Semakin Tinggi Pohon, Semakin Kencang Angin Menerpa

Pergilah kau dari hadapanku
Pergilah kau dari hadapanku

Saya turut prihatin atas nasib blog mashengky.com yang hingga tulisan ini saya ketik masih berjuang melawan serangan malware. Beberapa kali saya coba blogwalking kesana, pihak security terus-terusan memberi warning. Akhirnya saya mengalah. Daripada membahayakan system PC, lebih baik saya mundur sebentar.

Saat hal ini coba saya angkat dalam Facebook, komentar yang muncul bermacam-macam. Kalau Mas Hengky memprotes blog pribadi terkenal sumber virus, mas Arief justru menyalahkan pembuat virus. Continue reading “Semakin Tinggi Pohon, Semakin Kencang Angin Menerpa”

Membongkar Gurita Ciblogger: Mengapa Banyak Pebisnis Online Susah Ditemui?

Review Jurnal Manajemen Perilaku Organisasi dan Budaya Perusahaan pada BPR di Gianyar Bali

Saat Anda membaca judul di atas, apa yang terlintas di pikiran Anda? Apakah cover buku karangan Oom George yang bergambar raja gurita yang mengundang kontroversi itu?

Dugaan aliran dana skandal Bank Century ke tim kampanye SBY? Atau justru rambut gondrong Oom George yang mirip tokoh fiktif profesor dalam film Blade II?

Semoga Anda tidak salah duga. Karena yang hadir di hadapan Anda adalah blogger dengan rambut cepak, kata mas Fadly Muin malah mirip Avatar Aang. Yaitu, saya sendiri.

Lalu apa hubungannya dengan blogosphere? Tidak ada memang. Namun analoginya bisa saya ibaratkan dengan judul buku yang sempat dijual beberapa saat di TB GA hingga akhirnya ditarik dari peredaran tersebut. Continue reading “Membongkar Gurita Ciblogger: Mengapa Banyak Pebisnis Online Susah Ditemui?”

CPNS Vs CPNB, Pilihan Blogger Berkarir di Bidang Yang Mana?

PAUD Ar-Rahman Jombang Kembangkan Pendidikan Berbasis Karakter
PAUD Ar-Rahman Jombang Kembangkan Pendidikan Berbasis Karakter

Hari Sabtu kemarin (21 November 2009), beberapa teman saya mengikuti tes CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) di departemen yang berbeda-beda. Ada yang dibidang kesehatan, pendidikan dan perhubungan.

Komentar yang muncul di antara mereka pun beraneka ragam. Ada yang sudah yakin dengan berbagai materi soal latihan yang sudah mereka lahap sejak beberapa bulan sebelumnya. Ada juga yang masih belum yakin pada kemampuan diri.

Hingga pada hari pelaksanaan tes, jam 07.15 saya masih sempat menerima SMS dari salah satu mereka. “Gus, rumus volume tabung itu apa? Cpt bls. GPL”

Saya sebenarnya ingin mengerjai dia dengan mengirim SMS balasan yang lucu-lucu. Namun buru-buru saya urungkan. Nggak etislah bersenang-senang di atas orang yang minta bantuan. Kata orang tua, nanti kualat. Itulah sekelumit cuplikan peristiwa seputar tes CPNS. Kembali ke blogosphere.

Apa sih yang mereka kejar dalam tes tersebut? Jawabannya bisa macam-macam. Misalnya: kebanggaan, prestise, pengabdian kepada negara, harga diri dan jaminan hari tua. Namun pada umumnya, jawaban terakhir itu yang bisa menjadi alasan terbesar mereka berepot-repot diri dengan birokrasi yang rumit. Yap! Jaminan hari tua alias dana pensiun.

Lalu muncul pertanyaan penting di pikiran saya. Memangnya jadi pebisnis online tidak bisa mendapat dana pensiun?

Dengan berbagai keunggulannya, saya yakin taraf hidup pebisnis online tidak akan kalah dengan mereka yang masuk jajaran PNS. Tentunya dibarengi dengan sikap pantang menyerah, kreasi dan inovasi dan manajemen pribadi yang handal.

Contoh nyata sudah ada. Coba Anda kontak para IM senior seperti Oom Joko, Mas Lutvi dan Mas Hengky. Anda bisa tanyakan berapa penghasilan per bulan mereka. Sangat jauh meninggalkan gaji PNS.

Melalui artikel ini saya tidak bermaksud melarang Anda mengambil jalur CPNS. Saya hanya memberi gambaran umum perbandingan pendapatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Negeri Blogosphere (PNB).

Tetapi, semua sudah pada porsinya masing-masing. Karena kalau tidak ada yang tertarik masuk CPNS, bisa berantakan juga negara ini. Lalu siapa yang berperan mengajar siswa sekolah, menangani pengurusan surat-surat administrasi, menyediakan pengobatan gratis bagi masyarakat miskin dan seabrek bentuk pengabdian lainnya.

Bagi yang belum berkesempatan menjadi PNS, tidak perlu putus asa dan patah semangat. Karena seleksi penerimaan CPNB (Calon Pegawai Negeri Blogosphere) dibuka setiap saat. Apapun pilihan Anda, pilihlah dengan kesadaran diri untuk menjalaninya dengan komitmen dan tanggung jawab penuh. Sukses dan tidaknya usaha Anda tergantung seberapa besar komitmen yang Anda miliki beserta pengorbanan yang timbul di dalamnya.

Seringkali kita tidak paham potensi diri di awal melangkah. Saat menghadapi kondisi demikian tetaplah melakukan usaha-usaha efektif dan bermanfaat. Satu saat nanti Anda akan merasa sangat beruntung dan bersyukur karena menjalani proses kehidupan dengan sangat baik. Apapun pilihan Anda, nikmatilah semuanya dengan riang gembira. Semoga terinspirasi.