All Work, All Play

Sore ini saya iseng-iseng buka halaman Awstats blog ini melalui CPanel. Saya percaya AWStats nggak pernah bohong. Namun saya terkejut saat mendapati fakta top 3 page refferer blog ini justru berasal dari blog yang lama nggak diurus. Misalnya: blog Iwan Kus, RizdanCreative dan Khery Sudeska. Apa kabar kawan-kawan yang saya sebut tadi? Masih sempatkah dirimu membaca artikel ini?

Saya nggak tahu pasti apa kesibukan mereka sehingga lempar handuk dari pergaulan blogging. Padahal di awal 2010 kemarin mereka dan beberapa nama lain ikut meramaikan geliat blogosphere dengan artikel kontes, update harian dan aneka jokes ala blogger malam. Seleksi alam tengah memainkan perannya. Dan saya sedang menunggu hasil seleksi tahap berikutnya. Let see, siapa yang akan eksis sampai akhir tahun 2011.

Jika kenyataannya mereka menghasilkan traffic blog ini, lalu apa yang timbal baliknya? Tidak ada. Memang terkesan tidak adil. Tapi gimana bisa kasih support lha kalau mereka sendiri ogah-ogahan ngeblog. Ini yang saya sebut sebagai ketimpangan dunia blogging. Yang rajin makin rajin, yang malas makin malas. Mereka yang punya limpahan ide akan segera dibanjiri ide-ide susulan. Sementara yang stagnan akan terpaku pada pemikiran statis mereka.

perbedaan cara pandang dalam blogging

Beda Persepsi dalam Menemukan Titik Balik

Contoh paling gampang saat ini adalah blog Darinholic.com. Awalnya saya perhatikan artikel-artikel disana agak seret. Tapi berkat keberanian membentuk moment kebangkitan sekarang jadi makin rajin posting. Titik balik itu kadang susah ditemukan, terutama buat kawan-kawan blogger pemula. Mereka nggak tahu harus menulis dari mana dan berkutat pada jebakan yang sama.

Mendapatkan kembali semangat ngeblog itu unik kok. Kadang tanpa diminta ia datang sendiri. Kalau ada yang puyeng gara-gara ngeblog, ini yang disebut beda perspektif blogger. Dari acara becanda dan ‘perang kata’ bisa menginspirasi tulisan baru. Ini bisa terjadi kalau Anda bisa menikmati kegiatan blogging. Karena pada dasarnya ngeblog itu asyik dan nggak bikin stress kepala.

Blogging itu menyenangkan bagi orang yang mencari kepuasan batin dalam proses aktualisasi diri. Sebaliknya, blogging bisa membuat depresi bagi orang yang mengejar dollar semata.

Selama Anda bisa menikmati kegiatan blogging, beberapa manfaat akan datang tanpa pernah diduga sebelumnya. Contohnya nggak jauh-jauh, saya sendiri saja. Sejak awal Desember tahun lalu saya memfokuskan diri sebagai fulltime blogger. Meski terlalu cepat membuat kesimpulan, namun sampai saat ini saya tetap bisa tertawa dari tulisan blog. Bahkan saya optimis prospek dunia blogging ke depan makin cerah.

Buat kawan-kawan yang rajin monetasi blog, just follow your passion and the money will follow you. Bagi yang konsisten sebagai blogger murni, percayalah bahwa blogging bisa menjadi lahan yang bagus untuk berinvestasi dunia dan akherat. Sudah banyak bukti aktifitas sharing melalui blog adalah modal penting untuk melangkah ke jenjang berikutnya.

Enjoy blogging, enjoy writing!

Published by

Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Follow me at Twitter @agussiswoyo.

59 thoughts on “All Work, All Play”

  1. prikitew. kang darin akhirnya di review juga 😀

    tapi saya setuju. jalani aja tanpa beban karena semua mengalir bagai aliran sungai tanpa henti 🙂

  2. Jujur saja, saya ga pernah sesemangat ini dibanding pas ngeblog dgn blogspot dulu. Sekarang di host berbayar, saya jadi punya perspektif yg lebih, dalam artian kita ‘dipaksa’ untuk lebih bertanggungjawab atas masa depan blog itu sendiri.

    Dan masalah perspektif, ini yg menarik. Ga usah jauh2, kadang perspektif komentar di postingan juga melenceng jauh dari apa yg kita harapkan. Padahal ingin mengharap feedback ‘ini’, eh yang keluar ‘itu’. Yah, begitulah perspektif. Kita tak bisa memaksakan 🙂

    Yang penting, keep blogging!

    1. pasti dong. sudah keluar duit banyak masak nggak serius ngeblog. mengenai input dan output yang tidak sama, itu hal yang wajar. kan ada kolom komentar, bisa kita jelaskan kalau ada yang miskomunikasi. atau kalau penjelasannya panjang lebar, bisa dibuatkan satu artikel khusus sebagai antitesis. 🙂

  3. saya pengennya yang ke2 mas, tetep eksis hingga akhir hayat tahun 2011*mulai lebem*

    target sih tahun ini punya blog berbayar sndri. Syukur2 bisa ikut jd bloggermalam..wihh..

    1. blog berbayar ibarat investasi. semakin cepat dibangun, semakin besar dan bagus prospek ke depan. apalagi perburuan domain saat ini makin ketat. siapa cepat dia dapat.

      nggak perlu ikut-ikutan jadi blogger malam, saya aja mau cabut dari sana. usia makin tua nggak kuat begadang terlalu lama. hehehe.

  4. Keren deh judulnya…
    tapi saya belum pernah ngasi manfaat ke orang lain dari tulisan saya.
    lain kali mungkin ya…
    Kata-kata mas Agus yang bikin nggak tahan
    “blogging bisa menjadi lahan yang bagus untuk berinvestasi dunia dan akherat”
    Ampun DJ… 😀

  5. Saya mau komen soal judul postingan ini dulu ya mas. Menurut saya judulnya kurang menarik, kurang informatif, dan kurang deskriptif. Tapi tetap tidak menyurutkan saya untuk tidak mengkliknya kok 🙂

    Soal 3 blog referrer, aneh juga ya. Mirip dengan kasus blog bang Rudy Azhar yang juga masuk top referrer trafik ke blog saya. Oya, sayang juga mas Khery Sudeska sudah jarang menulis. Padahal tulisan-tulisannya berbobot. Dulu sempat juga konflik dengan saya lewat kolom komentar. Tapi akhirnya berakhir dengan manis 😛

    1. page refferer adalah rahasia search engine yang belum kita pecahkan. 🙂 sebenarnya ada satu lagi page refferer blog ini yang aneh. berasal dari situs penyedia download film-film box office. padahal saya kesana aja nggak pernah. hehehe.

      mengenai judul artikel, sengaja saya pilih yang simple dan bersahabat di mata pembaca. judul yang sebenarnya saya tulis melalui Meta Title All in One SEO Pack. Ini cukup membantu saya di mata mesin pencari.

      1. Tapi bagi yang membaca judul postingan ini dari RSS feed atau email kan kemungkinan bisa jadi tidak tertarik mengkliknya (padahal isinya bagus/inspiratif). Soalnya judul yang tampil pada menu RSS feed bukan judul pada meta title.

        1. ya, mungkin ada yang nggak tertarik. mudah-mudahan penggemar setia saya nggak kabur. cieeee… sok ngartis nih. hehehe…

  6. Hhhmmm apa bener mereka yg diatas sdh tdk ngeblog lg yah,sayang sekali bila benar masn pdhl blog mereka bagus dan sdh rame pengunjung.

    1. pastinya sih nggak tahu juga ya. tapi kalau lihat artikel terakhir mereka sudah lama nggak di update. padahal eman-eman sudah punya awal yang bagus malah ditinggalin.

  7. saya suka dengan kalimat yang ini mas Agus : ” Tapi gimana bisa kasih support lha kalau mereka sendiri ogah-ogahan ngeblog. Ini yang saya sebut sebagai ketimpangan dunia blogging. Yang rajin makin rajin, yang malas makin malas. Mereka yang punya limpahan ide akan segera dibanjiri ide-ide susulan. Sementara yang stagnan akan terpaku pada pemikiran statis mereka. ”

    sama seperti blognya kawan saya. ya pasti tahulah…. udah sering dikasih backlink sisipan. pujian sisipan, tapi ya kalau tetap dari dianya tidak semangat…yasudahlah….

    1. niat baik tidak selalu terwujud. yang penting adalah SIKAP kita sesudahnya. 🙂 selebihnya kita serahkan pada masing-masing orang.

  8. Setiap blogger, menurut saya, pasti ada masa pasang dan surutnya. Maksudnya yaaa ada masa-masa dia rajin ngeblog dan ada masa-masa dia males ngeblog (mungkin karena sibuk atau apalah). Saya juga termasuk sih. Kadang-kadang rajin, kadang-kadang malas. 😀

    Tapi, karena saya udah berkomitmen di tahun 2011 ini saya harus nulis satu postingan di tiap harinya, mau gak mau saya harus buang rasa malas itu. Terkadang terbentur dengan ide. Gak tau mau nulis apaan. Toh, akhirnya dengan komitmen itu saya bisa menemukan ide untuk yang ditulis, meskipun nyampah. 😆

    Pada akhirnya, blogging itu candu. *halah*

    1. one post per day? langkah yang bagus untuk menjaga semangat ngeblog. untuk tahap awal, mungkin nggak perlu terlalu kaku terhadap satu ide. artinya, mengutamakan kuantitas dulu deh. nanti kalau sudah berjalan lancar, saya yakin kualitas akan terbentuk dengan sendirinya. good luck ya… 🙂

    1. wiks! langsung gerak cepat nih? padahal saya mau pakai Kang Erdien untuk editor free ebook saya loh… 🙂

  9. Ngeblog kalau g dari panggilan suara hati memang akan tersandung-sandung mas… he..he..

    Keseretan ngeblog seringkali muncul akibat dari asal-asalan dalam blogging tuh

  10. Saya juga baru mengenal Darinholic karena sering mampir dibawah atapnya mas Joko diptara, tetapi perkembangan trafficnya wow luarbiasa. semoga bisa menular… happy blogging. sesama marga agus pastinya saling support.

  11. ditangan Mas Agus, tema tentang blogging selalu menarik. apalagi salah satu contohnya mas darin. saya belum lama kenal sama mas Darin. tapi membaca tulisan-tulisannya, selalu menarik buat saya. karena mampu menyentuh sisi-sisi wacana dan makna yang tidak umum.

    mengenai Mas Khery sudeska, saya berharap Ia menulis lagi

  12. nah untuk merubah supaya tidak berpikir secara statis ada tips ga mas?kadang saya sendiri suka begitu kalau timbul jenuh idenya ga muncul blas apalagi kreativitas jadi mampet.

    1. biar nggak statis ya harus menjadi dinamis. hehehe…
      ada banyak cara untuk mendulang ide. misalnya: blogwalking, baca portal berita, aktif di twitter, membaca jurnal ilmiah, main-main ke situs artikel ditektori dll. apapun yang terlintas di pikiran bisa di eksekusi ke dalam sebuah tulisan. 🙂

  13. Kalau saya berpendapat ngeblog itu yang penting iramanya harus dijaga terus. Kalau Ndoro Kakung mengistilahkan seperti lari marathon. Jadi jangan hanya digenjot aja di awal-awal dengan update artikel sampai kesetanan tiap hari tapi setelah itu ngempos energinya habis, tak punya atau kehabisan ide buat nulis.

    Masa pasang surut dalam blogging selalu ada, tinggal kita sebagai blogger bagaimana harus menyikapinya. Ingin terus bangkit dan ngeblog jalan terus atau malah terkapar dan berhenti ngeblog saat sudah kehilangan passion.

    1. Lupa beri pertanyaan. Bagaimana kalau menurut pendapat Mas Agus Siswoyo sendiri?
      Oh, ya saya saat ini sudah memasuki tahun ke-3 ngeblognya, Mas Agus. Semoga saya pun awet ngeblognya. 🙂

      1. blogger sekelas Pak Joko pastinya sudah banyak makan asam garam dan tidak kesulitan membangun ide menulis. 🙂

    2. irama tetap penting. jangan terlalu cepat, juga jangan terlalu lambat. yang repot adalah kalau irama terlalu mendayu-dayu sehingga lupa mikir hari esok. hehehe.

  14. hehehe iya mas,seleksi alam menghilangkan satu persatu kawan blogger,semoga bisa semangat ngeblog terus dan tetap dapat passion

  15. Saya sendiri untuk saat ini berada pada posisi blogger murni walaupun sebelumnya ketika kembali kedunia blogging menginginkan untuk memperoleh penghasilan lewat ngeblog.
    Namun ternyata ada kesenangan lain yang saya dapatkan dengan menjadi blogger murni… yang penting blogging dijadikan sebagai aktifitas yang menyenangkan bukan menjadi beban…

      1. Semoga saja bro. Zwry bro kalo oot, kenapa sekarang pake wibya bro? Setahu saya toolbar ini memberatkan loading blog, soalnya pernah menggunakannya dulu…

  16. Menulis itu juga seperti roda yang bergulir kadang banyak, dan kadang sedikit sekali gairah yang muncul…, yang dijalani saja :).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *