Reuni Keluarga Bani Sedo Edisi Perdana di Dempok Diwek Jombang

Menjalin tali silaturahim adalah kewajiban setiap muslim. Hari ini (25/11/2018) telah dilaksanakan kegiatan reuni keluarga dan halal bihalal Bani Sedo di kediaman Bapak Muhammad Fadil di Dusun Dempok Desa Grogol Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 orang anggota keluarga yang berasal dari sejumlah kota di Jawa Timur, yaitu Jombang, Sidoarjo, Surabaya, Kediri, dan Gresik. Acara reuni keluarga dimulai pada pukul 08.00 pagi dengan kegiatan ramah tamah. Ramah-tamah berlangsung dengan menarik karena setiap anggota keluarga banyak yang belum saling mengenal. Kegiatan ramah-tamah ini berlangsung kurang lebih selama 1 jam. Masing-masing anggota keluarga saling berkenalan secara alami. Mereka saling menyapa dan memperkenalkan diri sesuai dengan usia mereka. Anak-anak berkumpul dengan anak-anak. Orang dewasa pun berkumpul dengan orang dewasa. Canda-tawa terselip diantara pembicaraan keluarga besar itu. Continue reading “Reuni Keluarga Bani Sedo Edisi Perdana di Dempok Diwek Jombang”

Karena Lidah Tidak Bertulang, Hilanglah Wibawa Sang Ustadz

Anak Mengajak Bertengkar? Tahanlah Emosi Untuk Tidak Berdebat Dengannya
Anak Mengajak Bertengkar? Tahanlah Emosi Untuk Tidak Berdebat Dengannya

Menjadi seorang pendidik agama merupakan profesi mulia. Setiap gerak dan langkahnya merupakan teladan ibadah bagi anak didiknya. Tidak jarang, seorang ustadz atau guru agama Islam menjadi tempat bertanya bagi permasalahan warga desa. Tokoh agama adalah pusat perhatian orang-orang yang membutuhkan nasehat kehidupan. Tokoh agama di desa mendapat sejumlah sebutan, misalnya Pak Modin, Pak Kyai, Pak Ustadz, Pak Haji dan lain-lain. Segala bentuk perilaku tokoh agama tersebut menjadi panutan atau teladan bagi semua warga yang berinteraksi dengannya. Masyarakat akan menilai dan mencontoh caranya berbicara, berpakaian, dan bertingkah laku dalam kehidupan sehari-hari. Continue reading “Karena Lidah Tidak Bertulang, Hilanglah Wibawa Sang Ustadz”

Regenerasi Jamaah Yasinan Putra Terhambat Senioritas Kyai Kampung

Yasinan putra adalah salah satu kegiatan ibadah yang dilaksanakan secara rutin untuk muslim di daerah pedesaan. Kegiatan ini telah berlangsung selama puluhan tahun. Peserta kegiatan ini masih didominasi orang-orang tua. Tidak tampak satu pun batang hidung anak kecil dan remaja yang ikut serta dalam kegiatannya. Mereka telah mendapat tantangan serius dari tokoh agama disini. Mereka dianggap sumber keributan saat para aki sedang berdoa. Oleh karena itu, terdapat kesepakatan tidak tertulis mengenai batasan usia yasinan putra. Hanya pria dewasa yang diperbolehkan mengikuti ibadah umat Islam di pedesaan ini. Continue reading “Regenerasi Jamaah Yasinan Putra Terhambat Senioritas Kyai Kampung”