Geliat Sanggar Genius Yatim Mandiri Setelah Libur Sekolah dan Lebaran Idul Fitri

Apa kabar kawan-kawan blogger Jombang? The Jombang Taste kembali online di saat libur lebaran Idul Fitri. Libur sekolah tahun ini menumpuk di akhir tahun pelajaran. Sebelum Lebaran Idul Fitri para siswa sudah libur seminggu. Setelah Idul Fitri pun sekolah libur lagi tiga minggu. Benar-benar libur terpanjang sepanjang sejarah sekolah yang saya ikuti. Pemerintah membuat keputusan berani dengan menggabungkan dua jenis liburan tersebut dalam satu waktu. Guru-guru pun seolah makan gaji buta dari kondisi ini. Tidak ada pekerjaan tapi mereka tetap menerima gaji penuh, bahkan ada gaji ke 13, ke 14 dan tunjangan. Maknyus pemirsa.

Apa yang tersisa dari liburan para murid? Tidak ada. Anak-anak hanya bermain dan menghadap televisi. Oleh karena itu saya berinisiatif memulai kegiatan belajar peserta didik sanggar genius di Guwo lebih awal daripada sekolah formal. Sanggar Genius Yatim Mandiri adalah program pendampingan belajar luar sekolah untuk anak-anak yatim piatu dan dhuafa. Selain belajar di sekolah formal, mereka juga belajar matematika dan mengaji Al-Quran di sanggar genius. Keduanya bersifat saling melengkapi dan tidak ada yang saling melemahkan. Bahkan sanggar genius bisa membantu menambal kekurangan prestasi belajar anak-anak yatim piatu.

Kegiatan belajar di sekolah formal umumnya masuk tanggal 17 Juli 2017. Saya mulai mengaktifkan sanggar genius di Dusun Guwo per 2 Juli 2017, selang sehari setelah Musyawarah Remas Baitussalam. Sebanyak 7 peserta didik sanggar genius masuk di hari pertama belajar. Mereka terlihat gembira. Apalagi saat saya membawa makanan kue lebaran. Mereka berebut makan kue pemberian saya. Sifat dasar anak-anak memang suka makan dan bermain. Mereka bisa berlarian dengan leluasa di gedung TPQ Al Mujahiddin yang baru saya pakai lagi untuk sanggar genius. Beberapa fasilitas permainan disana turut memberikan keceriaan bagi anak-anak peserta didik Sanggar Genius Al-Mujahiddin Guwo.

Kegiatan Belajar Matematika Anak Yatim Piatu di Sanggar Genius Yatim Mandiri Jombang
Kegiatan Belajar Matematika Anak Yatim Piatu di Sanggar Genius Yatim Mandiri Jombang

KBM perdana sanggar genius pasca libur panjang tidak bisa digunakan belajar sepenuhnya. Anak-anak masih susah berkonsentrasi. Hafalan perkalian yang dulu mereka miliki seolah hilang. Saya mencoba menciptakan suasana senyaman mungkin di kelas namun tetap saja belum mampu memberikan titik fokus anak. Barulah pada KBM hari ketiga saya bisa mengajar lebih tenang. Anak-anak didik sanggar genius mulai bisa berkonsentrasi lebih lama. Pemberian jeda atau break di sela-sela pengerjaan soal bisa menyegarkan otak mereka kembali. Untungnya, gedung TPQ Al-Mujahiddin memiliki tempat bermain yang lumayan luas dilengkapi sarana permainan anak. Saya terbantu fasilitas gratisan ini.

Kembalinya saya mengajar di Sanggar Genius Yatim Mandiri sebenarnya tidak pernah saya rencanakan. Cerita panjang bersama Yayasan Yatim Mandiri saya mulai pada tahun 2012 lalu saat saya mengajar di sanggar genius Bajang untuk pertama kalinya. Saat itu saya merasa antusias mendidik anak-anak yatim. Selanjutnya, dari tahun 2013 sampai tahun 2015 saya aktif sebagai Staf Administrasi dan Keuangan di kantor Yayasan Yatim Mandiri Jombang sampai akhirnya saya mengundurkan diri pada Juni 2015 karena saya lebih memilih fokus di organisasi BEM UNHASY Tebuireng. Saat itu saya harus melakukan banyak pengorbanan untuk menjunjung sisi idealis saya. Saya tidak pernah menyesal melakukan semua itu.

Meski saya sudah melepas semua atribut dengan Yatim Mandiri, saya masih menyempatkan berkolaborasi dengan Yatim Mandiri melalui beberapa event kampus UNHASY Tebuireng. Sampai akhirnya Maret 2017 lalu saya masuk kembali sebagai Guru Genius di Sanggar Yatim Mandiri Dusun Guwo karena pengajar sebelumnya mengundurkan diri. Restart Genius kali ini saya merasa lebih mantap melangkah dan mengajar 15 anak-anak yatim dhuafa di Dusun Guwo. Semoga mereka selalu bersemangat belajar di sekolah dan di sanggar genius. Dan mudah-mudahan kebersamaan saya bersama anak-anak yatim bisa membawa barokah. Aamiin.

10 Replies to “Geliat Sanggar Genius Yatim Mandiri Setelah Libur Sekolah dan Lebaran Idul Fitri”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *