Sepi Ing Komen Rame Ing Traffic, Mengapa Blog Populer Justru Komentatornya Rendah?

Blog tidak selalu identik dengan interaksi antara pembaca dan penulis dalam kolom komentar. Dalam beberapa hal saya menjumpai blog yang memiliki jumlah visitor lumayan tapi sedikit sekali jumlah komentator. Nggak jauh-jauh contohnya, blog ini sendiri. Dari data AWStat menunjukkan traffic rata-rata 600 kunjungan per hari. Tapi yang meninggalkan komentar bisa dihitung dengan jari tangan. Ada untungnya juga sih, jadinya saya nggak harus capek-capek balas blogwalking kesan kemari di saat koneksi internet akhir bulan gini lagi lemot selemot-lemotnya. Hehehe.Β Kenapa bisa minim komentar? Alasannya macam-macam.

Optimasi Search Engine

Yang pertama adalah hasil kunjungan dari search engine, entah kebetulan nyasar atau memang pakai ilmu SEO yahud. Tujuan visitor cuma cari info terkait satu hal tertentu. Setelah info didapat ya sudah, say good bye! Yang paling kelihatan dalam hal ini adalah blog Margasatrya.Com Artikel-artikel mendasar dan penting bisa menjadi magnet yang kuat bagi newbie buat mengunjungi blog Anda. Anda pun bisa mencontoh prinsip yang dipakai, yaitu konten yang selalu relevan dengan jaman. Mau dibuka 5 tahun ke depan masih bisa nyambung dengan kebutuhan informasi saat itu.

Jamaah Gosip Emak-emak di Grup WA
Jamaah Gosip Emak-emak di Grup WA

Terlalu Sempurna Untuk Dikomentari

Alasan berikutnya adalah tulisan Anda terlalu sempurna untuk dikomentari. Memang benar kok, berlebih adalah sebuah kekurangan. Justru dengan meninggalkan komentar maka terkesan too much alias berlebihan. Inilah dilema yang sering hadapi waktu menulis di blog ini. Pengennya nulis yang bisa memberi manfaat DAN sekaligus bisa memancing interaksi pembaca. Terkadang saya sengaja melewatkan satu atau dua poin penting supaya pembaca mengkritisi tulisan dan angkat bicara. Karena kalau konten terlalu sempurna bisa-bisa bikin pembaca melongo terpesona. Lupa deh kalau mau leave comment.

Malu Belum Update Blog Sendiri

Nah, yang ini agak unik. Niat hati pengen nimbrung dalam kolom komentar namun apa daya belum sempat nulis artikel di blog sendiri. Kalau nanti dapat kunjungan balik pasti kena komplain kenapa nggak segera nulis. Ini terjadi juga di blog ini. Saya tahu lho siap-siapa yang suka ngintip blog ini tapi nggak pernah meninggalkan komentar. Awas ya, kalau bulan depan masih suka ngintip nanti saya publikasikan nama-nama Anda. Hehehe. (Ngancam berbalut motivasi).

Meneropong Perkembangan Kawan dan Lawan Bisnis

Bisnis internet dapat dikatakan nggak lebih dari sekedar permainan angka dan huruf. Apa yang Anda tulis saat ini bisa jadi sebuah pencerminan dari langkah besar di masa yang akan datang. Bagi Anda yang menyadari betapa berharganya sebuah ide, tentu Anda tidak akan gegabah menuliskannya dalam artikel blog. Siapa tahu ada detektif kiriman pesaing bisnis yang siap merampok ide brilian Anda. Anda kan nggak bisa membatasi siapa saja yang boleh akses blog. Jadi berhati-hatilah mengungkapkan visi dan misi Anda di blog karena bisa jadi mereka memantau Anda 24 jam. Who knows!

Itu dia beberapa hal yang bisa saya bagi kali ini. Ada yang mau menambahkan? Atau punya pengalaman lain kenapa mau mengunjungi blog tapi jarang meninggalkan komentar?

101 Replies to “Sepi Ing Komen Rame Ing Traffic, Mengapa Blog Populer Justru Komentatornya Rendah?”

  1. Saya sering berkunjung ke blog lain tapi tidak meninggalkan komentar, dengan alasan :

    1. Isi artikel/tulisan tidak saya kuasai.
    2. Keterbacaan tulisan sangat kurang, sehingga saya malas untuk meneruskan membaca.
    3. Sudah terlalu banyak komentar yang masuk, jadi untuk apa lagi memberi komentar. πŸ˜›
    4. Cuma mau liat-liat doank……he..he..he…

    1. Sepakat dengan tambahan dari pak Rudy. Untuk poin ke-3, saya sering menemui di blog-blog yang sudah sangat populer, komentarnya sudah ratusan, jadinya malah bingung mau komentar apa lagi…

    2. saya setuju banget. selain komentar, kadang PR pun tidak sebanding dengan trafik, jadi kalo masalah komentar ada bebrapa faktor, bisa topik, kedekatan penulis, bisa juga karena emang blognya punya orang hebat. kaya yang punya blog ini neh. hehehe

  2. Alasan saya tidak berkomentar mungkin salah satunya minder karena merasa itu bukan kompetensi saya. Yang kedua isi postingan tidak mengajak berdiskusi di komentar. Selebihnya karena BINGUNG maksud dari tulisan itu apa.. wkwkwk

  3. Mas Agus mulai otak atik judul…
    Dua postingan terakhir saya suka judulnya…
    (isinya juga suka…)
    Tapi saya tidak komentar

        1. wew mumpung mas agus lagi jadi seleb buru-buru minta tanda tangan ah, harganya masih mahal. nanti kalo udah engga jadi seleb. tanda tangannya udah engga bisa buat ketimpah duren sawit eh maksudnya buat bernarsis ria hehe

  4. hm…tergantung sih mas,
    kalau saya, kalau memang gak ninggalin komentar karena,
    1. isi blog udah penuh sama iklan, maaf saya bukan mesin bot yang rela mengeklik iklan anda.
    2. Isi tulisan terkesan terlalu banyak curhat tanpa manfaat, ya kayak baca diari orang, terkesan risih ikut komentar.
    3. Desing kurang enak diliat, blognya bagus, isinya bagus, tapi designnya kok bikin mata puyeng ya? hehe, itu jadi alasan juga kok mas, jadi males baca lama2 dan ninggalin komentar.

  5. Saya suka mengintip ke sini tapi jarang berkomentar :D. Kalau orang yang datang mencari informasi dari mesin telusur biasanya jarang berkomentar (memberi tanggapan) karena mungkin harus membandingkan dengan halaman-halaman lain yang dia temukan, kalau informasi yang diinginkan cukup, maka tidak perlu lagi bertanya atau berkomentar.

    Pembaca kemudian hanya bertanya jika ia belum merasa paham dengan informasi yang disampaikan dan merasa penulis blog bisa membuka pemahaman itu, tapi itu pun jika pembaca merasa bahwa penulis cukup kompeten (atau setidaknya memberi harapan) untuk menjawab dengan baik. Pun pembaca juga akan memberi tanggapan, jika ia mengetahui topik yang ditulis berbeda dengan yang disampaikan oleh penulis, dan merasa perlu memberi masukan/pembenahan atau sekadar konfirmasi.

  6. Nah, saya tertarik poin tentang Malu Belum Update Blog Sendiri
    . Kayaknya saya juga tahu deh siapa-siapa yang seringnya cuma baca doang, tapi gak ninggalin jejak. Yach, wajar banget sih. Padahal sebenarnya gak perlu gitu-gitu amat juga, soalnya saya juga tahu sendiri kalo mereka jarang update (tanpa saya harus berkunjung balik). Wong saya memantau blog mereka lewat RSS reader kok πŸ™‚

    Jadi, gak perlu ogah berkomentar kalo belum punya artikel baru, terutama kalau Anda memang sangat ingin berkomentar.

  7. saya termasuk yang ngintip ngintip tuh mas. selalu malah. hehehe tapi bukan karena malu, tapi karena membaca artikel disini sudah cukup bagi saya. tanpa perlu dikomentaripun sudah bagus menurut saya.

  8. wah kalo blog saya sepi koment sepi traffic wkwkwkwkwwk…………..

    yah tapi kalo saya senenag koment disini karena, banyak dapet ilmu ngeblog heheheheheh…………….

  9. saya sering mampir dan ngintip tulisan tapi kalo lagi pinjem koneksi internet disekolah bisa nulis komentar.
    nah kalo dirumah koneksi kaya keong racun.. ngesot jalannya.. dah nulis komen eh pas di ‘post comment’ putus koneksi.. walaah merana..

  10. Dulu, ketika masih harus ke warnet untuk online, saya lebih sering membuka blog kemudian men-save-nya, tanpa meninggalkan komentar. Maklum, kejar-kejaran dengan billing.

      1. Artis Di Kolong embatan Kali
        Mas Agus Juga Nggak Komentar Di Blog Saya
        Tuh Kan ketauan Siapa yang Ngintip2
        ckckckkckc

          1. khan udah dibahas pada postingan di atas πŸ™‚

            banyak faktor alasan kenapa blogger belum berkomentar balik. di antaranya 4 point pada postingan mas agus ini πŸ™‚

    1. cuek aja, gan selama memang blognya engga blank alias hilang kena suspend. malu kena suspend daripada belum update πŸ˜€

  11. mungkin saya termasuk orang yang terkena hebatnya SEO blog ini, hingga bisa mampir disini. Kalau blog saya udah sepi, sepi juga yang koment tapi tak apalah yang penting masih bisa ngeBlog (teknik menghibur hati).
    Salam KenaL

  12. sering sih berkunjung, tapi ketempat ini termasuk jarang meninggalkan komentar..
    kenapa nya??? masih bertanya2, habis mantab lah postingannya…

  13. saya sering berkunjung tanpa meninggalkan komentar, tapi paling biasa kena sindrom “malu belum update blog sendiri”
    salam kenal ya mas agus

  14. point 2 dari bawah mantaps gan hahaha

    malu karena belum posting atau malu karena pastinya begitu buka langsung kabur karena postingan udah jadul?

    hati-hati menulis visi dan misi kayaknya memang jadi ancaman πŸ˜‰

      1. pencurian ide sih engga masalah mas soalnya khan pastinya berlomba dalam kretifitas tapi pencurian konten feed dan judul posting buat SEO pake fitur search itu yang memperihatinkan :p

  15. meninggalkan/tidak meninggalkan comment pada sebuah postingan, ada banyak alasan y… klo saya sebagai newbie pastinya bertujuan untuk Blogwalking, berkenalan & mengamati Blog para sesepuh blogger seperti Mas agus agar rahasia sukses bisa nular ke saya & dan berharap dapat kunjungan balik……. Heheheh.

    salam kenal & Dont Forget to Visit My blog

  16. Lots of specialists state that business loans aid a lot of people to live their own way, because they can feel free to buy necessary goods. Moreover, different banks offer credit loan for young and old people.

  17. This theme was quite enlightening and properly written. I plan to complete some a lot more investigation on this. Many thanks for sharing this timely facts. We will need more this way. Best Regards from Germany

  18. Great work! That is the kind of info that should be shared around the net. Shame on Google for now not positioning this publish higher! Come on over and consult with my web site . Thank you =)

  19. This is a wonderful blog site. I have already been back a couple of times within the last few days and want to sign up for your rss feed utilizing Google but find it difficult to understand the right way to do it exactly. Do you know of any instructions?

  20. I just required some information as well as was searching upon search engines like google for it. I frequented each web site which came upon very first site and didnt obtained any kind of related end result i quickly thought to take a look at the second 1 and got your blog. that is what I wanted!

  21. Wow! . Kayaknya saya juga tahu deh siapa-siapa yang seringnya cuma baca doang, tapi gak ninggalin jejak. selain komentar, kadang PR pun tidak sebanding dengan trafik, jadi kalo masalah komentar ada bebrapa faktor, bisa topik, kedekatan penulis, bisa juga karena emang blognya punya orang hebat.

  22. Wow that was unusual. I just wrote an very long comment but after I clicked submit my comment didn’t appear. Grrrr… well I’m not writing all that over again. Anyways, just wanted to say superb blog!

  23. Thanks for making the effort to speak about this, Im fervently about this and I appreciate learning this subject. Make sure you, as you acquire information, make sure you revise this website with increased info. Ive found it very useful. There has to be charging stations everywhere.

  24. Thanks for making the effort to speak about this, Im fervently about this and I appreciate learning this subject. Make sure you, as you acquire information, make sure you revise this website with increased info. Ive found it very useful. There has to be charging stations everywhere.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *