seperti Anda, penghuni jagad blogosphere dengan segala kelebihan dan kekurangan.

Mereka adalah bagian dari simbiosis dunia internet marketing. Dimana ada produk yang dijual, selalu diikuti upaya promosi gencar-gencaran untuk menarik perhatian calon prospek dunia maya yang tak terbatas lingkup negara.

Mempertegas Tujuan Ngeblog

Di lain pihak, setelah Anda mengetahui bermacam tujuan ngeblog, sudah sepatutnya hal ini menjadi pelajaran bagi masing-masing individu untuk fokus kepada bidang pilihan. Spesialisasi keahlian makin meruncing pada upaya pembentukan personal branding terhadap satu topik tertentu.

Kalau Anda memandang komentar spam sebagai tindak kejahatan kecil dalam dunia maya, maka setidaknya Anda harus membuktikan diri sebagai blogger yang tidak asal komentar sebuah kalimat lantas ngacir tak tahu arah.

Tak kenal maka tak sayang. Mengetahui tujuan atau motivasi ngeblog para spammer sama pentingnya dengan mengenali kepribadian mereka. Supaya Anda tidak uring-uringan lagi waktu mendapat kunjungan mereka. Slow down, baby!

Bagaimana, masih berpikiran nggak mau tahu motivasi ngeblog?

PS: Bagi yang terbiasa nyepam blog ini, jangan merasa didukung          ya. Ingatlah, balasan akherat akan menanti Anda. Hahaha.

:hammer

4 Replies to “Pentingkah Mengetahui Motivasi Ngeblog Para Spammer?”

  1. Hi, I do believe your article feedback is very positive, thanks. I find the post that you have wrote has good information. I was reading one post earlier today and here’s what i found: barking is natural, it’s how dogs say each other and with you. However, non stop barking is annoying, for you and everyone, and you will have to learn how to end it. Have in mind, you don’t want to stop your dog barking completely, rather just instruct him to stop barking when he is said so. As with all dog training you must be calm and always reward the good behaviour. Excessive barking can be the result of a need for attention. You have to isolate the reason of the barking prior to be able to train to stop it.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *