Membangun Persepsi Pembaca Melalui Judul Blog

Pembahasan kali ini saya awali dengan pengertian judul blog atau blog title. Judul blog berwujud sederet kata-kata yang tersusun rapi di posisi paling atas header sebuah blog. Untuk mempermudah ingatan pembaca, judul blog kadang dibuat sama dengan nama domain.

Apa pula bedanya dengan tagline blog? Nah, kalau tagline itu pada umunya berupa idiom, semboyan, motto atau quotes yang dipakai untuk memperjelas judul sebuah blog. Kalau judul blog berupa kalimat berita yang tidak ada SPOK, maka tagline blog adalah kalimat aktif yang mewakili visi dan misi yang ingin disampaikan.

Contoh paling gampang adalah blog Joko Susilo. Ssst… yang lagi dapet harap minggir sebentar ya. Khawatir jiwa sensi-nya lagi on fire lalu acak-acak blog ini :DJudul blog Joko Susilo adalah Blog Bisnis Internet dan Marketing. Sedangkan tagline-nya sudah ngetob dunia dan akherat sampai pernah dibuat kontes, yaitu Stop Dreaming Start Action. Oke, sudah paham bedanya kan?

Lalu, mengapa judul blog menjadi penting diperhatikan? “Suka-suka gue dong, ini kan era kebebasan. Justru kalau judulnya ngawur lebih terkesan artistic dan eksotik.  Gue banget gitu…!” Itu adalah jawaban favorit saya diawal ngeblog dulu.

Cinta datang dari mata lalu turun ke hati. Begitu pula dengan blogging. Respons pengunjung bermula dari judul blog, lalu mengarah ke content blog dan seterusnya. Oleh karena itu, untuk sebuah blog yang bertujuan membangun personal branding, wajib hukumnya memperhatikan pemilihan judul.

Pembentuk Reader Perceived Value

Ingat, personal branding dapat terbentuk akibat resultan (perpaduan) berbagai langkah yang telah Anda ambil. Langkah ini bisa berupa hal baik ataupun buruk. Jika Hermawan Kartajaya memakai istilah customer perceived value dalam bidang product brand, maka saya mengatakan dengan melakukan satu langkah kecil memilih judul blog adalah penting guna menciptakan reader perceived value. Atau bahasa sederhananya, penilaian pembaca terhadap blog Anda.

Anda tentu tidak mengharapkan sudah susah-susah menulis artikel serius eh malah dikacangin pembaca. Hal tersebut bisa terjadi hanya karena pemilihan judul blog yang serampangan. Oleh karena itu, pilihlah judul yang sesuai segmentasi pembaca dan erat kaitannya dengan topic blog yang Anda tentukan.

Kalau belum punya segmentasi blog gimana? Saya jawab, kenapa nggak ditentukan sejak sekarang. Pada artikel sebelumnya sudah sering saya singgung bahwa internet itu luas. Anda tidak akan mampu menguasai semua topic popular. Jadi, berpikir realistis saja. Pilih satu topic yang cucok dengan karakter dan idealisme Anda lalu ceburkan diri sepenuh hati disana. Salah satunya tentu saja memilih judul blog yang tepat.

Mungkin Anda bertanya kepada saya, apakah judul blog si A, si B dan si C sudah efektif dan prospektif?

Dengan pasti saya jawab, meneketehe bang! Efektif dan prospektif-nya sebuah judul blog itu tergantung kepada sejumlah parameter individu yang saling berkaitan satu sama lain. Salah satunya adalah tujuan jangka panjang yang ingin Anda capai. Kecuali Anda rajin curhat ide-ide bisnis masa depan Anda kepada saya tiap bangun pagi :P , hanya Anda sendiri yang dapat mengukur efektifitasnya.

Kemon dipikir lagi judul blog Anda. Belum telat kalau mau berbenah sejak sekarang. Tapi jangan terlalu lama mikirnya karena persaingan ngeblog makin sengit nih. Teknik SEO dari yang white, black, pink bahkan yang loreng pun sudah menggurita ria. Mari mulai dari hal kecil untuk tujuan yang lebih besar di masa depan.

Enjoy blogging, enjoy writing!

5 Replies to “Membangun Persepsi Pembaca Melalui Judul Blog”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *