Komunitas Bunda Yatim Jombang Belajar Bertani Nata de Coco Bersama Thoriq Malven

Yayasan Yatim Mandiri merupakan lembaga amil zakat nasional yang konsisten melakukan berbagai upaya untuk memandirikan anak-anak yatim dan dhuafa di Indonesia. Yayasan Yatim Mandiri menjalankan program pendidikan, program pemberdayaan, dan program kemanusiaan untuk anak yatim dan warga dhuafa di Indonesia.

Di antara sekian banyak program pendidikan Yayasan Yatim Mandiri yang paling dikenal masyarakat adalah program Sanggar Genius. Pogram Sanggar Genius yaitu program pendampingan belajar luar sekolah yang ditujukan untuk anak-anak yatim dan dhuafa di berbagai desa di seluruh wilayah Indonesia.

Program mewujudkan kemandirian anak yatim dan dhuafa tidak hanya dilakukan dengan sasaran anak yatim dan dhuafa saja, melainkan juga ditujukan untuk bunda yatim dan dhuafa yang tinggal bersama mereka. Nama program pemberdayaan Yayasan Yatim Mandiri yang ditujukan untuk bunda yatim adalah program BISA (Bunda Yatim Sejahtera).

Program BISA adalah pendampingan kewirausahaan yang dijalankan oleh Yayasan Yatim Mandiri dengan menyediakan modal usaha, pelatihan bisnis dan pendampingan secara terorganisasi. Tujuan program BISA adalah menjadikan bunda yatim sebagai pelaku wirausaha mandiri dan beraklaq soliha dalam mendidik anak-anak yatim di keluarganya.

Pelatihan Wirausaha Bunda Yatim

Hari ini Minggu, 09 Februari 2020 telah dilaksanakan kegiatan pelatihan komunitas bunda yatim oleh Yayasan Yatim Mandiri Kantor Cabang Jombang. Kegiatan pelatihan bunda yatim dilaksanakan di aula dan halaman PAUD Ar-Rahman di Jalan Dr. Soetomo Jombang. Kegiatan ini dimulai pukul sembilan pagi dan berakhir pada pukul satu siang.

Pemateri kegiatan ini adalah Thoriq Malven dari Lamongan. Pria yang akrab dipanggil Mas Thoriq ini mengajarkan cara bertani nata de coco kepada 36 orang bunda yatim yang berasal dari 18 lokasi Sanggar Genius se-Kabupaten Jombang.

Mas Thoriq menjelaskan kepada para peserta pelatihan bahwa bertani nata de coco sama halnya dengan melakukan pertanian tanaman di sawah. Bertani memerlukan modal bibit unggul, proses pemupukan, masa perawatan, masa pemanenan dan masa pengemasan.

Pada kesempatan kali ini Mas Thoriq mendemonstrasikan cara membuat bibit nata de coco dan proses pembuatan nata de coco. Beliau membagikan pengalamannya selama beberapa tahun menjadi produsen nata de coco untuk dikirim ke perusahaan-perusahaan makanan yang ada di wilayah provinsi Jawa Timur.

Program Wirausaha Yatim Mandiri

Pelatihan komunitas bunda yatim Jombang berlangsung dengan seru. Para peserta tampak antusias bertanya kepada narasumber yang hadir secara langsung dari Lamongan ke Jombang. Mereka bertanya mengenai cara mendapatkan bibit nata de coco, proses pembuatan nata de coco, hingga berbagai permasalahan yang mungkin timbul selama bertanam nata de coco di rumah masing-masing.

Mas Thoriq tampak sabar dan telaten menjawab berbagai pertanyaan dari para bunda yatim Jombang. Pria lajang ini pun berbagi pengalaman dalam mengelola bisnis pembuatan nata de coco mulai dari skala kecil hingga segala besar. Pada usianya yang masih muda ini, Mas Thoriq terketuk hatinya untuk turut serta dalam program pemberdayaan bunda yatim di Indonesia.

Saat ini beliau telah memiliki usaha pembuatan nata de coco dengan target produksi sedikitnya 100 nampan setiap hari. Jika proses fermentasi nata de coco berlangsung selama 7 hari, maka total produksi nata de coco yang dihasilkan oleh usaha yang dijalankan oleh Mas Thoriq adalah sedikitnya 700 nampan setiap minggu atau netto sekitar 70 kg nata de coco.

Permainan Kerjasama Tim dalam Pelatihan dan Upgrading Guru Genius Yatim Mandiri Tahun 2017 di Sekolah Insan Cendekia Mandiri Sidoarjo
Permainan Kerjasama Tim dalam Pelatihan dan Upgrading Guru Genius Yatim Mandiri Tahun 2017 di Sekolah Insan Cendekia Mandiri Sidoarjo

Bisnis pembuatan nata de coco memiliki banyak keunggulan. Mas Thoriq menjelaskan bahwa biaya produksi untuk pembuatan nata de coco membutuhkan dana sekitar Rp500 per bungkus sementara harga jual nata de coco di pasaran saat ini berkisar antara Rp3.000 hingga Rp5.000 per bungkus.

Pangsa pasar nata de coco pun sangat luas. Terlebih lagi masyarakat Indonesia sedang menyambut bulan puasa Ramadan yang diperkirakan akan jatuh pada akhir bulan April mendatang. Inilah kesempatan bagi para bunda yatim Jombang untuk belajar membuat nata de coco secara benar dan memiliki nilai jual.

Membentuk Komunitas Bunda Yatim

Komunitas bunda yatim Jombang menyatakan sangat gembira atas dilaksanakannya pelatihan membuat nata de coco oleh Yayasan Yatim Mandiri hari ini. Mereka terlihat bersemangat mengikuti kegiatan pelatihan dari awal hingga akhir. Sesekali terdengar canda-tawa diantara para bunda yatim saat mendengarkan penjelasan dari Mas Thoriq.

Beberapa di antara mereka menunjukkan respon positif untuk memulai bisnis pembuatan nata de coco di rumahnya masing-masing. Harapan dari Yayasan Yatim Mandiri setelah acara ini usai adalah terbentuknya kegiatan wirausaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan hidup para bunda yatim di Jombang.

Tindak lanjut dari pelatihan membuat nata de coco hari ini adalah akan dilaksanakan pembagian bibit nata de coco untuk para bunda yatim yang mengikuti kegiatan pelatihan hari ini dan berminat berwirausaha. Mereka akan dipantau selama beberapa pekan ke depan dalam menjalankan usaha pembuatan nata de coco. Berbagai permasalahan yang akan timbul ke depan akan dibantu pemecahannya oleh Yayasan Yatim Mandiri melalui wadah komunitas bunda yatim Jombang.

Semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat dan pengembangan yang berkelanjutan untuk para bunda yatim dan anak-anak yatim di Kabupaten Jombang.

Bagikan tulisan ini:

7 Replies to “Komunitas Bunda Yatim Jombang Belajar Bertani Nata de Coco Bersama Thoriq Malven”

  1. Tetap semangat untuk bunda-bunda yatim di Kabupaten Jombang. Mudah-mudahan kali ini anda menemukan usaha yang cocok dan bisa memberikan banyak keuntungan melalui bisnis membuat nata de coco.

  2. Acara yang sangat bagus mas. Kenapa acara seperti ini tidak dipublikasikan sebelumnya supaya ada lebih banyak bunda yatim yang bisa ikutan?

  3. Ayo lbh cemungut lagi and terus bersemangat untuk bunda bunda yatim di Jombang.

    Anda adalah orang yang sangat beruntung karena punya waktu dan kesempatan untuk ditemani pelatih bisnis yang sangat hebat.

    Terima kasih untuk Yayasan yatim Mandiri yang sudah mendukung program kewirausahaan di kalangan bunda yatim Indonesia.

  4. Latihan seperti ini harus sering dilakukan untuk membiasakan para Bunda yatim berkreasi dan berwirausaha. Semoga Yayasan yatim Mandiri Selalu Jaya dan terdepan dalam menyantuni anak yatim di Indonesia.

Tinggalkan Balasan ke Memo Gonzales Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *