Crucial Confrontations: Seni Berdebat Secara Efektif

Resensi buku datang lagi! Kali ini judulnya agak sangar: Crucial Confrontations. Buku ini ditulis secara keroyokan oleh 4 sekawan Kerry Patterson, Joseph Grenny, Ron McMillan dan Al Switzler. Buku yang saya punya adalah versi Bahasa Indonesia dengan penerbit Gramedia Pustaka Utama.

Kalau Anda browsing Amazon.com maka akan menemukan beberapa perbedaan antara edisi asli yang berbahasa Inggris dengan edisi terjemahan Indonesia. Yang pertama adalah desain sampul buku. Lalu yang kedua adalah tagline yang dipilih oleh translator, yaitu Perangkat Andal, Teruji dan Praktis Untuk Meningkatkan Kinerja Perorangan dan Kesuksesan Organisasi.

Mengapa saya beli buku ini? Awalnya nggak ada minat kok. Kebetulan saja saat itu lagi ada diskon 30% buku-buku serial manajemen. Jadi saya pikir eman-emankalau nggak dimanfaatkan. Hehehe. Mungkin saya termasuk korban bahagia strategi marketing Gramedia. Tapi begitu saya membaca isi buku ini, saya nggak jadi menyesal. Malah merasa beruntung menemukan buku sebagus dan selengkap ini.

Pengertian Dasar Konfrontasi Krusial.

Menurut arti kata, konfrontasi adalah meminta pertanggungjawaban secara langsung atau berhadap-hadapan. Sedangkan krusial lebih mirip sebagai padanan kata penting, urgent, darurat dan mendesak untuk diselesaikan. Nah, lewat penjelasan tersebut saya harap Anda bisa menggabungkan pengertian frase tersebut.

Dalam praktek kehidupan sehari-hari,  kita seringkali menjalani konfrontasi krusial. Entah itu dengan anggota keluarga, tetangga, rekan bisnis, teman sejawat atau bahkan dengan orang yang baru kita kenal. Anda tidak bisa mengelak. Mau tidak mau pasti berhadapan.

Contohnya: seorang ABG perempuan melanggar aturan keluarga karena pulang terlalu malam dari acara pertemuan dengan kawan-kawannya. Biasanya sang Ayah akan marah-marah dan segera menginterogasi si anak dengan sejumlah pertanyaan. Si anak pun pasti tak kalah seru mencari alasan ini itu.

Sekilas hal ini mirip acara bertengkar adu mulut dan gagasan. Tenang saja itu hanya tampak luarnya, berantemnya nggak bikin cedera kok. Malahan nanti Anda dapatkan dua manfaat utama konfrontasi krusial, yaitu masalah dapat terselesaikan dan hubungan antar pribadi menjadi lebih baik.

Ketidakmampuan mengatasi masalah ini, atau bahkan menunda-nunda menyelesaikan, bisa mengakibatkan berbagai masalah dan kekecewaan baru di kemudian hari. Oleh karena itu, Anda perlu menguasai kemampuan melakukan konfrontasi. Materinya bisa Anda download di www.crucialconfrontations.com

Ngeblog Nggak Seru Kalau Semua Bilang Setuju.

Bagaimana dengan praktek konfrontasi krusial dalam dunia blogging? Hmm, nggak kalah asyiknya dengan debat Capres kok. Saya sendiri telah mengalami beberapa kali konfrontasi dengan kawan-kawan blogger. Nggak tahu hal ini bisa disebut konfrontasi krusial atau memang provokator pengangguran yang lagi cari masalah. Hahaha.

Yang pasti perbedaan gagasan dan sudut pandang menyikapi satu pernyataan dalam artikel adalah hal yang wajar terjadi. Beda kantong beda isi dompet, beda kepala sangat mungkin beda isi otak juga dong. Justru kalau setiap komentar yang masuk menyatakan “Mantabs, Setuju gan…!!!” maka berhati-hatilah. Bisa jadi ada udang di balik rempeyek.

Menghindari konfrontasi bukanlah solusi terbaik. Malahan banyak ruginya. Anda telah mengeluarkan pernyataan, jadi usahakan untuk mempertahankan gagasan awal. Kecuali kalau mau menjilat ludah sendiri. Jijik dong!

Anda bisa memulai konfrontasi dengan menyatakan sifat kritis Anda. Tunjukkan konteks dan konten mana yang perlu dikonfrontasi. Kalau perlu disebutkan referensi yang terkait dengan topik pembahasan. Baru deh Anda bisa saling melempar tesis-antitesis-sintesis-reimaging sehingga bisa menghasilkan kesepakatan yang win-win solutions.

Hmm, sebenarnya masih banyak hal yang ingin saya bagi dari buku setebal 320 halaman ini. Mungkin akan saya bahas untuk posting selanjutnya saja. Kalau ada yang punya pengalaman ‘bentrok’ dengan tetangga sebelah, boleh kok di share di sini. Kalau nggak mau dikenal orang, pakai username palsu tidak masalah. Monggo mas…!!!