Upaya Go-blog-isasi Masyarakat

Saya tidak tahu pasti, siapa yang pertama kali memperkenalkan istilah ini. Namun akhir-akhir ini semakin banyak pembicaraan antar blogger yang mengarah pada upaya menyebarluaskan kebiasaan berbagi pikiran melalui blogging.

Beraneka cara diusulkan dalam membentuk new habit ini. Ada yang melakukan secara tersirat alias soft selling. Dengan alasan mencerdaskan kehidupan demokrasi mengeluarkan pendapat dan pikiran melalui tulisan, maka blogger beraksi memasuki kawasan akademis.

Ada pula yang terang-terangan ala hard selling dengan memakai nama pelatihan gratis, promo bersama, belajar affiliasi gratis dan sejenisnya. Yang ujung-ujungnya diharapkan mengambil produk reseller dari link si pemberi info.

Anyway, saya tidak sedang  membahas nilai salah benar cara yang dilakukan. Capek ah tiap hari berantem terus…

Saya melihat ada esensi lain yang terkandung dari niat mulia ini. Dua diantaranya adalah:

1. Media pembelajaran dalam proses brainstorming atau penggalian ide yang tidak tersampaikan melalui cara offline.

Pengetahuan dapat ditemukan dimana saja. Salah satunya melalui dunia maya. Contohnya, jika dalam kehidupan sosial masyarakat masih tersimpan sifat tabu atau saru membicarakan hal-hal yang berbau gender, sex dan atribut sejenisnya. Blog bisa menjadi solusinya.

Sssst, saya membicarakan yang positif ya. Kalau mau yang nyerempet-nyerempet ke arah sono silakan baca artikel blog lain…

Dalam pembahasan para tokoh penyiar agama, blog bahkan sudah menjadi media dakwah yang efektif dalam menjalin komunikasi intensif dengan umat yang berada jauh dari pusat-pusat ibadah.

2. Menumbuhkan optimisme dalam memenangkan persaingan di era globalisasi.

Mungkin banyak calon pengusaha berbakat di negeri ini. Tapi tidak semuanya bisa mencari jalan untuk menunjukkan the best from me dari cara-cara konvensional.

Bermacam tagline blog bisnis online, ilmu SEO dan marketing, peluang bisnis, ngobrol seputar bisnis online dan sejenisnya bisa menjadi sumber referensi yang mudah diakses dan terbukti kebenarannya.

Siapa sangka mbok Inah, penjual jamu macan kerah, bisa diskusi dengan Mark Joyner untuk  membahas langkah go internasional produk aseli Indonesia itu. (Nggak usah dibayangkan pakai bahasa Inggris yang mana. Hehehe…)

Pemahaman yang bertahap dan komplit dari newsletter Oom Mark sangat mungkin dapat diaplikasikan dalam usaha UKM. Dan ujung-ujungnya mampu mengatrol daya saing mbok Inah terhadap produk asing macam Viagra. Who knows?

Barack Obama saja suka rendang, bukan mustahil Paris Hilton bakal sering minum jamu sari rapet plus manjakani….

Saya pribadi merasakan efek blogging terhadap motivasi diri saya. Sekarang lebih pede berselancar di dunia maya. Menjalani hari dengan kepala tegak. Punya banyak teman maya maupun nyata. Dan terbuka peluang untuk mendapatkan lebih banyak penghasilan.

Kemon kang, kita galakkan Program Go-blog-isasi Masyarakat Indonesia!

76 Replies to “Upaya Go-blog-isasi Masyarakat”

  1. setuju mas, saya rasa suah waktunya masyarakat kenal dan mengerti tentang arti dan fungsi dari ngeblog itu sendiri. disamping wadah untuk saling bertukar fikiran, blogging juga wahana masyarakat untuk menumbuh kembangkan wirausaha mandiri…..

  2. gerakan itu mengalir sendiri mas. tak bertuan. seakan-akan ada nyawanya sendiri. hal itu di mungkinkan dengan semakin kuatnya peran media massa. pemberitaan yang semakin mendukung kebebasan berbicara. gabungan dari itu semua, sedikit banyak akan berdampak pula pada cara berfikir masyarakat.

    jadi yang dulu terpendam, bisa "sesuka hati" mengimplementasikan gairah berfikirnya.

    ok! saya mendukung.

    *btw ngelink 2 sekaligus. tks yah mas 🙂

  3. Tentunya hal ini didukung oleh kemudahan akses ke internet seperti internet masuk desa atau penurunan tarif internet oleh para penyedia jasa internet… jadi nggak salah kalo mbok inah bisa go international

    1. @dodypku, tarif warnet sekarang makin terjangkau kok mas. Contohnya, di suatu desa asal tempat tinggal saya aja sekarang Rp2500/jam dengan kecepatan akses data yang lumayan lancar.

      Lalu, bagi pengguna HP, operator ponsel makin gila perang tarif GPRS. Ada yang unlimited dan time-based. Tinggal pilih sesuai kebutuhan.

  4. yah tapi mas masa kalo digabungkan jadi goblog sih?….. :hammer

    tapi yang terpenting daripada itu semua adalah sebuah sistem penyaluran ide yang diaman ga semua orang bisa mengutarakan dan mencurahkan di dunia nyata……

    1. @ghe, itu hanya singkatan Ghe, buat mempermudah mengingat. Nggak ada maksud aneh-aneh…

      Anyway, draft artikel kemarin itu sudah finish ya?

      :rate

  5. Blog memberi kita banyak kemudahan dalam mengejawantahkan segala ide dan uneg-uneg yang selama ini seolah tak memiliki ruang yang bisa diakses publik secara luas.

    Gerakan Go-Blog-isasi cukup positif. Identik dengan gerakan pembelajaran secara otodidak kepada masyarakat. Mudah-mudahan kedepannya semakin banyak yang memanfaatkan Media Blog untuk tujuan-tujuan yang positif.

  6. Go-Blog-isasi.

    Ayukkk.

    Blog memberikan pengalaman yang luarrr biasa.

    Itu yg Udin Hamd rasakan stelah terjun ke dunia lain ini.

    Hi. . .4x

    just sharing

    1. @Udin Hamd, Apalagi kalau pengalaman itu ditulis dalam artikel blog, akan lebih terasa luar biasa. Karena kita bisa berbagi pengetahuan yang membuat pengunjung seolah-olah ikut mengalami langsung.

    1. @Rafi, Iya mas, saya sendiri jadi tahu banyak karakter orang dari ngeblog. Banyak ilmu yang tidak bisa di dapat di bangku akademis dan blogging menyediakan untuk saya.

  7. kalau punya ide di dunia nyata susah menyampaikannya… jadi memakai blog deh… memang terasa banget manfaatnya… :rate

  8. Gw jg pernah jadi pembicara untuk masalah Blog Media & Online Branding … hehehe… nyombong dikit ama master 🙂

  9. Di medan sendiri, gaung go-blog belum begitu terasa. Kebetulan saya ditawarin untuk mengisi workshop di salah satu PTS besar di Medan. Semoga saya bisa membantu gerakan go-blog ini.

    :cendol

  10. blog memang sarana penyebaran informasi yang luar biasa… kadang informasi aktual dan terkini malah saya dapat lebih dulu dari blog kawan…

    Salam Kreatif,

    Octa Dwinanda

  11. orang gak mau ngeblog…. soalnya berfikirnya… buat apa ngeblog… cuma buang waktu dan tenaga… uang juga mas…

    hal itu yang kebanyakan saya tangkap dari masyarakat….

  12. Memang potensi blogging tidak smua orang tahu mas Agus, banyak temen2 sy dikantor masih sinis melihat sy biasa bloggingan, hehehehe…..apalagi curi waktu selama istirahat…daripd ngobrol nggak penting. Dan anda benar, potensi ini bisa dimanfaatkan dg 2 hal diatas. Selamat blogging dan smoga jadi gerakan yg besar dinegeri ini :alay

    1. @arkum, Mas Arkum senasib dengan saya. Saat teman-teman dapat gaji, mereka asyik pada pamer gadget baru, saya malah bayar tagihan hosting dan iklan. Hahaha….

  13. Mas Agus saya sedikit tidak setuju untuk poin kedua.

    Kenapa?

    Karena, bagi saya terlihat di era globalisasi ini yang hanya ada 2 kemungkinan yaitu menang dan kalah. Sama seperti medan peperangan saja jadinya. Sedangkan saat ini, masyarakat mendambakan kedamaian, ketenangan, kejujuran dan keamanan dari berbagai sisi kehidupannya.

    Kenapa tidak menonjol sikap saling bantu membantu, kerja sama dan tolong menolong dalam era baru ini?

    Sehingga menjadi "menumbuhkan sikap optimisme dalam 'bersama-sama' memenangkan era globalisasi". Contoh kecilnya seperti Joint Venture.

  14. Dua esensi di atas setuju, upaya go-blog-isasi masy lebih setuju lagi. Pada kenyataannya pengguna internet yg minat nge-blog gak banyak. Pendapat mereka berbeda dengan para komentator disini, yg memang bloger semua.

    Karena itu program go-blog-isasi masy memang amat diperlukan.

    Caranya dapat dimulai dgn mendengarkan pendapat mereka2 yg bukan/ belum jadi bloger

    1. @suarakelana, iya, mas. Idealnya sih kita harus lebih objektif dalam melihat hal ini. Bukan hanya dari kacamata blogger, tetapi juga dari sudut pandang orang awan tentang aktivitas ngeblog.

  15. Saya setuju dengan "program go-blog-isasi" masyarakat Indonesia, supaya jangan hanya bicara aja tetapi nulis juga harus bisa….

    Sipp Mas Agus. Salam sukses.

  16. Saya suka yang pertama itu kak agus,,, memang benar sekali proses brainstroming jarang kita temukan secara offline… inilah kurangnya offline…. syukur karang uda ada internet jadi bisa lebih membuka pola pikir dan informasi secara luas….

  17. The suppose to be useful for people, which would like to start their own career. In fact, that’s not hard to receive a commercial loan.

  18. Hello, exceptional web site. I like your design. I just got completed with cosmetic classes and wish to set up my own personal web-site. Appreciate the extraordinary write-up!

  19. great blog. Keep doing. I’m sure sometimes towards blogging and in fact many thanks for articles and other content. The article has truly peaks a appeal. Let me lesemarke your blog coupled with keep keeping track of a great deal of important information.

  20. Hello there, remarkable posting. And also thinking about this unique question,subsequently thank you for distributing. I’ll most certainly be subscribing to your websites. Support the beneficial content articles

  21. My group is oftentimes to assist you to blogs so i in reality appreciate your subject material. This great article has really highs my desire. Since my lifestyle bookmark your web site combined with continue to keep investigating kids guidance.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *