5 Jenis Karakter Blog Pribadi, Blog Kamu Termasuk Yang Mana?

Apa kabar Blogger Indonesia? Mudah-mudahan tetap semangat ngeblog dan mewarnai kehidupan di internet. Apakah kalian sadar kalau blog pribadi adalah jenis jurnal pribadi yang mencerminkan karakter penulisnya? Walaupun karakter bisa dibuat, entah dengan cara berpura-pura maupun dengan merekrut layanan penulis lepas, pengunjung bisa memberi atribut dan penilaian terhadap blog tersebut.

Penilaian terhadap karakter sebuah blog dihasilkan melalui tulisan yang dipublikasikan selama kurun waktu tertentu. Ada blog yang dari sisi layout sangat eye-catching, ceria dan selalu bikin segar pikiran pembaca. Tapi ada juga blog yang berkesan dingin, seperti tirai besi, no jokes dan serius. Meski demikian, kita tidak bisa mengatakan sebuah blog bernilai baik dan buruk hanya dari kesan persuasif yang muncul dalam pikiran.

blogger dan aktifitas menulis

blogger dan aktifitas menulis

Ingat, ngeblog adalah hak asasi setiap orang. Setiap blogger boleh bergaya secara bebas menurut karakter mereka. Mau gaya serius, gaya katak, gaya nungging, gaya salto, gaya 69 dan sebagainya boleh-boleh saja. Dari sekian banyak gaya menulis, saya menemukan setidaknya 5 karakter blog pribadi yang tampak dalam aktifitas ngeblog. Diantara karakter tersebut adalah sebagai berikut:

1. Informatif.

Karakter blog pribadi yang pertama adalah informatif. Blog jenis ini dikelola blogger gaul, broadcaster dan warga internet yang setia memantau perkembangan berita terkini. Topik yang diangkat pun bermacam-macam. Mulai dari tempat wisata, web desain, gossip artis, review notebook, kontes seo 2012, dan lain-lain. Contoh blog informatif adalah DesainDigital.Com dan Inijie.Com Referensi blog informatif umumnya berasal dari pengalaman pribadi, newsletter, portal berita di internet dan televisi.

2. Edukatif.

Blog pribadi yang edukatif sebenarnya masih masuk ke dalam karakter blog informatif. Hanya saja topik yang dibahas lebih spesifik, yaitu masalah pendidikan. Pendidikan disini bisa dibuat segmentasi lagi menurut jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, profesi, agama dan beberapa jenis klasifikasi lainnya. Contoh blog edukatif antara lain AriefMaulana.Com dan CaraMembuatWeb.Net.

3. Memberi koreksi.

Blog yang memiliki fungsi sebagai media koreksi umumnya dikelola oleh organisasi, perusahaan dan publik figur. Bila muncul sebuah opini yang berkembang menjadi kontroversi di kalangan masyarakat, departemen public relation sebuah perusahaan umumnya akan mengeluarkan pernyataan melalui website blog perusahaan. Fungsi klarifikasi dan koreksi tersebut dimunculkan secara insidentil sesuai kebutuhan membangun branding di mata masyarakat.

4. Rekreatif.

Karakter blog berikutnya adalah sebagai tempat rekreasi atau cari hiburan. Blog jenis ini jarang menulis topik yang berat. Yang ada malah kita dibuat tersenyum dan tertawa karena baca artikel, gambar dan video yang lucu. Contoh blog berkarakter rekreatif misalnya Marsudijono.Net Topik yang umumnya diangkat dalam blog rekreatif adalah cerita humor, curhat percintaan, menampilkan foto narsis, upload video lipsing dan lain-lain.

5. Melakukan mediasi.

Salah satu karakter blog yang jarang muncul adalah sebagai mediasi atau penengah dua pihak yang sedang bertikai. Mungkin tidak banyak, tapi ada, blogger yang memiliki kepedulian untuk menyambungkan komunikasi kelompok-kelompok tertentu di masyarakat. Tujuannya adalah menghindari perselisihan paham dan terjadinya anarki dengan membangun komunikasi intensif.

Setelah membaca beberapa karakter blog di atas, tentu kalian sudah paham termasuk dalam kelompok yang mana. Termasuk karakter yang manakah blog pribadi milik kamu? Apapun jenis karakter blog yang kita kelola, sebaiknya dibuat untuk membangun pertemanan dengan blogger lain. Syukur-syukur kalau bisa memberi manfaat bagi pengunjung yang membaca artikel. Enjoy blogging, enjoy writing!

19 thoughts on “5 Jenis Karakter Blog Pribadi, Blog Kamu Termasuk Yang Mana?

  1. Hmm… blog saya termasuk yang mana ya? :=)

    Mungkin lebih ke no. 1 atau no. 2 ya. Walaupun bisa jadi deskripsi per blog berbeda-beda dan agak sulit dimasukkan -100 %- ke salah satu kategori di atas.

  2. Kalau bagi saya, fungsi utama blog tetap sebagai sarana penyebarluasan informasi. Nah, informasi di situ luas maknanya. Penyajian informasi juga bisa diupayakan agar mengandung nilai edukasi, hiburan, maupun persuasi. Tinggal disesuaikan dengan topik dan target pembacanya saja.

  3. Wadooow… blog saya yang mana ya…. sepertinya harus lebih detail lagi berfikir sebelum menciptakan sebuah blog ya, semoga blog ke 2 bisa jadi lebih bagus dan terarah topiknya……

  4. Blog masak masuk yang mana ya ? Kayaknya karakternya perlu ditambah deh, agar blog saya punya kriteria karakter yang spesifik he he he…

Leave a Reply