Jelajah Jombang: Perjuangan Menuju Lokasi SD Negeri Gondek

Sejarah dan Teknik Permainan Olahraga Bolavoli - Gambar pemuda sedang bermain olahraga bola voli
Sejarah dan Teknik Permainan Olahraga Bolavoli – Gambar pemuda sedang bermain olahraga bola voli

Setelah pengalaman dibuat bingung oleh nama identik antara Kedunglo dan Karanglo, ada lagi satu nama desa di Kecamatan Mojowarno yang bisa membuat lidah kita terpeleset. Namanya Desa Gondek. Bagi warga yang bukan asli Mojowarno kemungkinan besar akan menyebut sebagai Desa Ngondek.

Kata Ngondek identik dengan sifat feminim yang dilakukan oleh para pria metroseksual. Definisi tersebut berbeda jauh dengan kondisi masyarakat Desa Gondek yang sebagian besar masyarakat petani. Nah, tugas saya kali ini adalah mengirim beberapa surat undangan kepada pengajar di SD Negeri Gondek.

Tugas utama dalam hal ini adalah menemukan lokasi SD Negeri Gondek. Ini bukan perkara mudah mengingat saya bukan warga sana dan jarang melakukan perjalanan blusukan dari kampung ke kampung. Desa Gondek berada di sekitar jalan raya Mojowarno-Cukir. Saya pun menyusuri wilayah jalan raya yang tidak seberapa ramai itu.

Setelah bertanya kepada salah satu warga yang bekerja menjadi penjaga warung, saya mendapat petunjuk untuk menuju sebuah sekolahan yang berada di ujung timur Desa Gondek. Tapi anehnya, SD tersebut berada di timur sungai. Setahu saya, penduduk desa terbiasa menggunakan penampakan alam sebagai batas desa. Antara bantaran sungai barat dan timur biasanya sudah beda desa.

Kecurigaan saya terbukti. Walau terletak di dekat rumah warga Desa Gondek, papan nama SD itu menunjukkan SD Mojowangi II. Nah lho, lalu kenapa warga tadi memberi saya petunjuk ke arah SD ini. Saya mengecek dengan cara bertanya kepada beberapa siswa yang sedang bermain di pinggir jalan. Untungnya saat itu sedang jam istirahat.

Saya baca beberapa nama guru yang tertulis di daftar undangan. Lalu saya kroscek dengan pernyataan betul-salah anak-anak. Pikiran saya, anak-anak biasanya berkata jujur. Kecil kemungkinan mereka akan ‘kerjain’ saya seperti yang telah dilakukan oleh penjaga warung tadi.

“Adik kenal Pak Imam?”

“Tidak.”

“Pak Kholil?”

“Tidak.”

“Pak Suhandak?”

“Tidak.”

“Ini SD Mojowangi II kan? Lalu, SD Negeri Gondek di sebelah mana ya?”, saya mencoba bertanya dengan sesabar mungkin.

“Di sebelah sana…………”, katanya dengan menunjuk arah barat.

“Lalu belok ke arah sana…….”, ia melanjutkan berkata.

Aduh, kata sana itu kan mengandung multitafsir. Bisa saja kata disana berbeda arti jika berasal dari titik pengamatan yang berbeda. Meski demikian saya cukup puas dengan penjelasan anak kecil itu. Setelah mengucapkan terima kasih, saya melanjutkan menuju arah petunjuknya.

Ternyata SD Negeri Gondek letaknya jauh di pelosok, jauh dari jalan raya, dan dikelilingi area persawahan. Meski demikian, SDN Gondek memiliki landscape yang indah. Jalan menuju arah Desa Gondek telah beraspal dengan trotoar yang bersih. Area bermain anak-anak juga tertata rapi. Suasana cukup rindang dengan keberadaan beberapa pohon beringin di halaman sekolah.

Surat undangan telah tersampaikan. Saya pulang dengan membawa oleh-oleh pengalaman yang menarik. Menjejajahi wilayah Jombang Selatan sungguh menyenangkan. Walau udara musim kemarau sangat menyengat, tapi keriangan hati tak tergantikan. Untuk itulah saya suka berbagi cerita-cerita sederhana yang biasa saya temui di Jombang. Ayo jelajah keindahan Indonesia!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *