Blogging For Fun: Mengukur Skala Kebahagiaan Blogger

Gambar wanita membuang kertas kerja - Resign Kerja Bukan Mengundurkan Diri, Justru Memajukan Diri
Gambar wanita membuang kertas kerja – Resign Kerja Bukan Mengundurkan Diri, Justru Memajukan Diri

#etaugasiloe Para peneliti di seluruh penjuru dunia selama bertahun-tahun telah mencoba mengukur kebahagiaan manusia. Sebagian penelitian tersebut ditujukan untuk menentukan apa yang membuat orang bahagia dan sebagian bertujuan untuk mengukur kemajuan sosial. Biasanya, studi tentang kebahagiaan menggunakan format kuesioner dan ukuran kebahagiaan dapat diperoleh dari jawaban atas sederetan pertanyaan.

Dalam mengukur kebahagiaan seseorang, kita mengenal skala kepuasan hidup yang dibuat oleh Lawrence Erlbaum Associates. Para responden diuji dengan memberikan respons berupa sejauh mana mereka setuju terhadap kalimat yang tertulis. Poin-poin tersebut antara lain adalah sebagai berikut:
1. Dalam segala cara, hidup saya ini nyaris ideal.
2. Kondisi hidup saya ini luar biasa.
3. Saya puas dengan hidup saya.
4. Sejauh ini, saya mendapatkan semua hal penting yang saya inginkan dalam hidup.
5. Jika saya dapat menjalani hidup saya lagi, saya tidak akan mengubah apa pun.

Yang harus dicatat adalah jumlah penilaian dari setiap kalimat tersebut adalah suatu ukuran rasa sejahtera secara subyektif. Jadi, setiap orang bisa saja memberi penilaian yang berbeda terhadap kondisi orang lain. Beda pengalaman hidup, tentu beda juga dalam memandang satu kondisi.

Dan salah satu hal yang ditunjukkan oleh survei ini kepada kita adalah bahwa orang-orang di negara kaya lebih bahagia daripada orang-orang di negara miskin. Mengapa? Tentu saja, uang menjadi masalah. Namun apa yang diungkapkan oleh survei ini adalah bahwa uang tidak menjadi masalah sebesar yang kita pikirkan. Ada banyak variabel terkait kebahagiaan hidup orang. Misalnya aspek kestabilan politik dalam negeri, pengakuan lingkungan sosial budaya, terjaminnya keamanan diri dan lain-lain.

Apakah Blogger Indonesia Sudah Mencapai Kebahagiaan?

Bagaimana dengan kondisi blogger Indonesia? Apakah Anda sudah merasa bahagia dengan aktifitas blogging yang selama ini dijalani? Saya tahu kalimat ini hanya akan menjadi pertanyaan retoris belaka dan nggak akan ada habisnya untuk dibahas. Kebahagiaan blogger memiliki standard yang beragam tergantung tujuannya, lebih kompleks daripada perbedaan lintas negara dan strata ekonomi.

Untuk para blogger yang demen curhat, kebahagian itu akan muncul kalau bisa curhat sepuasnya dalam artikel blog. Biasanya hal ini menjangkiti para ibu-ibu muda, meski tidak menutup kemungkinan cowok jomblo juga melakukannya. 🙂 Ada kepuasan tersendiri kalau unek-unek bisa ditumpahkan ke dalam tulisan. Ada yang lebih suka memakai identitas asli, ada pula yang menyamar sebagai orang lain karena nggak mau privasinya diganggu.

Lain lagi untuk blogger yang main Google Adsense. Kebahagiaan akan tercapai jika secara kontinu bisa dapat kiriman ribuan dollar melalui Western Union. Mereka bisa tetap bekerja di rumah dan mengambil gajian lewat kantor pos terdekat. Sedangkan untuk pengelola website affiliasi, kebahagiaan adalah saat mendapati fakta member list bertambah banyak. Ini artinya terbuka kesempatan untuk melakukan follow up dan menghasilkan penjualan.

Bagaimana dengan Anda, apakah Anda sudah cukup bahagia menjadi seorang blogger? Atau berniat untuk pensiun sebagai blogger?

80 Replies to “Blogging For Fun: Mengukur Skala Kebahagiaan Blogger”

  1. Beragam tema dalam ngeblog berikut tujuan ngeblognya juga bervariasi juga.. kalau saya sendiri kebahagiaan jika setiap tulisan saya ada yang memberikan respon positif dan memberikan saran yang membangun untuk saya pribadi dan kemajuan blog saya..
    Sukses buat agussiswoyo.com dan narablognya…

  2. Tingkat kebahagiaan dalam blogging memang beragam kadar dan tingkatannya. Ketika sudah bahagia karena sudah bisa membuat blog, kepingin yang lain, misalnya dapet komentar. Setelah bahagia dapet komentar, naik lagi kadarnya, misal kepingin PR-nya naik, alexa naik atau nangkring di halaman pertama google. Sudah tercapai, masih belum bahagia dan pingin dapet penghasilan dari blog. Udah dapet penghasilan trus gimana? Sudah bahagia lalu berhenti? No, kayaknya bakal balik lagi ke awal deh, kepingin buat blog baru lagi 😀

    Seperti itukah? Sepertinya ngga ya. Kalau secara kuantitatif dan terukur, memang iya. Tapi skala kebahagiaan seorang blogger seyogyanya adalah ketika kita bahagia dengan ‘proses’-nya. Ketika kita menikmati proses blogging itulah kebahagiaan yang akan terakumulasi terus menerus, sehingga satu kebahagiaan dapat memunculkan kebahagiaan lain, begitu seterusnya, dan seharusnya.

    Masalah pensiun dini dari dunia blogging, bisa jadi karena yang bersangkutan sudah menemukan kebahagiaan di belahan dunia lain. Who know? 😀

  3. Sebagai blogger saya belum mencapai apapun yang saya targetkan yang bisa membuat saya bahagia. Pun begitu juga dalam kehidupan sosial sehari-hari. Namun merasa atau tidak merasa bahagia yang paling penting bagi saya adalah seberapa baikkah saya telah mengungkapkan rasa syukur saya atas apa yang telah saya miliki.

  4. Awesome web site you’ve right here but I had been interested in should you understood of any discussion boards which cover exactly the same topics talked about in the following paragraphs? Id enjoy to be a a part of network where I’m able to obtain reactions using their company experienced people that share the same interest. For those who have any recommendations, please let me know. Many thanks!

  5. i discovered your internet site upon reddit in addition to believed i’d are available in and have a appear. interesting idea youve nevertheless i will possess a handful of other people y you have an interest. they can assist or perhaps may not nevertheless its well worth a chance.

  6. Hello Webmaster, I noticed that http://agussiswoyo.com/2012/01/03/blogging-for-fun-mengukur-skala-kebahagiaan-blogger/ is ranking pretty low on Google and has a low Google PageRank. Now the Google PageRank is how Google is able to see how relevant your webpage is compared to all the other webpages online, if you cannot rank high at the top of Google, then you will NOT get the traffic you need. Now usually trying to get to the top of Google costs hundreds if not thousands of dollars and very highly optimized targeted marketing campaigns that takes a team of experts months to achieve. However, we can show you how to get to the top of Google with no out of pocket expenses (free traffic), no stupid ninja tricks, no silly mind control techniques, and this will be all white hat with no blackhat software or tactics that could possibly land you on bad terms with Google and put you in the dreaded “Google Sandbox”.

  7. There are actually a number of details like that to take into consideration. That could be a great level to bring up. I offer the thoughts above as normal inspiration but clearly there are questions like the one you bring up where the most important factor shall be working in honest good faith. I don?t know if greatest practices have emerged round issues like that, but I’m certain that your job is clearly identified as a good game. Both boys and girls feel the impact of only a second’s pleasure, for the remainder of their lives.

  8. I need to say, as very much as I enjoyed reading what you had to express, I couldnt support but lose interest following a while. Its as should you had a good grasp on the subject matter matter, but you forgot to include your readers. Perhaps you should think about this from more than one angle. Or perhaps you shouldnt generalise so much. Its far better if you take into consideration what others may have to say rather than just going for the gut reaction for the theme. Consider adjusting your own thought procedure and giving other people who may study this the benefit of the doubt.

  9. Good post. I study something more difficult on totally different blogs everyday. It would always be stimulating to learn content material from other writers and practice just a little something from their store. I’d favor to use some with the content on my blog whether you don’t mind. Natually I’ll offer you a hyperlink on your web blog. Thanks for sharing.

  10. I have seen many useful issues on your web-site about computer systems. However, I have the viewpoint that netbooks are still not quite powerful adequately to be a wise decision if you typically do things that require plenty of power, for example video editing. But for internet surfing, microsoft word processing, and quite a few other prevalent computer work they are just fine, provided you cannot mind the tiny screen size. Thanks for sharing your ideas.

  11. Attractive section of content. I just stumbled upon your website and in accession capital to assert that I get in fact enjoyed account your blog posts. Any way I will be subscribing to your augment and even I achievement you access consistently rapidly.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *