Kopdar Royal, Bertemu Wuryanano, Siaran Bersama IBMT University dan Undangan Seminar

Judulnya panjang sekali. Sepanjang pengalaman hari ini yang luar biasa dan diluar dugaan. Terjadi begitu saja, tanpa rencana dan alhamdulillah everything run well. Niat awal dimulai dengan bertemu tatap muka dengan ‘si anak hilang’ Arief Maulana. Ya sekedar becanda setelah lama nggak ketemu karena pindah lokasi ngejob di Serang. Apakah makin subur atau tambah sixpacks.

Berhubung peserta kopdar cuma dua, yang lain entah kemana, obrolan kami seputar blogging dan bisnis online terasa gayeng dan santai. Topik perang super affiliate produk CD flipping, profesi offline, rencana ke depan dan kemungkinan bikin workshop bareng tengah kami jajaki. Termasuk juga curhat pribadi kapan masing-masing akan melangsungkan pernikahan. Yang ini top secret ya. Hehehe.

Bertemu Wuryanano dan Christine Wu

Kebetulan tempat yang kami pilih adalah Go Crunz, salah satu usaha franchise Wuryanano yang dijalankan oleh putra beliau yang masih berumur 17 tahun. Dan secara kebetulan pula Pak Nano hadir bersama isteri. Watdeszing! Saya hampir tak percaya. Penulis lima buku best seller berdiri di hadapan saya. Sosoknya ramah, sabar dan kebapakan. Saya pun tak canggung berinteraksi dengan pemilik Kampus Swastika ini.

Pembicaraan kami lebih banyak berkisar pada prospek bisnis restoran waralaba dan beberapa event promosi yang berlabel Franchise Expo di bawah koordinasi NEO Organizer. Pengalaman saya lima tahun memegang manajemen pusat Doremi Pizza sangat berguna dalam mengimbangi ide-ide Pak Nano yang sederhana, bernas tapi solutif dan mudah diterapkan. Sesekali saya minta saran bagaimana cara menjaga konsistensi mental untuk menghasilkan lima buah buku best seller dalam waktu yang berdekatan. Inilah pelajaran mahal yang tidak mudah didapatkan di kursus belajar manapun.

Siaran Radio Sonora FM Surabaya bersama IBMT University
Siaran Radio Sonora FM Surabaya bersama IBMT University

Diculik Menuju Ruang Siaran Radio Sonora

Selain mendatangi acara kopdar, tujuan mas Arief hari ini adalah menghadiri undangan IBMT University sebagai narasumber salah satu program radio tentang pemanfaatan internet. Mas Arief menawari saya untuk ikutan ke studio, ya paling tidak kalau kesasar ada temannya lah. Semacam diculik gitu. Hahaha. Okelah, saya pun membatalkan rencana semula yang mau nonton film Dalam Mihrab Cinta di XXI usai acara kopdar.

And we went there… Setelah diawali briefing kecil-kecilan disela acara makan malam, akhirnya mas Arief, ko Imam, ko Herman dan saya masuk ruang siaran Radio Sonora Surabaya. This is my first broadcast. Pertamanya agak gimana gitu, antara grogi dan menahan udara dingin AC super jumbo. Untungnya pihak IBMT sangat welcome, ramah, nggak jaim dan ekstrovert terhadap orang yang baru dikenal macam saya.

Thanks To Internet Sehat Blog Award

Siaran kali ini membahas seputar dunia internet, pemanfaatan dan efek negatif yang ditimbulkan. Pihak IBMT mewakili kalangan praktisi pengajar dan orang tua, sedangkan saya dan mas Arief berada pada sudut pandang seorang blogger. Bagi yang sempat mendengarkan streaming siaran kami, tentu Anda sudah tahu detail yang kami bahas.

Dalam hal ini saya bersyukur telah menjadi bagian dari Internet Sehat Blog Award dengan meraih Silver Award. Label yang pada awalnya kurang begitu saya anggap serius ternyata kali ini banyak membantu saya dalam berbagi pengalaman mengarungi dunia internet beserta pemasalahannnya. Mungkin pandangan saya nggak sekompleks para lecturer yang lebih akademis dengan pendekatan analitis. Namun paling tidak mereka sudah mengetahui sebagian potensi internet Β yang mampu memberikan penghidupan bagi seorang blogger.

Special Invitation Seminar Ekonomi 3 Negara

Alhamdulillah, kejutan nggak berhenti sampai disitu. Sebagai salah satu bentuk apresiasi IBMT terhadap blogger, mereka memberikan saya undangan khusus senilai Rp300.000 untuk mengikuti acara seminar yang bertajuk “2011: Pickpocket or Extreme Economy?” di Hotel Shangri La pada 22 January 2011. Sayangnya mas Arief keburu balik ke Cilegon pada tanggal itu jadi nggak ambil tawaran ini.

Padahal secara kualitas acara ini masuk hitungan jempol. Para pembicara adalah Patrick Tjiputra Leiman, Ir. Hie Tek Un dan Adhi Santoso. Sementara moderator acara adalah Imron Mawardi, Direktur LPES FEB Unair. Huhuhu. Nama yang bikin keder siapapun yang baca. Apalagi pembahasan kali ini mengambil tagline A New Framework To Face Challenges For The Next Era. Acara ini pasti menguji kemampuan bahasa Inggris saya. πŸ™‚

Enlarge Your Social Circle

Special thanks buat mas Arief yang sudah memaksa dan ‘menjerumuskan’ saya ke dalam satu lingkungan baru yang lebih kompleks dan prospektif. Ini adalah modal bagus yang akan membantu saya mencapai beberapa wishlist untuk saya pribadi, CafeBisnis dan beberapa orang terdekat yang terlibat dalam beberapa proyek saya.

Hikmah pengalaman kali ini adalah jangan pernah mengatakan tidak jika belum mencoba. Kita tidak akan tahu sukses atau gagal sampai telah menjalaninya. Terus satu hal lagi, memperluas social circle adalah hal yang tidak bisa dihindari dalam bisnis apapun. Karakter sejati seseorang akan ketahuan setelah beberapa waktu menjalani arus kehidupan beserta pasang surut yang dihadapi. Let’s create branding!

67 Replies to “Kopdar Royal, Bertemu Wuryanano, Siaran Bersama IBMT University dan Undangan Seminar”

  1. Dahsyattttt…semoga selain ini menjadi dorongan semangat untuk Mas Agus, juga bisa menjadi penyemangat bagi teman teman Blogger semua untuk terus bisa aktif dan bisa sharing tentang banyak hal melalui Blogging.

  2. Saya juga yakin kalau dunia Blogging Indonesia kedepannya malah akan semakin ramai dan semakin maju. Masalah monetisasi , memang bukan hal yang mudah dan instant, kita semua haru mulai dari nol….jadikan konsistensi dalam Blogging dan sharing knowledge lah yang paling utama…

    1. yup! monetasi bukanlah hal yang mustahil. hanya saja kebanyakan pemula gampang menyerah justru pada saat tinggal selangkah lagi pintu kesuksesan tercapai. bagi yang konsisten ngeblog, saya yakin akan ada solusi terbaik dari berbagai kemungkinan yang ada.

  3. Weh, sayang sekali nggak ada rekaman ketika siarannya ya mas. Kalo ada, saya juga pengen denger πŸ˜‰

    Kesimpulan di akhir tulisan saya setuju banget (soal memperluas relasi).

  4. sebuah pengalaman yang berharga mas, selamat duluh deh atas raihan awardnya, semoga tetep eksis terus. Jadi termotivasi buat terus blogging nih.
    Paling tidak membuka mata dan wawasan bahwa dengan nge-blog kita semakin dapat tambahan entah ilmu, teman, relasi bahkan potensi (siapa tahu mas Agus jadi pemandu acara radio “khusus motivasi bloggging”

    1. jadi presenter radio? waduh, jiwa artis saya jadi bangkit lagi nih. padahal mau pensiun dari dunia seleb. hahaha…

      ngeblog kalau pakai ilmu tentu beda dengan ngeblog yang asal cuap-cuap. itu yang saya pelajari. πŸ™‚

  5. Kalau dengan pak Wur udah sering ketemu (dia member cafebisnis juga lho.. xixixi), dengerin mas Agus siaran itu yang sayang dilewatkan. Tapi kemarin terlalu senang dengan wp-affiliasi saya jadi lupa. Abis Isya langsung ngubrek script lagi. Untung diingatkan di twitter kalau acara masih berlangsung. Pasang radio dan dapat deh channelnya.

    Sayangnya cuma dapat penutupan doang hik..hik..hik…

  6. Yang pake baju putih bergaris kelihatan malu-malu…
    Btw selamat bro karena udah berhasil meraih Silver Award Internet sehat

  7. wah.. ngga banyak ngomong deh. 2 jempol untuk mas Agus dan Arief..
    semoga ini salah satu pintu menuju pencerahan yang meyakinkan.

  8. Apa ituii? Sedang take vocal? πŸ˜€ Duet mas Arief plus mas Agus bisa menggetarkan dunia nih kayaknya hehe
    Mantap, maju terus mas! *ngiri pengen ikutan seminar pencopet.. eh pickpocket-nya* πŸ˜€

      1. Hehe… bisa nambah personal branding mas Arief, sayang tidak sempat memperkenalkannya. Yang penting sudah bisa memulai menularkan virus blogging dan internet marketing nya…

  9. SELAMAT YA… MAS…!!! jadi tersiru…. mudah2han blogger pemula seperti saya bisa juga ngerasaiin dinginya ac di studia radio heheheheh

  10. Saya pikir Mas Agus dan Mas Arief ini sudah om-om kayak saya. Terutama Mas Arief terlihat gendut yang biasanya ini ciri khas bapak-bapak. He2… Gak tahunya masih lajang, toh dua-duanya. Asyik kelihatannya saya lihat fotonya bisa cuap-cuap di radio. Keren abis kayak selebritis infotainment πŸ˜›

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *