Benarkah Cinta Menuntut Pengorbanan Segala yang Kita Punya?

Riza Triani bersama salah satu anak berkebutuhan khusus
Riza Triani bersama salah satu anak berkebutuhan khusus.

Halo apa kabar kawan blogger Jombang? Kalian jumpa lagi dengan artikel curhat bersama blog The Jombang Taste. Pembahasan artikel kali ini sangat sering kalian dengar. Benarkah cinta menuntut pengorbanan segala yang kita punya? Bicara soal cinta, bukan hanya kalian yang sudah punya pasangan yang boleh tukar pikiran. Bahkan kalian yang masih jomblo pun boleh bersuara. Entah Anda sadari atau tidak, pengorbanan dalam cinta bisa terjadi dalam setiap jenjang kehidupan.

Baik jomblo maupun yang sudah laku, kedua kelompok masyarakat ini pasti memiliki cinta, walau dengan kadar yang berbeda-beda. Perlu Anda ketahui, tidak semua orang berani mengungkapkan rasa cintanya kepada orang yang ia sukai. Butuh keberanian tersendiri untuk menyatakan rasa cinta dalam dada. Beruntunglah kalian yang telah menemukan cinta dan mendapat balasan cinta yang serupa. Bagi kalian yang masih jomblo, silakan berusaha lebih keras.

Percaya atau tidak, pada dasarnya semua wanita suka digombalin. Entah pria yang menggodanya berwajah rupawan maupun biasa-biasa saja, gombalan pria adalah bukti bahwa wanita tersebut menarik di mata pria. Tapi tidak untuk bicara cinta. Rayuan kata-kata manis hanya berlaku sementara untuk hubungan pria dan wanita. Selebihnya, pria dan wanita harus mau berkorban untuk pasangannya.

Apa bentuk pengorbanan cinta? Jawabnya bisa bermacam-macam, tergantung kepada siapa Anda bertanya. Pengorbanan seorang kekasih kepada pacarnya lebih banyak kepada materi, waktu dan tenaga. Sementara itu para orang tua telah mengorbankan seluruh hidup mereka untuk membesarkan anak-anaknya supaya berkehidupan yang lebih baik daripada dirinya. Lebih tinggi lagi, setiap umat beragama harus mau mengorbankan kehidupan dunianya untuk menggapai kehidupan akhirat yang kekal.

Cinta yang tanpa disertai pengorbanan hanya akan menjadi rayuan gombal. Pengorbanan dalam cinta adalah pembeda seseorang dengan yang lain. Hey ladies, kalau ada pria yang mau berkorban secara tulus untukmu maka jangan kau lepaskan walau hanya sejengkal. Pria yang rela berkorban untuk wanita yang dicintainya adalah sebaik-baik pejuang cinta. Jangan pernah patahkan semangatnya dengan mengabaikan segala pengorbanan pria.

Pria yang terlanjur cinta pada seorang wanita cenderung tidak memakai akal logika. Dia akan melakukan tindakan-tindakan tidak wajar di luar batas kenormalan maupun kebiasaannya. Tugas kalian para wanita adalah mengendalikan tingkah-lakunya supaya tetap berada dalam jalur kenormalan Jangan sampai kalian para wanita memanfaatkan pengorbanan pria agar bisa menguasai pria lainnya. Semoga tulisan ini bisa menjadi renungan bagi kita bersama dalam menjalin hubungan.

Bagikan tulisan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *