Guru Muda Dalam Pergaulan Blogosphere

Perkembangan dunia blogging sudah tidak mengenal batasan usia. Baik pendatang baru maupun yang telah bertahun-tahun rajin update artikel memiliki hak yang sama dalam banyak hal.

Hak dalam bidang apa saja? Banyak. Mereka sama-sama mempunyai kemudahan akses informasi, peluang naik level, ketenaran bahkan kesempatan mendapatkan pundi-pundi dollar ataupun rupiah.

Nah, satu hal yang menjadi sorotan saya adalah kemampuan newbie menjadi guru bagi yang lain. Kok bisa? Apa kalimat saya di atas terkena hiperbola. Tidak!

Banyak saya jumpai. Justru mereka yang baru ngeblog beberapa bulan bisa menasehati seniornya. Unen-unen Boso Jowo mengatakan kebo nyusu gudel. Ada kalanya yang tua dipaksa mendengar kata-kata yang muda.

Saya sendiri pernah kena batunya. Mungkin karena ego sedang tinggi-tingginya, saya pernah berdebat panjang dengan blogger siswa SMP. Padahal saya tahu saat itu saya yang salah. Tapi namanya terlanjur gengsi, saya tetap bersikukuh pendapat saya yang benar.

Back to topic. Pengertian guru dalam blogging tidak sama dengan akademik offline. Dimana pada umumnya guru adalah lebih tua, lebih dewasa, lebih banyak pengalaman dan lebih banyak benar daripada salahnya. Kalau dalam blogging, bisa jadi semua hal tersebut dijungkirbalikkan.

Mengapa newbie bisa menjadi guru bagi yang lainnya?

Menurut saya, setidaknya ada 2 hal utama yang menjadi alasan kenapa kita patut belajar dari mereka.

1. Newbie bukan berarti usia muda.

Mereka yang baru start blogging belum tentu masih ABG dan tidak tahu apa-apa. Bisa jadi selama ini terlalu sibuk bekerja offline sehingga baru sempat action sekarang. Kemudahan akses informasi menjadikan siapa saja bisa mengakses blog. Dan tidak menutup kemungkinan newbie tersebut telah mengikuti perkembangan bisnis online sejak awal, namun tidak pernah memunculkan diri dalam diskusi online.

Bagi yang baru ngeblog di usia matang, usia 35 tahun ke atas, bisa jadi mereka mempunyai kemampuan problem solving yang lebih tepat guna dibanding blogger ABG seperti saya. Hal ini pula yang akan mempengaruhi kualitas content yang akan dipublikasikan dalam blog.

2. Sekarang adalah era informasi digital. Siapa yang lebih responsif dia akan mampu leading di bidangnya.

Kran informasi telah dibuka lebar-lebar. Setiap pengguna internet memiliki akses yang sama terhadap keseluruhan informasi. Saya patut mengacungi jempol terhadap perkembangan timeline twitter yang kian jauh meninggalkan kecepatan akses koran konvensional dalam hal penyebaran berita.

Hal ini ditunjang oleh gaya hidup generasi sekarang yang mengandalkan electronic gadget dalam menemani setiap aktifitas mereka. Staff di kantor pada sibuk fesbukan, mahasiswa ngampus pada asyik twitteran. Apalagi ibu-ibu rumah tangga yang punya banyak waktu luang.

2 hal tersebut yang bisa merubah seorang newbie menjadi super blogger dan menjadi rujukan bagi artikel blog lain. Meski tidak ada sebutan resmi, blogger yang mengilhami blogger lain untuk menghasilkan ide-ide cemerlang patut mendapat julukan guru.

Karena saya yakin, seorang Joko Susilo pun tidak akan bisa melahirkan ide membuat membership Mr. Action tanpa campur tangan newbie. Keberadaan mereka menjadi semakin vital dalam perebutan kue bisnis online.

Lalu, sudah siapkan Anda menjadi sumber referensi bagi blogger lain. Mari kita buktikan bahwa seorang newbie pun bisa membuat decak kagum seniornya.

Maju terus blogger Indonesia!

Artikel ini terlahir dari tawaran membanggakan sebagai BeeGuru dalam website Ripiu.Com. Terima kasih atas kepercayaannya.

7 Replies to “Guru Muda Dalam Pergaulan Blogosphere”

  1. boleh kritik gak mas? artikel di atas kok seperti dipaksakan, memasukkan gajah ke dalam kulkas hehehe..

    antara ripiu dan eksyen jauh banget hubungannya.. mungkin lagi kejar setoran yah?

  2. menurut saya, itulah menariknya dunia online

    hasil karya lebih menentukan, gak terlalu banyak kena bias penampilan fisik

  3. Congrats yah, jadi Bee Guru!

    Selalu terbuka & rendah hati u/ mau belajar, baik itu dr yg levelnya sudah tinggi ataupun yg levelnya masih dibawah kita adl salah 1 kunci meraih sukses.

    Itu jg yg membuat Andrie 'Sang Pembelajar' Wongso bisa sukses meski SD saja tidak tamat.

  4. Good post. I study something more difficult on totally different blogs everyday. It would always be stimulating to learn content material from other writers and practice just a little something from their store. I’d favor to use some with the content on my blog whether you don’t mind. Natually I’ll offer you a hyperlink on your web blog. Thanks for sharing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *