Berhenti Menggadaikan Karakter Blogging

Blog pribadi hadir sebagai diari online seorang blogger. Apa yang tertulis hendaknya mewakili pengalaman pribadi dengan karakter diri sendiri. Meski kadang kita harus meminjam pengalaman orang lain, sebaiknya tetap ditulis dengan gaya penuturan sendiri. Kamu adalah kamu, saya adalah saya. Hal ini saya sebut cara asyik ngeblog tanpa kesusupan arwah jin iprit.

Yang terjadi di blog pemula justru sebaliknya. Saya malah ketawa lucu kalau baca artikel blog yang menduplikasi seorang tokoh senior. Dari cara nulis ejaan, judul artikel, pemenggalan suku kata, penyebaran link bahkan kalau bisa cara batuk pun ditiru habis-habisan. Kasian banget dia, jatidirinya telah digadaikan supaya kecipratan kharisma sang tokoh.

Mungkin maksudnya adalah melakukan metode ATM (amati-tiru-modifikasi). Tapi ATM yang biasa-biasa sudah pasaran dan ketinggalan jaman. Sekarang ini jamannya ATM plus-plus. Paket ATM plus-plus setidaknya mengandung beberapa hal berikut:

Mengenal Diri Sendiri

Anda tidak akan bisa menjadi diri sendiri jika tidak kenal, paham dan menerima keadaan diri sendiri. Ini adalah pikiran utama artikel kali ini. Selanjutnya, kalau Anda tidak bisa menghargai diri sendiri, jangan berharap orang lain akan melakukannya. Semua berawal dari dalam dan akan berimbas ke tindakan nyata.

Berekspresi dengan Gaya Sendiri

Ungkapkan pikiran, ide, angan-angan atau impian apapun dengan gaya Anda. Nggak suka menulis kalimat resmi dan terikat tata bahasa, tulis saja pakai bahasa percakapan sehari-hari. B4h454 4LL4y pun nggak masalah asal cocok tempatnya.

Penuh Percaya Diri

Pembaca tahu mana artikel yang ditulis dengan percaya diri atau justru dalam tekanan. Mereka bisa bisa merasakan sudut pandang yang fleksibel atau pun yang sedang terintimidasi. Terlepas dari benar atau salah konten yang ditulis, percaya diri adalah energi tambahan yang mampu membangkitkan semangat ke level 110 persen.

Bersikap Jujur dan Terbuka

Penjelasannya adalah isi artikel benar-benar dialami, tidak direkaya dan bersedia dikritisi. Menulis dengan kejujuran itu memang asyik dan kalau diajak debat pasti menang. Mengapa? Karena Anda mengalami langsung peristiwa yang bersangkutan. Nggak mungkin akan kehabisan ide.

Menyaring Komentar Yang Masuk

Tidak semua komentar bisa dipertanggungjawabkan. Ada kalanya komen nge-junk tidak lebih dari emosi sesaat blogger yang tidak menginginkan kemajuan Anda. Selektiflah menerima saran dan punya prinsip diri.

Aktif dan Produktif Menulis

Practise makes perfect. Semakin sering menulis semakin ketahuan karakter Anda. Proses yang berulang-ulang akan membentuk dengan sendirinya bagaimana Anda berekspresi dan mengeluarkan pendapat. Seringkali karakter sebenarnya baru ketahuan setelah Anda mempublikasikan artikel yang ke-200.

Santai Sajalah…

Nah, bagian terakhir ini penting dilakukan. Kalau pikiran rileks, mau nulis apapun pasti oke. Tidak perlu khawatir nanti mau dibawa kemana hubungan kita, eh… arah blogging Anda. Main-main mengunjungi blog humor bagus untuk meredakan stress. Juga nggak perlu puyeng waktu lihat blog sebelah makin ramai pengunjung dengan artikel marketing andalannya. Beda orang beda rejeki.

Yang perlu dicatat, menjadi diri sendiri bukan berarti harus keras kepala dan acuh tak acuh pada lingkungan blogging yang ditempati. Bagaimanapun energi internal dan energi eksternal blogging tetap merupakan satu paket utuh All in One Blogger Package. Kalau mau punya karakter yang kuat ya harus giat membangun potensi diri dan aktif mempromosikan kompetensi diri.

Ada yang mau menambahkan ilmu narsis kali ini?

132 Replies to “Berhenti Menggadaikan Karakter Blogging”

  1. Setiap pribadi adalah Unique, begitu juga dengan Blogging style nya masing-masing. Jadi buat apa “meniru” kalau bisa original dan lebih unique ? semakin ” beda” semakin mudah di ingat…

  2. Saya jadi ngat sewaktu masih kuliah dulu ( belum lama juga seeh ), semakin “beda” dari cowok-cowok yang lain malah semakin “diminati” para mahasiswi,apalagi kalau bedanya, karena lebih pandai dan perbendaharaan kata-nya “tidak biasa”. pasti mudah meraih simpati…

    1. unik dan nyentrik. seperti halnya seniman yang digandrungi remaja-remaja sekarang. nggak peduli nyentrik karena ‘melambai’ atau karena hidung pesek. hehehe…

  3. Saya setuju mas kalau kita berusaha jujur tidak ada beban pikiran itu dijamin! apalagi yang ditulis pengalaman pribadi asyik jadinya… tidak takut diserang oleh komentar-komentar model apapun? yah…karena semua jawaban sudah dimiliki berdasarkan pengalaman tadi. Saya pribadi terkadang agak sulit untuk memulai menulis biarpun itu pengalaman pribadi apalagi menyampaikan opini yang sedang hangat dibicarakan, dengan berkunjung kesini saya dapatkan sebuah pembelajaran yang tentunya saya masih harus banyak belajar menjadi penulis yang memiliki karakter dengan gaya sesuai dengan diri sendiri.

  4. Jadi grogi, nih artikel ada kritiknya tapi emang ada benernya. kalo saya santai sajalah tapi tetep produktif yg saya usahakan. Biarpun copas sama tugas kuliah yg pake bahasa kaku tapi tetep tulisan saya. Blog saya ini, suka-suka saya… hehehe blog gado-gado… ahahahaha… πŸ˜€

  5. wow, kena banget nih. kebetulan sedang mencari identitas diri dalam menulis.

    melihat poin-poin di atas dan akjhir kesimpulannya membuat saya jadi semangat lagi

    “Bagaimanapun energi internal dan energi eksternal blogging tetap merupakan satu paket utuh All in One Blooger Package. Kalau mau punya karakter yang kuat ya harus giat membangun potensi diri dan aktif mempromosikan kompetensi diri.”

  6. Saya punya tambahan mas,

    Buat anda yang masih pemula dan dalam pencarian jati diri sebagai penulis alangkah lebih baik jika anda mencari satu atau dua tokoh yang sama menekuni bidang yang anda ingin kuasai, setelah menemukannya kemudian contoh gaya tulisannya (jangan copy paste) dan idenya, lalu kembangkan dengan bahasa anda sendiri, dengan latihan seperti itu, anda akan dapat menemukan gaya tulisan anda sendiri. PASTI (Sudah Di Uji Dijamin ga’ Bocor Ko’) ha…ha..

  7. sebuah essay yang menarik, gaya tulisan mas Agus yang ceplas ceplos namun kritis memberikan atmosfir yang berbeda..
    applause untuk anda..

  8. Meniru model tulisan senior sesuai prinsip ATM tidak ada masalah sbenarnya, ASALKAN jgn lupa di bagian MODIFIKASI.

    Kebanyakan cm niru, tdk memodifikasi.

    Jujur sj di awal pun sy spt itu. Menulis dg gaya seorang IM Senior. Lama-kelamaan sy mencoba mencari gaya menulis sy sendiri.

    Mencoba tulisan si A, kemudian diadaptasikan dg kepribadian, cr berpikir & menulis kita sendiri.

    Itulah nantinya yg akan membuat tulisan antar blogger satu dg yg lain unik.

    Wadew… Panjang nih, tak lanjut di artikelnya CafeZine aja. Smoga jadi & bs u/ terbitan Januari 2011

  9. Berekspresi dengan gaya sendiri akan terasa ringan daripada meniru gaya orang lain. Tidak menjadi beban, santai, dan bergairah… πŸ˜€

    Ngomong-ngomong, saya pernah menggadaikan karakter nggak ya? Rasanya sieh nggak, kalo minjem pasti pernah hahaha…. *sama aza ya* πŸ˜†

  10. sedikit OOT,tapi semoga masih relevan..karena isi artikel sudah di bahas secara mendetail dan di tambahi beberapa komentar sebagai pelengkap..
    ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

    semua ppoint-point di atas sebenarnya adalah hal yang sangat di impikan semua blogger mas…
    tapi ketika kembali bicara masalah traffic,ketika membincangkan soal PR,toh lambat laun,tidak peduli blogger senior atau pemula,tidak pedulu yang pinter atau sok pinter,semua pasti akan menggadaikan diri…
    berapa banyak blogger yang sudah melacurkan diri hanya demi mengejar traffic,hanya blogger munafik saja yang bilang tidak butuh traffic…
    ingin menjadi diri sendiri tapi tetap tergoda traffic…
    ingin menjadi diri sendiri tapi tetap ingin mencicipi PR…
    apa yang terjadi?..
    melacurkan diri dengan tulisan-tulisan yg lebih di sukai pasar..
    menggadaikan diri dengan mempublih artikel yang sama sekali bukan mencerminkan kepribadian…
    lebih melayani pembaca daripada melayani diri sendiri…
    semua berlomba-lomba melacurkan artikel hanya demi mengejar PR dan alexa…
    semua berlomba menggadaikan intregritas hanya demi traffic…

    sulit dipercaya kalau ada blogger yang bisa menjadi diri sendiri,walaupun secara kuantitas sedikit sekali penyisipan artikel “pelacuran”,tapi masih tetap ada…walaupun koar-koar tidak butuh traffic karena ingin menjadikan tulisan sebagai artikel arsip pribadi,itu hanya munafik saja…

    1. itu semua kembali kepada pilihan masing-masing orang mas. lagipula saya tidak mengharuskan pembaca harus melakukan apa yang saya tulis. ini hanya saran. plus minusnya saya kembalikan ke masing-masing orang.

    2. betul bgt kang, menurut saya yang newbie ini, memang tergantung tujuan si blogger itu sendiri. Kalo saya lebih cenderung menekankan pada pilihan: ingin menjadi penulis yang baik atau publisher yang sukses. Thanks juga buat author blog atas saran dan masukannya… Happy Blogging ^_^

  11. masih dalam proses pencarian..searching…64%

    mungkin yg dimaksud mas agoest diatas adalah blog pribadi yg nulis emang untk kreatifitas pribadi tanpa peduli PR, traffic,alexa.. Nulis y nulis aja. Beda dg blog pribadi dg tujuan bisnis.

    Memang kebanyakan untk bisnis..yg suka nyembah alexa.

  12. Wow, ada memang yang begitu? πŸ˜€ Sepertinya menyeramkan hehe.

    Satu poin di atas yang menarik yaitu: menyaring komentar yang masuk. That’s what I looking for!Kadang memang satu komentar saja dapat membunuh mood. Saya akui itu terjadi saat blogging di blogspot dulu. Efeknya memang sulit diatasi hingga akhirnya – yah – bubar jalan semuanya πŸ˜€

    Tapi itu dulu, sekarang tidak.. hehehe. Bravo!

  13. setiap orang mgkn berbeda-beda mas..
    saya dl awal ngeblog udah dengan style saya sendiri.. pokoknya nulis dengan gaya sendiri tp enak dibaca..
    meniru dalam membuat postingan malah susah menurut saya. lebih enak ambil ide nya nah trus buat postingan dengan gaya kita sendiri

  14. saya masih ingat pertama kita memulai membuat Blog, karena terinspirasi Oleh Blogger 2 sebelumnya, dan mau tidak mau pengaruh cara penulisan yang saya lakukan hampir mirip2 dengan Blogger tersebut, Dan itu tidak bisa Di pungkiri kebanyakan para Blogger Pemula melakukan hal seperti Itu, ( suatu Contoh di dalam hal Bermusik Karena saya Menyukai Band Nirvana, di saat saya Menciptakan Lagu tanpa saya sadari pengaruh 2 Nirvana itu begitu lekat di lagu2 saya, dan lucunya setelah saya dengarkan baru sadar , kalau lagu saya tersebut Mirip2 lagu nirvana, ) begitu juga di saat menulis tentunya pengaruh penulis yang kita sukai pasti menular secara sadar atau tidak,

    1. bagi pemula, duplikasi tingkah laku adalah hal yang wajar. tapi semakin lama semestinya makin pintar menemukan karakter diri.

  15. Saya ingin mengomentari yang poin “Menyaring Komentar Yang Masuk” dan tanggapan saya justru karena banyaknya komentar yang bermacam-macam seperti itu, dari yang model sinis, sceptis, kritik destruktif pernah semuanya saya alami di blog saya, saya bisa belajar, Mas Agus. Dan saya samasekali tak pernah mendeletenya kecuali hanya yang berbau spam.

    Kalau saya malah berpikir begini, justru dari komentar seperti itu lah kita harus menunjukkan kearifan kita kepada pembaca, meski dalam tanda kutip saya pun panas juga, namun dengan berusaha menanggapinya secara sabar dan bijaksana. Saya rasa itu justru punya efek berbanding terbalik buat pencitraan yang baik buat kita di mata pembaca atau blogger lain. Kita sudah mengajarkan bagaimana cara menghadapi sebuah kritik kepada orang lain.

    Terkadang ada, lho blogger yang sengaja cari gara-gara atau hanya sekedar ngetest kita. Jika kita tetap tak mempan dikritik dan tetap menanggapi dengan hati dingin yang terjadi justru dianya (si pengkritik) malah baik dan akhirnya menjadi teman. Dan ini saya sudah pernah mengalaminya.

    1. inilah sisi positif ngeblog, membantu kita melatih pengendalian diri. sebenarnya bisa saja kita saling berbalas menghujat orang yang tidak kita sukai. namun kalau ingat tujuan jangka panjang, rasanya kok ya berlebihan. belum tahu rupa orang tersebut sudah main semprot saja. hehehe.

      untuk paragraf terakhir, memang ada benarnya. dengan saling mengkritisi sebenarnya secara nggak langsung kita saling mendorong ke arah perbaikan diri. sebagaimana isi salah satu hadist nabi: sahabat yang baik adalah yang bersedia menunjukkan kejelekkanmu.

  16. Kunci utamanya menurut saya pada percaya diri dan menulis sesering mungkin. Dengan catatan, yang ditulis bukan hasil contekan atau cuma mendaur-ulang yang sudah ada. Sebisa mungkin perkaya dengan pengalaman dan pendapat sendiri. Atau bisa juga dengan hasil pengamatan pribadi.

    Soal menemukan karakter setelah menulis ke-200 kali, ada benarnya juga. Saya sendiri sudah menulis ratusan kali atau sudah menghasilkan ratusan tulisan (kalau dikompilasi semua yang pernah saya publikasikan di Internet). Kalau untuk blog sekarang, jumlah posting/tulisan saya baru 100-an sih.

    1. kalau untuk proses latihan menulis, justru diawal-awal ngeblog dulu saya sering menulis ulang pemikiran blogger luar negeri. apa yang sekiranya menarik dibahas, saya nggak ragu membawa ke blog ini. namun tetap saja penyajiannya harus dilakukan dengan gaya bahasa sendiri. πŸ™‚

  17. Saya setuju dengan artikel di atas. Mendingan jadi diri sendiri. Menullis apa adanya, menulis dari dalam hati dan karena kita emang bener-bener cinta menulis. Walaupun tulisan kita nggak bagus, tapi lebih baik kita nulis dengan menjadi diri sendiri daripada ngikut blogger idola kita. Mengidolakan boleh, karena dari sana kita jadi terinspirasi untuk terus menjadi lebih baik. Tapi kan kita nggak harus jadi persis seperti dia.

  18. Saya setuju bgt nih..
    boleh nambahin? mungkin gaya menulis artikel di blog juga dipengaruhi kepada blog apa yg sering kita baca atau terinspirasi dari blogger lain. Jika kita melihat, membaca, dan mempelajari gaya tulisan suatu blog, maka waktu kita nulis artikel blog kita, sedikit atau banyak akan mempengaruhi gaya tulisan blog kita juga. Menurut saya ini alami asal tidak menjiplak sepenuhnya seperti yg Mas Agus sudah katakan, bahkan sampi batuk nya pun meniru blogger lain πŸ˜€

    dan saya pun masih belum menemukan jatidiri gaya tulisan saya, blognya masih baru sih. Nanti deh kalo sudah posting ke 200 coba bandingin dengan posting pertama. Pasti kita udah banyak berkembang πŸ˜€

  19. Personal branding is potentially an even more complex area if it is studied in detail. The reason for this is that as humans, we are infinitely more complex than static products and services. As well as this, we are a constantly moving target, changing much more rapidly than your average commercial brand would ever do.

  20. Amati, Tiru, Modifikasi. kalau Anda mempunyai seorang anak yang baru berumur 1.5 tahun, hampir semua tingkah lakunya adalah hasil dari ATM, dan seiring dengan berkembangnya si anak, ia akan menemukan jati dirinya. begitu juga para blogger pemula, hal itu adalah hal yang wajar untuk dilalui, sebelum dia menemukan jati dirinya. Dan saya tidak pernah menyaring comment yang masuk karena saya tidak mau menerima masukan yang baik aja dari para pembaca, masukan kurang baik juga perlu didengar, dari situ kita belajar untuk menemukan jati diri. semoga sharing ini juga bisa bermanfaat. Jangan meremehkan para blogger yang masih dalam tahap ATM. Keep Blogging

  21. Menarik banget nih topik, sangat menggelitik. Hal tersulit dari menulis blog itu ialah bertanggung jawab penuh atas tulisan dan kontinuitas. Tantangan terbesar adalah tampil di depan publik dengan jujur.

  22. kualitas tulisan blogger secara perlahan tapi pasti akan bertambah setelah menulis artikel lebih dari 100 kali kecuali yang copas samapai i juta kali pun tetap saja hanya nyontek

  23. Benar Mas, terkadang dalam hal penulisan kita harus sering mengungkapkan dalam suatu tulisan dan biarkan itu mengalir dalam bahasa dan gaya pribadi dari sang penulis. Suatu tulisan akan lebih enak dinikmati bila selalu dilatih.

    Terimaksih atas sharenya emoga bermanfaat untuk kita semua.
    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog

  24. Kesulitan bagi para pemula seperti saya :p adalah sulitnya menarasikan apa yang adadalam pikiran kita menjadi sebuah tulisan, untuk melakukan hal tersebut dibutuhkan berlatih dan terus berlatih dan juga hal penting yang harus diingat adalah untuk menjadi penulis yang baik haruslah menjadi pembaca yang giat…..he he

  25. dulu sih suka nggak percaya diri dengan tulisan sendiri dan memilih untuk membaca-baca dulu tapi ujung-ujungnya dengan latihan sendiri tulisan akan mengalir lebih deras tanpa meniru siapa pun πŸ˜€

  26. I got what you specify, thanks for swing up. Woh I am gladsome to experience this website finished google. Thanks For Share Berhenti Menggadaikan Karakter Blogging | Catatan Motivasi Blogging Indonesia.

  27. I got what you signify, thanks for putting up. Woh I am pleased to hear this website through google. Thanks For Share Berhenti Menggadaikan Karakter Blogging | Catatan Motivasi Blogging Indonesia.

  28. I got what you signify, thanks for putting up. Woh I am willing to conceptualize this website finished google. Thanks For Share Berhenti Menggadaikan Karakter Blogging | Catatan Motivasi Blogging Indonesia.

  29. An engrossing communicating is designer annotate. I consider that you should make solon on this substance, it strength not be a prejudice matter but generally people are not sufficiency to talk on much topics. To the next. Cheers like your Berhenti Menggadaikan Karakter Blogging | Catatan Motivasi Blogging Indonesia.

  30. Wow, marvelous blog layout! How long have you been blogging for? you made blogging look easy. The overall look of your site is fantastic, let alone the content!. Thanks For Your article about Berhenti Menggadaikan Karakter Blogging | Catatan Motivasi Blogging Indonesia .

  31. An interesting discussion is couturier mention. I expect that you should compose more on this theme, it might not be a taboo substance but generally grouping are not enough to talk on such topics. To the next. Cheers like your Berhenti Menggadaikan Karakter Blogging | Catatan Motivasi Blogging Indonesia.

  32. An newsworthy discussion is couturier annotate. I expect that you should make much on this matter, it power not be a taboo refer but generally people are not sufficiency to utter on such topics. To the succeeding. Cheers like your Berhenti Menggadaikan Karakter Blogging | Catatan Motivasi Blogging Indonesia.

  33. An fascinating language is couturier statement. I guess that you should indite solon on this subject, it strength not be a prejudice bailiwick but generally group are not sufficiency to talk on much topics. To the succeeding. Cheers like your Berhenti Menggadaikan Karakter Blogging | Catatan Motivasi Blogging Indonesia.

  34. Wow that was unusual. I just wrote an very long comment but after I clicked submit my comment didn’t appear. Grrrr… well I’m not writing all that over again. Anyways, just wanted to say superb blog!

  35. Pingback: Free Piano

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *