Mengikuti Temu Manten Resepsi Pernikahan Adat Jawa, Duh Lamanya!

Peringatan Hari Kartini Memakai Pakaian Adat Jawa di SDN Latsari Mojowarno Jombang Tahun 2017
Peringatan Hari Kartini Memakai Pakaian Adat Jawa di SDN Latsari Mojowarno Jombang Tahun 2017

Hari ini, Minggu 24 Juni 2018 saya mengikuti kegiatan iring-iring saudara yang menikah di Jombang. Iring-iring adalah sebutan untuk resepsi pengantin dengan menggunakan adat Jawa. Meski disebut adat Jawa, tetap saja nuansa Islami masih terasa dalam temu manten tersebut. Saya merasakan kejenuhan yang luar biasa dalam acara tersebut. Waktu tunggunya lama sekali. Saya tersadar bahwa adat Jawa penuh dengan peraturan yang detail dan terkesan ribet. Continue reading “Mengikuti Temu Manten Resepsi Pernikahan Adat Jawa, Duh Lamanya!”

Tumpeng Pungkur, Tradisi Selamatan Setelah Pemakaman Jenazah Muslim Jawa

Menyingkap Sejarah Sayyid Jumadil Kubro di Makam Troloyo Trowulan
Ilustrasi seorang anak berdoa untuk orang tuanya – Menyingkap Sejarah Sayyid Jumadil Kubro di Makam Troloyo Trowulan

Hari keempat Lebaran Idul Fitri saya lewatkan di rumah saja. Agenda hari ini adalah beres-beres rumah setelah dipakai acara Halal Bihalal Bani Karso 2018 kemarin. Berhubung saudara sudah pada mudik ke negara masing-masing, saya membersihkan rumah dengan Emak dari pagi sampai siang. Saya bisa istirahat dengan tenang pada tengah hari menjelang dhuhur. Tidur siang saya dikejutkan oleh jeritan beberapa orang wanita sekitar jam dua siang. Rupanya mereka menangis histeris karena Mbok Kasiatun meninggal dunia. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Beliau adalah kerabat dekat yang rumahnya berada di belakang rumah saya. Saya terbangun saat beberapa orang ibu masuk ke dapur rumah saya. Mereka mau nebeng memasak makanan untuk selamatan orang yang telah meninggal. Continue reading “Tumpeng Pungkur, Tradisi Selamatan Setelah Pemakaman Jenazah Muslim Jawa”

Seni Patrol Modern Mulai Loyo di Bulan Puasa

Sholawat Seribu Rebana dan Musik Patrol di Hari Lahir UNHASY Tebuireng ke-49
Sholawat Seribu Rebana dan Musik Patrol di Hari Lahir UNHASY Tebuireng ke-49

Memasuki pekan kedua bulan Ramadhan 1439 H ini makin terasa khusyu’nya beribadah puasa. Tingkah laku manusia sudah mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan berhawa puasa. Saya bisa melihat warung-warung tutup di siang hari dan baru buka di malam hari. Anak-anak pun sepertinya sadar bahwa mereka tidak boleh makan dan minum semaunya. Selanjutnya, para seniman penabuh alat musik patrol juga mampu menempatkan diri dengan benar di tengah kehidupan masyarakat muslim. Mereka bermanfaat dalam hal membangunkan warga untuk makan sahur di pagi hari. Continue reading “Seni Patrol Modern Mulai Loyo di Bulan Puasa”