Tips Memilih Topik Blog dan Menjadi Nomor Satu di Bidangnya

Masihkah ada kawan-kawan yang bingung perbedaan antara tema dan topik blog? Menurut guru bahasa saya, tema adalah gagasan pokok atau ide pikiran dalam menulis artikel. Sedangkan topik blog adalah penjelasan lebih rinci dari sebuah tema.

Atau bahasa sederhananya, satu tema terdiri dari beberapa topik yang membentuk satu tema tertentu. Contoh topik blog adalah bisnis, motivasi, kuliner, musik, kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan dan lain-lain. Itu gambaran awalnya.

Ada satu fakta unik yang patut saya bagi. Saat ini banyak bermunculan blog dengan tema motivasi. Tapi kalau Anda mau mencermati, setiap blog motivasi memiliki kecenderungan masing-masing. Misalnya 3 blog yang menjadi perhatian saya dalam bidang motivasi. Yaitu blog Agus Siswoyo, blog Arief Maulana dan blog Fadly Muin.

Ketiganya mempunyai kesamaan, yaitu mengambil tema motivasi. Tapi ketiga blog tersebut memiliki karakter penyampaian yang beda-beda dan khas sesuai tujuan utama ngeblog. Jadi tidak heran jika ketiga blog tersebut tidak tampak bersaing secara frontal, justru terlihat saling melengkapi wacana berpikir pembaca dari berbagai sudut pandang penyampaian.

Tulisan-tulisan saya cenderung memotivasi para blogger pemula agar rajin menulis artikel blog. Arief Maulana banyak membahas motivasi manajemen sebuah korporat yang kental dengan aroma akademis. Sedangkan Fadly Muin lihai memainkan pikiran pembaca dengan tulisan yang mampu menggugah sisi idealisme setiap orang. Begitulah keanekaragaman topik ngeblog yang dihasilkan dari sudut pandang yang berbeda pula.

Pada topik blogging lainnya, kesamaan seperti itu sangat mungkin terjadi. Namun lagi-lagi tidak semua blog sukses menjadi rujukan. Hanya beberapa blog yang bisa survive dan tetap menjadi nomor satu di topik pilihannya. Akhirnya, tidak sedikit newbie yang banting setir dan berulang kali pindah topik blog. Huft! Pastinya capek bolak-balik membangun branding blog.

Kalau keadaannya begitu, ada baiknya Anda break ngeblog sejenak sambil cek dan ricek pilihan topik dibandingkan hasil yang di dapat. Kalau dirasa pilihan saat ini memberatkan pikiran Anda, pilihan terakhir adalah memilih ulang topik blog. Lalu bagaimana memilih topik blog yang tepat? Berikut ini beberapa panduan yang patut Anda perhatikan:

1. Topik disesuaikan dengan latar belakang pengetahuan atau keahlian Anda.

Tujuannya adalah mempermudah menggali ide penulisan sekaligus mempermudah menjiwai setiap kalimat yang tertulis. Apakah tidak boleh membahas topic yang bukan gue banget ? Boleh-boleh saja kok. Tapi membahas sesuatu yang berada di luar kemampuan Anda tentu saja membutuhkan lebih banyak energi. Anda perlu mendapatkan referensi yang dapat dipercaya, mengolah input menurut mesin berpikir Anda, lalu menyajikan ke hadapan pembaca dengan cara Anda pula. Dan terakhir, Anda harus memperhitungkan efek terburuk jika tulisan Anda mendapat kritik pembaca karena salah tafsir dalam mengapresiasi sebuah ide.

Lain halnya jika topik pilihan Anda adalah bidang yang telah Anda geluti dan Anda menjalani setiap hari. Proses yang ribet seperti tertulis di atas tidak akan terjadi. Dan yang lebih penting lagi, meminimalkan resiko Anda mendapatkan miskomunikasi yang sebenarnya tidak perlu terjadi.

2. Topik mengikuti perkembangan terkini.

Meski sampai saat ini masih ada sebagian blogger yang anti terhadap artikel fresh from oven (mengikuti perkembangan terkini), namun menulis artikel dengan topik kekinian memiliki satu nilai lebih dibanding artikel yang setia dengan pakem lama. Kelebihan tersebut terletak pada kemampuan menawarkan problem solving yang lebih tepat guna dan adaptif terhadap perubahan perilaku blogger era informasi.

Apalagi jika blog Anda mengambil tema teknologi gadget. Mengikuti info terbaru wajib hukumnya. Nggak lucu dong kalau di jaman Windows 7 ini Anda mencoba membahas operating system windows MS DOS 5.0. Karena saya yakin pemakai computer saat ini sudah menggunakan PC Windows XP ke atas.

3. Topik harus jelas ruang lingkup pembahasannya.

Inilah yang membedakan blog pribadi dengan diary online. Anda harus mengetahui dengan persis batasan-batasan pembicaraan sehingga Anda tahu kapan harus memulai dan kapan harus mengakhiri serta menuntaskan paragraph demi paragraph yang Anda tulis.

Manusia mempunyai kecenderungan bebas. Demikian pula seorang blogger, kalau tidak dibatasi ruang lingkup pembahasan, bisa-bisa Anda menampilkan ribuan kata dalam posting blog hanya untuk menghasilkan penulisan yang berbelit-belit tak ubahnya benang ruwet.

4. Topik menarik minat Anda pribadi sekaligus minat pembaca blog.

Tentu saja Anda harus menyukai topik yang sedang Anda bawakan. Pengunjung utama blog Anda bukanlah robot. Mereka manusia yang secara tidak langsung mampu mendeteksi aura yang mengalir melalui setiap kata-kata dalam artikel.

Energi yang terpancar dari tulisan Anda harus mampu mengajak pembaca untuk terus membaca artikel hingga tuntas sehingga terbentuk titik singgung yang mempertemukan interest antara pembaca dan penulis blog. Kalau pembaca sudah tertarik ke dalam dunia ciptaan Anda, maka proses membentuk komunitas blog semakin mudah terbentuk.

Bagaimana dengan topik blog Anda? Sudah mantab dengan pilihan saat ini? Atau justru masih merasa terbebani menulis topik yang bukan dunia Anda? Monggo sharing disini.

Sumber: Ebook 3 Langkah Menjadi Seleblogger

8 Replies to “Tips Memilih Topik Blog dan Menjadi Nomor Satu di Bidangnya”

  1. Menentukan topik memang gampang-gampang susah sepertinya.terbukti masih byk hal yg sperti mas lontarkan di atas.masih byk blogger yg bolak balik membangun branding topik blognya.terkadang memang benar adanya membaca tips” di atas tapi prakteknya terbukti sulit 🙂
    Apa lg bagi jiwanya masih labil yg maunya menguasai semua topik

  2. kebanyakan pemula memang masih bingung dalam menentukan tema, bisa saja dalam 3 bulan aja bisa berganti2 tema blog..
    Mungkin diawal memilih topik A sesuai hobinya. Tapi ternyata saat dijalan menemukan ide lebih baik. Menurut saya itu gak masalah selama bisa menjaga komitmen diri.

  3. “Topik harus jelas ruang lingkup pembahasannya.

    Inilah yang membedakan blog pribadi dengan diary online”

    thanks mas agus untuk deretan kalimat ini, sangat memperjelas perbedaan diantara keduanya…

    ok, saya akan mencoba 1 topik deh dan lebih fokus

  4. I enjoy you because of all your hard work on this web page. Ellie really likes conducting research and it’s obvious why. My spouse and i hear all relating to the powerful manner you present insightful items through this web blog and therefore foster participation from some others on that area and my daughter is without a doubt learning so much. Have fun with the rest of the new year. You’re the one carrying out a remarkable job.

  5. We are a group of volunteers and opening a new scheme in our community. Your web site offered us with valuable info to work on. You’ve done an impressive job and our whole community will be grateful to you.

  6. Thanks for your time, I’ve been seeking details of this valuable question for a short time in addition to the ones you have is the ideal I’ve uncovered to date. Although, whatever with regards to the net profit? Think you’re impressive relating to the offer?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *