Bermain Persepsi Otak Untuk Membangkitkan Energi Internal

Tetap aktif ngeblog di bulan puasa yang panas begini? Rasanya, cuma orang-orang yang beriman saja yang sanggup menjalaninya. Yang kesambet setan dijamin pada marah saat baca intro posting kali ini. Hahaha. Tapi benar kok, saya sendiri mengalami hal itu. Mau nulis satu paragraf saja harus nunggu waktu satu jam untuk mendapat mood yang baik.

Latar belakangnya nih, secara logika asupan gizi yang masuk ke tubuh tidak selancar biasanya. Protein yang menjadi makanan otak dibatasi dikonsumsi hanya pada waktu-waktu tertentu. Komposisi cairan tubuh pun tidak terpenuhi dengan jumlah seperti biasanya. Mana boleh ambil air es buat jadi teman waktu mau nulis di siang hari. Bisa-bisa di tertawakan kambing yang lagi maskeran.

Alhasil, kondisi ini membentuk pemahaman yang keliru di mata blogger. “Udah ah, ini kan lagi ibadah. Ngeblognya entar aja habis lebaran” Begitulah jawaban yang keluar.

Well, ini era informasi, Jack! Vakum sebulan sama artinya dengan loss informasi setahun. Berlebihankah? Tidak juga. Kalau mau jeli, setiap hari ada saja perkembangan terkini di dunia blogging. Peluncuran free ebook, promo paket drop shipping, penawaran terbatas auto responder, promo hosting unlimited, kontes menulis terbatas, kuis update twitter dan lain-lain.

So, singkirkan jauh-jauh rasa malas itu. Ingat pepatah yang tertulis di ruang kelas SD dulu: rajin pangkal pandai, malas pangkal bodoh. Lalu, kalau tetap tidak punya mood menulis gimana?

Seni Membentuk Persepsi Otak

Here You Are…! Waktunya membangkitkan energi internal yang Anda miliki. Bukan ilmu tenaga dalam seperti ngrogoh sukmo lho ya. Energi internal berwujud motivasi diri yang mampu membangunkan semangat Anda dan memanfaatkan segala sumber daya yang dimiliki untuk tetap aware terhadap tujuan awal Anda memilih jalur sebagai blogger.

Cara membuka aliran semangat supaya bisa flow itu nggak sulit kok. Saya yakin setiap orang punya alasan ngeblog masing-masing. Misalnya: sebagai blogger, Paijo ingin terlihat pintar, kaya dan terhormat di mata mertua. Hahaha. Curcol nih. Maka bayangkan saja sisi plus dan minus yang ditimbulkan dari sikap bermalas-malasan tersebut.

Kalau menurut situasi Paijo di atas, sisi enaknya nggak ngeblog adalah terbebas dari puyengnya menggali ide plus bisa tidur siang sepuasnya. Namun sisi jeleknya, bisa jadi dalam kurun waktu sebulan ke depan motivasi ngeblog Paijo sudah drop serendah-rendahnya, bahkan sudah ilfill terhadap dunia blogging. Efek terburuknya, ditendang dari pandangan mata sang mertua. Duh, nggak enak banget kan…

Situasi ini bisa terjadi tidak hanya kepada blogger yang sedang menjalankan puasa. Hal ini berlaku pula kepada setiap blogger yang sedang mengalami krisis identitas blogger. Bingung mau lanjutkan ngeblog dengan resiko tidak bisa segera menikmati high return, atau cukup wassalam sampai disini dengan gelar Veteran Blogging Indonesia.

Anda bisa menciptakan imajinasi lain yang disesuaikan dengan motivasi ngeblog Anda. Pintar-pintarnya Anda membentuk persepsi otak terhadap gejala yang sedang ada di hadapan. Ingat-ingat kebahagiaan dan kesuksesan apa yang akan Anda dapat bila konsisten ngeblog. Lalu bandingkan dengan kesusahan apa yang bakal Anda terima bila plin-plan terhadap tujuan semula.

Tetap semangat ngeblog di cuaca yang panas dan selamat menipu otak masing-masing…

10 Replies to “Bermain Persepsi Otak Untuk Membangkitkan Energi Internal”

  1. Good post. I study something more difficult on totally different blogs everyday. It would always be stimulating to learn content material from other writers and practice just a little something from their store. I’d favor to use some with the content on my blog whether you don’t mind. Natually I’ll offer you a hyperlink on your web blog. Thanks for sharing.

  2. I’ve been exploring for a little bit for any high quality articles or blog posts on this sort of area . Exploring in Yahoo I at last stumbled upon this web site. Reading this information So i am happy to convey that I have a very good uncanny feeling I discovered just what I needed. I most certainly will make sure to do not forget this site and give it a look regularly.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *