Ketahanan Pangan dan Gizi untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Tengah Pandemi

Kegiatan Belajar Matematika Anak Yatim Piatu di Sanggar Genius Yatim Mandiri Jombang
Kegiatan Belajar Menulis dan Mengerjakan Soal Matematika Anak Yatim di Sanggar Genius Yatim Mandiri Jombang

Profil Laznas Yatim Mandiri

Yayasan Yatim Mandiri adalah lembaga nirlaba yang berkhidmat memberdayakan segala potensi anak yatim dan dhuafa melalui pengelolaan dana Zakat, Infak, Shodaqoh dan Wakaf (ZISWAF) baik perorangan maupun institusi. Lembaga amil zakat ini pertama kali berdiri pada tanggal 31 Maret 1994. Yayasan Yatim Mandiri terdaftar di Depkumham pada tanggal 22 Juli 2008 dengan nomor:  AHU-2413.AH.01.02.2008. Yatim Mandiri adalah Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) yang telah memiliki legalitas berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia Nomor 185 Tahun 2016.

Yatim Mandiri telah hadir selama 26 tahun menemani anak yatim dhuafa di Indonesia. Yayasan Yatim Mandiri memiliki visi menjadi lembaga terpercaya dalam membangun kemandirian yatim dan dhuafa. Misi Yatim Mandiri adalah membangun nilai-nilai kemandirian yatim dan dhuafa, meningkatkan partisipasi masyarakat dan dukungan sumberdaya untuk kemandirian yatim dan dhuafa, dan meningkatkan capacity building organisasi. Laznas Yatim Mandiri memiliki 46 jaringan kantor layanan di Indonesia dan siap melayani pembayaran donasi dengan akad zakat, infaq, dan sedekah dari umat muslim Indonesia. Laznas Yatim Mandiri selalu aktif melakukan sinergi dengan berbagai instansi dan korporasi untuk memandirikan anak yatim dan dhuafa di Indonesia.

Laznas Yatim Mandiri menyalurkan donasi masyarakat ke dalam empat bidang penyaluran, yaitu pemberdayaan ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan kemanusiaan. Laznas Yatim Mandiri menjalankan sejumlah program di bidang pendidikan untuk anak yatim dhuafa, yaitu Super Leader Camp, bantuan Alat-alat Sekolah Anak yatim (ASA), Beasiswa Yatim Berprestasi (Bestari), Duta Guru Al-Quran, Sanggar Genius,  Pendampingan Lulus Ujian Sekolah (PLUS), Insan Cendekia Mandiri Boarding School (ICMBS), Pesantren Kemandirian, dan Rumah Kemandirian. Sedangkan untuk jenjang pendidikan tinggi, Laznas Yatim Mandiri mengelola program pendidikan di lembaga pendidikan Mandiri Enterpreneur Center (MEC), Universitas Bandung Raya (Unbar), dan Sekolah Tinggi Agama Islam An-Najah Indonesia Mandiri (STAINIM).

Program pemberdayaan ekonomi yang telah dilaksanakan Laznas Yatim Mandiri yaitu Bunda Yatim Sejahtera (BISA) dan Kampung Mandiri. Sedangkan program kesehatan Laznas Yatim Mandiri adalah Super Gizi Qurban (SGQ), Rumah Sehat Mandiri (RSM), Mobil Sehat, dan pemberian tambahan gizi untuk anak yatim dan dhuafa. Sedangkan program di bidang kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Laznas Yatim Mandiri adalah bantuan bencana alam dan bantuan langsung mustahik. Saat ini Yatim Mandiri tengah bersiap melaksanakan program Super Gizi Qurban (SGQ) untuk menyambut Hari Raya Idul Adha di tengah pandemi.

Infografis Perkembangan COVID-19 di Indonesia per 21 Juni 2020
Infografis Perkembangan COVID-19 di Indonesia per 21 Juni 2020

Fakta Covid-19 di Indonesia

Seiring dengan persiapan Yatim Mandiri menjelang Hari Raya Idul Adha, Indonesia sedang dilanda pandemi COVID-19 dan belum ada tanda-tanda akan berakhir. Berdasarkan infografis yang dirilis oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang dirilis pada 21 Juni 2020, terdapat 45.891 warga negara Indonesia positif terinfeksi COVID-19. Dari jumlah tersebut, 18.404 orang dinyatakan sembuh dan 2.465 orang meninggal dunia. Pimpinan daerah di Indonesia telah menetapkan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di 34 Provinsi dan 496 kabupaten/kota. Dua provinsi dan tiga kabupaten/kota di Indonesia telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran wabah virus corona yang lebih luas.

Masih menurut infografis tersebut, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 56.436 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mencapai 13.225 orang. Uji PCR telah dilakukan terhadap 383.105 orang dan menunjukkan hasil terkonfirmasi positif 45.891 orang. Sementara itu hasil pemeriksaan menunjukkan negatif terhadap 337.214 orang. Selama menjalani masa new normal, masyarakat Indonesia tetap dianjurkan untuk selalu memakai masker kesehatan, menjaga jarak, membatasi aktifitas di luar ruangan, dan meningkatkan imunitas tubuh dengan memenuhi asupan gizi yang seimbang dan beragam.

Dampak pandemi COVID-19 mempengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia di bidang ritual keagamaan, sistem belajar anak-anak, pola kerja karyawan dan aparat sipil negara, hingga transaksi perdagangan dari tingkat bawah hingga level menengah ke atas. Masih teringat dengan jelas dalam ingatan kita kegiatan ibadah Ramadhan bulan lalu dibatasi oleh protokol kesehatan sehingga acara buka puasa bersama yang rutin dilaksanakan Yatim Mandiri harus ditiadakan. Sejumlah program pendidikan untuk anak yatim ditunda pelaksanaannya demi pencegahan wabah Covid-19 dan keamanan lingkungan sekitar. Aktifitas pembelajaran tatap muka di Sanggar Genius pun dibekukan sampai pemerintah daerah memperbolehkan kembali.

Di masa pandemi seperti inilah banyak kita temui keluarga anak yatim yang membutuhkan bantuan. Sebagian besar bunda yatim tidak mampu bekerja akibat penutupan tempat kerja maupun akibat penerapan PSBB di kota-kota besar. Masyarakat Indonesia yang tinggal di daerah pedesaan berusaha membangun ketahanan pangan dengan cara berkebun di pekarangan rumah. Namun usaha ini tentu saja belum mencukupi kebutuhan keluarga anak yatim. Keluarga anak yatim dan dhuafa membutuhkan bantuan pangan tambahan untuk memenuhi kebutuhan gizi di masa pandemi ini.

Program Super Gizi Qurban Laznas Yatim Mandiri menjadi produk sosis dan kare dalam kemasan kaleng.
Program Super Gizi Qurban Laznas Yatim Mandiri menjadi produk sosis dan kare dalam kemasan kaleng.

Super Gizi Qurban

Agama Islam hadir sebagai rahmatan lil ‘alamin dan memberikan manfaat bagi setiap umat manusia. Salah satu anjuran agama Islam adalah mengerjakan qurban di bulan Dzulhijjah bagi musim yang telah mampu melaksanakannya.

“Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berqurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).” (QS. Al-Kautsar: 2)

“Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berqurban maka janganlah ia mendekati tempat sholat Id kami.” (H.R. Ahmad dan Ibnu Majah)

Laznas Yatim Mandiri mengelola hewan qurban dari donatur melalui program Super Gizi Qurban (SGQ). Super Gizi Qurban merupakan usaha Laznas Yatim Mandiri dalam menyempurnakan kemanfaatan daging qurban dalam bentuk sosis dan kare. Program pengolahan daging hewan qurban sapi menjadi makanan dalam kemasan kaleng merupakan solusi atas masalah penumpukan persediaan daging qurban selama hari raya Idul Adha. Melalui program Super Gizi Qurban, Laznas Yatim Mandiri berusaha menjamin pendistribusian daging qurban sampai daerah-daerah pelosok yang lebih membutuhkan dengan daya tahan yang lebih lama.

Apakah boleh mengemas daging qurban menjadi makanan kaleng? Salah satu dasar kebolehan hal ini adalah hadist berikut ini:

Aisyah RA berkata, “Dahulu kami biasa mengasinkan (mengawetkan) daging udhiyyah (qurban) sehingga kami bawa kepada Nabi di Madinah, tiba-tiba Nabi SAW bersabda, “Jangan makan daging qurban kecuali hanya tiga hari.” (HR. Bukhari-Muslim)

Larangan memakan daging qurban lebih dari tiga hari sebagaimana disebutkan di atas bukan bertujuan untuk mengharamkan, tetapi agar semakin banyak orang miskin yang mendapatkan bagian daging qurban. Lalu, Rasullah SAW memperbolehkan untuk menyimpan atau mengawetkan daging qurban.

Jabir bin Abdullah RA berkata; Dulu kami tak makan daging qurban lebih dari tiga hari di Mina, kemudian Nabi SAW mengizinkan dalam sabdanya, “Makanlah dan bekalilah dari daging kurban.” Maka kami pun makan dan berbekal. (HR. Bukhari-Muslim)

Super Gizi Qurban dari Laznas Yatim Mandiri mengelola 1 (satu) ekor sapi dengan berat sekitar 230-250 kg untuk diolah menjadi 160 kaleng kare dan 220 kaleng sosis. Harga patungan Sapi Qurban adalah Rp2.600.000,- per orang. Sedangkan harga Sapi Qurban adalah Rp18.200.00,- per ekor. Setiap kaleng kare Super Gizi Qurban memiliki berat bersih 200 gr dan bobot tuntas 100 gr. Sedangkan setiap kaleng sosis Super Gizi Qurban memiliki berat bersih 325 gr dan bobot tuntas 180 gr dengan pengawet air garam.

Super Gizi Qurban dilaksanakan dengan proses sebagai berikut. Penyembelihan hewan qurban dilakukan saat Idul Adha (10 Dzulhijjah) hingga hari tasyrik (11-13 Dzulhijjah) dengan pengawasan dari Yayasan Yatim Mandiri. Daging qurban yang telah dipisahkan dari tulangnya kemudian dibersihkan dan disortir sesuai dengan jenisnya. Selanjutnya dilakukan pengolahan daging qurban menjadi sosis dan kare di pabrik. Langkah terakhir adalah proses pengalengan daging olahan menjadi sosis dan kare. Sosis dan kare Super Gizi Qurban yang telah jadi siap dilakukan pendistribusian ke tempat tinggal anak yatim dan dhuafa di pelosok negeri. Produk SGQ juga disebarkan ke daerah-daerah yang terdampak bencana alam seperti gunung melestus, gempa bumi, banjir, maupun wabah penyakit.

Keunggulan Super Gizi Qurban

Apa saja keunggulan program Super Gizi Qurban dari Laznas Yatim Mandiri? Pertama, program pengolahan daging qurban ini sesuai dengan syariah karena diawasi oleh dewan pengawas syariah Yayasan Yatim Mandiri. Pelaksanaan pemotongan hewan qurban dilakukan hanya pada hari Idul Adha dan hari tasrik. Kedua, sosis dan kare SGQ praktis dibawa, mudah diolah, dan aman untuk dikonsumsi oleh usia anak-anak  hingga lansia. Keunggulan SGQ ketiga adalah daging qurban menjadi lebih bermanfaat karena masa pemakaian lebih lama dan pendistribusiannya lebih luas. Produk SGQ dalam kemasan kaleng memiliki masa kadaluwarsa (expired) hingga 2 (dua) tahun.

Keunggulan SGQ keempat adalah program SGQ menjadi solusi efektif peningkatan gizi di tengah pandemi. Sebagian bunda yatim terdampak secara ekonomi akibat pandemi corona. Sosis dan kare SGQ dapat dibagikan kepada anak-anak yatim dan dhuafa yang membutuhkan tambahan gizi. Selanjutnya, keunggulan kelima dari program Super Gizi Qurban adalah sebagai usaha mengoptimalkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat di sekitar lokasi perusahaan. Melalui program SGQ ini diharapkan donasi hewan qurban dari masyarakat dapat menjadi lebih berkah.

Sosis dan kare SGQ dibagikan kepada penerima melalui program kesehatan dan program kemanusiaan yang dilaksanakan oleh Laznas Yatim Mandiri. Program kesehatan yang menggunakan SGQ antara lain kegiatan penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan anak yatim, pengobatan warga dhuafa lanjut usia, serta pemberian paket makanan bergizi gratis kepada anak-anak yatim dan dhuafa. Sosis dan kare SGQ juga dibagikan melalui kegiatan kemanusiaan untuk yatim dan dhuafa pasca bencana. Sosis dan kare SGQ didistribusikan ke daerah-daerah yang terkena bencana alam dan daerah penderita busung lapar akibat gizi buruk.

Perusahaan yang tergabung dalam program Super Gizi Qurban memiliki sejumlah kemanfaatan yang didapat secara langsung maupun tidak langsung. Kemanfaat pertama adalah memperkuat citra sosial perusahaan di mata masyarakat. Selanjutnya, program SGQ diharapkan mampu meningkatkan pengaruh perusahaan di masyarakat. Secara tidak langsung, perusahaan yang bersinergi dengan Laznas Yatim Mandiri melalui SGQ turut berkontribusi dalam upaya peningkatan kesejahteraan sosial dan kemandirian yatim. Super Gizi Qurban merupakan solusi efektif bagi perusahaan Anda untuk menunjukkan kepedulian kepada warga sekitar di masa pandemi ini berlangsung.

Anda dapat menghubungi Laznas Yatim Mandiri terdekat untuk bersinergi dalam Program Super Gizi Qurban. Bagi Anda penduduk Kabupaten Jombang dan sekitarnya dapat berkonsultasi ke Kantor Layanan Yatim Mandiri Jombang yang berada di Jalan Juanda No 80 Kepanjen, Jombang. Anda juga dapat menghubungi Telepon (0321) 8490715 maupun kontak WhatsApp di nomor 0813 3260 5565 dan 0822 2776 8010. Mari berkontribusi dalam usaha meningkatkan ketahanan pangan anak yatim dan dhuafa di Indonesia melalui program Super Gizi Qurban!

Bagikan tulisan ini:

6 Replies to “Ketahanan Pangan dan Gizi untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Tengah Pandemi”

  1. Usaha yg bagus mas. Daging qurban harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Mudah2an yatim mandiri bisa membantu anak yatim di indonesia.

  2. Apakah penyembelihan hewan qurban di masa pandemi ini ada perlakuan khusus supaya terhindar dari infeksi corona virus? Seharusnya dlm masa pandemi ini ada kebijakan khusus dari yatim mandiri agar distribusi sosis kaleng tdk terpapar covid.

  3. Kasihan sekali anak-anak yatim dan janda dhuafa yang kekurangan bahan pangan di masa pandemi ini. kegiatan yatim mandiri ini harus kita dukung karena dengan berkurban melalui yatim mandiri maka hewan kurban yang kita kurbankan bisa lebih bermanfaat. mudah-mudahan tahun ini saya bisa berkorban di Yatim Mandiri.

  4. Bagaimanakah prosedur pengajuan kerjasama untuk membuat sosis kurban ini? Apakah produk ini memenuhi standar kesehatan Depkes dan BPOM?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *