Inspiring Story: Jangan Biarkan Hal Sepele Menghancurkan Hidupmu

Pada umumnya kita menghadapi masalah hidup yang besar dengan keberanian dan keuletan yang luar biasa, lalu kita membiarkan masalah-masalah sepele menghancurkan hidup kita – Dale Carnegie

Alkisah terdapat sebatang pohon besar yang telah berusia empat ratus tahun. Sepanjang usianya, pohon ini telah disambar petir sebanyak empat belas kali, diterjang angin kencang selama empat abad berturut-turut, dan masih tetap tegar di tempatnya laksana gunung yang kokoh. Terakhir, sekawanan semut dan rayap merayap di pohon besar ini. Binatang-binatang ini terus menggerogoti dan memangkasnya hingga rata dengan tanah, menjadikannya puing-puing dalam waktu sekejap.

Pohon yang begitu kokoh, tak goyah oleh serangan petir, dan tak roboh oleh serangan apapun, akhirnya punah hanya karena sekawanan serangga. Serangga tak lain hanya berupa binatang kecil dan dapat dibinasakan hanya dengan jepitan tangan manusia. Namun kekuatannya ternyata mampu mematikan pohon berusia empat abad. Kondisi manusia pun sama dengan pohon tersebut. Bukahkah kita telah berhasil menghadapi berbagai rintangan besar yang menghadang dalam perjalanan hidup kita, tetapi kemudian kita membiarkan hal-hal sepele menghancurkan kehidupan kita.

Inspiring Story: Jangan Biarkan Hal Sepele Menghancurkan Hidupmu
Inspiring Story: Jangan Biarkan Hal Sepele Menghancurkan Hidupmu

Hal apa yang bisa kita pelajari dari inspiring story di atas?

Ketakutan manusia terhadap persoalan-persoalan besar membuat persoalan besar itu jauh darinya. Dia pun menghindar dari bahaya yang mungkin ditimbulkan. Hanya saja, orang-orang yang dalam kehidupannya takut akan secangkir racun, karena bahayanya begitu nyata, kadang-kadang tanpa sadar meminum sedikit demi sedikit racun yang terselubung dalam makanan, piring yang kotor, tangan yang tidak bersih dan sebagainya.

Akibat dari semua itu, tubuhnya tertimpa penyakit yang sama seperti penyakit yang diakibatkan oleh secawan racun yang mematikan atau tikaman dari seorang pengkhianat. Hal-hal sepele yang bisa menghancurkan kesuksesan manusia misalnya percintaan yang kandas, konflik cinta segitiga, miskomunikasi dengan teman, tidak punya waktu untuk bersama keluarga, pecandu kerja tahap akut dan lain-lain.

Hal ini sebagai peringatan bagi orang-orang yang mendambakan kesuksesan masa depan agar tidak terjebak oleh hal-hal sepele serta berbahaya terhadap seseorang dan masyarakat pada umumnya. Oleh karena itu, kita harus selalu mewaspadai, menghindari, dan membersihkan efeknya dari waktu ke waktu. Semoga inspiring story kali ini bisa memotivasi kita lebih bijak dalam bersikap. Enjoy blogging, enjoy writing!

37 Replies to “Inspiring Story: Jangan Biarkan Hal Sepele Menghancurkan Hidupmu”

  1. Kalau kata teman saya, kita tersandung lalu terjatuh bukan karena batu besar, melainkan kerikil-kerikil kecil. Isi pesannya kurang lebih sama dengan inspiring story di atas, hehe….

  2. Betul sekali. Kadang sesuatu yang sepele dapat melenakan kita. Sehingga kesuksesan yang sebenarnya berjarak dekat dengan kita, akan terasa jauh. Sehingga keputusasaan yang akan menggerogoti kehidupan kita.

  3. segala kesuksesan dan keterpurukan berawal dari sesuatu yang kecil.. jika sesuatu yang kecil itu kita abaikan maka kita akan merasakan keterpurukan, dan jika sesuatu yang kecil itu kita perhatikan maka kita akan merasakan kesuksesan…

  4. Sama saja dengan semut di seberang lautan terlihat tapi gajah di pelupuk mata tak terlihat. Kita kadang terlalu meremehkan yang tak terlihat, padahal efeknya bisa besar, sebesar gajah.
    Inspiring story mas πŸ™‚

  5. kadang kita tidak menyadari hal-hal yang sepele, kita hanya terlena dengan yang belum pasti di raih, terlalu sibuk dengan hal yang besar sehingga lupa akan diri sendiri…

  6. Cobalah menghadapi hal yang sepele, mulai dari hal sepele kita belajar menghadapi hal yang lebih besar.
    Makasih sharenya, bisa buat referensi hidup nih……,

  7. hal yang sepele sering kali terlewat atau malah kita abaikan. tapi begitu perjalanan sudah jauh ke depan, eh ternyata yang kita abaikan ini malah mengganggu dan membuat kita harus kembali ke tempat semula. Ini bikin nyesek. Kita harus bisa memilah, apakah hal yang sepele ini benar-benar bisa diabaikan atau butuh perhatian khusus dan harus diselesaikan terlebih dahulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *