Bermain Sains Game Roket Air di Pesantren Ramadhan Kreatif 2018

tataplah matahari dan abaikan bayanganmu
Gambar anak-anak sedang bermain dan bergaya memakai kacamata di luar ruangan.

Main roket air? Bagaimana rasanya? Apakah akan terjadi ledakan yang menakutkan? Itulah beberapa kalimat tanya yang terlintas dalam pikiran para peserta Pesantren Ramadhan Kreatif tahun 2018. Sebanyak lima puluh anak yatim yang tergabung dalam Sanggar Genius Yayasan Yatim Mandiri telah berkumpul di halaman PAUD IT Al-Azhar pada Selasa, 29 Mei 2018. Mereka adalah peserta kegiatan pondok pesantren yang diadakan oleh Yayasan Yatim Mandiri Kantor Cabang Jombang. Pada malam sebelumnya, mereka telah mengikuti motivasi Islami dari Ustadz Asad Umar dan meneropong bintang bersama Komunitas Astronomi Jombang.

Para peserta berkumpul di halaman sekolah dengan membawa beberapa botol air sungai yang diambil dari wisata Bukit Embag. Air di dalam botol tersebut akan digunakan untuk bermain roket air. Inilah salah satu sains game yang menyenangkan sekaligus mendebarkan. Pertama, siapkan botol bekas ukuran besar yang terbuat dari plastik. Kedua, isi botol tersebut dengan air sampai leher botol. Sisakan sedikit ruang berudara. Ketiga, pompa botol sebanyak dua puluh lima kali. Keempat, tekan tuas pompa di dalam pipa. Dan… wuuuus! Botol berisi air melesat ke udara. Layaknya roket terbang, anak-anak berteriak histeris melihatnya.

Kegiatan ini awalnya terlihat menakutkan bagi anak-anak. Namun setelah mereka mengamati percobaan pertama, kini mereka berebut memainkan roket air. Ada dua anak yang bermain dalam satu sesi. Seorang anak bertugas memompa botol. Seorang lagi bertugas menekan tuas udara. Mereka tertawa lebar saat melihat roket air melesat ke udara. Mereka gembira karena merasa berhasil melakukan eksperimen sederhana ini. Saya pun ikut senang mengikuti kegiatan bermain roket air ini. Sayangnya, saya menjadi korban guyuran air yang muncrat saat roket terbang di udara.

Ah, kegembiraan seperti inilah yang harus selalu terpancar di wajah anak-anak yatim di Indonesia. Sudah bukan jamannya anak yatim tampil kumal, berwajah murung dan hidup mengandalkan belas kasihan orang lain. Mereka harus bisa tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, santun dan tangguh seperti yel-yel yang mereka teriakkan setiap kali akan memulai belajar di sanggar genius. Apakah Anda bersedia membantu menumbuhkan keceriaan dalam diri mereka? Mari bersama mendidik anak yatim di Indonesia.

Bagikan artikel ini melalui:

8 Replies to “Bermain Sains Game Roket Air di Pesantren Ramadhan Kreatif 2018”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *