Nonton Kesenian Tari Remo Ludruk Karya Budaya Mojokerto Jawa Timur

Penari Cilik Seni Tari Remo Boletan Gagrak Anyar Khas Jombangan
Penari Cilik Seni Tari Remo Boletan Gagrak Anyar Khas Jombangan

Akhirnya malam ini (30/9/2018) saya berkesempatan nonton langsung pagelaran seni para seniman Jawa yang tergabung dalam kelompok Karya Budaya. Awalnya saya berharap bisa nonton seni drama ludruk Karya Budaya secara live. Selama ini saya hanya bisa menyaksikan para seniman ludruk Mojokerto itu dari layar keping VCD dan video Youtube. Continue reading “Nonton Kesenian Tari Remo Ludruk Karya Budaya Mojokerto Jawa Timur”

Malam Minggu Nonton Tari Remo Jombangan, Gerakan Tari Kok Beda Ya?

Penari Cilik Seni Tari Remo Boletan Gagrak Anyar Khas Jombangan
Penari Cilik Seni Tari Remo Boletan Gagrak Anyar Khas Jombangan

Suara gamelan terdengar bertalu-talu saat saya menulis artikel ini. Sesekali pukulan bass drum mengagetkan ruang pendengaran. Sementara itu, ratusan pasang mata tertuju pada panggung berukuran 4×5 meter setinggi 80 cm. Malam ini, Sabtu 8 September 2018 dilaksanakan pagelaran wayang kulit di lingkungan warga RT 02. Lokasi pementasan wayang kulit tepat di samping kompleks gedung SDN Latsari. Koneksi internet wifi dari sekolah tersambung di hape saya pertanda router belum dimatikan saat terjadi pemadaman listrik tadi pagi. Continue reading “Malam Minggu Nonton Tari Remo Jombangan, Gerakan Tari Kok Beda Ya?”

Watak Manusia Menurut Perhitungan Hari Lahir Weton Jawa, Mitos Atau Fakta?

Kesenian tradisional Jombang
Kesenian tradisional Jombang

Saya terlahir di lingkungan keluarga yang sangat kental menjalankan budaya Jawa. Upacara tradisi Jawa dilaksanakan di keluarga besar saya mulai bancakan kenduren kelahiran, sunatan, pernikahan, mitoni kehamilan, tingkep, brokoan, bancakan weton, hingga selamatan orang yang sudah meninggal dunia. Tetangga rumah saya sering minta bantuan Bapak kandung saya saat mereka bertanya hari baik untuk melaksanakan hajatan keluarga. Continue reading “Watak Manusia Menurut Perhitungan Hari Lahir Weton Jawa, Mitos Atau Fakta?”