Bosan Jadi Komentator, Saatnya Membangun Komunitas Blog

Gambar ilustrasi upaya penyelamatan hewan dan tumbuhan khas Indonesia Rafflesia Arnoldi oleh Hardi Cantrik
Gambar ilustrasi upaya penyelamatan hewan dan tumbuhan khas Indonesia Rafflesia Arnoldi oleh Hardi Cantrik

Apakah Anda pernah berdecak kagum saat melihat posting satu blog ramai dikomentari blogger lain? Atau heran membaca artikel ringan yang tetap mengundang perhatian pengunjung sehingga rela meninggalkan beberapa komentar?

Bila jawabannya ‘ya’ berarti Anda mempunyai bakat menjadi blogger sukses.¬†(Ups! Kalimatnya Forbis banget nih.)

Saat awal-awal ngeblog saya juga dibuat tersepona setengah mati oleh salah satu mahaguru IM di Indonesia. Satu artikelnya bisa mengundang minimal 200 komentator dalam dua hari sejak tanggal publikasinya. Saya heran sendiri, pakai alat sedot traffic merek apa ya? Continue reading “Bosan Jadi Komentator, Saatnya Membangun Komunitas Blog”

Mendulang Traffic dari Jejaring Sosial Lokal Asli Buatan Indonesia

Brosur Terbaru Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Hasyim Asyari Tebuireng Jombang
Kelucuan Dongeng Anak di Buka Puasa Bersama Anak Yatim Wonosalam Jombang
Kelucuan Dongeng Anak di Buka Puasa Bersama Anak Yatim Wonosalam Jombang

Pada awal kemunculannya dulu, Friendster menjadi satu-satunya penguasa social bookmark yang populer di masyarakat. Namun akhir-akhir ini pamornya seolah tergusur oleh kehadiran Facebook dan Twitter. Orang dimana-mana sibuk update status di dua situs tersebut.

Perang antar jejaring sosial akan terus berlangsung seiring makin banyaknya niche yang tercipta. Nah, selama sebulan terakhir ini saya asyik online di MyPulau. Seperti kebanyakan situs pertemanan, contentnya pun tidak jauh beda.

Terdapat halaman profil, teman, grup  dan shout ide. Namun ada yang beda. Situs hasil produksi Telkom ini terdapat fitur my buy di PulauMall sebagai pilihan tempat berbelanja online aksesosis HP. Seperti wallpaper, games themes, truetone dll. Tetap saja ada unsur jualan.

Dalam kaitannya dengan ngeblog, MyPulau menyediakan space khusus untuk menampilkan posting blog di MyBlog. Kita dapat posting ulang artikel di sini. Admin panelnya mirip tampilan WYSIWYG blogspot yang menonjolkan kesederhanaan dalam meng-edit artikel.

Ini adalah salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk menambah traffic blog. Karena tidak mustahil situs ini akan mampu menggeser posisi Facebook dari tahta popularitasnya. Apalagi MyPulau dilengkapi fitur kemudahan share ke beberapa jejaring sosial lainnya hanya dengan sekali klik. Ini cocok buat blogger yang mau efektifdan menghemat waktunya.

Sayangnya, website MyPulau saat ini sudah tewas. Entah apa penyebabnya. Analisas saya adalah website ini kalah bersaing dengan aplikasi sejenis yang mengandalkan lokasi, misalnya Foursquare dan Google Plus. Memang tidak mudah mempertahankan eksistensi sebuah jejaring sosial di era modern ini. Saat ini makin menjamur kemudahan membuat aplikasi jejaring sosial berbasis lokasi.

Pengguna internet pun saat ini terus bertambah jumlahnya. Mereka berasa dari kalangan remaja sampai orang tua. Namun kecenderungan saat ini adalah usia ABG mendominasi posisi paling banyak sebagai user di jejaring sosial. ABG pun memiliki selera yang berbeda-beda dalam berperilaku di internet. Salah satu faktor penting pendukung perilaku mereka adalah adanya tarikan atau dorongan dari teman sepermainan. Jejaring sosial yang digunakan teman mereka akan menjadi trend setter dalam berjejaring.

Semoga artikel ini bisa memberi inspirasi bagi Anda dalam berjejaring di internet.